
Naura tidak bisa berbohong kalau sebenarnya dirinya benar-benar merasakan kekecewaan akibat Sikap yang ditunjukkan oleh Melinda, Mamanya itu sepertinya ingin melihat dirinya tidak usah sukses sama sekali di masa depan dan Harusnya sama seperti dirinya yaitu menjadi seorang buruh cuci.
Ketika melihat semua teman-temannya terlihat begitu heboh dan berfoto selfie dengan ke orang tua mereka dengan begitu antusias membuat Naura merasa paling kecil diantara semuanya, padahal bisa dibilang hari ini merupakan hari yang paling beruntung dalam hidupnya karena Ia merupakan siswa dengan lulusan predikat pertama.
namun Lihatlah posisinya sekarang sudah seperti orang yang menempati rangking paling terakhir dan mungkin bisa dibilang tidak lulus, soalnya tidak ada senyuman di wajahnya tidak ada keceriaan yang ditunjukkan Dan intinya dirinya seperti terkucilkan padahal Pamela dari tadi selalu menariknya untuk pergi ke sana kemarin mengikuti teman-teman yang lain.
" kamu tuh kenapa sih Sedih terus dari tadi, Memangnya kamu sedang memikirkan apa sampai-sampai stress itu? nanti lain kali jangan seperti begini ya ada aku yang akan selalu menemani kamu kalau memang tante Melinda tidak bisa ikut ikutan Ya sudah biarkan saja , masa iya belum apa-apa Kamu bersedih seperti itu Kalau memang dia tidak mau mengurus kamu ya sudah lebih baik terima saja beasiswa itu dan pergi mungkin dengan begitu lebih baik? "ujar Pamela yang memang tidak terima ketika melihat Naura dari tadi bersedih terus.
__ADS_1
" tidak masalah aku seperti ini terus nanti aku bakalan membuktikan kepada Mama kalau sebenarnya aku bisa maju, Terima kasih karena sudah mendukungku dan juga terima kasih karena orang tuamu sudah mau mewakilkan orang tuaku untuk maju ke depan tadi," Naura benar-benar berusaha untuk tetap kuat dan juga Tegar tidak ingin menjadi seorang wanita yang cengeng dan alhasil hanya akan membuat hidupnya semakin terpuruk karena setiap hari harus merasakan stres yang amat sangat mendalam dalam hidupnya.
" Ya sudah kalau begitu nanti kamu ikut-ikutan ya sama kita karena tadi papa sudah percaya untuk mentraktir kita makan termasuk menyuruhku untuk mengajak kamu juga, pokoknya jangan pergi ke rumah kamu sekarang kita langsung pergi ke restoran Soalnya mama sama papa sudah menunggu di dalam mobil loh! "ajak Pamela yang menarik tangan sahabatnya itu karena menurutnya ini semua harus dilakukan agar membuat Naura sedikit berbahagia masa iya di hari penting seperti begini dan juga mendapatkan nilai yang paling terbaik malah bersedih.
" Melinda Lagi Dan Lagi mengabaikan Naura ya, sebenarnya itu anak isi otaknya Ada apa sih sampai-sampai anak sendiri diperlakukan seperti itu? " tanya Raharja kepada Reni istrinya yang merupakan orang tua dari Pamela.
" Maaf ya Pah dan juga mamaku sayang soalnya menunggu lama habisnya ini temanku yang satu susah sekali loh diajak untuk pergi, tadi saja dia mau pulang tetapi aku menarik tangannya makanya dia langsung datang ke sini cepat-cepat kalau tidak mau mungkin sudah hilang! "omel pamela membuat Naura hanya meringis karena memang dirinya merasa malu juga harus merepotkan orang lain terus padahal dirinya punya orang tua.
__ADS_1
" maaf ya Om dan juga tante jika sudah merepotkan terus-menerus, tapi Naura janji tidak akan membuat kalian malu atau merasa kecewa karena apa yang sudah kalian lakukan kepadaku tadi! "ujar Naura sambil menundukkan kepalanya membuat Reni ingin sekali menangis karena anak semanis itu malah diperlakukan tidak adil oleh mamanya sendiri.
" Ayo masuk ke dalam mobil Sayang, jangan seperti itu lagi ya sebab kami menyayangi kamu seperti menyayangi Pamela jadi tidak ada perbedaan sama sekali! "ajak Reni.
" Eh tunggu jangan dulu pergi kita perlu bicara, kamu tadi kan yang dapat peringkat pertama Memangnya kamu bayar guru di sekolah ini dengan menggunakan Tubuh kamu itu berapa lama? "entah bagaimana ceritanya tiba-tiba di hadapan mereka sudah ada Anita dan juga orang tuanya yaitu Ayudia yang menatap sinis ke arah Naura seolah-olah nilai yang didapatkan oleh wanita itu atas hasil sogokan terhadap tubuhnya sendiri.
Naura kebingungan dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Itu sebab Sejak kapan dirinya melakukan semua itu, Padahal selama ini dirinya harus berjuang bekerja keras siang dan malam hanya untuk mendapatkan hasil yang terbaik bukan malah membuka selangkangannya untuk mendapatkan yang terbaik.
__ADS_1