My Sexiest Sugar Daddy

My Sexiest Sugar Daddy
Ep_36..I Will Do Anything For You


__ADS_3

"Tidak,justru aku berusaha untuk membawa nya ke psikiater,aku juga membawa nya ke dokter kejiwaan agar dia bisa menjalani terapi, pengobatan,dan semuanya.Aku melakukan semua yang


ku bisa lalukan untuk membuat mental nya setidak nya lebih stabil" ujar Mr Rieve lalu Eli pun meletakkan kertas itu di atas laci dan kembali duduk di sebelah Mr Rieve.


Pria ini pria yang telah memporak-porandakan hati Eli,dia benar-benar melewati banyak sekali kesulitan dalam hidup nya,sungguh siapa yang akan menyangka hal ini bisa terjadi pada pria yang mendekati sempurna ini.


Semua orang hanya memandang nya sebagai pria yang kaya,sukses, akademisi sekaligus praktisi bisnis


dengan ketampanan yang sudah mendekati sempurna.


Dia sangat berwibawa,penyabar dan juga murah hati bahkan tidak ada yang kurang dari diri nya,tapi siapa yang akan menyebabkan bahwa hidup nya tak pernah mudah seperti yang orang lihat kebanyakan.


"Germina ditemukan overdosis obat tidur di rumah nya,dan kebetulan aku juga menemukan botol obat yang sama dengan obat yang sudah ditelan oleh Germina terdapat di dalam tas Whelma.saat itu lah aku memilih dan memutuskan untuk menceraikan nya karena dia sama sekali tidak bisa berubah" ujar Mr Rieve mengakhiri cerita nya.


"Kau menyerah dengan Whelma Mr?" tanya Eli.


"Dia sudah melakukan tindakan kriminal dengan melenyapkan nyawa orang lain Eli,aku tidak bisa bertahan dengan nya" ujar Mr Rieve.


"Kau tak melaporkan nya?" tanya Eli lagi semakin mendesak.


"Jika aku melaporkan nya mungkin dia hanya akan dipenjara benerapa tahun saja atau dimasukan ke tempat rehabilitasi,dan dalam situasi yang terpojok dia akan berusaha mencari cara untuk bisa mengakhiri hidup nya sendiri" ujar Mr Rieve seakan enggan membahas tentang Whelma lagi.


"Lagi pun dengan begitu juga Germina tidak akan bisa hidup lagi, dan Whelma akan kehilangan kesempatan nya untuk bisa sembuh" lanjut Mr Rieve.

__ADS_1


"Apa Whelma masih menjalani pengobatan nya hingga sekarang?" tanya Eli penasaran dengan Whelma.


"Kudengar iya" jawab Mr Rieve sangat acuh.


"Apa,apa yang dia lakukan pada cafe paman Bill__" Eli tidak bisa menyelesaikan kalimat nya karena merasa tidak sanggup jika mengingat kembali bagaimana cerita Vea.


"Memang yang melakukan nya Whelma,tapi soal serangan jantung


paman Bill itu memang murni serangan jantung" jelas Mr Rieve.


"Oh my gosh " Eli mengusap wajah nya dengan kasar dan berkata lagi.


"Ini semua karena ku" ujar Eli menyalahkan diri nya sendiri karena dia merasa yang terjadi pada paman Bill adalah karena diri nya.


Eli di buat melongo dengan ucapan Mr Rieve lalu dia pun menatap nya.


"Ka..kau..kau melakukan nya untukku Mr?" tanya Eli lirih.


""I will do anything with my power to keep you and those around you safe, because I care about you Eli" kata Mr Rieve berjanji pada Eli dan itu


membuat mata Eli jadi berkaca-kaca.


Tidak ada yang bisa Eli katakan lagi selain ungkapan terimakasih yang begitu besar pada pria yang telah mengisi ruang hati nya itu.

__ADS_1


"Thanks Mr" kata Eli dengan suara bergetar dan dia membalas nya dengan sebuah pelukan hangat.


#


"Kau tak apa kan sendirian karena aku akan ke kantor hari ini.ada klien yang harus kutemui di kantor" ujar Mr Rieve menatap Eli sambil mengikat dasi nya,sudah Eli dia


masih bergulung dibalik selimut tebal di atas ranjang nya.


"It's ok Mr" angguk Eli seakan paham dengan pekerjaan Mr Rieve.


Mr Rieve adalah pria yang sangat bisa di bilang mobile,dia hanya


mendedikasikan duapuluh jam dalam sehari untuk bekerja dan sisanya untuk beristirahat,tapi sejak mengenal Elianor dunia nya telah mengalami perlambatan dan perubahan total.


"Hubungi aku jika kau membutuhkan


sesuatu,nanti aku akan minta pelayan untuk mengantarkan makanan ke sini..cups" ujar Mr Rieve lalu mengecup rambut Eli kemudian mengambil blazer nya dan pergi dari kamar.


Eli pun kembali bergelung di dalam selimut tebal itu setelah Mr Rieve meninggalkan kamar.


Pria yang baru Eli kenal entah sudah berapa hari atau minggu,tapi Eli sudah berbaring di atas ranjang nya bahkan tidur berdua semalaman tanpa rasa canggung ataupun takut sedikitpun.Eli pikir dia sudah gila.


Oh tuhan Eli rasa dia sudah mulai gila sejak bertemu pria ini, Eli meraih ponsel nya dan menghubungi Vea melalui pesan singkat untuk

__ADS_1


menanyakan kabarnya.


__ADS_2