My Girlfriend

My Girlfriend
#2


__ADS_3

"Ada masalah apa sebenaranya " Bentak Dylan membuat semua orang terkejut dan menoleh padanya.


Gavin mendekat " Kau lihat gambar ini, menunjukan penjualan saham Kota bagian Timur menurun secara mendadak dan aku tak bisa menemukan penyebabnya".


"Hmm... " Dylan mengusap usap bagunya seperti sedang mengingat sesuatu


"Aku butuh data ketika Andrean menjadi wakil pertemuan kerjasama dengan Perusahaan MERRO" pinta dylan sembari menjulurkan telapak tangannya.


"Akan kuambil" Gavin pergi mengambil sebuah Map sebelum menyuguhkannya pada Sang Boss.


Setelah membaca Dylan tersenyum miring, "Ternyata ini akibat dari aku tak pernah menghadiri Pertemuan kerjasama ya?"


"Berani mencari masalah dengan Kami, maka hidup kalian tak lama lagi"


"Kita ditipu" Kata dylan, Davin dan orang orang yg masih di kantor menatap heran


"Mereka korupsi, dan mengambil setidaknya 10% Dari harga jual... Mari kita selesaikan masalah ini".


Keesokan harinya


TV Pagi memberitakan bahwa Perusahaan MERRO telah bangkrut atas kasus pencucian uang dan Korupsi.


Kepala keluarga yg merupakan CEO MERRO mendapat tuntutan hukum 15 Taun Penjara dan Denda sebesar 2314$.


Dylan tertawa puas mendengar berita tersebut, Hingga ia terpingkal pingkal yg malah berujung tersedak air liurnya sendiri  .


"Uhuk uhuk uhuk! "


"Tn. Muda minumlah " Seorang membantu menyuguhkan minuman mengetahui tuannya tersedak, Dia lah Ann, pelayan pribadi Dylan di rumah dan juga ketua pelayan  berusia 50 Tahunan.

__ADS_1


"Ann siapkan air hangat untukku" Ucap Dylan setelah menegak habis air yg di gelas tadi


Ann segera mengangguk dan pergi ke kamar mandi.


Hari ini Dylan mengambil cuti untuk beristirahat, mengambil cuti di satu hari pada padatnya jadwal sudah biasa di lakukannya.


Dan gavin adalah orang terpercaya nya untuk menjadi wakil, Sebenarnya Gavin adalah Wakil Ceo yg sebenarnya namun Ia lebih suka Gavin dijadikan sebagai Asistennya.


Menurut dyoan untuk apa ada Wakit CEO bila ada CEO.


"Tn. Air hangatnya sudah saya siapkan" Seru Ann. Dylan segera melangkah menuju kamar mandi mengingat ia lupa membersihkan diri setelah permainannya kemarin malan yg terganggu.


Jijik!


Dylan segera merendam tubuhnya pada air di Bak mandi, "Bagaimana rasanya Menikmati wanita didalam bath "


Pikiran Dylan mulau melayang ke angkasa membuat hasrat dirinya untuk sex datang lagi.


"Kau harus sabar menunggu malam, Baby" Ucapnya pada Dylan junior, karna tak tahan ia melakukan permainan dengan tangannya sendiri.


Sial..! Umpatnya lagi,


"Ini benar benar tidak nikmat " Batinnya mendengus, meski ia harus menahannya.



"Kamu tidak mau ikut dengan kakak ke kota? Angel? " Tanya Rio, tak lain majikannya sendiri yg sudah 24 taun menjomblo.


"Aku harus mengurusi para sapi disini kak Rio" Bantah Angel, sebenarnya ia ingin tau seperti apa itu kota.

__ADS_1


"Ayolah ngel, kamu harus punya pengalaman " Paksa Rio.


Angel mendengus, "Kak, aku takut berbuat kesalahan di kota... Aku takut, Orang orang di kota itu seperti apa"


Itulah yg di takutkan angel dia takut bila ikut ke kota dan membuat masalah 


"Orang orang di kota tidak seperti yg kamu bayangkan, angel " Rio tersenyum menyoba meyakinkan.


"Aku takut kak, aku takut tersesat di sana dan tak bisa pulang ke desa lagi" wajah angel memurung di sisi lain ia ingin pergi ke kota di sisi lainnya ia takut tidak bisa beradaptasi


"Cukup jadi dirimu sendiri" Rio menepuk bahu Angel, "Kaka akan menjaga mu " Rio tersenyum memamerkan deretan gigi putih nya.


Angek membalas senyum, benar kata rio kita hanya perlu menjadi diri kita sendiri, Kota tak jauh berbeda dengan desa hanya kota memiliki banyak peraturan di banding desa.


Pagi ini ia pergi ke Kota bersama Rio, katanya Rio akan menjenguk Bibinya di kota.


Angel juga sudah lama tidak bertemu dengan Bibi Rio, angel sudah menganggap rio sebagai kakaknya sendiri dan satu keluarga.


Menggunakan mobil Mewah keluaran terbaru mereka melesat ke kota, kenapa rio memiliki Mobil mewah? Tentu karena ia adalah juragan sapi dan tentu saja menjadi juragan sapi penghasilannya tak jauh dengan CEO.


Hanya perlu kerja keras yg lebih banyak, jauh berbeda dengan CEO yg hanya duduk urek urek, mikir dan menghasilkan uang.


"Whoaaa.. Inikah sydney?! " Setelah 3 Jam perjalanan mereka sampai di Sidney.


"Kenapa? Baguskan? " Tanya rio, Angel mengangguk antusias


Sidney belum ada banyak perubahan, hanya sedikit lebih Indah dari terakhir kali ia ke sini 10 Tahun lalu.


"Dimana rumah Aunty Katrin? " Tanya angel sambil clingak ckinguk dan hanya melihat gedung gedung pencakar langit serta kendaraan yg melaju kesana kemari

__ADS_1


"Kita harus beli oleh oleh dulu, apa kamu ingat makanan apa yg di sukai Aunty? " Tanya rio di hawab anggukan oleh angel.


Mereka masuk ke dalam Mall yg ada di ujung jalan dari tempat mereka berdiri.


__ADS_2