My Girlfriend

My Girlfriend
#7


__ADS_3

Sidney city 15.15


Dylan membuka pintu mobil mewahnya, hari ini pulang cepat ia ingin melihat Angel.


Rasanya, hadirnya sosok Angel membuatnya jadi betah di rumah meski dia..ya begitulah.


"Selamat datang Tn. Muda " Sambutan sambutan dari mulut penjaga dan pembantu tak ada habisnya hingga dia sampai di pintu masuk monsion.


Entah apa yg menunggunya di balik pintu itu, yg jelas ia tak sabar untuk membukanya.


Krieett...


" Selamat Datang! Dylan! " Suara perempuan itu membuat dylan terkecoeh.


Bagaimana bisa angel bersikap begitu manis, "Apa kamu sudah makan tadi siang? " Tanya Angel sambil merangkul tangan Dylan.


"Apa kamu menggodaku? Sayang" Dylan menatap angel yg sedang senyum senyum sambil menyipitkan matanya.


"Tantu saja tidak! Sebagai pelayan yang baik harus melayani tuannya dengan baik juga" Jawab angel antusias.


"Tn. Muda williams, aku tanya sekali lagi.. Kamu sudah makan atau belum? " Tanya Angel kemudian yg di gelengi Dylan.


"Bagaimana bisa! Aku akan memasakanmu makanan spesial ala Angelica Cyzarine" Angel menarik lengan Dylan menuju meja makan.


Ia menarik kursi dan mendudukan Dylan, setelah itu ia melepas jas yg menempel pada kemeja dylan.


"Tunggu aku siapkan makanan" Berjalan ala barbie angel menuju dapur dan melihat bahan bahan makanan.


Dylan masih menganga tak percaya, bagaimana gadis yg begitu cengeng berubah menjadi gadis yg begitu ceria.


Selang beberapa waktu, angel meletakan piring yg berisi masakannya.


Tak lupa ia menuangkan susu, sedangkan Dylan ia tak percaya dengan semua makanan diatas meja adalah sayuran.


"Ini semua sayur" Meski baunya yg Wangi menggugah selera bamun melihat wujud dari bau itu membuat dylan bergidik


Di tambah dengan susu, ia tak suka makan makanan begini.. Sayur, susu dan nasi.


"Ada apa Tn. Muda? " Angel saat itu masih senyum senyum sambil menunpu dagunya dengan punggung tangannya.


"Apa kamu mau membunuhku? " Tanya Dylan, "Tn. Muda, justru aku berfikir sebaliknya " jawab Angel.


"Oh! Tn. Muda bukan vegetarian ya! Kalau begitu apa kegunaan sayur sayur di dalam lemari pendingin itu "


"I. . .itu, intinya aku tak menyukai sayur! " Bentah Dylan, dan sayur sayur di Kulkas itu hanya untuk pajangan tak lebih.


"Tn. Muda, apa kamu tidak tau keistimewaan dari sayur masakan Angelica ini? Hmm.. " Angel berdiri dari tempatnya dan mendekati Dylan.


Ia mengambil garpu dan menususk potongan sayur diatas puring, "Kau akan menyukainya" Ucap angel sambil tersenyum manis semanis gulali.


Bahkan Dalam pun terkesima, "Bukankah sejak kemarin kau adalah perempuan cengeng? " Tanya dylan.


Angel membuka matanya dan menatap Dylan " Aku tak percaya!" begitu katanya yg berhasil membuat Dylan bingung di buatnya.


"Apa maksudmu? " Tanya dylan.


"Ahaha! Pria sepertimu bahkan mempan dengan tipu muslihat ku... Aku tak percaya" Angel kata Angel dengan tawa melengking nya.


"Aku hanya berakting" Lanjut Angel, "tapi.. Aktingmu terlihat sangat nyata" Dylan masih tak percaya dengan perkataan Angel.


Angel mentap langit langit ruangan sambil menggosok dagunya "Hmm.. Mungkin aku cocok menjadi Aktris hollywood" prempuan itu lalu tersenyum.

__ADS_1


" ahaha! Benar begitu? " angel menyodorkan garpu berisi sayuran tadi, tanpa sadar Dylan melahapnya


"Enak " Ucapnya ketika mengunyah makanan tadi dan merasakan cita rasa nya.


"Kan.. Apa ku bilang " ucapĀ  Angel, "Apa yang kumakan? " Tanya Dylan.


"Sayur ala Angelica Cyzarine!! " seru angel mengisi monsion yg besarnya berkali kali lipat dari rumah biasa.


"Kamu sangat berisik Angel " Dylan mengubah pandangannya terhadap sayur.


Sayur tidak begitu buruk


"Ahaha! Lupakan! "


Angel terus menatap Dylan dengan senyum senyumannya membuat Dylan kikuk di tatap seperti itu.


"Bisakah kau berhenti menatapku seperti itu? "


"Siapa suruh kamu begitu tampan " Pernyataan Angel membuat Dylan berdebar, perempuan ini selalu sukses membut jantungnya marathon.


"Kamu sudah makan? " Tanya Dylan mengganti topik.


Angel menggeleng tanpa memudarkan senyumannya, ini fakta dia belum makan sendari kemarin.


"What's?! " kaget Dylan.


"Benar! Aku belum makan sendari kemarin" Jawab angel.


"Lalu kenapa kau tidak makan? " Tanya dylan, ia curiga membantu membantu di rumahnya tak mengizinkan ia makan.


"Entah! Aku merasa tak berselera" Jawab angel antusias.


"Cepat makan" Dylan menyodorkan piring lain pada perempuan itu.


"Baiklah "


...


"Aku sangat puas" Seru angel usai mereka makan dengan piring yg sama.


"Lalu? ",


Angel menggeleng "Dylan! Bisakah kamu membelikan sesuatu untukku? "


Dylan menoleh menatap angel "Aku bukan pembantumu! "


"Huh! Kau sangat keterlaluan! Aku marah padamu" Ujar angel sambil melipat kedua tangannya di depan dada.


Dylan tersenyum "Baiklah, kau minta apa aku belikan"


Senyuman angel merekah, "Aku ingin kau membelikan dalaman untukku"


Duar!


Permintaan angel berhasil membuat Dylan mematung.


Bagaimana gambaran orang lain bila ia datang ke toko dan membeli celana dalam wanita dan Bh, seorang CEO TAMPAN DAM BETWIBAWA MEMBELI CELANA DAKAM UNTUK WANITA.


OMG! namanya akan tersebar ke plosok dunia, di adalah CEO terbesar menemapati urutan ke 2 Di dunia (lalu siapa yg menempati urutan ke1?entahlah)


"Bisakah kau beli sendiri? Aku akan memberimu uang" Ujar Dylan

__ADS_1


"Apa kau tidak takut aku kabur?" Angel beralasan, disisi lain ia tak memiliki dalaman di sisi lain ia ingin mengubah gambaran orang lain tentangnya.


"Baiklah! Akan ku beli "


"Tn. Muda ada yg bisa saya bantu? " Ann. Keluar.


"Tidak, aku akan membelinya sendiri" Ujar Dylan.


Angel saat itu tersebyum senyum Puas,


...


Dylan melangkahkan kakinya menuju toko perlengkapan wanita.


Ia memilih beberapa celana dalam dan Kutang:v


"Ini pasti ukuran untuknya" batin Dylan, bagaimana dia tau? U know malam itu?


Eronisnya, ia memilih celana dalam bergambar kelinci... Apa pandangan orang orang sekitar.


"Ah lihat pria tampan itu, dia pasti membeli untuk istrinya"


"Aku ingin memiliki suami seperti dia"


"Dia sangat romantis, aku sangat iri pada istrinya "


Dalam batin Dylan tertawa, ternyata gambarannya di mata orang kain tak seburuk yg ia bayangkan.


Dylan berjalan menuju kasir, tukang kasir yg ternyata wanita itu juga terkesima.


"Ah.. Pria yg sangat perhatian"


"Aku membeli ini " Kata dylan.


"Baik tuan, akan ku bungkus untukmu"


Dylan kembali sambil membawa pesanan angel, ia mencari perempuan itu di semua sudut ruangan.


"Dimana angel? " Tanya Dylan pada ann.


"Dikamar Anda tn. Muda" jawab ann.


Ia segera pergi menuju kamarnya, dan benar di sana Angel tengah duduk santai sambil menonton TV.


"Siapa yg mengizinkanmu masuk ke sini? " Tanya dylan.


Angel menoleh laku tersenyum "Aku hanya takut di ruangan yg gelap itu! " Jawab angel.


"Mana pesananku? "


Dylan memberikan kantong plastik berwarna hitam pada angel.


"Dylan! Kamu benar benar membelikannya untukku" Angel terlihat sangat senang.


Dylan mengangguk, tak lama Angel memeluknya "Terimakasih! Ngomong ngomong seleramu Bagus juga".


Wajah dylan memerah, benar! kenapa dia harus membeli celana dalam bergambar kelinci.


Pastikan ia akan di tertawakan "kau sangat bawel angel".


"Ahaha! Tapi aku menyukainya!" Angel segera pergi ke kamar mandi milik Dylan.

__ADS_1


..


__ADS_2