
"Hah,aku Mr..kenapa aku?" kata Eli terkejut karena dia di pilih langsung oleh Mr Rieve.
Aku tidak langsung mengiyakan permintaan dosen tampan itu karena sejujur nya aku masih bingug kenapa dia malah memilih ku, padahal banyak sekali mahasiswa lain yang jauh lebih pintar dariku untuk membantu nya.
"Bukan kah masih banyak mahasiswa lain yang
jauh lebih berkompeten dariku Mr?" ujar Eli setelah sejenak terdiam.
"Bukan kah aku sudah bilang tadi kalau aku melihat kau sangat berbeda dari yang lain nya,
tapi jika kau banyak bertanya sebelum nya mungkin aku akan mengubah penilaian ku tentang mu."
jelas si dosen tampan itu sambil menoleh ke arah Eli.
"Aku suka karena
kau tidak banyak bicara..apa kau paham?" ujar nya lagi menambahkan dan
Eli tidak bisa mengatakan apapun.
"Kapan kau bisa mulai bekerja..aku akan lebih suka jika kau bisa bekerja
secepat nya..apa sekarang bisa?" tanya nya lagi memastikan padahal pertanyaan nya yang tadi saja belum sempat Eli jawab.
"Jika anda menginginkan nya,saya bisa" jawab Eli setelah terdiam sejenak dan memantapkan diri nya.
"Good job,baiklah sekarang kita akan kerumah ku" ujarnya tampak bersemangat dan kink mobil mewah milik nya pun sudah memutar arah.
"Aku suka bekerja dengan orang yang tidak
banyak bicara dan tidak menunda
pekerjaan..kau memang lain dari yang lain Eli" si dosen tampan itu mengatakan kalimat yang membuat Eli berdebar-debar selama
dalam perjalanan mereka ke rumah si dosen dan di sepanjang sisa perjalanan itu juga Eli sama sekali tidak mengatakan apapun dan hanya membalas nya dengan senyuman.
Perjalanan menuju rumah si dosen tampan bagi Eli sangat mendebarkan seperti menaiki rollercoaster,dia deg-degan tapi hanya bisa dia simpan dan tak dia tunjukkan..jujur dia agak tidak nyaman dengan kondisi mereka yang hanay berdua di dalam mobil..tak berapa lama kemudian mereka telah sampai,Mr Rieve menghentikan mobil nya dan memarkirkan nya di halaman lalu keluar darah mobil.
__ADS_1
"Welcome to my home Eli" katanya sambil membuka pintu
rumah besar itu setelah dia keluar dari mobil dan di ikuti Eli menuju pintu utama.
Rumah itu benar-benar
besar dengan gaya modern di semua tempat nya..mulut Eli bahkan ternganga tak tertahan sejak mereka masuk ke gerbang rumah itu..bahkan hanya dari gebang besar rumah itu saja mereka masih menempuh perjalananan beberapa
ratus meter yang di sepanjang jalan nya banyak terdapat bunga cantik dengan pohon-pohon cemara hijau yang tinggi nya menjulang dan membuat suasana rumah itu begitu rimbun namun sejuk dan asri.
Dan ketika mereka tiba dihalaman
rumah,tampak seorang pria tengah menunggu kedatangan mereka tentu untuk memarkirkan mobil.
"Ayo" ajak Mr Rieve sambil mengulurkan tangan nya dan
sejenak Eli menatap nya dengan ragu,apa Mr Rieve menginginkan Eli untuk menyambut uluran
tangan nya atau bagaimana karena jujur otak Eli kini mendadak sulit untuk di ajak berpikir normal.
Mereka kimi tengah menyusuri
beberapa ruangan,tampak semuanya dibuka dengan sidik jarinya,dan juga semua terlihat
sangat modern..mereka bahkan bertemu dengan dua orang pelayan berseragam saat masuk menuju
ruangan besar lainnya.
"Welcome to my library" ujar nya sambil membukakan pintu perpustakaan milik nya untuk Eli agar bisa masuk.
"Woahhh...amazing" gumam nya dengan mata yang kini tengah menyapu ke seluruh ruangan super besar itu yang sudah dipenuhi dengan buku di seluruh raknya.
Eli bahkan seolah telah kehilangan kendali atas diri nya sehingga tanpa
sadar dia melangkah kan kaki nya menuju rak terdekat dan melihat koleksi buku milik dosen nya..sungguh semua tampak sudah seperti tersusun dengan sangat rapih dan itu membuat Eli tersadar akan satu hal,bahwa Mr Rieve seperti nya memang tidak benar-benar butuh bantuan nya untuk merapikan perpustakaan milik nya..lalu apa maksud nya membawa dia ke rumah nya itu.
"Mr,tapi perpustakaan ini bahkan sudah sangat rapi..apa yang bisa ku lakukan jika sudah begini?" tanya Eli lirih sambil menoleh ke arahnya dan dia tampak sedang melipat tangan nya dan berdiri menatap kearah Eli.
__ADS_1
"Ya memang sudah rapih" jawab nya masih dengan gaya nya yang cool.
"Lalu,apa yang harus ku kerjakan di sini Mr?" tanya Eli yang kini menjadi bingung.
Bukan nya menjawab pertanyaan Eli,si dosen tampan itu malah tersenyum dan berjalan ke rak yang
terdekat dengan Eli lalu mengambil satu buku secara acak di sana dan berkata.
"Buat lah ringkasan bab dari buku ini..aku akan membayarmu perjam selama kau bekerja" kata nya sambil menyodorkan buku itu pada Eli.
"Bolehkah aku bekerja di rumah saja Mr?" tanya Eli membernarkan diri.
"Sayang seklai,tidak" jawab negara tegas tanpa bantahan meski terdengar santai.
"What?" pekik Eli yang sangat jelas tengah bingung dibuat nya.
"Bekerja lah di perpustakaan ku dengan laptop,dan itu hanya bisa kau lakukan setelah shift
mu berakhir di kedai kopi itu" ujar nya dengan gaya nya yang masih cool terkesan santai.
Alis Eli pun bertaut mengernyit karena bingung dan tidak mengerti kenapa dia harus bekerja di tempat itu tanpa boleh di bawa ke rumah atau asrama.. menyadari bahwa Eli tampak kebingungan Mr Rieve pun menjelaskan.
"Aku akan memberikan lima puluh dolar untuk perjam nya,kau juga bisa memakai uang itu untuk memenuhi kebutuhan mu selama masa kuliah" jelas nya menambahkan agar Eli tidak berpikir yang tidak-tidak.
"Sudah duduk lah dulu di sofa sebentar" ujar Mr Rieve lagi dengan
meminta Eli untuk duduk di sofa sementara dia sendiri meninggalkan Eli seorang diri di perpustakaan
itu.
Beberapa menit kemudian tampak seorang pelayan datang dengan membawa nampan yang berisi minuman dan makanan mendekati Eli dan berkata.
"Permisi nona, Mr meminta anda untuk makan dulu sementara dia sedang mengerjakan sesuatu di ruangan nya" kata pelayan itu pada Eli lalu berbalik keluar dari perpustakaan.
Eli kini sungguh di buat bingung oleh Mr Rieve karena saat ini Eli memang benar-benar sedang lapar hingga pada akhirnya Eli pun meminum juice itu dan juga memasuk kan beberapa potong daging mahal itu kedalam mulut nya..untung lah Eli juga sudah menyelesaikan semua nya dengan rapi saat pria tampan dosen nya itu datang.
Kali ini Mr Rieve tampak lebih santai dengan kemeja biru dan di bagian lengan nya tergulung hingga ke siku dan juga celana jeans..semakin membuat ketampanan nya meningkat.
__ADS_1