
Kenzo jelas saja tidak terima ketika anaknya itu begitu antusias ingin pergi ikut ke kampus adiknya soalnya gara-gara kelakuan cinta itu membuat Aurel malah memikirkan seorang wanita asing yang tidak pernah ia kenal sebelumnya, jika sudah seperti begini takut nantinya anaknya itu bakalan terus memikirkan wanita tersebut dan alhasil membuat dirinya harus kebingungan soalnya memikirkan kelakuan Siska saja sampai saat ini masih belum hilang karena segala macam pengkhianatan kata-kata kotor yang dikeluarkan.
" Sinta, apa yang sudah kamu lakukan kepada Aurel sampai-sampai dia memilih untuk ikut ke kampus kamu daripada pergi ke sekolahnya? apa kamu lupa kalau anak sekecil ini jangan kamu isi otaknya dengan hal yang aneh-aneh, karena nantinya dia yang bakalan menjadi seseorang yang sulit untuk diatur? " tanya Kenzo yang merasa tidak suka dengan sikap adiknya itu.
__ADS_1
Sinta mengerutkan keningnya merasa bingung dengan apa yang dikatakan oleh kakaknya itu, karena kemarin setahunnya kalau dirinya itu hanya bertemu dengan Naura bersama dengan Aurel dan hari ini mereka akan melakukan magang pertama di rumah sakit milik kakaknya Kenso Jadi kenapa harus membahas soal-soal seperti itu rasa Naura itu sebenarnya memiliki kepribadian yang sopan kemudian tutur katanya juga halus serta sepertinya tidak pernah mengambil kesempatan hanya karena keadaan ekonominya yang kurang mampu.
" Oh soal Naura ya? ya memang kemarin aku sama Aurel bertemu dengan dia karena dia kan teman satu fakultasnya aku, dan hari ini juga kami Berencana untuk magang di rumah sakit miliknya Kakak itu loh jadi otomatis kamu bakalan sering ketemu! Memangnya kenapa sampai menanyakan soal dia, malah lebih bagus loh kalau Aurel merasa jika Naura itu paling terbaik mungkin dengan begitu bisa menjadi mamanya? "tanya Sinta tanpa beban membuat Diana hanya menggelengkan kepalanya karena dia yakin jika Kenzo pasti akan marah jika cinta berani-beraninya membuat anaknya itu dulu dekat dengan wanita lain.
__ADS_1
Sinta hanya menggelengkan kepalanya karena Hal inilah yang paling ia tidak sukai dari kakaknya itu yaitu lebih mementingkan diri sendiri dibandingkan memikirkan perasaan anaknya, setidaknya harus paham lah kalau Sebenarnya sebuah masalah itu jangan terlalu terpaku harusnya lebih berharap untuk maju kemudian berusaha untuk lebih baik lagi bukan Malah seperti ini?
" Ya ampun Kakak, Memangnya kamu mau seperti itu terus sendirian tidak ada yang menemani saat kamu tua nanti? apa yang mau kamu harapkan dari Mas Bima, dia itu laki-laki ya otomatis hidupnya lebih baik lagi dengan wanita yang diharapkan bukan hanya siang dan malam mengurusi kamu saja kan? terus Kak Liliana dia sekarang kan sudah punya tunangan otomatis suatu saat pasti dia bakalan berhenti dari pekerjaan, tidak selamanya harus mengurus kamu segala macam kebutuhan kamu apalagi dia kan ada orang lain yang hatinya harus dijaga! kalau misalnya aku sama mama ya jelas aja tidak bisa selalu mendampingi Kakak sampai selama-lamanya kan, aku akan menikah terus mama mungkin kalau sudah tua tidak bisa bergerak dengan bebas lagi ya pasti bakalan susah dong! "jelas Sinta yang benar-benar merasa kecewa dengan sikap kakaknya yang selalu saya jangan menolak ketika dirinya mengatakan soal wanita lain soalnya satu setengah tahun menduda itu sebenarnya sudah terlalu lama apalagi sekarang Mantan istrinya sudah berbahagia dengan pria Pilihannya yang mungkin sudah berhubungan lama sebelum wanita itu bercerai dari Kenzo sebagainya pokoknya intinya ia tidak ingin Kalau kakaknya itu hanya seperti begini saja hidupnya.
__ADS_1