
Ya Setidaknya nya Eli bangga karena Mr Rieve tidak egois dengan hanya menyalahkan salah satu pihak saja, bagaimana pun juga ini adalah murni karena kesalahan kedua nya yang terlalu hanyut dalam kesibukan hingga lupa akan kewajiban yang terlupakan.
"Lalu setelah itu?" tanya Eli masih mendengarkan.
"Dia akhirnya menikahi Forghan yang tak lain adalah rekan bisnis ku sendiri,kami berdua membangun rumah sakit tempat Germina bekerja dari nol.Aku dan Forghan memang bersama-sama membangun bisnis di bidang kesehatan itu,hanya saja beda nya aku adalah businessman sementara Forghan memang memiliki latar belakang sebagai dokter bedah.Dia pun memutuskan untuk bekerja sebagai kepala rumah sakit saat itu,sementara Germina dia hanya bekerja di bawah
kepemimpinan nya" tidak Mr Rieve.
Tampak Eli kesusahan menelan ludah nya setelah mendengar cerita tadi.
"Apa,apakah mereka berhubungan
di belakang mu Mr?" tanya Eli yang tak sanggup mengerem rasa penasaran nya.
"Entahlah Eli,mungkin mereka tidak bermaksud untuk menghianati ku, atau mungkin saja karena memang aku yang kurang peka dengan kebutuhan biologis isteriku saat itu.
Aku juga tidak peka dengan situasi nya hingga kedekatan di antara kedua nya hanya ku anggap sebagai kedekatan yang biasa.Kami bertiga bahkan berteman sangat akrab jadi aku tak bisa menyebut bahwa mereka menghianati ku dan aku juga tidak peka akan hal-hal seperti itu" ujar Mr Rieve.
Ya tuhan pria ini benar-benar sangat
menyedihkan, Eli pun mempereret
__ADS_1
pelukan nya pada Mr Rieve dan Eli berharap semoga Mr Rieve tidak cukup terluka setelah banyak hal yang dia lewati.sungguh pria yang malang.
"Apa bisa kau teruskan cerita nya Mr?" tanya Eli sambil menatap nya dan dia juga membalas tatapan Eli.
Eli melihat banyak sekali bekas luka yang kelam dalam tatapan nya itu. Dia pun mengecup bibir Eli saya dan menggeleng lalu dia pun mencubit ujung hidung Eli.
"Apa sebegitu menari nya penderitaan ku dimata mu hm?" tanya nya sedikit gemas dengan Eli dan Eli pun menggeleng lalu berkata.
"Tidak,aku hanya ingin tahu saja seberapa dalam luka mu,dan seberapa mampu nya aku membalut luka mu Mr" bisik Eli tersenyum manis.
Mr Rieve pun tersenyum lalu mengecup kening Eli.
"Kau memang gadis pintar Eli.kau
"Baiklah singkat cerita aku masih
berusaha untuk melupakan masa lalu ku dengan cara menyibuk kan diri dengan pekerjaan ku.aku juga mengakhiri bisnis ku Colorado
dengan Forghan dan memilih kembali ke negara kelahiran ku dan
disini lah aku bertemu dengan Whelma setelah setahun kemudian" terang nya lalu berhenti sejenak.
__ADS_1
"Dan kau jatuh cinta pada nya?" tanya Eli dengan cepat.
Eli sungguh tidak bisa menahan diri untuk tidak menanyakan hal itu, tentang seberapa besar rasa cinta yang dimiliki Mr Rieve untuk
mantan isteri pertama nya itu.
"Hanya tertarik" jawab nya dengan jawaban diplomatis.
"Kau yakin itu bukan cinta?" tanya Eli lagi masih ragu dan Mr Rieve pun menggeleng.
"Tidak Eli,jika aku memiliki rasa cinta seujung kuku saja,mungkin aku akan memperjuangkan Germina saat itu dan bukan menyerah begitu saja ketika dia mengatakan tak lagi bisa menjalani hubungan dengan ku." kata Mr Rieve dan Eli pun seakan mengerti.
Entah bagaimana cara nya tiba-tiba pembicaraan diantara mereka kini mulai menjadi semakin berat.
"Apa kau masih mencintai Germina?" tanya Eli ingin jawaban pasti agar hati nya tidak lagi bimbang.
Mr Rieve pun menghela nafas nya dalam dan berkata dengan tenang pada Eli.
"Eli,aku hanya menceritakan apa yang ingin kau tahu saja" ujar Mr Rieve dan benar saja dia tidak menjawab pertanyaan yang Eli ajukan sama sekali.
"Aku tanya sekali lagi.apa kau mencintai Germina Mr Rieve,kau sudah membawaku masuk kedalam hidup mu jadi aku berhak tau perasaan mu apakah masih ada yang belum usai atau belum karena aku tak mau hidup untuk menjadi bayang-bayang wanita lain dan aku tak suka itu,apa kau paham dengan pertanyaan ku Mr?" Eli pun bertanya sekali lagi.
__ADS_1
"Aku hanya peduli padanya Eli" jawab Mr Rieve sekali lagi.