NAURA BE MINE

NAURA BE MINE
Tidak Penting


__ADS_3

Bima terlihat tidak suka dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Liliana tadi, sebab menurutnya semua pertanyaan itu sangat tidak penting dan hanya akan bisa membuat dirinya benar-benar merasa emosi Jadi sebelum hal itu terjadi lebih baik diluruskan Segera Karena hidupnya ini rasanya mau berhenti saat ini juga dengan segala macam permasalahan yang tidak pernah ada habisnya.


Kenzo sebenarnya adalah majikan yang sangat Royal Ketika memberikan gaji kepada para anak buahnya karena memang ia tidak pernah memikirkan berapa nominal yang dikeluarkan karena memang jika itu sepadan dengan pekerjaan yang dilakukan tidak masalah, maka dari itu ia masih memilih betah meskipun terkadang waktu kerjanya sangat tidak jelas di mana ketika Kenzo ada masalah dan meminta dirinya menemani namun tidak mau harus ditemani sampai pagi pun boleh.


maka dari itu ketika permintaan pria itu yang nyeleneh kemudian tidak masuk akal Ya akhirnya harus diakui saja jika memang ini sebuah keharusan, soalnya kalau misalnya lebih lama menunggu bisa dipastikan kalau majikannya itu menelpon yang kedua kali maka pembahasan tidak akan pernah ada habisnya sampai kapanpun.


Liliana yang tidak paham tentang apapun ya akhirnya memilih untuk bertanya dong daripada merasa penasaran dan akhirnya tidak mendapatkan jawaban, karena percaya rasa penasaran itu ketika tidak bisa dituntaskan saat itu juga rasanya itu begitu menyiksa dan juga tidak nyaman.


" Ya ampun Pak Bima, Kenapa pertanyaan saya tadi itu tidak langsung dijawab? Berkas yang ada di tangannya bapak itu harus diperiksa sekarang dan setelah cocok nanti tinggal tunggu pak Kenzo datang kemudian ditandatangani, Tetapi kalau misalnya anda tidak memeriksanya dan juga memastikan secara langsung Kalau ada apa-apa Bos Besar datang nanti saya juga yang bakalan Kena masalah, "protes Liliana yang tidak terima karena melihat tingkah Bima yang terlalu banyak mengulur waktu padahal sekarang itu tinggal Beberapa jam lagi OTW bertemu dengan klien bersama dengan Kenzo tapi lihatlah kelakuan bila itu.


Bima mendengkur kesal ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Liliana berulang kali dan menurutnya wanita itu terlalu banyak rewelnya dan juga sangat cerewet, tidak tahukah kalau dirinya itu sekarang sedang bingung dan juga tidak tahu harus bersikap bagaimana ketika menghadapi semua masalah yang seperti begini.


Liliana jelas aja merasa heran ketika Bima bukannya memberikan jawaban atas pertanyaannya eh malah sekarang pria itu menatap tidak suka ke arahnya, sekarang pertanyaannya itu letak kesalahannya ada di bagian mananya Kalau misalnya ketika ingin mencari sesuatu yang simple tetapi tetap saja disalahkan terus-menerus dan juga tidak berminat untuk menuntaskan rasa penasarannya.


Bima jelas aja menatap tidak suka ke arah Liliana sebab menurutnya Wanita itu sangat menyebalkan karena bisa-bisanya mengganggu dirinya yang sedang berpikir keras untuk mendapatkan keputusan yang tepat saat ini, karena Bayangkan saja klien sebentar lagi datang dan itu pun untuk masa depan dari perusahaan ini kalau misalnya semua orang pada pergi terus nanti siapa yang akan menyelesaikan masalah yang telah mereka hadapi untuk saat ini?

__ADS_1


" tidak usah banyak bertanya sekarang pergi ke ruangan kamu ambil ponsel dan juga tas kamu sekarang kita pergi ke rumah sakit, jangan banyak bertanya dan juga jangan banyak mencari tahu karena saya juga Pusing harus memikirkan jawabannya bagaimana, " ujar Bima yang akhirnya mengambil keputusan seperti itu soalnya mau menjelaskan kepada Liliana pun rasanya sudah tidak mungkin soalnya orang seperti Kenzo itu tidak pernah bisa menunggu lebih lama lagi..


Liliana jelas saja merasa syok karena bingung kenapa sampai Bima dengan tega mengajaknya pergi ke rumah sakit sekarang, padahal dirinya dalam keadaan sehat dan pria yang ada di hadapannya pun dalam keadaan baik-baik saja Entah mengapa malah memberikan ajakan yang sangat tidak masuk akal dan intinya seperti seseorang yang akan melakukan tes kesehatan sebelum menikah soalnya kan kebiasaan dunia zaman sekarang ya ada-ada saja kan peraturan yang harus ditepati.


" Loh kok gitu ke rumah sakit Memangnya untuk melakukan apa , bukannya pak Bima itu sehat begitu pula dengan saya jadi tidak perlu ada hal yang harus dikhawatirkan? Kalau memang Bapak mau ke rumah sakit ya sudah pergi saja biar saya menunggu di sini sambil mengurus semua berkas ini, nanti kalau bisa tolong kembalinya jemput dengan Pak Kenzo ya Soalnya ini benar-benar darurat dan tidak bisa lagi ditunggu apalagi mencoba untuk kabur dan kembali mengulur waktu seperti Minggu lalu soalnya Kalian juga pasti merasa bosan dong, " ujar Liliana tetapi Bima malah menarik tangannya sebab menurutnya di sini itu yang menentukan keputusan adalah orang lain bukanlah mereka berdua Jadi kalau misalnya wanita itu melayangkan protes rasanya sangat tidak mungkin dan juga sangat tidak pada tempatnya karena ia juga hanyalah pekerja di tempat itu.


" kamu itu bisa tidak jangan terlalu banyak bertanya dan juga jangan banyak berbicara karena saya dari tadi Pusing mendengarkan semua celotehan kamu yang tidak pernah berhenti itu, Memangnya kamu pikir kamu sendiri yang bisa berbicara terus orang lain tidak sama sekali begitu? Bukan kamu saja yang pusing saya juga lebih parah lagi daripada kamu jadi tolong sekarang lakukan saja yang seperti saya perintahkan ini, mau kamu mencari tahu yang seperti apapun tetap tidak akan pernah mengubah Apapun yang terjadi! "ajak Bima yang juga sebenarnya merasa frustasi dengan semuanya hanya saja dirinya memilih untuk tetap tenang dan juga tetap sabar karena Biar bagaimanapun mau mengeluh yang seperti apa tetap tidak akan pernah mengubah kejadian yang ada saat ini dan lebih baik dirinya memilih untuk mengalah melakukan semuanya sesuai dengan yang diharapkan dan juga tidak akan pernah mencoba menjadi orang yang terlalu banyak keras kepalanya dan hasilnya akan Merugikan dirinya sendiri soalnya kan kalau perintah Kenzo yang mereka semua harus mendengarkan tidak boleh membantah apalagi mencoba untuk tidak menjalankannya.


" Ya tetap saja Pak, kalau misalnya saya diam saja nanti juga saya bakalan bingung harus melakukan apa saat ini! Lagian Bapak kan bisa ngomong kita ini sebenarnya mau ke mana mungkin dengan begitu saya bakalan tahu dan juga paham Jadi tidak mungkin banyak bicara lagi, tapi kalau misalnya saya tiba-tiba diseret pergi begitu saja ya rasanya kan seperti kenyamanan Saya sedang telanjang? "jelas Liliyana yang benar-benar tidak terima.


" Pak Kenzo yang terhormat menunggu kita di rumah sakit sekarang tidak peduli dengan meeting sialan itu dan sebagainya, kalau kamu banyak bertanya lagi maka saya pastikan Kamu akan tinggal sekarang dan pergi ke rumah sakit dengan posisi berlari atau sesuatu yang ingin kamu lakukan dan saya tidak peduli! "jelas Bima membuat Liliana membulatkan matanya sempurna karena tidak percaya jika Apa yang dilakukan mereka saat ini atas hasil perintah dari Kenzo padahal pria itu kan harusnya tahu jika mereka sekarang benar-benar sibuk dan tidak bisa meninggalkan pekerjaan yang ada dan juga lebih parahnya lagi harusnya Kenzo sebentar lagi muncul di perusahaan karena mereka bakalan bertemu dengan klien yang sudah beberapa kali harus dibatalkan jadwalnya hanya karena Kenzo yang sibuk dengan mengurus anaknya dan juga tidak bisa bergerak dengan bebas lagi.


" kamu pikir saya juga tahu dengan apapun yang terjadi sekarang dan kamu pikir saya juga sudah diberitahu dari kemarin-kemarin Jadi kurang ajar sekali Kalau misalnya saya tidak menyampaikan semua kepada kamu, asal kamu tahu saja ya telepon yang tadi barusan masuk itu adalah pembahasannya Ya seperti ini ya itu kita pergi ke rumah sakit sekarang Persetan dengan segala macam pembahasan dengan klien nantinya, "ujar Bima yang sudah merasa habis kesabarannya kalau misalnya Liliana juga terlalu banyak bertanya.


Liliana hanya bisa menggelengkan kepalanya karena lagi dan lagi selalu begini kelakuan dari majikannya itu yaitu membuat keputusan dalam waktu yang begitu singkat, Seharusnya kan memberitahukan dari kemarin-kemarin ya mungkin dengan begitu mereka bakalan bisa kembali mengatur jadwal soalnya kasihan klien itu kan datang dari tempat yang begitu jauh Tetapi malah tidak dihargai sama sekali kedatangannya dan mungkin ini merupakan bentuk kerjasama yang akan gagal soalnya siapa saja sih pasti tentu akan tidak merasa senang dengan segala sesuatu yang ada di hadapan mereka sekarang.

__ADS_1


Kenzo sudah tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana karena saat ini Aurel sudah bangun, dan lebih parahnya lagi ketika baru bangun anaknya itu bukan bertanya tentang dirinya ataupun Sinta yang merupakan tantenya melainkan langsung menanyakan maminya yaitu Naura.


Padahal dari tadi dirinya sudah berusaha bagaimana caranya agar anak kecil itu tidak banyak meminta dan juga tidak banyak bertanya , namun Lihatlah sekarang ternyata setelah membuka matanya orang pertama yang dicarinya adalah Naura padahal jelas-jelas dirinya sedang berdiri di tempat itu untuk menunggu agar anaknya segera bangun.


" Mami Naura nya di mana ya, papa? Soalnya tadi kan waktu aku sebelum tidur dia masih ada di sini, Kenapa sekarang aku bangun tapi dianya sudah hilang? " tanya Aurel penasaran membuat Papanya Itu hanya bisa mengusap wajahnya frustasi karena tidak tahu lagi harus menjawab Apa sebab dari tadi dirinya juga sedang menunggu Bima dan juga Liliana yang tentunya mungkin punya solusi terbaik karena barusan Ia juga baru saja menghubungi mereka maksudnya membawa sesuatu yang sangat disukai anaknya itu mungkin dengan begitu bisa mengalihkan perhatiannya daripada Naura.


Kenzo gengsi sekali dong kalau misalnya dirinya harus kembali menjemput Naura nanti bisa dipastikan kalau wanita itu bakalan benar-benar menolak kehadirannya, soalnya siapapun yang berada di posisi Naura pastinya akan melakukan hal yang sama ketika dirinya sudah datang melakukan yang terbaik Lalu setelah semua beres eh malah diusir pergi begitu saja seolah-olah bantuan yang diberikan yaitu tidak merupakan sebuah bantuan yang pantas untuk dihargai.


"ah itu tadi katanya dia lagi mau pergi beli sebentar mungkin sekarang lagi ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan, kamu tunggu sini saja ya sama papa karena tadi perempuan itu sedang dijemput oleh Aunty Shinta dan pastinya dia sedikit lagi Bakalan datang, "jelas Kenzo yang sengaja berbohong kepada anaknya soalnya Mana berani kalau dirinya Jujur juga mengatakan Laura sudah mengingat akibat sikapnya yang terlalu kurang ajar dan juga tidak menghargai orang lain.


semua yang ada di posisinya Kenzo tentu saja akan merasakan hal-hal yang benar sangat mengganggu pikirannya sekarang , bayangkan anaknya itu sedang sakit dan bukannya mencari ibu kandungnya atau mungkin dirinya ya kalau misalnya tidak mencari neneknya yang selama ini selalu menemaninya eh malah mencari Naura yang jelas-jelas merupakan orang lain tidak ada hubungan keluarga dengan mereka Dan intinya wanita itu masih gadis tidak mungkin kan harus mengurus anak orang lain yang sedang merindukan ibu kandungnya.


" ya kalau begitu Papi telepon tante Shinta dong biar mereka cepat ke sini supaya aku kembali tidur soalnya kangen sama mami Naura yang biasanya kemarin-kemarin susah untuk diajak, nanti kalau misalnya Mami Naura nya datang usahakan Papi pergi saja ya soalnya nanti Mami orangnya pasti tidak betah karena ada orang lain yang ada di sekitarnya dan juga muka papa kan sangat jelek tidak pernah tersenyum, "saran Aurel membuat pria itu benar-benar tidak percaya jika anaknya itu tidak peduli sama sekali dengan keberadaannya di tempat ini dan terkesan sepertinya menyuruh dirinya itu menjaga jarak.


" loh kok seperti itu? harusnya kan dia orang lain yang pergi terus papa tetap ada di sini untuk menjaga Aurel, kalau misalnya Papa pergi nanti siapa yang bakalan menjaga kamu? "Kenzo pura-pura merajuk berharap agar anaknya itu paham dan juga akhirnya tidak melakukan hal yang sangat aneh dan juga tidak masuk akal karena Biar bagaimanapun seorang ayah itu pastinya akan merasa cemas ketika anaknya bersifat demikian.

__ADS_1


Aurel terlihat menggelengkan kepalanya karena dirinya tidak akan pernah berubah pikiran sampai kapanpun yaitu sampai-sampai mengijinkan Naura untuk pulang, kalau misalnya diminta memilih ya lebih baik Papanya Itu saja yang pulang karena selama ini di dalam otaknya pria itu adalah pekerja dan bekerja Jadi kalau misalnya kita berbicara yang serius tetapi tidak pernah didengarkan.


" Maaf papa karena aku tetap tidak akan berubah pikiran yaitu tetap akan menunggu kedatangan Mami Naura di tempat ini, kalau misalnya Papa tidak mengizinkan Ya sudah tidak masalah nanti aku bakalan jalanan ke kaki sampai ke kos-kosannya Mami Naura soalnya aku yakin dia pasti ada di sana seperti yang dikatakannya tadi itu, "jelas Aurel yang ternyata benar-benar menangkap tentang keadaan Laura saat ini dan juga Dimana keberadaan wanita itu sebab kalau bisa dilihat ya sangat menyedihkan sih kalau perlu tanpa ada kejelasan.


__ADS_2