MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE

MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE
CHAP 22-AKU INGIN TAHU SEGALANYA TENTANG DIA


__ADS_3

"Apa hanya karena itu?" Touka memandangi gadis dihadapannya dengan tatapan tidak percaya.


"........... Aku tidak tahu.. Entah kenapa.. Aku begitu peduli padanya... Lebih dari siapapun. Ugh.. Apa yang barusan aku katakan?? Dan.. Aku selalu merasa sangat senang... Ketika dia ada di dekatku. Mulutku berhentilah berbicara! Ada apa dengan diriku?! Aaa.. Kenapa aku tidak bisa menghentikannya..." Batinnya yang mewakili dirinya. Wajah Xiao Lan seketika berubah memerah Semerah tomat saat mengatakan isi hatinya. Touka yang mendengarnya, wajahnya seketika terlihat blush, "Ohoho! Sepertinya aku mengalami Deja Vu! Jadi, dengan kata lain, kamu tertarik dengan masa lalu Mary, bukan?"


"Ya, benar"


"Aku bisa memberitahumu~"


"Tunggu? Tidakkah kita harus menanyakan pendapatnya?"


"Mengenai hal itu, kamu tidak perlu khawatir~ Melakukan telepati, "Sekarang apa yang akan kamu lakukan, Mary? Apakah kamu akan masuk melalui pintu itu dan menghentikan ku? Atau...


"......" Membuang nafas panjang dan memilih untuk pergi agar tidak menggangu keduanya.


"Kuanggap kamu setuju, Mary!"

__ADS_1


Setelah kepergian Maria, Touka mengalihkan pandangannya ke Xiao Lan, seakan meminta pendapatnya. Xiao Lan yang melihat tatapannya, terlihat bimbang, Mungkin lebih baik kita tidak melakukannya.. Bagaimana jika, Maria malah membenciku?!"


"Kamu berpikir terlalu berlebihan.. Bagaimana kalau kita adakan barter. Aku akan menceritakan masa lalu Mary dan sebagai gantinya kamu... Membiarkan aku membaca ingatanmu"


"?!?!" Seketika wajahnya Xiao Lan Berubah terkejut saat tahu Touka mengetahui rahasianya. Ia menundukkan kepalanya sambil memikirkan apakah dirinya setuju atau tidak. Touka yang melihatnya seperti itu pun mengatakan maksudnya, "Jangan salah paham dulu! Aku mengatakan hal itu karena Mary satu-satunya anggota klanku yang paling kuhargai dan merupakan orang pertama yang kuubah menjadi vampir. Aku tidak mungkin akan menyerahkannya begitu saja padamu. Tapi, karena dirimu yang selama ini menemaninya jadi kamu termasuk pengecualian. Jadi, bagaimana apakah kamu setuju? Dan kulihat kamu bukan manusia serigala biasa, bukan? Aku hanya ingin memastikan kalau kamu tidak berbahaya untuk kedepannya"


"...... Okay. Aku setuju"


"Kalau begitu, kita sepakat. Buat dirimu rileks, Xiao Lan.. Lalu tatap kedua mataku" Xiao Lan melakukan apa yang dikatakan oleh Touka.


"Ibu, hari ini kita mau pergi kemana" Tanyanya saat sang ibu mengandeng tangannya. Mendengar pertanyaan putrinya, ibu Maria hanya beralasan bahwa dirinya akan bertamu ke rumah seorang saudagar kaya.


"Kita akan pergi berkunjung ke rumah seorang saudagar~"


"Tunggu! Apa ini?!" Xiao Lan yang menyaksikan hal ini, merasakan sakit kepala yang teramat sangat sakit. Dirinya juga terkejut saat melihat semua memori yang dikirim langsung ke dalam ingatannya, terlebih lagi saat melihat Maria dalam wujud versi kecil.

__ADS_1


"Ini adalah masa lalu Mary, sebelum dirinya menjadi seorang vampir. Teruslah melihatnya! Aku akan memindahkan semua ingatannya padamu"


Maria kecil mengikuti kemana perginya sang ibu saat membawa dirinya. Maria kecil bertanya padanya dan sang ibu hanya terdiam tanpa mengatakan apapun. Sesampainya di sana, sang ibu memanggil pemilik rumah tersebut. Setelah menunggu beberapa menit, keluarlah seorang saudagar yang terkenal sangat kaya dikalangan. Ibu Maria dan saudagar tersebut sedang membicarakan sesuatu hal. Entah apa yang dikatakan oleh mereka berdua, sehingga Saudagar itu memberikan uang dolar Amerika dalam jumlah yang cukup banyak kepada ibu Maria dan itu tepat didepan mata Maria kecil. Maria kecil yang saat itu melihatnya hanya terdiam. Dirinya tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Setelah menerima uang dari saudagar tersebut, ibu Maria pun bergegas pergi. Sebelum pergi, ia meminta pada Maria untuk tetap tinggal. Dengan mengatakan suatu alasan, "Maria, ibu mau pergi berbelanja dulu, kamu bisa tinggal dan bermain di rumah tuan saudagar! Kamu mengerti?!"


"Ya Bu! Aku mengerti..."


Setelah kepergiannya, saudagar itu meminta Maria untuk masuk kedalam rumahnya, "Ayo kita masuk bocah manis"


Maria kecil mengangguk mengerti dan mengikuti langkahnya. Saat didalam, saudagar tersebut memberikan set pakaian pada Maria kecil dan memintanya untuk mengenakannya, "Ini adalah pakaian yang akan kamu kenakan untuk tinggal disini"


Maria yang tidak mengerti dengan perkataan saudagar kaya itu, akhirnya bertanya, "Tinggal? Apakah ibu baru akan kembali besok?"


Bukannya menjawab pertanyaan Maria kecil yang dilontarkan padanya, saudagar tersebut malah tersenyum seringai dan memasangkan sebuah besi dibagian lehernya dan berkata, "Tidak! Ibumu... Tidak akan pernah kembali"


*Click... "Mulai sekarang dan seterusnya kamu adalah budak kami"

__ADS_1


__ADS_2