
"Ya I know,aku hanya penasaran dengan gadis pendiam seperti mu..sejak pertemuan kita di kelas kau sudah membuat ku sangat penasaran dan hal itu tidak pernah ku rasakan dengan mahasiswa lain nya" jelas Mr Rieve.
Sementara Eli hanya diam mencoba mencerna kata-kata si dosen nya itu..apa dia sedang menggoda Eli hingga Eli termakan godaan nya dan dia bisa seenak nya sendiri pada Eli..oh tidak,tidak akan dia biarkan dosen itu menang.
"Why me Mr,apa karena aku satu-satunya mahasiswa yang tidak memiliki keluarga ataupun mewarisi bisnis keluarga?" tanya Eli dengan wajah yang tertunduk semakin tak percaya diri.
"Hey bukan itu maksud nya Eli" bantah si dosen tampan itu karena tak mau membuat Eli salah paham dengan maksud nya.
"So?"
"Aku tidak tau bagaimana caranya untuk mendeskripsikan hal ini,tapi yang jelas ini memang berbeda Eli" jelas si dosen tampan karena dia tidak tau bagaimana cara untuk mendeskripsikan tentang yang dia rasakan.
__ADS_1
"Apa perbedaan nya Mr..good way or bad way?" tanya Eli penasaran dengan pemikiran atau hal yang dosen nya itu maksud.
"Hal baik yang pasti Eli..don't worry" jawab si dosen seakan tau isi otak Eli.
"Benarkah..tapi apa?" Eli rupa nya masih penasaran dengan hal baik yang dosen nya maksud.
Kini si dosen itu menatap ke arah Eli namun Eli sama sekali tak berani membalas tatapan nya karena bisa meleleh dia kalau melihat mata tajam nan menghanyutkan nya itu.
"Apa karena aku bisa menebak bahwa anda belum menikah Mr hingga anda mengatakan aku memiliki kemampuan lebih dari mahasiswa lain nya?" tanya si Eli dengan polos nya karena dia memang tidak paham dengan maksud si dosen tampan itu.
Mereka baru saja bertemu siang tadi saat kampus di mulai bisa-bisa nya si dosen mengatakan dia memiliki kemampuan lebih.
__ADS_1
"Kau benar-benar sangat polos ternyata ya..bahkan sedikit pemalu benarkan" kata si Mr Rieve terkekeh gemas dengan sikap Eli.
'Menggemaskan sekali' batin nya.
"Apa itu yang anda maksud kemampuan yang saya miliki Mr?" lagi dan lagi kepolosan Eli membuat si dosen menggigit bibir nya dalam-dalam agar tidak mencubit nya.
"Bukan Eli,hanya saja aku bahkan tidak bisa menjabarkan kemampuan yang kau miliki sehingga kau itu bisa berbeda dari mahasiswa lain nya..emm apa kau sudah lama bekerja di cafe itu?" jelas si dosen tampan kemudian mengalihkan perhatian agar dia tidak di desak oleh Eli.
"Emm,belum terlalu lama Mr,6 bulan karena sebelum nya aku bekerja di tempat lain" jelas Eli menjawab pertanyaan dari Mr Rieve.
"Hmm begitu,kebetulan aku juga sedang membutuhkan tenaga untuk membantu ku membereskan perpustakaan di rumah ku.. Aku sangat tidak suka dengan hal yang berbau berantakan.. kebetulan juga pekerja paruh waktu di rumah ku sudah mengundurkan diri sejak seminggu yang lalu dan aku kesulitan jika ingin mencari buku untuk materi mengajar,apa kau mau bekerja di tempat ku?" kata Mr Rieve memang membutuhkan pekerjaan paruh waktu untuk membereskan rumah nya yang berantakan.
__ADS_1
"Hah,aku Mr..kenapa aku?" kata Eli terkejut karena dia di pilih langsung oleh Mr Rieve.