MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE

MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE
CHAP 25-VAMPIR YANG KETAKUTAN


__ADS_3

Matahari mulai mulai naik dan menampakkan sinarnya. Seperti biasa, Maria terlihat masih tertidur dengan pulas nya. Melihatnya, Xiao Lan lalu membangunkannya, "Maria, ini hampir jam enam, kamu harus pergi bekerja" Ucapnya. Ia membangunkan Maria dari atas kepalanya. Maria yang mendengarnya, seketika membuka matanya dan berkata, "Mm... Tidak apa-apa hari ini sedang libur"


Xiao Lan yang mendengarnya terkejut dan bertanya, "Lalu apakah kamu akan kembali melanjutkan tidurmu?"


"Tidak, sudah saatnya untuk bangun" Maria berusaha bangun meski matanya masih terpejam. Senang melihat Maria bangun lebih awal, gadis serigala itu menawarkan sesuatu, "Karena kamu sudah bangun, bagaimana kalau kamu segera menggunakan kamar mandi dulu? Aku sudah menyiapkan apa yang dibutuhkan"


Mendengarnya, Maria tersadar dan berbalik kearah Xiao Lan, "Huh? Baiklah... Terima kasih..." Xiao Lan tersenyum senang saat melihat Maria bahagia. Sebelum pergi, dia memberitahu sesuai, "Jika kamu merasa lapar, tolong beritahu aku, ya?"


"Tentu..."


Setelah mengatakannya, ia pun beranjak pergi. Sementara Maria yang melihatnya, dibuat terheran-heran dengan sikap yang ditunjukkan padanya, "...... Setelah kami kembali dari bar, aku merasa dia bertingkah aneh selama beberapa hari terakhir... Hmm... Dia tiba-tiba mulai peduli padaku?"


Malam harinya, Maria keluar dari kamar mandi setelah membersihkan badannya. Saat keluar, dirinya melihat Xiao Lan sedang menonton film saluran malam. Ia berjalan mendekatinya dan bertanya, "Apa yang kamu tonton, Xiao Lan? Masih ada acara tv di jam segini"


Menoleh, "Oh! Ini saluran film larut malam"


"Film..." Berjalan mendekat.

__ADS_1


"Mau nonton bareng?"


"Tentu"


Maria duduk disebelahnya. Ia mencari duduk yang pas agar bisa menikmati waktu bersama sembari menonton suatu acara tv. Setelah duduk, Xiao Lan menoleh pada Maria dan bertanya, "Oh ya, ini adalah film horor, apakah kamu yakin ingin menontonnya?" Mendengarnya, Maria terkejut. Sebisa mungkin dirinya menjawab dengan singkat, "Tidak apa-apa, ini pertama kalinya aku menonton Seperti ini jadi aku akan mencobanya"


"Baiklah!" Xiao Lan mengangguk mengerti. Maria yang melihatnya pun menatap sayup dan bergumam, "Dia terlihat sangat bahagia"


Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya film yang ditunggu pun tayang. Xiao Lan menyaksikannya dengan wajah yang senang dan bahagia. Tapi, berbeda dengan Maria dirinya justru ketakutan saat mendengar suara seseorang yang berteriak. Bahkan saking takut dan tegangnya, ia tanpa sengaja memegang ekor Xiao Lan. Menyadari hal itu, dirinya meminta maaf, "Wah!! Maaf"


"...... Ugh... Menutup matanya karena malu, "Se-sedikit... Ini sangat memalukan"


Mengerti akan hal itu dengan wajah yang memerah, Xiao Lan menggeser tubuhnya dan duduk disamping Maria, seakan memberitahu bahwa tidak perlu takut. Sebaliknya, Maria juga terkejut saat melihat Xiao Lan duduk terlalu dekat. Selang beberapa saat, acara tv yang ditunggu pun tayang. Awalnya tidak ada yang terjadi, semua berjalan dengan lancar saat awal-awal penayangan. Tapi, selang beberapa menit Maria seketika berteriak histeris saat melihat wujud asli dari penayangan film horor tersebut. Saking terkejut dan takutnya, dia tanpa sadar memeluk Xiao Lan dan berteriak, "Waaa! Apa-apaan film ini!!"


Pukul 05.00 tepat dini hari, film telah usai beberapa jam yang lalu. Xiao Lan pun berjalan memasuki kamarnya untuk tidur, sedangkan Maria melakukan hal yang sama. Tapi, berbeda dengan Xiao Lan yang tertidur dengan pulas, Maria justru sebaliknya. Dirinya tidak dapat tidur sama sekali karena masih membayangkan suatu makhluk yang menyeramkan. Ia juga merasa ada sesuatu yang memperhatikan dirinya sedari tadi.


*Squeak...

__ADS_1


Terdengar suara yang begitu keras yang membuat Maria seketika kaget dan berteriak, "Waaa!!"


"Kamu masih belum tidur?" Tanyanya. Ternyata, Xiao Lan yang membuat kegaduhan hingga Maria kaget setengah mati saja Mendengarnya. Maria berbalik dan mendapati Xiao Lan sedang berbicara dengannya dan menjawab, "Aku tidak bisa tidur... Filmnya selalu menghantuiku"


"Jika kamu merasa takut, ingin tidur bersamaku dikamar?"


"Huh?! Sepertinya tidak perlu, aku tidak ingin menganggu tidurmu"


"Tidak akan! Lagipula kamu punya pekerjaan malam ini, jadi jika kamu tidak tidur sekarang kamu akan terlambat bangun tepat waktu!"


"Sepertinya dia terlihat marah? Baiklah, aku akan melakukan apa yang kamu katakan..."


"Kamu masuklah terlebih dahulu aku ingin ke kamar mandi dulu"


Maria menatap gadis didepannya, "Aku rasa dia sepertinya belum sepenuhnya bangun..."


Akhirnya, Maria berjalan masuk diikuti oleh Xiao Lan dibelakangnya. Maria tidak henti-hentinya bersikap canggung saat pertama kali tidur bersama dengan Xiao Lan, "...... Pada akhirnya dia benar-benar mengikutiku kesini..."

__ADS_1


__ADS_2