My Girlfriend

My Girlfriend
# 21 Pertemuan


__ADS_3

New york 08.09


Angel tengah duduk di kursi panjang yg memang sengaja di sediakan, din anaknya juga tengah duduk sambil melihat PAD mereka sendiri².


" Sudah menunggu lama?" Angel mendongak mendengar suara tasha, "Kau lama Sekali" keluh angel.


"Aunty! " seru Gina yg langsung memeluk Tasha, "Baru 1 Hari ga ketemu udah tambah cantik Aja" Puji Tasha.


"Iya dong, aunty juga".


"Raf ga mau peluk Aunty? " Tanya Tasha menatap Rafael yg maish sibuk dengan PAD nya.


"Aunty bau" Jawab Raffael, Tasha langsung melotot "Kami udah berani ya sama tante! "


Merekapun saling adu mulut Tasha meneriaki Rafael panjang lebar sedangkan Rafael sendiri menyahutnya dengan beberapa kata namun menusuk hati, Gina dan angel hanya tertawa canggung.


Di sisi lain


"Bagaimana hasilnya? " Tanya Dylan pada Gavin, Gavin lalu membuka map warna kuning.


"Jadi, dari rekaman CCTV dia tinggal di sebuah apartemen samping supermarket itu... Dari pendaftaran namanya sih.. Angelina Ekatrine, dan dia baru pulang dari luar negri juga punya dua anak" Jelas Gavin.


"Jadi, maksud nya.... Dia janda? " Tanya Dylan memastikan, " Jalang... Eh masih lajang" Seru gavin yg kanguang mendapat jitakan keras dari Dylan.


"Ngaco! "


"Mungkin hamil di luar nikah.. Bukan begitu? jalang, bisa jadi"


Dylan menghiraukan omongan Gavin, sekilas ia mengingat wajah Angel lalu tersenyum.

__ADS_1


"Kenapa lan? Kau tersenyum isshh.. Jangan bilang kau menginginkannya" Tanya gavin, "Bukan urusanmu" Jawab dylan, Gavin hanya mengangkat bahu nya tak peduli.


"Ngomong ngomong, tentang kerja sama...."


"Udah aku tanda tangan... Sisikan jadwal, entah kenapa aku ingin melihat bagaimana kerja perusahaan ini"


Gavin mengangguk, "Jam 14.00 siang nanti"Ucapnya setelah urek urek pada buku agenda.


Dylan membuka ponsel dan melihat goggle, ia tak sengaja melihat 2 Model cilik dari akun perusahaan, dan itu sangat mirip dengan dua anak kecil dan menabraknya sewaktu di mall kemarin.


"Pantas baju yang mereka kenakan bermerek"


New York city 14.08


Angel tengah menegak air di sebuah lorong yg tak begitu ramai, dia berada di perusahaan Tasha.


Disitu ia hanya sendirian, bagaimana dengan tasha? Tentu saja gadis itu sibuk dengan pekerjaannya, Rafael dan Gina? Mereka sedang melakukan pemotretan.


dua anak kecil itu juga menjadi model cilik di perusahaan tahsa atas keinginan mereka sendiri


Tiba tiba di ujung lorong terdengar suara rusuh membuat Angel meras terganggu akan istirahat santainya.


"Wah lihat! Bukankan dia adalah CEO pemilik perusahaan terbesar itu? "


"Dia sangat tampan"


"Bagaimana dia berada di sini ".


"Tn. Muda will, ini luat biasa".

__ADS_1


Angel menoleh kearah lorong ketika suara rusuh itu mulai terdengar jelas, saat itu ia melihat seorang pria gagah memakai pakaian kantor dan tatapan dingin.


"Dylan! " Pekiknya namun segera ia menutup mulut , Angel merasa rahangnya mengeras... Ia sangat gugup dan terkejoed, bagaimana jika mata elang itu menemukan nya.


Tanpa pikir panjang Angel memakai Kacamata hitam dan memasang masker untuk menutupi mulutnya, lalu ia pura pura memainkan Ponsel sesekali melirik Dylan yg berjalan semakin dekat dengan nya.


Sejujurnya wajah lebih menunjukan kembaran dari pada identitas.


Dylan yang waktu itu mengunjungi perusahaan yabg baru saja ia tanda tangani kontrak perjanjian kerja sama menyadari ada kejanggalan hingga ia melihat Angel yang sedang bermain ponsel dengan mata yang meliriknya, namun ia tak menyadari wanita yang sedang gelagapan itu adalah Angel, orang yang selama ini ia cari.


"ANGEL! " seketika teriakan Tasha memanggil namanya membuat dirinya membelalak terkejut, hingga ponsel yang berada dalam genggamannya terlempar jauh dari posisi ia duduk, begitu pula dengan dylan yg tak kalah kaget nya.


"Angelina Ekaterina! waktu istirahatmu sudah habis! Kembali Bekerja! " Lanjut tasha dengan galak namun disambut lega oleh Angel.


Dylan yang sempat mengira Orang yg di panggil Tasha adalah Angel-nya (Ya emang) hanya merengut kesal, namun ia menyadari ada yang mencurigakan dari gerak gerik orang berkacamata hitam dan bermasker yang tak lain angel itu.


Ia merasa ada persamaan antara orang itu dan angel (orang dia memang Angel).


Dylan tersenyum smirk "Mau bersembunyi dariku sayang? Kamu takan bisa" Batinnya.


mohon maaf pada Para READERS


Eps kali ini terlalu pendek dari biasanya, karna ide ide otak author berkumpul pada Eps selanjutnya.


jangan lupa Klik Like 👍 dan Favorit ❤


author sudah berusaha semaksimal mungkin untuk Update, Biasanya kalau lagi buat naskah suka banyak gangguan sih... Yang mau tidur, yang mau berangkat sekolah, yang mau mandi, mau makan, chatingan sama orang, gada kuwota.. banyak banget pokoknya, seribu alasan.. 😅


DAN TERIMA KASIH SUDA MEMBACA CERITA JADUL INI 🙇

__ADS_1


__ADS_2