
Aurel itu bukan tipe anak yang susah diatur sebenarnya karena memang selama ini dirinya tidak pernah meminta sesuatu yang berlebihan, kecuali menyangkut Naura maka anak itu akan melakukan sesuatu yang benar-benar tidak akan pernah diduga oleh semua orang.
kalaupun nanti mereka tidak suka atau mau melayangkan protes Ya tidak masalah karena anak kecil itu kan belum paham apapun yang ada dalam pikirannya hanyalah Bagaimana caranya untuk tetap senang dan juga bahagia serta semua kemauannya diikuti, maka dari itu ketika Papanya tidak mengikuti keinginannya dan malah terkesan seperti cuek dan juga tidak peduli membuat anak kecil itu jelas-jelas saja merasa sedih dan ingin mengabaikan Kenzo tetapi sepertinya tidak bisa.
Kenzo merasa kasihan ketika melihat anaknya itu memilih untuk diam dan juga sudah tidak banyak meminta sesuatu yang menurutnya sudah terlalu berlebihan dan juga tidak masuk akal, Bayangkan saja kalau misalnya mau minta anggota keluarga mereka untuk menemaninya di situ yang mungkin tidak masalah tetapi ini orang asing malah terkesan seperti menjadi orang yang paling penting dalam kehidupan keluarga mereka.
maka dari itu pria tersebut memilih untuk mendekati anaknya kemudian memastikan keadaannya Lalu setelah itu menanyakan kira-kira *********** yang masuk akal itu masih ada lagi atau tidak, karena mungkin dengan begitu tidak ada lagi permintaan yang aneh kemudian tidak ada lagi permintaan yang menyebalkan serta nantinya hanya akan mengundang emosinya saja.
" Aurel maunya apa biar maksudnya nanti papa bantu carikan karena kebetulan Om Bima dan juga tante Liliana sedang dalam perjalanan karena, daripada nantinya Aurel tidak mendapatkan apa yang diinginkan Papa yang jadi rasa bersalah lagi kan?"Kenzo sengaja menawarkan hal itu kepada anaknya siapa tahu mungkin kali ini Aurel itu bisa disogok dan hasil akhir akan mengikuti ketika keinginannya.
Aurel memilih untuk menggelengkan kepalanya karena baginya ini semua pasti ada kaitannya dengan kepergian Aura maka sekarang pria yang ada di hadapannya itu memilih untuk mengalihkan perhatiannya, Oh tentu saja tidak bisa meskipun dirinya masih kecil tapi percayalah kalau pemikiran anak zaman sekarang itu sangat berbeda loh Terkadang mereka selalu mengingat ketika kita menjanjikan ataupun mengatakan sesuatu sebelumnya meskipun itu sudah berlalu sangat lama.
Kenzo tidak putus asa sama sekali karena masa iya anak kecil seperti itu tidak bisa mendapatkan hatinya sedikitpun, padahal jelas-jelas Ia adalah Papa kandungnya Aurel dan sudah membesarkannya selama ini memberikan apapun yang diinginkannya tidak pernah menolak walaupun permintaannya itu sangat nyeleneh dan juga tidak masuk akal karena bagi Kenzo tanggung jawab sebagai orang tua itu tidak hanya memberikan nafkah yang cukup serta bertanggung jawab tetapi segala macam yang menyangkut kehidupannya di dunia yang merupakan tanggung jawab mereka.
"Oh iya Papa ingat kemarin kan Aurel minta buat pergi liburan ke Disneyland kan, Ya sudah kalau begitu nanti saat keluar dari sini kita langsung berangkat ke Disneyland yang diinginkan oleh Aurel waktu itu! "tawar Kenzo lagi membuat anak kecil itu sempat maksudnya tergoda juga sih tetapi hasil akhirnya memberikan permintaan yang sangat konyol membuat Kenzo menyesal karena tadi sudah menawarkan hal itu kepada anaknya sebab dirinya tidak tahu bakalan merespon seperti begini Padahal tadi dipikirannya jika Aurel itu pasti akan melupakan kehadiran Naura sejenak.
" bareng sama mami Naura kan, hanya aku sama papa dan juga Mami? "tanya Aurel penasaran membuat Kenzo membulatkan matanya sempurna karena Lagi Dan Lagi nama-nama Naura selalu saja terselip di dalam kehidupan mereka sehari-hari akibat kehadiran wanita itu yang tidak pernah diharapkannya sebelumnya .
Kenzo bahkan sampai bingung sendiri sebenarnya apa sih pesonanya Naura dan juga apa sih yang dilakukan oleh wanita itu sampai membuat anaknya seperti begini, Bayangkan saja dirinya yang selama ini sudah mengasuh mengurus kemudian memperhatikan Aurel sampai sedetail mungkin tidak pernah dibawa ketika akan melakukan sesuatu namun Kenapa wanita itu yang baru muncul beberapa minggu lamanya sudah begitu menarik perhatian anaknya.
__ADS_1
" Aurel mau boneka karena kebetulan Om Bima dan juga tante Liana sudah di depan loh? "tawar Kenzo lagi yang memilih untuk tidak ada cerita lanjutan tentang Disneyland karena sama saja Nanti anaknya itu bakalan meminta sesuatu hal yang tidak masuk akal dan hasil akhir membuat dirinya harus merasakan emosi.
Kenzo benar-benar merasa gemas kepada Bima dan juga Liliana sebab dirinya sudah memberikan perintah kepada mereka untuk datang ke tempat ini satu setengah jam yang lalu, namun Lihatlah sekarang belum ada tanda-tanda mereka bakalan nampak dan juga bakalan muncul di tempat ini.
" ini manusia karpet berdua kenapa sih belum muncul-muncul, Memangnya mereka pikir stok kesabaranku banyak sampai-sampai bisa menunggu selama beberapa waktu lamanya? "batin Kenzo yang tidak terima kalau misalnya dirinya dijadikan orang yang tidak punya pekerjaan sama sekali padahal Percayalah tubuhnya itu benar-benar memerlukan istirahat.
Aurel mau memicingkan matanya ketika melihat papanya yang begitu gelisah sampai berjalan mondar-mandir ke sana kemari seolah-olah Tengah mengukur kira-kira ruangan ini luasnya Berapa besar sih, sampai-sampai membuat dirinya juga merasa bosan sendiri padahal biasanya anak kecil itu tidak terlalu peduli dengan keadaan sekitarnya dan juga tidak peduli dengan apapun yang dilakukan oleh orang dewasa sebab yang biasanya itu orang dewasa yang terlalu sensitif kalau melihat gerakan anak kecil yang menurut mereka sangat mengganggu.
" papa kenapa sih, dari tadi mondar-mandir ke sana kemari aku yang lihatnya ini jadi pusing loh? Aku kan tadi sudah bilang teleponin tante Sinta suruh dia kembali ke sini bareng sama mami Naura, kalau misalnya Mami Naura tidak mau datang ya sudah aku yang bakalan susulin ke sana saja karena mungkin Mami capek dan pengin istirahat? "omel Aurel yang tidak terima melihat pergerakan papanya yang menurutnya sangat tidak jelas itu.
Kenzo menghentikan langkah kakinya dan menatap tak percaya ke arah anaknya itu karena bisa-bisanya mengatakan semua itu kepadanya, padahal letak kesalahannya di mana coba saat dirinya benar-benar kebingungan harus bersikap Bagaimana dan membutuhkan dukungan orang sekitarnya Tetapi malah diperlakukan seperti ini.
Aurel memilih untuk memalingkan wajahnya ke arah lain karena menurutnya Percuma saja berbicara dengan papanya yang sudah tua itu, karena selalu saja merasa diri paling benar dan tidak pernah menghargai pendapat orang lain dan juga bersikap seolah-seolah orang lain yang ada di dunia ini jalan pikiran mereka tidak berfungsi dengan benar hasil akhir dirinya saja yang bisa berpikir dengan baik jadi terlalu percaya diri.
" Ih siapa juga mau turun ke bawah situ yang ada nanti bakalan tambah sakit, orang sakit mintanya sesuatu Eh malah tidak dikabulkan ya percuma dong! " Aurel biarpun sekecil itu Tapi percayalah nggak ada bicara dan juga gaya bicaranya itu benar-benar sangat menyebalkan Ya jelas menyebabkan orang turunannya saja sangat menyebalkan pula yaitu Siska dan juga Kenzo yang selama ini selalu saja merasa diri paling benar dan ketika bertemu dengan orang lain ya mereka akan selalu menunjukkan sikap otoriter yang tidak akan pernah terimidasi dan malah lebih parahnya dari itu yaitu mereka balik akan mengintimidasi orang-orang yang ada di sekitarnya.
Kenzo ingin sekali melayangkan protes tapi sayang pintu di depan sudah diketok dari luar dan dirinya yakin kalau itu merupakan kedua asistennya, ingin sekali dirinya memarahi kedua manusia itu yang sudah benar-benar memancing emosi dan juga membuat dirinya menunggu dari tadi tanpa kepastian sama sekali.
" papa kalau itu Mami Naura suruh dia datang ke sini dan menggendongku untuk pulang ke kos-kosannya, kalau orang lain suruh Mereka jangan berisi karena aku mau tidur! " perintah Aurel membuat pria itu hanya bisa menatap penuh kebingungan ke arah anaknya karena Lagi Dan Lagi selalu saja menyebut nama Naura.
__ADS_1
" kalian Silakan masuk duduk dengan tenang daripada nanti kita bakalan diusir dari ruangan ini oleh pemiliknya, jangan cari tahu pemiliknya siapa karena orangnya lagi tidur dan juga katanya tidak ingin diganggu sama sekali! "Kenzo sengaja menaikkan intonasi nada bicaranya maksudnya agar anaknya itu mendengar dan kira-kira nanti bagaimana Respon yang akan diberikan karena dirinya benar-benar merasa penasaran.
Aurel memasang wajah cemberutnya karena papanya itu memang tidak bisa sama sekali untuk diajak kompromi, Iya tadi itu kan pembahasan yang terjadi antara ayah dan juga anak kenapa sekarang malah meluber kemana-mana?
" non Aurel nya sakit apa ya kalau boleh tahu, soalnya Perasaan kemarin dia baik-baik saja waktu di kantor? Kalau mungkin penyakitnya itu terlalu serius ya sudah lakukan pemeriksaan yang lebih detail lagi siapa tahu mungkin dengan begitu kita bakalan bisa mengetahui apa yang dideritanya, soalnya kasihan anak sekecil itu harus diinfus tangannya harus disakiti oleh jarum kurang ajar itu! "saran Liliana yang punya cerita buruk soal jarum infus dan juga sebagainya Jadi intinya dirinya tidak ingin Aurel yang memiliki tubuh yang masih mungil begitu pula dengan tangannya harus menderita seperti yang ia pernah rasakan dulu sewaktu masih kecil dan juga tinggal bersama dengan orang tuanya.
Kenzo dan juga Bima Saling pandang saat melihat sikap Liliana yang begitu dramatis, seolah-olah anaknya itu memang tidak bisa diselamatkan lagi jadi hasil akhirnya harus segera ditangani dengan cepat agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan oleh mereka semua.
" kurang tahu juga sih anak kecil ini sakit apa soalnya tiba-tiba langsung drop begitu saja, sudah begitu teriak-teriak menyebut yang tidak jelas membuat semua orang pun jadi kebingungan harus mengikutinya atau memilih untuk Biarkan saja! "Kenzo tidak berhenti mengomeli anaknya itu membuat Aurel yang tadi sedang tertidur dengan begitu serius langsung bangun kemudian menatap tajam ke arah Kenzo itu.
" aku itu bukan menyebut tidak jelas tetapi yang ku minta hanyalah bersama dengan Mami Naura hanya papa saja yang tidak mau mengikuti keinginanku itu, makanya aku terusan sakit seperti ini soalnya orang tua saja tidak mengerti dengan keinginan anak kecil! " Ketus Aurel yang tidak mau kalah kalau misalnya Papanya Itu mengatakan hal yang tidak masuk akal Ya jangan salahkan kalau dirinya juga ikut-ikutan melakukan hal itu soalnya kan dari dulu ada pepatah kalau mau jatuh itu tidak akan pernah jauh dari pohon ya kan kecuali terseret arus Ataupun mungkin dibawa oleh apapun itu.
Bima dan juga Liliyana Saling pandang ketika mendengar nama yang begitu asing di pendengaran mereka karena memang selama ini mereka itu bingung ketika pergi ke kantor Aurel selalu menyebut nama Naura, padahal setahunya tidak ada kenalan Dari Bima yang bernama Naura maka dari itu kalau misalnya ada penyebutan yang tiba-tiba seperti ini kan Rasanya sangat begitu asing.
" Kalau boleh tahu siapa ya Naura itu, soalnya selama ini sepertinya tidak asing di pendengaran dan juga terus-menerus disebutkan namanya oleh non Aurel? "tanya Liliana yang setiap kali kalau mengetahui ada keganjilan di depan matanya maka jiwa keponya itu akan mengudara saat itu juga.
Kenzo menepuk jidatnya perlahan ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Liliana tadi, karena menurutnya sebenarnya pembahasan seperti itu tidak boleh ada lagi takutnya nanti Aurel bakalan bertanya yang bukan bukan Atau mungkin menjelaskan sesuatu yang akan menimbulkan salah paham.
" Naura itu adalah maminya Aurel tapi hanya papa yang tidak mau, padahal sebenarnya Mami Naura itu baik kemudian cantik dan juga penyayang hanya Papanya yang jelek itu yang tidak mau makanya akhirnya jadi sakit kan jadi diinfus seperti ini! " jelas anak kecil itu membuat suasana di dalam tempat itu terasa begitu canggung sebab setahu Mereka pun majikan mereka itu trauma dengan yang namanya pernikahan dan juga trauma dengan yang namanya penghianatan.
__ADS_1
Kenzo memutar bola matanya malas saat melihat anaknya itu yang menjelaskan soal Naura dengan begitu gamblang kemudian gampang Lalu setelah itu dengan penuh percaya diri dan lebih parahnya lagi malah balik menyalahkannya seolah-olah Naura tidak menjadi istrinya itu merupakan sebuah kesalahan yang sangat besar, Padahal bisa Bayangkan saja dirinya sedang tidak ada niatan untuk menikah Kembali terus dipaksa Ya tentu saja ia tidak ada niatan dong karena dirinya bukan anak kecil yang ketika melakukan sesuatu harus mendengar persetujuan dari orang lain dan juga nasihat dari orang lain padahal sebenarnya berpikir sendiri pun bisa dilakukannya.