
6 Tahun kemudian
New York city 10.05
Angin kencang menggoyang kan Pepohonan di Kota yg padat penduduk ini.
Gedung gedung yg menjulang tinggi sangat Indah memantulkan cahaya matahari.
Meski suasana yg begitu panas seperti ini, banyak orang yg berjalan kesana kemari guna menyelesaikan pekerjaan mereka.
Kendaraan yg berlalu lalang, Razia, dan jalanan yg padat kendaraan menghiasi Kota itu juga.
Begitu pula dengan seorang wanita beranak dua yg sudah lama meninggalkan tanah tempat ia lahir, usai lepas landas tiba di kota New York, negeri paman sam.. Ia menggeret kopernya keluar Bandara.
Dialah Angelica Cyzarine,yg sekarang menyandang nama sebagai Angelina Ekaterina.
Ya! Dia angel beserta dua anaknya yg sudah berumur 6 Tahun csetekah bertahun-tahun merantau di negara orang ia memutuskan untuk pulang.
Sebenarnya, setelah lama meninggalkan America.. ia cukup melupakan masa masa kelamnya yang tertinggal di Kota ini.
Wanita yg sekarang sudah berumur 28 Tahun itu melangkahkan kakinya menuju pinggiran jalan Raya.
Gina & Rafael..
__ADS_1
"Ma...kita mau jalan jalan, boleh? " Tanya Gina ada ibunya, "Emh...baiklah, ntar mama pasang GPS Rumah baru kita " Jawab angel.
Ginapun tersenyum, lain halnya dengan Raffael ia bersikap biasa saja sambil melihat kearah yg berbeda.
"Jangan pulang larut... ingat, jangan percaya omongan orang asing, mulut orang memiliki banyak muslihat"
Disisi lain New york city
Seorang lelaki tengah menghisap dan mengeluarkan asap, *Rokok sudnya.
Matanya tertuju pada pemandangan Kota New york yg Indah, namun raut wajahnya tak memberikan kesan Kagum, malah sebaliknya.
Santai dan kosong, seperti sedang memikirkan Sesuatu yg amat penting.
"Woy! Kesurupan! " Seru seseorang membuatnya tersentak kaget, "Mati lo!" Sahutnya dengan raut yg masih menunjukan rasa kesal.
"Habisnya.. Lan, udahlah.. Dia udah pergi, 6 Tahun itu lama lho.. Barang kali dia sudah menikah dengan orang yang lebih baik dari kau.. Benar begitu?! "
Pria itu hanya merengut kesal, "Diam!"
"Hey! Ayolah! Lan... Traktir aku sekali kali "
Ya pria yg tengah menghisap rokok itu adalah dylan, Iya dylan.. Dylan evano Williams.
"Fuck! " Dylan mengabaikan Pria di depannya itu, dialah gavin yg masih menyandang status sebagai Asisten nya.
__ADS_1
Setiap tahunnya Pria itu selalu bertambah menyebalkan membuat Dylan ingin cepat cepat membuang nya.
Dylan mengendarai mobil nya menuju Mall dengan kecepatan sedang, jalanan yg ramai membuat moodnya memburuk namun tak mengurungkan niatnya untuk pergi.
Sesampainya di mall ia memasuki pusat perbelanjaan itu dengan santai dan anggun, Namun saat akan masuk ke dalam seorang anak perempuan menabraknya.
"Lihat! Kau jadi menabrak orang kan! Gina! " Omel seorang anak lelaki dari belakang anak perempuan itu.
Gadis kecil itu hanya menunduk seperti merasa bersalah, "Tunggu apa lagi! Cepat minta maaf pada om itu! " titah ai anak laki laki.
Jlep, panggilan 'om' membuat Dylan tercengang, setua itukah dirinya.
"Maafkan saya! Om! " Kata gadis itu sambil membungkuk pada Dylan, "Tidak apa apa" Jawab dylan sambil mengusap kepala si gadis kecil.
"Jangan sentuh Adik saya! " anak lelaki tadi seraya menarik gadis yg ia sebut adiknya, dylan tertawa canggung menyadari betapa galaknya anak laki laki itu dengan dirinya waktu kecil.
Pria itu mengamati wajah anak di depannya ini, deg! Betapa miripnya anak lelaki itu dengan dirinya, dan juga wajah si gadis yg mengingatian dirinya tentang seseorang.
"Dek, siapa nama kalian? " Tanya dylan sambil membungkuk menyamakan tingginya dengan anak anak itu.
Sekilas anak lelaki itu menatap adiknya, dalam hitungan detik mereka berlari tunggang langgang meninggalkan Dylan.
"Dasar anak anak tak tau sopan santun" Kesal dylan dalam hatinya, sungguh hari ini membuatnya begitu tak ada mood.
Namun entah kenapa ada perasaan akrap dengan anak² tadi dna juga rasa penasaran yg menyelimuti nya.
__ADS_1
"Tidak mungkin kan, aku menakuti mereka" Dylan menatap dirinya melalui pintu kaca, tidak terlihat seperti penjahat dan pakaian nya yg rapih dan bersih... Wih norak