NAURA BE MINE

NAURA BE MINE
Penasaran


__ADS_3

Kenzo yang sudah selesai meeting bersama Bima dan juga Liliyana memilih untuk kembali ke rumah sakit sekedar untuk memastikan keadaan anaknya, Memang sih di sana ada sinta Tetapi setahunnya kalau Aurel itu lebih dekat dengan Naura yang jelas-jelas dari awal ia tidak tahu namanya siapa kemudian Tinggalnya di mana dan juga orang tuanya itu seperti apa.


kebetulan Naura saat ini setelah selesai mengikuti Arjuna di dalam ruangan operasi kini sudah kembali bersama dengan Aurel, wanita itu bahkan mengajak anak kecil itu jalan-jalan Di taman soalnya tidak bagus juga kan kalau seorang anak kecil terlalu lama-lama berada di dalam rumah sakit kecuali kalau memang dirinya butuh perawatan intensif.


Naura ingin sekali bertanya mungkin ketika bertanya kepada anak sekecil Aurel dirinya Bakalan mendapatkan jawaban yang diharapkan, karena Percayalah begitu besar rasa penasaran di dalam benaknya saat ini ketika tidak tahu apapun tentang anak kecil yang ada di dalam gendongannya ini dan kenapa sampai terlihat seperti seseorang yang sangat benar-benar butuh kasih sayang.


" Aurel boleh tidak Kak Naura menanyakan sesuatu? Kalau misalnya Aurel mau menjawab Ya syukur Tetapi kalau tidak juga tidak masalah, soalnya Kakak benar-benar penasaran Loh kenapa sampai kamu harus seperti begini? "tanya Naura perlahan sebab Biar bagaimanapun anak kecil itu butuh yang namanya kelembutan jika engkau memperlakukannya begitu kasar maka dirinya akan menerima ajaran seperti itu Sampai kapanpun.


Aurel tentu saja dengan cepat mengangkat kepalanya karena menurutnya Naura itu adalah maminya jadi apapun yang dikatakan olehnya akan diikutinya tidak akan pernah membantah, sebab Biar bagaimanapun Ini semua adalah keinginannya untuk selalu dekat dengan wanita itu dan tidak pernah dipisahkan lagi.


" Kalau boleh tahu Mamanya Aurel ada di mana ya sampai setiap hari hanya lihatnya bareng sama papa dan juga Auntie Shinta, apa mamanya lagi kerja jadi tidak bisa menjaga Aurel kalau ada di rumah nanti? "tanya Naura perlahan tetapi Aurel menggelengkan kepalanya karena sebenarnya bukan seperti begitu kenyataan yang ada.


" kata Papa dan juga nenek serta Auntie, kalau mama sudah pergi membawa koper yang besar sekali dan tidak akan pernah kembali lagi! jadi Aurel disuruh menjadi anak yang manis tidak boleh nakal dan juga tidak boleh mencari Mama , Ya sudah Aurel juga tidak pernah cari mama lagi soalnya sekarang kan ada mami Naura! "jelas Aurel santai membuat Naura menghela nafasnya kasar karena Lagi dan lagi harus tentang dirinya padahal Ia tidak ada niatan untuk menjalin hubungan serius dengan orang lain dan juga tidak ada niatan buat berumah tangga di usia muda.

__ADS_1


" Aurel Kakak bisa minta tolong kan Ya maksudnya berhenti memanggil Kakak dengan sebutan Mami, nanti kalau misalnya Mama kamu dengar dia bakalan marah loh kalau ada yang sudah mengambil Posisinya itu! "bujuk Naura lagi berharap agar Aurel paham sebab Biar bagaimanapun anak kecil itu sebenarnya sudah bisa diajar untuk boleh melakukan sesuatu atau tidak daripada nantinya hanya akan membuat semuanya menjadi rumit dan dirinya juga takut nanti ada yang salah paham.


aurel menggelengkan kepala karena gadis kecil itu sudah tetap pada pendiriannya kalau Naura itu adalah Maminya, Terserah mau statusnya seperti apapun tetapi intinya dirinya bakalan tetap seperti itu dan tidak akan pernah berubah pikiran sedikitpun.


" kalau begitu kan Aurel jadi punya satu mama dan juga satu Mami tidak seperti teman-teman yang selama ini selalu mengolok Aurel yang katanya tidak punya mama, Mami mau kan jadi maminya Aurel mungkin dengan begitu mereka tidak akan mengolok lagi? " Aurel menanyakan hal itu dengan memasang tatapan polosnya berharap mungkin Naura akan merasa kasihan dan hasil akhir akan menyetujui apa yang menjadi keinginannya tersebut.


Naura terlihat menghela nafasnya kasar karena percuma juga sih berbicara dengan anak kecil karena mereka pasti tetap tidak akan pernah paham mau memarahinya dengan gaya apapun kalau kemauan mereka sudah begitu akan tetap seperti itu, maka jalan satu-satunya yang lebih dewasa memilih untuk mengalah saja agar masalah tidak terlalu rumit Dan juga mungkin bisa dibilang dirinya tidak perlu harus terlalu banyak cemas memikirkan hal-hal yang tidak perlu untuk dipikirkan.


Aurel yang melihat Naura terdiam memilih untuk memegang kedua pipi wanita itu dan memasang tatapan sendunya berharap mungkin ada rasa belas kasihan di sana, karena jika tidak maka yang ada dirinya tidak akan pernah punya yang namanya seorang Mami seperti kebahasaan teman-temannya sekolah saat diantar oleh orang tuanya lengkap tanpa kekurangan satupun.


" ah begini saja bagaimana kalau kamu makan permen ini tetapi ingat ya tidak boleh sampai dikunyah karena nanti gigi kamu bakalan rusak, kebetulan Kak Naura bawanya banyak sekali loh di dalam tas biar tidak suntuk kalau terlalu mengurus pekerjaan yang sangat banyak! "tawar Naura untuk mengalihkan perhatian Aurel soalnya dirinya tidak punya jawaban yang diinginkan oleh anak itu maka dari itu tidak ada salahnya kan jika bersikap seperti ini.


" tapi kata apa-apa aku nggak boleh makan yang manis-manis Soalnya kan kalau habis makan aku pasti bakalan sakit, tapi kalau misalnya sedikit saja sepertinya boleh kan sekarang Papa sedang tidak ada di sini! "jelas Aurel kemudian mengambil permen yang masih berada di tangan Naura Karena Wanita itu merasa terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Aurel.

__ADS_1


" kamu mau membunuh anak saya dengan memberikan dia makanan yang mengandung pemanis buatan itu, makanan orang miskin itu mana pantas dimakan oleh anak saya dan kenapa kamu sampai lancang melakukan hal itu? "Kenzo benar-benar tidak suka ketika saat ini melihat Aurel Tengah memegang sebungkus permen yang sebenarnya belum dibuka sih dan juga norak mana tahu kalau misalnya garis kecil itu alergi terhadap bahan makanan yang mengandung pemanis buatan karena dirinya kan bukanlah wanita yang melahirkannya yang otomatis tahu semuanya.


" maaf Tuan tapi saya tidak tahu sama sekali kalau dia...


" untung juga saya cepat datang kalau tidak anak saya pasti bakalan sudah kembali masuk rumah sakit Seperti Dulu, kamu itu hanya orang asing Jangan bersikap seolah-olah kamu tahu apapun tentang keluargaku!" sarkas Kenzo kasar kemudian meraih Aurel di dalam gendongan Naura pun dengan kasar pula membuat Aurel Langsung menangis ketakutan.


Naura menatap tidak suka ke arah Kenzo karena menurutnya pria itu sudah sangat keterlaluan dan bisa-bisanya menuduhnya seperti itu , padahal seharusnya bersyukur jika tidak ada dirinya entah bagaimana pekerjaan pria itu karena terus-menerus harus membawa anaknya ke sana kemarin.


" bisa tidak jangan kasar-kasar di depan anak kecil? Memangnya kamu mau anak kamu itu menjadi orang yang selalu ketakutan ketika mendengar suara orang yang begitu besar seperti yang kamu lakukan tadi, saya memang miskin tetapi kalau bukan karena si miskin ini kamu tentu saja tidak mungkin bisa menitipkan anak kamu sembarangan seperti itu memangnya kamu tidak takut kalau misalnya Saya ingin pencuri karena terlalu miskin dan butuh uang jadi hasil akhirnya harus menggunakan kesempatan yang ada yaitu membawa pergi anak kamu dan meminta tebusan? "sindir Naura yang begitu pedas sebab dirinya paling tidak suka ketika ada yang sudah menjatuhkan harga dirinya sampai segitunya.


Naura tidak peduli kalau misalnya pria yang ada di hadapannya ini merupakan pemilik dari rumah sakit tempat di mana Dirinya bekerja , Soalnya kalau setiap hari kasar kepada anak kecil Ya itu sudah sangat keterlaluan kalau kasar kepada dirinya saja Ya tidak masalah.


Kenzo menatap tajam ke arah Naura yang benar-benar tidak gentar dan terlihat wanita itu sepertinya memang tidak suka dengannya, maka dari itu memilih untuk pergi tetapi Aurel langsung berteriak kasih terus ketika merasa bahwa Naura akan meninggalkannya dan juga tidak akan pernah kembali lagi.

__ADS_1


" Mami jangan pergi jangan tinggalkan Naura sendirian Bersama Papa, Papa itu jahat tidak pernah menyayangi Naura Karena papa itu hobinya marah-marah saja! "ujar Aurel sesegukan karena memang dirinya benar-benar merasa takut dengan sikap Papanya tadi.


Naura menghela nafasnya kasar ketika mendengar permintaannya dilontarkan oleh Aurel karena sebenarnya dirinya juga bukan tidak ingin menjaga gadis kecil itu tetapi untuk sekarang sepertinya belum bisa, apalagi mereka berdua memang tidak punya hubungan kekeluargaan apapun Jadi kalau misalnya Naura terus membantah yang ada dirinya bakalan terkena masalah dan hasil akhir magangnya di tempat itu pun akan ditindaklanjuti dan akhirnya ia tidak akan pernah bisa melanjutkan ujian skripsi nanti.


__ADS_2