
New York city 15.05
Dylan kembali dengan tujuan meminta maaf pada Angel karena sikapnya yg keterlaluan.
Namun ketika masuk ke apartemen itu ia di sambut suasana hening, "Angel? " Sesekali ia memanggil namanya.
Hingga Dylan mencarinya se seluruh sudut ruangan, namun tak mendapati gadis itu.
Ia mulai panik, satu tempat yg belum ia cek.. Kamar angel, perlahan tangannya membuka pintu masuk kamar itu, yg ia harapan gadis itu tengah duduk sambil membaca buku dan menikmati coklat hangat.
Namun nyatanya
Krik krik
Hening,
"Apa dia belum pulang kerja? " entah kenapa ia sangat penasaran dam merasa tak tenang.
Ia membuka lemari dia ternyata isinya.... Jeng jeng jeng jeng! Kosong melompong
Deg!
Jantungnya berdenyut kencang.. Di tambah lagi dengan matanya yg begitu gesit melihat sepucuk surat di pinggir ranjang
Deg deg deg
Degupan jantung mengkhawal langkahnya, dengan gemetar ia menggapai kertas terlihat lipat itu dan membukanya.
*Dear Dylan ☜
To the point aja
Entah sejak kapan aku menyukaimu, menyukai dylan berengsek.. Hh
Jangan tersinggung, kamu memang brengsek.. Itu fakta!
Namun menyukaimu, membuatku sadar.. Aku dan kamu terlalu berbeda, dunia yang sangat berbeda
Menyukaimu.. Menyakitkan:) Ya! Sangat menyakitkan
Dimana perasaan ini, tidak akan pernah ter balaskan... Dimana hati ini hanya bertepuk sebelah tangan
Kau tau alasan aku menangis? Aku hanya mengingat pertanyaanku dan jawaban mu
"Bagaimana jika suatu hari Dylan jatuh Cinta padaku"
"Itu tidak akan mungkin"
Dan jujur itu sangat menyakitkan walau awalnya aku hanya berkata asal asalan
Aku pergi... Guna menyelesaikan masalah ini
Dan jujur dalam hati yg paling dalam aku mencintaimu
I love you Dylan evano williams
By si bidadari tak bersayap **ANGEL***
Membaca tulisan tadi membuat tubuh Dylan menegang, Angel pergi.. Perempuan itu pergi "Enggak! Enggak mungkin" Ia mengusap wajahnya gusar.
"Enggak! Aku sudah bilang! Kamu gabakalan bisa pergi dariku! Angelica Cyzarine! " Teriak Dylan prustasi.
Ia segera mengecek CCTV dan menunjukan seorang gadis keluar dari apartemennya, lalu pergi menggunakan taxi hanya 2 gambar itu.
Dylan gusar, ia merasa tak tenang..., Angel mencintai nya namun ia tak sadar, bayi yg baru melekpun tau.. Sikap angel padanya menunjukan rasa Benci bukan Cinta.
"Cari Angelica Cyzarine! Sekarang! " Titahnya pada Gavin di ponselnya.
Gavin yg masih kebingungan mau tak mau menuruti kemauan bossnya itu.
New york city 16.56
Gavin datang menuju apartemen dylan dengan tergesa-gesa, "Lan.. Menurut rekaman Cctv dan Supir taxi yg di kendarai Angel pergi ke Bandara sekitar pukul 06.46"
"Lalu? " Tanya Dylan.
__ADS_1
"Lalu.. Emnh... Namun, bandara tadi... Beh! "
"Katakan dengan jelas! " Pinta dylan.
"Bandara tapi melakukan penerbangan ke berbagai negara..., Jadi banyak pesawat yg berangkat hari itu, Cctv menjelaskan bahwa Angelica Cyzarine Masuk ke pesawat menuju Amerika - Jerman.. Anehnya, tidak ada identitas mengatakan bahwa Angelica Cyzarine melakukan penerbangan" Jelas gavin panjang lebar membuat Dylan membelalakan matanya.
"Ayo bergegas menuju bandara"
...
Sesampainya di bandara dylan pergi ke pusat informasi, "Tuan.. Ada yg bisa saya bantu? "
"Kapan pesawat tujuan America-Jerman berangkat? " Tanya dylan.
"Sekitar pukul 08.00"
"Berapa penumpang pada hari itu" Tanya dylan lagi.
Orang tadi membalik balik berkas guna mencari Sesuatu yg di maksud " sekitar 50-an Orang" Jawab orang berpakaian rapih itu.
" Bisakah kau mencarikan penumpang bernama Angelica Cyzarine?" Dylan menatap nanar wanita yg mungkin sudah berumur 30-an dan memiliki suami serta anak.
"Baiklah " ,
Beberapa saat kemudian
"Maaf tuan, tidak ada nama Angelica Cyzarine pada daftar nama.. Mungkin tuan salah "
"Tidak! Kekasih saya pergi ke mari dan Cctv memperlihatkan bahwa dia memasuki Pesawat Amerika - Jerman"
"Maaf, tapi.. Nama yg tuan maksud tidak ada dalam daftar".
Dylan mendengus kasar, "Bisakah kau ulangi, cari yg benar! "
Wanita itu menurut, dia tau bila tidak memenuhi pria muda di depannya maka nasib siap menunggunya.
Namun jawabannya masih sama
"Maaf tuan, tapi benar benar tidak ada.. Namun di sini ada penumpang lain hampir bernama sama, Angelina Ekaterina, apa ini membantu? "
Dylan kembali mendengus, ia mengusap wajahnya Gusar "Kemana.. Kau angel ".
"Ada apa denganmu.. Dylan " Khawatir ayahnya. Dylan tersenyum, benar kata Angel ia beruntung masih memiliki Seorang ayah dan sempat melihat Ibu.
Dylan lupa, Angel tak memiliki siapa siapa.. Dia pergi sendiri, apa dia baik Baik saja.
"Sepertinya aku sudah ah membuat kesalahan besar.. Ayah" Jawab Dylan parau, Shamus ayah Dylan menatap anaknya prihatin "Apa yg bisa ayah bantu nak? "
"Tidak yah, kali ini aku akan berusaha sendiri" Jawab Dylan, ia langsung pergi ke atas bukan kamarya namun kamar angel
Saat membuka pintu kamar wanita kecil itu, semrubut bau harum milik Angel masih ada yg kyat sekali baunya.
"Angel... " Dylan merindukan sosok itu, padahal baru tadi pagi bertemu namun tiba tiba sekarang sudah tidak ada.
"Dylan..."Suara lembut itu menyadarkan lamunan Dylan dan menangkap sosok wanita bertubuh kecil itu tengah berdiri di balik tembok kaca kamar itu, balkon.
"Angel...kamu ada di sini? " tak ada jawaban, lalu Dylan menghampiri nya.
Ajaib! Sosok itu sudah berada di deoannua dna tengah merangkulnya "Dylan aku ingin berkata satu hal padamu, aku ingat kan kamu yah... "
" 'Bila suatu hari dylan jatuh Cinta pada angel, apa yg akan Dylan lakukan ', dan jawabannya adalah 'Tidak mungkin, dylan tidak mingkin jatuh Cinta pada angel miskin yg kumuh', hahaha..."
"Angel... Aku tidak bermaksud " Ketika Dylan akan mencium angel, sosok itu tiba tiba menghilang "Halu? ".
Dylan membanting semua barang diruangan itu, "Agr..! "
Usai aksi sok preman itu, Dylan membaringkan tubuhnya pada ranjang yg pernah di jadikan sebagai tidurnya si bidadari.
Matanya yang lentik, senyum manis bibirnya, panjang rambutnya sangat anggun...Dylan baru menyadari, betapa sempurnanya Angel.
Wanita yg seharusnya masih menyandang gelar 'gadis' karena umurnya yg masih sangatlah muda, berubah takhta menjadi 'Wanita kecil' Karena dirinya.
Dia baru sadar, kelakuannya sungguh menyiksa bidadari yg menjelma menjadi manusia bernama "Angel".
Sebuah buku bergambar seorang gadis dengan kalinat " ♡You make me so happy ♬" Tertangkap penglihatan Dylan saat pria itu menoleh kearah bantal.
__ADS_1
Namun tulisan 'so happy' itu di coret dan ganti ' so miserable '.
Pria itu membuka isi dari mungkin 'catatan keseharian nya'
📷Cekrek!
Terdycuk:)
*Hai kamu, iya kamu! Yg sedang baca note ini.
Ahaha! Dasar tukang kepo!*
*diam diam Dylan Tersenyum
Eh! Aku punya soal nih 8:2 Adalah...
"EMPAT" ucap Dylan tanpa sadar
Salah! >:(...kau salah menjawab 8:2=[2+2] , kau terjebak kali ini.
Dylan merengut kesal, gadis itu selalu sukses membuatnya Kesal
Dylan! Aku angel... Aku membuat catatan ini 3 Hari lalu dan menjadikan buku ini sebagai temanku.
*Niatnya sih cuma iseng, tapi ga nyangka bikin kamu cengengesan ya.., mampos! Kau berhasil ketawa!
Ah.. Andai bisa melihatmu ketawa, gimana ya suara Dylan ketika tertawa.. Lupakan!*
Sebenarnya buku ini di berikan temanku yg bernama Natasha! Eh.. Jangan bilang kau akan mencari natsha mencari kebenaran, tapi sayangnya Natasha disini bersamaku.
Oh! Jaga dirimu baik baik Dylan, aku tau kau memiliki hobi 'lupa makan siang!
Kuperingatkan! Meski aku uda pergi, bukan berarti hobimu harus berjalan lagi... Kamu harus menjaga kesehatan.
*Kau tau sehat itu enak, jangan kaya aku yg penyakitan 😂😂😌
ahaha! sempat sempatnya memikirkanmu
Eh.. Aku pergi nih, gimana? Jadi tenang kan tidak ada masalah di rumahmu?
Benar! Keberadaanku hanya pembuat masalah, dan foto itu.. Maaf, aku terlalu miskin untuk mengembalikannya.*
Ah cukup sampai sini, aku lekah menulis kau tau!
Hayo... Siapa yg ketagihan membaca tuliskan ku.
*Namun aku tak bisa menulis lebih banyak lagi, 3 Hari ini toko bungaku sangat Ramai dan aku tak bisa menulis terlalu banyak.
Kan ada malam hari untuk menulis! Ahaha! Makam itu untuk istirahat bukan menulis kau tau*
By. Angel:)
Tok tok tok
"Ya? "
"Tn. Muda, Tn gavin datang ingin berbicara"
"Suruh dia masuk".
Tak lama gavin masuk, "Ada apa? Kau sudah mengirim seseorang ke jerman?" Tanya dylan, "Sudah, aku ada sedikit rekaman Cctv di Rs. Pusat, Angel pergi ke Spesialisasi Ibu hamil dan anak".
Deg!
"A--apa kau bilang? "
" Angel pergi ke Rs. Dan memeriksa kandungan, kenapa? Ada yg salah "
"Tentu! Bagaimana wanita yg bahkan tidak hamil memeriksa kandungan" Bentak dylan.
Apa kau lupa malam itu
Deg! Desisan suara yg sangat lembut menunjukan kalimat tersebut.
"Angel.. Hamil anakku? "
__ADS_1
Gavin menggeleng pelan "Apa kau benar-benar mengambilnya hanya karena ingin mencicipinya, kukira kau sudah mulai serius dengan wanita"
Dylan kacau, "Cepat cari keberadaan Angel".