
Pria itu pun mulai membukakan pintu untuk Eli, Eli pun masuk dan
diikuti oleh wanita itu setelah nya kami duduk saling berdampingan sementara Eli hanya bisa terdiam dan bertanya-tanya dalam hati,apa yang wanita itu inginkan dari nya.
Tatapan wanita itu hanya lurus ke depan,tak ada senyum apalagi wajah ramah dan itu membuat Eli sedikit gugup.
"Saya Whelma Kurtdsney" ujar wanita itu memperkenalkan diri nya seperti seolah ingin menunjukkan siapa sebenar nya diri nya itu.
"Nona Kurtdsney" Eli memberanikan untuk menjawab meskipun dia sangat gkugup dan gemetar.
Jujur Eli sangat ingin tahu apa yang sebenarnya dia inginkan dari Eli gadis biasa yang tak memiliki apapun.
"Langsung saja,apa yang anda inginkan dari saya?" tanya Eli berusaha menyembunyikan kegugupan nya dengan mencoba bersikap biasa saja.
"Rupa nya kau cukup tidak sabar juga ya,seperti yang sudah ku pikirkan sebelum nya" wanita itu hanya tersenyum skeptis menjawab pertanyaan Eli.
"Aku hanya ingin menyarankan pada mu untuk menjauh dari mantan suamiku" ujar nya dengan mengatakan langsung tentang tujuan nya bertemu dengan Eli dan itu cukup mengejutkan bagi Eli.
Rupa nya wanita itu adalah mantan istri dari Mr Rieve.Eli hanya bisa menelan ludah nya kasar dqn berkata.
"Apa maksud anda?" tanya Eli berpura-pura tidak mengerti tentang apa yang dia katakan.
__ADS_1
Dia menoleh ke arah Eli dan memelototi Eli dengan mata nya yang tajam.
"Rievener Thompson Huges" jawab nya berkata dengan suara tegas.
Sementara Eli,dia hanya bisa menelan ludah nya dengan kasar sekali lagi,tapi dia masih berusaha menyembunyikan kegugupan nya
dari mantan istri Mr Rieve itu.
"Asal anda tau,mantan suami anda itu adalah dosen saya nyonya" jawab Eli berusaha tegas dan tak tertindas meski sangat gugup.
"Jangan bertele-tele,aku tahu dia sedang berusaha untuk mendekati mu bukan?" ujar nya dengan nada suara yang dia tekan seakan tengah menahan emosi nya.
menyerah begitu saja dari wanita yang dia ketahui adalah mantan istri dari dosen tampan nya Mr Rieve.
"Kalau memang benar lalu anda mau apa,itu hak nya karena dia sedang sendiri bukan lagi terikat dengan anda" jawab Eli sambil bertanya dengan berani.
Tampak rahang wanita itu sudah mengatup,meski masih terlihat begitu anggun,namun sekilas Eli bisa melihat bahwa rahang nya
yang tegas semakin mengeras setelah mendengar jawaban dari Eli yang tampak sekali tengah menantang nya.
"Cih,berapa banyak uang yang kau inginkan,aku akan memberikan nya, asalkan kau mau keluar dari hidup nya dan penglihatan nya" ujar nya santai namun tampak seperti sedang mengancam Eli.
__ADS_1
Eli tampak menghela nafas nya dalam-dalam,mengapa semua orang menilai Eli dari segi materi saja sih. apakah dia begitu menyedihkan
hingga orang berpikir bahwa Eli hanya mengejar uang mereka saja daripada memiliki perasaan
yang tulus.
"Saya pikir anda sudah tidak punya
hubungan apapun lagi dengan mantan suami anda,jadi berhentilah terus mengganggu saya karena percuma" ujar Eli sambil keluar dari mobil,tidak wanita itu mengucapkan kalimat yang membuat Eli spontan berhenti.
"Beri tahu aku berapa banyak uang yang kau butuhkan sehingga kau dapat meninggalkan pria itu?" ujar nya masih bersikeras.
"Aku tidak mengejar materi asal anda tau nyonya Kurtdsney" jawab Eli dengan tegas.
Tampak wanita itu tersenyum sinis dan menatap Eli dengan remeh dan merendahkan.
"Aku sudah sering melihat orang seperti mu yang hanya hidup seperti benalu.ah atau kau bahkan lebih menjijikkan karena kau sudah seperti binatang pengerat yang hanya dilahirkan di lingkungan kumuh yang selalu dilingkupi dengan rasa kelaparan.jangaj naif dengan mengatakan bahwa kau tidak membutuhkan uang,Kau tidak mengincar harta nya,kenapa kau ini begitu naif sih atau sebenar nya kau hanya berputar-putar naif saja?" ujar nya lalu mentap Eli dengan tajam.
Eli hanya menggeleng tidak percaya, bagaimana bisa wanita secantik ini memiliki mulut yang begitu tajam dan menyakitkan dia rasa Mr Rieve sudah buta dengan pernah menjadikan wanita itu istri nya.
"Saya pikir anda adalah wanita yang berpendidikan tinggi dan juga elegan,tapi ternyata saya salah besar justru sebalik nya,anda begitu rendahan dan menjijikan" jawab Eli yang dengan berani mengutarakan apa yang dia rasakan dalam hati nya.
__ADS_1