
Sore ini aku bersepeda sambil mendengarkan lagu kesukaanku angel - chancellor feat taeyeon, aku mencoba mengikuti liriknya yang berbahasa korea.
Aku sampai di sebuah taman, mencoba memainkan ayunan kayu, banyak sekali anak-anak yang sedang bermain di taman ini.
aku melihat rose dan 5 temannya sedang mengajari anak jalanan berhitung di sudut taman, benar-benar wanita sempurna.
"Permisi kak" Aku menyapa rose
"Kamu temannya zayn kan?" Rose menatap
"Wahhhh... wajahnya... cantik... sekali..." Aku ertegun berbisik dalam hati
"I...iiiya kak saya temannya zayn" Lanjutku gemetar
"Ada apa kesini?" Tanya rose
"Aku hanya ingin kenal lebih dalam dengan kakak" Aku
"Duduk saja disini, tunggu sampai kami selesai ya" Rose
Perkataannya sangat halus dan menenangkan, zayn ternyata juga datang ke taman ini, sepertinya dia mau menemui rose wanita yang paling ia sayangi.
"Jeonna ayo temani aku makan" Zayn menarik dan menggenggam tanganku didepan teman-teman rose.
Aku hanya diam ke bingungan sembari memandang wajah rose yang menjadi seperti marah, sesampainya di mobil aku memarahi zayn.
"Kamu apa-apan zayn!! kamu buat kak rose cemburu, kamu sengaja ya? apa sih maksud kamu?!" Ucapku ngomel
zayn berusaha menutup mulutku yang terus saja mengomel dengan tangannya.
"Sekarang aku lapar, temenin makan apa salahnya?" Zayn
"Sepedaku gimana?" Tanyaku kesal
"Nanti aku suruh asistenku bawa sepeda kamu pulang, kamu mau makan apa?" zayn
"Aku mau makan yang bisa sambil liat bintang" Ucapku
Aku mencari alasan agar zayn tak tau dimana tempat makan yang bisa melihat bintang.
"Kita sampai" Ucap zayn
"Ini tempat apa zayn, kok kayak gedung tua ga ada penunggunya" Aku
"Ikutin aku aja katanya mau liat bintang sambil makan" Ujar zayn
Aku menaiki anak tangga yang tak habis-habis, keringatku bercucuran.
"Jauh banget zayn cuma mau makan doang" Aku
Ada satu pintu di ujung anak tangga, zayn membukanya kami sampai di rooftop gedung tersebut.
"Mana makanannya" Ujarku karena tak melihat ada satupun makanan
"Para asistenku sedang menyiapkannya, kita duduk saja dulu sambil memandangi bintang" Zayn
__ADS_1
"Kamu tadi menarik tanganku didepan kak rose?" Tanyaku
"Aku hanya ingin dia membenciku karena umurku yang tak lama lagi" Ucap zayn
"Kamu gak boleh kayak gitu zayn sama seorang perempuan, membuatnya sedih sama dengan menghancurkan hidupnya kak rose" aku
Hal paling mustahil yang kulihat malam ini adalah zayn menangis, benar-benar menangis sampai seluruh tubuhnya gemetar,
aku menyelimutinya dengan sweeter biru yang ku pakai saat itu karena dia hanya menggunakan kaos oblong berwarna putih dan celana kotak kotak pendek disertai sendal jepit, aku merasakan rasa sakit yang di rasakan zayn.
Semua asisten zayn datang dan mendekorasi rooftop yang tadinya seperti rumah hantu menjadi lebih terang dan indah,
zayn menghapus air matanya.
"Ayo makan" Zayn
"Banyak sekali zayn! Emangnya bakalan habis?" Aku
"Kan bisa kamu bungkus kaya biasanya" Zayn
"Kamu sudah menjenguk kevin? kevin kecelakaan dan geger otak, dia melupakan kita semua" Aku
"Belum, mungkin besok aku akan menjenguknya" Zayn
"Aku dan nanda sampai tidur dirumah sakit kemarin" Aku
"Kamu seneng ga bisa makan sambil lihat bintang kaya gini?" Zayn
Pertanyaan zayn menggetarkan hatiku, membuat pipiku menjadi merona.
"Kevin lagi? kalian dekat banget ya?" Ujar zayn
"Dia tau semua tentangku, dan aku tau semua tentang dia" Aku
Zayn tiba-tiba menghentikan makannya dan meninggalkan ku sendirian, bahkan saat kau memanggilnya, zayn sama sekali tak menoleh.
Aku beranjak dari kursiku, mengejarnya mobil yang tadi mengantarkan kami pun melaju kencang meninggalkanku, akhirnya aku berjalan kaki menuju rumahku.
Setelah kurang lebih 15 menit berjalan,
ada mobil mewah putih berhenti disebelahku yang ternyata itu juga suruhan zayn untuk mengantarku pulang.
"Silahkan naik nona, saya disuruh tuan muda zayn" Ucap pak darma asisten zayn sembari membuka pintu belakang mobil
"Enggak pak, aku jalan kaki aja" Aku
"Saya bisa kena marah non nanti kalau ga nganterin sampai rumah" Pak darma
Aku menuruti pak darma untuk naik kemobil.
"Maaf ya non, emosi tuan muda memang sedang tidak menentu" Pak darma memecha keheningan di dalam mobil
"Iya pak gak apa-apa, seharusnya kan dia yang minta maaf sendiri bukannya bapak" ucapku
Lagi-lagi jalanan macet, yang biasanya untuk sampai kerumahku hanya membutuhkan waktu 15 menit, ini bisa mencapai 1 jam.
__ADS_1
dari jendela mobil aku melihat kak rose sedang di bonceng oleh seorang pria menggunakan motor gede.
"Loh itu kan kak rose, dia sama siapa ya?" bisikku dalam hati
Jalanan kembali lancar, aku sampai di depan gang kecil rumahku.
"Turun disini aja pak" Aku
"Ya udah saya antar jalan kaki aja ya non" Pak darma
Aku hanya mengangguk, pak darma membukakan pintu mobil dan memayungiku karena gerimis.
Pak darma benar-benar patuh pada zayn itu karena keluarga zayn sangat banyak menolong perekonomian keluarganya yang punya 4 anak.
"Udah sampe depan rumah ni pak terima kasih ya" Ucapku
"Saya pamit non" Pak darma
tok..tok..tok..
"Assalamualikum bu" Ucapku
Ibu membukakan ku pintu, aku langsung masuk dan duduk di sofa ruang tamu.
"Darimana lu? diantar pake mobil segala" Ibu
"Abis makan sama zayn bu" Aku
Ibu langsung mesam mesem senyumnya merekah.
"Idih.. gaya banget makan malam bareng pacar, tapi kok penampilan lu begitu" ibu
Saat itu aku memang hanya mengenakan kaos oblong biru dengan celana jeans panjang, slingbag kecil berwarna putih dan sendal jepit putih.
"Tadi kan gak ada rencana mau makan, cum amau ke taman doang" Aku
"Jadi kejutan gitu ya ? yang matanya di tutup itu?" Celetuk ibu
"Terserah dah ah" Ucapku kesal
Aku menuju kamarku, hpku didalam tas berdering, ada pesan masuk.
"Maafin aku ya tadi, zayn"
Anehnya sepertinya aku pernah melihat nomor hp ini masuk ke hpku sebelumnya.
aku tidak mau membalas pesannya karena memang kesal ditinggalkan begitu saja.
Zayn tetap saja mengirimi ku ratusan pesan dengan isi yang sama.
Aku memutuskan untuk mandi karena tubuhku sudah terasa sangat lengket, seusai mandi ada yang mengetuk pintu jendela kamarku, saat ku buka tidak ada orang hanya terselip beberapa bunga mawar segar dan susu stoberi kotak kesukaanku.
Aku membaca kertas yang juga di selipkan
"Aku minta maaf kalau perbuatan ku tadi menyinggungmu, aku sama sekali tidak bermaksud jahat, zayn"
__ADS_1
Karena aku sangat menyukai susu stroberi, aku menerima permintaan maafnya dan meminum susu kotak tersebut. Menaruh bunga mawar itu kedalam vas bunga yang ada di kamarku.