
Berlin 00.05
9 Bulan kemudian
Seorang wanita tengah terengah engah di dalam ruang persalinan.
Sesekali ia memaki Seseorang karena membuatnya begitu sengsara.
Dia mengutuk orang utu ketika berusaha melahirkan bayinya "TERKUTUK KAU DYLAN!!"
"Berengsek berengsek brengsek! "
" Skakmat! " Pekiknya ketika merasakan [ERROR]Terasa sobek
Suster yg mendengar kata kata kasar angek terkejut namun dibuat biasa saja.
"Selamat, anak anda laki laki" Ucao sang dokter sembari menunjukan bayinya. Wanita itu kembali mengerang sakit, dan keluarlah satu bayi lagi.
"Ah... Anda memiliki bayi kembar, selamat bayi kedua perempuan" Kata dokter setelah memutuskan tali pusar.
dokter tadi meletakan kedua anaknya diantara lengan Angel.
Angel tersenyum, ia sekarang memiliki anak Tak sendiri lagi, memiliki keluarga.
Ya wanita itu angel, ini sudah 9 Bulan sejak kepergiannya ke Jerman, Dengan menggunakan identitas Barunya Angelina Ekaterina.
Bayi di pelukan angel menggeliat,
Lihatlah.. Betapa miripnya bayi bayi itu dengan sosok pria itu, "Sepertinya aku bakalan gagal Move on".
__ADS_1
" Baby Rafael, And Baby Gina" Ucapnya menamai anaknya.
Raffaele Sebastian swan, Abighina Angelona Swan.
"Aahhh... Ponakanku! " Seru Tasha menerobos masuk ke dalam ruangan, Angel tersenyum menyambut.
"Ish..Sangat cantik! Mirip dengaku! " Teriaknya gemas, "Enak saja! Dia mirip denganku, aku emaknya" Balas angel tak terima.
Mereka jadi lebih akrab setelah 9 Bulan kenal, sejauh yang Angel tau.. Tasha adalah orang yg sangat baik dan tulus.
"Aku yakin! Orang yg menyia nyikanmu merasa bersalah, karma selalu ada" Ucap Tasha, Angel tersenyum benarkah pria itu merasa kehilangan dirinya , jawaban yang ada di otak angel adalah Tidak.
Coba pikirkan saja, apa alasan pria itu kehilangannya sedangkan dia (pria itu) hanya menganggap dirinya sebagai Boneka yg harus selalu menurut pada tuannya.
itulah yg angel pikirkan, ia tak mau besar diri... tak mau berfikir terlalu jauh, berfikir pada sesuatu yg ia anggap tak mingkin
New York city 06.05
Dylan sudah mencari Angel ke pelosok negara, memutari negeri Panzer atau Jerman namun hasilnya nihil.
Wanita benar benar hilang bak ditelan bumi, tidak ada jejak, Wanita yg ternyata sangat spesial.
Sejak bertemu dengan angel, wanita itu sudah memiliki tempat khusus di dalam hati Dylan.
Namun sayang seribu sayang, dylan tak pernah mau mengakui perasaan nya yg bahkan terus mendesaknya untuk mengerti.
"Bagaimana kerjamu Edwin! Kenapa kau tak menemukan sedikitpun tentang Angel! " Bentak Dylan frustasi.
" Ini aneh dylan, Cctv memperlihatkan Angel memasuki Pesawat Amerika - Jerman"
__ADS_1
" Tapi Di Jerman.. Identitas dengan nama Angelica Cyzarine tidak dapat di temukan... Aku sudah mencarinya di kota kota besar seperti Berlin, Hessen, hamburg, Frankfurt, Munich dan hasilnya.. Nihil!"
" Aku bahkan mengunjungi beberapa kota kecil...namun hasilnya sama sja, Tapi tebakanku, angel tak berada jauh pada ibu kota Berlin"
"Hanya ada dua kemungkinan menyamarkan identitasnya atau dia sudah tiada" jelas Edwin panjang lebar, Pria itu sudah membantu Dylan mencari keberadaan wanita itu selama 9 Bulan ini.
Dylan merenguh, namun keinginan nya untuk menemukan Angel belum pupus.
Meski badai menerjang, Tonardo menyapu, gempa menggemparkan, meski banyak mulut menggonggong... Yg ia inginkan bertemu dengan Angel.
[apapun mereka bilang, tekatku takan hilang.. Jalanku masih panjang, gais akhir yg ku pandang 😆😆]
Sosok wanita yg mampu membuatnya kacau hingga level tertinggi dalam hidup nya.
" Baiklah! Kau boleh keluar sekarang! " Titah dylan dengan kasar.
"Kau sangat galak akhir akhir ini lan, tidak tau terimakasih" Setelah mengucapkan kalimat tersebut edwin keluar dari ruangan Dylan.
Di situ hanya ada dylan seorang, ditemani sebatang rokok dan segelas AM.
Dylan menunduk dan memegang kepalanya lesu, diam diam ia mengeluarkan air mata mengingat bagaimana perilakunya kepada Sosok wanita yg mampu bertahan di sisinya Selama itu... Menurutnya, angel adalah wanita yg kuat.
Bagaimana bisa wanita itu bertahan dengan sikapnya yg sering mengajarinya, bahkan pernah memperkosanya.
Dan jujur ia bari sadar, sikap angek yg pernah manis dan ceria dulu hanya Topeng untuk menutupi betapa berat hati harinya dengan dirinya waktu itu.
"Angel... Kemana kau, bisakah kau kembali ke sisiku? " Andai waktu bisa di putar kembali, Dylan tidak akan menyia nyiakan angel.
"Beri aku kesempatan untuk mengungkapkan perasaan ini"
__ADS_1