My Sexiest Sugar Daddy

My Sexiest Sugar Daddy
Ep_31..Terlalu Naif


__ADS_3

"Lagipula bukan kah dia juga bebas masuk kedalam rumah mu bukan?" lanjut nya dan membuat Mr Rieve menoleh ke arah Eli sekilas.


"Apa kau pernah melihat nya?" tanya Mr Rieve dengan wajah serius sambil masih fokus menyetir.


"Ya,malam itu" jawab Eli dengan suara lirih.


"Oh my Gosh" ujar Mr Rieve sambil menggeleng kan kepala nya karena sedikit frustasi harus menjelaskan bagaimana pada Eli.


"Ya memang dia beberapa kali pernah datang tapi hanya untuk sekedar mengambil barangnya yang masig tersisa,dan itu lah alasan nya mengapa aku masih memberi nya


akses keluar masuk Eli,ku harap kau tidak salah paham dengan hal itu" jelas Mr Rieve sedikit meyakinkan Eli agar wanita itu tidak salah paham.


"Anda tidak perlu menjelaskannya padaku Mr,toh kita tidak ada hubungan apapun" balas Eli tanpa melihat ke arah Mr Rieve.


"Tentu saja itu menjadi perlu Eli,karena malam itu dia datang juga


untuk mencarimu dan aku berhasil mengusir nya" balas Mr Rieve seakan tak terima Eli mengatakan bahwa mereka tak memiliki hubungan apapun dan juga mengatakan tidak perlu.


"Mencariku,untuk apa?" tanya Eli yang kini sudah menatap wajah Mr Rieve dengan alis nya yang sudah bertaut.


"Sebenar nya sudah enam bulan terakhir dia masih berusaha untuk


mengajak ku kembali rujuk,tapi aku selalu menolak nya Eli" kata Mr Rieve yang kini tengah memegangi kepala nya karena merasa jika semua ini terasa begitu sangat rumit sekarang.

__ADS_1


"Jadi itu alasan dia meminta ku untuk menjauhi anda Mr Rieve?" ujar Eli masih dengan mata yang menatap Mr Rieve dengan intens.


"Jangan pernah kau dengarkan apapun yang dia katakan Eli" ujar Mr Rieve tampak menghela nafas nya dalam.


"Inti dari masalah nya hanya ada pada ku" lanjut Mr Rieve yang kini sudah tertunduk.


"Aku,dan aku akan menemui nya untuk bisa menyelesaikan semua kerumitan ini jadi kumohon biarkan aku menemui nya" Eli mengoreksi kata-kata Mr Rieve yang menyalahkan diri sendiri karena Eli tidak suka pria yang biasa nya terlihat tegas kini seperti tengah tertekan.


Secepat kilat tampak lajau mobil Mr Rieve mulai melambat dan akhir nya berhenti tepat di bahu jalan.


"Dengar Eli,da tidak akan pernah melepaskan mu jika aku tidak juga melepaskan mu.dan kau tentu tau bukan jawaban nya apa,aku tidak akan pernah melepaskan mu sampai kapanpun" jelas Mr Rieve langsung meraih wajah Eli dan mulai mencium nya.


"Never" tegas nya lagi setelah dia selesai mencium bibir Eli.


Hari ini Mr Rieve sudah memutuskan untuk mengerjakan semua pekerjaa nya hanya dari


rumah saja dan tidak akan membiarkan Eli pergi kemanapun, bahkan untuk keluar dari kamar nya sekalipun.


Sebelum nya memang pria matang ini sudah sangat protektif dan posesif pada Eli dan sekarang dia jadi semakin tidak bisq terkendali.seperti saat ini dia bahkan tengah menatap Eli hanya dari sudut tempat dia mengerjakan tumpukan pekerjaan nya,lengkap dengan berkas yang berserakan dan juga laptop yang masih menyala dan ponsel yang terdengar beberapa kali bordering sejak pagi.


"Kenapa anda menatap ku seperti itu?" tanya Eli dengan tatapan frustasi nya pada Mr Rieve.


Sungguh Mr Rieve saat ini sudah membuat Eli jadi lebih mirip seperti seorang tahanan daripada gadis yang tak berdaya yang sedang

__ADS_1


berusaha untuk dia lindungi.ya meski begitu juga dia lebih memilih untuk tidak menjawab pertanyaan dari Eli.


Eli lagi lagi hanya bisa menghela nafas nya dalam lalu sesaat


kemudian dia memilih bangkit dari tempat nya duduk dan mulai berjalan mendekati nya,kemudian Eli pun duduk di sofa yang tepat di hadapan Mr Rieve dan berkata.


"Mr,mantan isteri anda tidak akan menembak ku semudah itu,bukan kah dia adalah wanita yang sangat cerdas dan dia juga seorang tokoh


public,hanya wanita yang bodoh saja lah yang akan berani melakukan kecerobohan seperti itu" kata Eli berusaha membujuk Mr Rieve dengan kata-kata lembut nya.


Mendengar hal itu membuat rahang tegas Mr Rieve menjadi mengeras meski hanya sekilas.


"Kau tau Eli kalau kau itu begitu naif" gumam nya lirih tapi masih bisa di dengar oleh Eli karena jarak nya tidak terlalu jauh hanya 4 jengkal.


Tentu saja mendengar dia di katai naif Eli langsung mengelak tidak terima.


"Kau salah justru aku hanya berpikir logis,bukan nya naif" jawab Eli dengan tegas.


Alis Mr Rieve pun terangkat sekilas lalu memandang Eli yang masih berada di hadapan nya.


"Mungkin kau sudah lupa Eli kalau dia masih memiliki power yang


besar,dia juga punya cukup banyak uang untuk membayar pembunuh bayaran"

__ADS_1


__ADS_2