MY VISION

MY VISION
SUPPORT SYSTEM


__ADS_3

Aku yang sudah berbaju rapih dan membawa alat pengeras suara bermaksud pergi ke pertandingan lari cello, tapi sayangnya aku hanya sendirian karena kevin dan nanda mengadakan dating pertama mereka.


"Wangi bener mau kemana?" Ibu menggodaku


"Mending pake taksi online apa pake ojek online ya bu?" Aku


"Pake ojek onlen aja cepet sampe gak ada macet-macetan, emang mau kemana sih?" Ibu


"Temenku cello ada pertandingan lari bu jadi dia mau minta support" Aku sembari mencium tangan ibu


Setelah naik ojek online aku sampai ke stadion yang dimaksud.


Aku duduk di kursi bagian tengah cuaca lumayan panas untung saja aku membawa bucket hat melihat cello sedang pemanasan di tengah lapangan.


"Cellooooo... semangaaattt.. aku disini" Aku meneriakinya dan melambaikan tangan


Cello melihat ke arah layar tv yang sedang menyorotku karena teriakanku yang lumayan memekakkan telinga.


Cello tersenyum lebar sambil melambaikan tangannya ke arah bangku penonton.


Pertandingan pun dimulai, cello sempat tertinggal namun aku terus meneriakinya dengan alat pengeras suara yang ku bawa


"Celloooooooo.... semangaaatttt" Teriakku


Cello memacu laju larinya dan akhirnya mendapatkan medali emas, ia naik ke podium dengan rasa bangga dan senyum merekah ditambah dengan gemuruh tepuk tangan penonton.


Aku berlari menuju podiumnya agar bisa melihat lebih dekat namun tak di perbolehkan oleh petugas keamanan stadion.


Aku hanya menunggu di dekat para reporter, cello menghampiri reporter bersama dengan pelatih dan ayahnya.


"Apa yang memotivasi anda sampai bisa memenangkan pertandingan hari ini?" Reporter


Cello melihat ke arahku sambil tersenyum dan menarikku


"Namanya jeonna" Ucap cello


Aku benar-benar kaget cello menarik dan merangkulku, dan aku hanya bisa tersenyum dengan berbagai jepretan kamera mendarat padaku dan cello.


Setelah semua reporter puas menanyai cello mereka pun pergi


"Mau makan apa bos? gua traktir ya" Cello


"Pengen mie ayam" Ucapku sambil mengusap perut


"WARUNG MIE AYAM BANG SOMAD"


"Nan, buku yang waktu itu gua mau kasih ke lu udah dibaca?" Kevin


"Oh iya , udah kok baru sebagian sih, gua mau nanya sesuatu boleh gak vin?" Nanda


"Tanya aja, gak apa apa" Kevin sambil memakan mie ayamnya


"Emangnya kamu dulu pernah suka sama jeonna" Nanda


Kevin tersedak karena mendengar pertanyaan nanda.


"Minum dulu vin, nih" Nanda memberi kevin minum


"Dulu itu gua emang pernah suka sama yona karena dari kecil kita selalu sama-sama, tapi gak pernah sekalipun yona tau gua takut persahabatan gua hancur cuma gara-gara gua ngomong cinta ke dia, sampe pada akhirnya jeonna ketemu zayn, yang gua liat zayn itu juga suka sama yona dan begitu pun sebaliknya cuma mereka gengsi aja" Jelas kevin


"Terus?" Nanda

__ADS_1


"Ya gua berusaha ngelupain yona lah , terus gua ngeliat lu yang sebegitu perhatiannya sama gua, nungguin gua di rumah sakit, nganterin makanan, nganterin kontrol" Kevin


Nanda tersenyum malu


"Yeeee keburu GR, udah noh abisin mie ayamnya" Kevin menarik hidung nanda


Nanda mengangguk malu


"Eh mobil cello noh" Kevin melihat mobil kevin terparkir di depan warung


"Lah iya cello tu, laper juga kali dia" Nanda


Aku dan cello turun dari mobil


"Idididih... Enak bener yang lagi makan berdua" Ucapku


"Hehe" Nanda dan kevin menggaruk kepala


"Gimana pertandingan tadi?" Kevin


"Cello hebat banget larinya, dia dapet emas, ya kan cel?" Ucapku penuh semangat


Cello mengangguk sambil tersenyum malu


"Waaahh.. Selamat ya cel, maaf banget tadi gak bisa dateng" Nanda


"Kalian pesen aja, tar gua bayar" Ucap cello


"Kamu gak makan?" Aku


"Gua pesen es teh aja bos, masih kenyang" Cello


"Yuk buru nambah mie nan" Kevin


Aku, nanda, dan kevin menghabiskan semua mie ayam dengan lahap.


"Sebelum pulang ke mall dulu yuk jalan jalan" Cello


"Boleh boleh boleh" Aku


"Ya udah gua bayar dulu ya bos" Cello tersenyum


Cello membayar semua makanan yang telah dipesan.


Kami semua menuju mall dengan menggunakan mobil cello meninggalkan motor kevin di parkiran warung.


Sesampainya di mall.....


"Bos mau beli apa ambil aja" Ucap cello


"Baik bener yang abis dapet medali" Celetuk nanda


"Gak ada mau beli apa apa cel" Aku


"Gimana kalo ke toko sepatu?" Cello


Aku menggelengkan kepala


"Dia mah gak hobby yang begituan, lu tawarin persediaan susu stroberi seumur hidup baru dia mau" Kevin


"Oke kita cari susu stroberi yang banyak di mall ini gimana bos?" Ucap cello

__ADS_1


"Hihi iya iya" Ucapku girang


Mengelilingi toko-toko di mall aku mendapatkan beberapa kardus susu stroberi dengan merek berbeda untuk ku bawa pulang.


Sesampainya di rumahku, cello menurunkan semua kardus susu itu dan menaruhnya di sebelah kulkas.


"Banyak banget ini susunya" Ucap ibu


"Iya bu buat bos jeonna, dia kan suka banget" Ucap cello tersenyum


"Pacar lu ganti lagi ya?" Bisik ibu padaku


"Ini temenku bu" Bisikku


Ibu memasakkan kami makanan yang amat banyak untuk makan malam.


"Besok sering sering main kesini ya biar ibu masakin banyak makanan buat lu" Ibu


"Siap bu" Cello menggaruk kepalanya


Setelah makan malam cello, nanda dan kevin pulang ke rumah masing-masing.


Keesokan paginya saat aku akan ke luar dari rumah betapa terkejutnya aku sudah ada cello menunggu di depan rumah.


"Pagi bos" Ucap cello


"Pagi banget kesini, mau ngapain?" Aku


"Masuk dulu cello, masuk dulu sini" Ucap ibu


"Engga usah bu, cuma mau jemput bos jeonna aja pergi bareng" Cello


Ternyata zayn juga datang ke rumahku mengendarai motornya namun sudah keduluan oleh cello, zayn hanya memandangi cello membukakan pintu mobil sembari tersenyum padaku, zayn memacu kencang motornya.


Sesampainya di kelas...


Langkahku terhenti melihat ke arah zayn yang menunduk dan mengepalkan tangannya, cello melihatku yang memandang ke arah zayn.


"Ayo masuk bos" Ucap cello menarik tanganku


Aku dengan pandangan kosong masuk dan duduk di bangku ku, Nanda menyenggolku dengan sikunya.


"Bareng mulu nih, kemaren ke mall juga bareng" Ucap nanda


Zayn yang mendengar hal itu menendang mejanya dan pergi ke luar dari kelas, hal yang tak pernah ku lihat sebelumnya yang membuat seisi kelas terkejut termasuk aku dan cello.


"Kenapa tuh si zayn?" Cello membisiki telingaku


"Kayanya lagi berantem sama kak rose" Ucapku


Aku melihat di laci meja zayn ada sebuah koran yang telah sedikit rusak, karena rasa penasaranku akhirnya aku mengambilnya.


Ternyata itu adalah berita kemenangan cello yang mendapat medali emas kemarin yang ada foto cello sedang merangkulku.


"Apa itu" Nanda


Aku menunjukan koran itu pada nanda


"Wah foto kalian dipajang berdua ya, sweet banget" Ucap nanda


"Apa mungkin zayn cemburu ngeliat foto ini? Gak mungkinla, dia kan punya kak rose" Ucapku dalam hati

__ADS_1


....


__ADS_2