My Girlfriend

My Girlfriend
#29 Kejutan


__ADS_3

Sebelumnya author mau ngucapin mohon maap lahir batin 😫


Dalam Sekian waktu yang sangat lama gabisa update, kenapa? tentu saja ada alasannya.. alasannya adalah, Author ternyata sangat sibuk guys! sibuk membaca novel sudnya 😂


Dan akht akhir ini otak author sering gabisa mikir buat bikin Naskah


sekian dan terimakasih


#29 Kejutan


Terjebak dalam situasi yang canggung memang menegangkan, inilah yang di rasakan dylan..setelah kejadian dia memeluk angel, suasana jadi canggung seketika... Namun tidak dengan gadis itu, dia tengah duduk manis sambil menoton TV, bahkan tidak melirik Dylan sama sekali.


Dylan yang bingung juga memilih diam, sesekali ia mencuri curi pandang kearah angel, berharap Angel melakukan hal sama, namun ternyata dia malah tak meliriknya sama sekali.


Angel yang merasa di perhatikan juga memilih diam, dia malas untuk berbicara dengan Dylan dia juga terlalu malas untuk mencari topik untuk di bicarakan, dan ia merasa biasa biasa saja dalam situasi yang sangat canggung ini bagi seorang dylan evano.


"Kenapa kau terus menatapku? "


Dylan hampir saja mati tersedak salivanya sendiri mendapat pertanyaan dadakan itu oleh angel, dan ia merasa seperti Kepergok selingkuh, mencoba bersikap biasa saja ia berdehem "Hmm.. Siapa suruh kau cantik ".


"Oh ~" Jawaban yang tampak Malas Keluar dari mulut angel, dylan yang tadinya berharap Angel tersipu malu akibat pujiannya pupus setelah sudah harapannya tertelan oleh Ke GR an nya sendiri.


Gadis itu bahkan berbicara tanpa melihatnya, Keadaan kembali canggung, inilah yang dirasakan dylan namun tidak dengan angel, ia terlalu lelah untuk tau apa itu canggung.


"Angel... " Panggil dylan yang tampak ragu ragu, Angel berdeham menjawab panggil lan dylan.


"Akuuu... "


Ntit ntit ntit


Bunyi alarm dari Ponsel Angel memotong perkataan dylan, setelah melihat ponselnya angel Berdiri seraya berucap "Aku harus menjemput anak anakku".


"Biar kuantar" tawar dylan seketika, Angel sempat melihat dylan namun segera beralih "Tidak perlu..., ", Dylan tak memaksa, entah kenapa dylan merasa tak bisa menolak keinginan Angel.


Saat angel berjalan kearah pintu, Dylan berdiri dan mencekal tangan angel reflek angel menoleh, "Ada yang tertinggal! " Ucap dylan. "Apa itu? Bisa kau berikan padaku? " Tanya Angel.


Cup!


Sebuah kecupan hangat mendarat di kening Angel, "Hati - hati".


Darah Angel berdesir menerima kecupan dari Dylan, wajahnya memerah bak kepiting rebus dan jantungnya berpacu cepat, "A--apa ini" Batinnya.


Dylan tersenyum melihat semburat merah pada pipi angel "Akan kubuat kau jadi milikku, angel " Ia ikrarkan janji itu dalam hatinya, ia tak salah jika angel pasti memiliki perasaan yang sama.

__ADS_1


Angel Kembali dengan membawa anak anaknya, ia pulang pukul 8 Malam, bila bertanya kenapa? Tentu saja bekerja.


"Ma... Kita ke kamar dulu ya"


"Pergi dan mandi... Kalian bau asem" Goda Angel, Raffael memutar bila matanya tak suka sedangkan Gina tertawa canggung.


Setelah anak anak kembali ke kamar, angel memutuskan untuk mandi juga.. Mengingat tadi sudah makan ia tak membuat makan malam.


Namun entah apa yang membuatnya ingin mandi di kamar mandi dapur...Setelahnya ia segera keluar dengan pakaian yang kebetulan di belikan tasha tadi.


Hanya pakaian rumahan, dan itu Gina yang memilihkannya.. Baju oblong dan celana jeans pendek, sebenarnya ada pakaian lain seperti piyama dan pakaian muahal lainnya yang di belikan oleh tahsa.. Namun ia merasa lebih nyaman mengenakan pakaian seperti itu.


Angel segera kembali ke kamarnya, ia merasa lelah hari ini.. Namun ketika ia membuka pintu, "Welcome! ", Lelahnya hilang seketika


Angel terkejut melihat kamarnya yang terlihat seperti sebuah Restoran khusus tempat romance bersama pasangan. Matanya tertuju pada satu lelaki di ujung sana yang terlihat sangat tampan, dan tersenyum padanya.


"Come here! " Serunya (Kemarilah)


Perlahan Angel berjalan mendekat, namun Angel masih di buat bingung dengan Dylan yang tiba tiba memberinya kejutan seperti ini.


Dylan menarik salah satu kursi untuk angek duduki " Sit down, Princess" , dia masih takjub dengan keindahan warna pink dan biru di sekeliling kamarnya, bahkan ia tak ada henti hentinya mengamati setiap dekorasi yang terpasang Indah itu.


"Kenapa kau melakukan hal seperti ini?", Tanya Angel yang masih fokus menatap haru indah kamarnya


"Angel~"


Deg!


Baru kali ini angel menyadari suara dylan yang begitu Indah, ia lalu menatap Dylan yang juga tengah menatapnya "Aku senang kau menyukai nya " Ucapnya dengan tersenyum, tersenyum tanpa beban apapun.


"Aku..., kenapa kau melakukan semua ini ", Seolah dylan adalah orang lain, ia bertanya tanpa keraguan suatu apapun, "Aku melakukannya karena aku ingin". jawab dylan.


"Bohong" Batin angel, namun ia tak peduli... Menikmati semua ini sebelum semuanya kembali seperti semula bukanlah apa apa, hanya saja perlu keteguhan hati agar tidak menggoyahkan iman.


Mereka mengobrol hingga Jam dinding berdentang.. Entah sejak kapan ada Jam dinding yang dapat berbunyi 'gong gong gong ' Itu di rumah angel , yang pasti itu adalah Dylan yang menaruh, siapa lagi jika bukan pria itu.


"Happybirthday! " Seru Dylan, Angel ternganga terkejut.


"Bagaimana dia tau ulang tahunku?!" Batin Angel takjub, Lagi lagi dylan membuat nya jantungnya seperti usai lari marathon, ia juga tak menyangka ada orang yang ingat ulang tahunnya bahkan dirinya sendiri tidak mengingatkan.


Butiran air mata tak sanggup di bendung lagi, akhirnya ia tumpahkan sebagai rasa haru sekaligus bahagia..


Dylan segera menghampiri dan mengusap air mata Angel, "Princesses Don't Cry", (Putri Tidak menangis)

__ADS_1


Angel tertunduk, ia melingkarkan tangannya pada leher dylan dan membenamkan wajahnya pada cengkuk leher dylan, "Terima kasih "


Dylan mengusap punggung Angel "Bukan apa apa... Ayo, kita tiup lilin ".


Setelah acara peniupan lilin, dylan membawa Angel menuju balkon kamar sembari menutup matanya, "Aku akan memberimu kejutan "


"Kejutan apa lagi ini sudah cukup membuatku terkejut kau tau" Ucap angel, "Ini berbeda" balas dylan.


Saat dylan membuka mata Angel


Duar! Duar! Duar!


Kambang api menyembur ke langit dengan begitu indahnya.. Di sana terdapat namanya " Angelica Cyzarine" Disusul dengan tulisan "HAPPYBIRTHDAY ".


Angel iba, ia segera memeluk dylan dan menumpahkan air matanya.. Hingga isakan terdengar, "Kenapa menangis? Kau tau suka? " Tanya dylan.


"Aku.. Suka, hiks" Jawab angel, Jujur ia sangat bahagia hari ini.


Dylan tersenyum "Aku selalu ingin mengucapkannya setiap hari ulang tahunmu, namun aku baru bisa melakukannya sekarang, Aku ingin menjadi orang pertama yang mengucapkannya kali ini" .


"Benar~Kau adalah orang pertama yang mengucapkannya kali ini" Batin Angel.


Dylan mendorong bahu Angel perlahan dan menatapnya, ia melihat mata Angel yang bercucuran air mata.


"Jangan menangis lagi.. Kau akan jelek kalau sampai matamu bengkak! "


Angel tak menggubris, air matanya malah tambah deras dan sesegukan.. Dylan berdecak, lalu ia menarik Angel dan menjilat air matanya lalu mengecupnya membuat rona merah pada wajah Angel.


"Gadis baik"


Dylan mengangkat Dagu angel.


Cup!


Pria itu mencium bibir Angel dan melunatnya di bawah cahaya kembang air yang bekobar kobar di langit.


Angel terdiam, detakan jantung menemani lumatan demi lumatan yang diberikan dylan.


Apakah dia jatuh cinta pada dylan...


Entahlah..


Mungkin iman nya telah goyah..

__ADS_1


Entahlah..


__ADS_2