
Eli pun memilih untuk meninggalkan rumah itu dengan sebuah ransel yang hanya berisi dua potong jeans, dan tiga buah kaos juga sepatu boot nya.
Eli meninggalkan ponsel nya,laptop dan juga barang-barang lainnya di rumah besar itu karena itu semua bukan milik nya.ini lah satu-satu nya
cara agar Eli bisa kabur,saat pria itu tidak dirumah maka Eli bisa pergi dengan tenang.
Eli juga mengatakan pada para pelayan di rumah Mr Rieve bahwa dia harus kuliah,dan syukur lah mereka semua mempercayai Eli.jadi kini Eli bisa pergi dengan perasaan lega.
Tapi Eli tidak akan pernah kembali ke rumah besar itu lagi,dan Sudja bisa di pastikan bahwa
Mr Rieve pasti kesulitan untuk mencari nya.Eli juga dengar dari Vea bahwa dia bahkan sempat datang ke kedai kopi tapi tidak menemukan Eli dan tidak ada satupun yang
memberitahu dimana keberadaan Eli.
Paman Bill bahkan dengan sengaja
menempatkan Eli di belakang agar tidak ada satu orang pun yang melihat wajah Eli di sana,karena sepanjang shift nya Eli hanya bisa
mencuci gelas kotor.
"Apa kau mencuri sesuatu dari rumah nya Eli?" tanya Vea begitu mendadak saat kami sama-sama
__ADS_1
menikmati burger yang dia bawa pulang untuk makan malam kami berdua.
"What the..." jawab nya kesal.
"Mana mungkin aku mencuri,kau pikir aku bodoh" lanjut Eli dengan wajah kesal nya.
"Dia benar-benar bertanya pada semua orang tentang keberadaan mu Eli dan dia juga meninggalkan nomor telepon pribadi nya, bahkan padaku juga" ujar Vea sambil menunjukan kartu nama milik Mr Rieve pada Eli.
"Bukankah dia dosen mu Eli,tentu saja dia akan bisa menemukan mu di kampus saat kau kuliah bukan?" lanjut Vea yang entah mengapa malah membuat Eli terlihat sangat begitu berat hingga Eli merasa
kerongkongan nya begitu kering.
Eli pun mulai menceritakan pertemuan mereka di kampus
menginap di rumah nya dan malah mendapatkan tugas darinya.
Bahkan Eli juga menceritakan di
saat pertama kali Mr Rieve mencium Eli saat Eli masuk kedalam kamar nya dan melihat dia hanya berbalut handuk sebatas pinggang saja dan bagaimana juga reaksi tubuh Eli saat itu hingga malam dimana dia mengatakan bahwa dirinya begitu cemburu pada Justin dan foto Mrs.Esmee.
"Kau gila Eli" Itu lah kalimat yang keluar dari bibir Vea saat akhirnya Eli menyelesaikan cerita nya.
__ADS_1
"Bukan kah sudah kubilang bahwa aku memang benar-benar gila
sekarang Ve" balas Eli dengan wajah menunduk.
Vea pun terdiam untuk beberapa saat kemudian dia mengatakan sesuatu.
"Aku baru ingat bahwa kemarin Ramon juga mengatakan bahwa pria
yang datang menjemput mu juga mengatakan sesuatu padanya" ujar Vea saat sudah berhasil mengingat.
"Apa?" tanya Eli penasaran.
"Jaukan tangan mu brengsekk,dan Ramon juga sempat melawan nya,dia bahkan tetap memegang mu
hingga pria itu memukul wajah nya dengan begitu keras" lanjut Vea saat mengingat yang Ramon ceritakan.
"Oh God" Eli hanya bisa mengusao wajah nya kasar.
"Aku harus bagaimana Ve?" tanya Eli yang tak tau harus berbuat apa.
"Temui lah dia,dia pasti sangat
__ADS_1
mencemaskan mu Eli" jawaban Vea kini membuat Eli mengrenyitkan alis nya karena Eli bahkan tak percaya dia akan mengatakan hal itu.
"Dia pernah bercerai dengan isteri nya,Mrs..."