
Melinda benar-benar tidak peduli lagi soal harga dirinya dan juga tidak peduli lagi soal apa yang nanti dikatakan oleh Renata, karena baginya semua itu sudah lebih dari cukup Ketika seseorang merendahkan diri tepat di hadapannya maka saat itu pula orang itu sebenarnya Tengah mengakui kalau kedudukan Renata itu sangat tinggi dibandingkan dirinya yang hanya rendahan saja.
" Oh jadi ceritanya Hari ini kamu mau mengemis lagi karena ingin mendapatkan sesuatu makanya rela melakukan apapun untuk membuat kamu terlihat baik-baik saja, padahal Dari awal kan sudah saya katakan mau melakukan apapun Saya tidak akan pernah untuk peduli dan kalau misalnya kamu Sekali lagi melakukan hal itu maka jangan menyesal saya akan membuat kamu mendekati kamu di dalam jeruji besi soalnya sudah mengganggu kenyamanan hidup saya, " ancam Renata tetapi terlihat Melinda tidak peduli lagi.
melindas rasa sudah mati harga dirinya dan juga kehidupannya saat menjadi orang susah maka dari itu karena ingin memperbaiki apapun yang ia miliki, rela melakukan apapun terserah orang-orang mau berpikiran yang bagaimana Karena baginya ini sudah lebih dari cukup, kalau misalnya dirinya menyerah kali ini dan tidak terima ketika Renata memperlakukannya begitu buruk maka bisa dipastikan uangnya akan melayang sia-sia percuma sebab orang baik bagaimanapun tidak akan mau melakukan sebuah kebaikan terhadap orang yang tidak punya malu seperti dirinya.
"saya benar-benar lagi butuh uang karena anak peninggalan Mas Gunawan bersama dengan istrinya yang lain lagi sedang dalam keadaan sakit dan butuh biaya yang besar sedangkan saya tidak punya uang sama sekali karena memang tidak ada yang bisa untuk saya pakai lagi buat biaya tersebut, maka dari itu saya datang mengemis ke sini setidaknya kamu punya hati nurani untuk membantu dan lagian itu kan anak peninggalan suami kita berdua jadi seharusnya kamu ikutan bertanggung jawab dong bukan hanya aku saja? "jelas Melinda yang akhirnya harus membuat nama Naura menjadi tercoreng padahal anak itu dalam keadaan baik-baik saja sekarang Dan juga kalau misalnya sakit tidak pernah dirinya membawanya ke rumah sakit selalu saja membeli obat yang dijual bebas di warung entah mungkin karena biayanya lebih murah atau apa itu.
__ADS_1
Apapun akan Melinda lakukan meskipun saat ini harus mengakui keberadaan Aura dan bersikap seolah-olah dirinya benar-benar memikirkan soal kesehatan anak itu, sejatinya ini semua dilakukannya hanya karena ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan dan juga intinya selama ini kan dirinya sudah mengurus Naura Ya otomatis harus membawa-bawa nama anak itu supaya segala macam biaya yang dikeluarkan selama ini bisa langsung dikembalikan secara utuh.
renata terlihat mengerutkan keningnya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Melinda tadi bahwa sebenarnya almarhum suaminya dulu ternyata mempunyai istri lagi selain mereka berdua, dan lebih parahnya istri kedua dari Gunawan itu malah memelihara anak dari hasil hubungan gelap Gunawan dengan seorang wanita asing lagi.
"jadi Maksud kamu selain kita berdua ternyata masih Gunawan berhubungan lagi dengan seorang wanita yang baru dan mereka memiliki anak lalu kamu yang memelihara anak itu, dan juga saat emas Gunawan meninggal Ternyata bukan bersama dengan kamu tetapi melainkan bersama dengan wanita lain? " tanya Renata penasaran dan terlihat melindam menganggukan kepala begitu antusias sebab dikiranya jangan sampai Renata bakalan memberikan sedikit harta Gunawan untuk dirinya Apa yang dilakukannya selama ini.
" ternyata kamu itu sudah mengemis kemudian otak kamu juga tidak bisa dipakai sekarang itu ada tambah lagi yaitu kamu itu juga bodoh dan juga tidak punya pikiran sama sekali, kenapa kamu malah memelihara anak itu dan kenapa tidak memberikannya di Panti Asuhan dari kecil karena dengan begitu kamu bakalan bebas dengan semuanya dan tidak akan terbebani dengan melakukan sesuatu hal yang sangat bodoh? "omel Renata membuat Melinda yang tengah berlutut menatap heran ke arahnya karena bisa-bisanya mengatai dirinya seperti begitu.
__ADS_1
" Ya semua sudah terjadi dan itu anak juga sudah besar maka dari itu Bisakah aku meminta sesuatu mungkin dengan begini rasa capekku bakalan dihargai, karena aku tidak mungkin membuang anak itu sebab terlihat Mas Gunawan waktu itu benar-benar memohon kepadaku dengan amat sangat," jelas Melinda perlahan karena memang dirinya biarpun selama ini marah-marah tidak jelas kepada Naura namun tetap saja ia berusaha melakukan yang paling terbaik.
" kamu tidak berada di Posisiku Makanya kamu berbicara secara tidak sadar dan juga terkesan menjelek-jelekkan aku jadi aku mohon Tolong bantu finansial aku sekarang soalnya aku tidak punya apa-apa pun, karena hanya inilah jalan satu-satunya terakhir untuk mendapatkan sesuatu yang harus dipakai oleh anak itu daripada nantinya kematiannya sia-sia padahal aku sudah berjuang keras untuk membesarkannya sama bertahun-tahun, "Melinda sebenarnya tidak berbohong karena kalau selama ini Ketika Naura tinggal dengannya saat sakit ya wanita itu tetap akan mengurusnya Meskipun tidak akan menyentuhnya sama sekali tetapi sudah menyiapkan obat untuk lebih dari cukup.
Renata menghela nafasnya kasar Entah bingung harus melakukan apa dan juga Entah harus yang Bagaimana sebab dirinya juga sedikit merasa miris dengan nasib yang tengah dialami oleh Naura itu, tetapi Ini masalahnya yang melakukan kesalahan adalah suaminya yang sudah meninggalkannya puluhan tahun hanya demi para wanita lain sampai-sampai ikatan suci pernikahan mereka pun tidak dihargai dan alhasil kini dirinya memilih untuk hidup sendiri bersama dengan Siska menikmati semua yang ada eh malah para wanita itu datang dan menyusahkannya lagi.
" kamu benar-benar lagi butuh uang? kalau memang iya ya sudah saya bakalan memberikan kamu 20 juta tetapi setelah itu Anggap saja kita tidak pernah saling kenal lagi, dan satu lagi jangan pernah kamu mengganggu kenyamanan dan juga keamanan saya sebab saya tidak punya banyak waktu untuk meneladani orang-orang seperti kamu, "perintah Renata tegas lalu menyuruh Siska untuk mengambil uang di dalam brankas suaminya sejumlah 20 juta kemudian membawanya ke hadapan Melinda saat itu juga membuat wanita itu benar-benar tertawa dalam hati ketika tahu bahwa ternyata apa yang diinginkannya benar-benar sudah ada di hadapannya saat ini juga.
__ADS_1