NAURA BE MINE

NAURA BE MINE
Arjuna Wijaya


__ADS_3

Kenzo mau tidak mau sedikit menurunkan egonya yaitu dengan cara mengantarkan Aurel menuju kepada Adiknya lagi, padahal sebenarnya ada Diana di rumahnya yang bisa saja dirinya titipkan seperti biasanya hanya engkau Mengapa pikirannya malah mengarah kepada Sinta dan juga gadis yang tadi sudah sempat dimarahinya itu.


pria itu bahkan terlihat begitu tergesa-gesa karena perjanjiannya dengan Bima dan juga Liliana tadi itu kurang lebih 1 jam dirinya bakalan kembali ke kantor, Jadi kalau misalnya sekarang dirinya berlama-lama kemudian memakai slow motion yang paling tidak disukai semua orang ya bisa berakibat kalau pekerjaannya juga ya ikutan terbengkalai dan hasil akhir hanya akan menjadi sesuatu yang begitu rumit.


" Aurel, nanti sebentar Papa bakalan titipkan kamu ke anti lagi ya! Nanti usahakan Kamu jangan nakal Karena setelah selesai meeting pasti bakalan Papa jemput kembali, dan Ingat jangan terlalu dekat dengan temannya Tante Sinta tadi ya soalnya dia itu sepertinya jahat! " jelas Kenzo membuat Aurel jelas saja menggelengkan kepalanya tidak terima sebab menurutnya apa yang dikatakan oleh Papanya Itu sangat tidak masuk akal.


anak sekecil itu pasti tentu saja sudah paham apalagi usianya sudah 4 tahun yang jelas aja sudah mengerti dengan semua masalah yang terjadi, Jadi kalau misalnya hanya diam saja Kemudian melihat Papanya memarahi Naura sebagai anak jelas saja dirinya tidak terima.


Sesampainya di sana terlihat cinta dan juga Naura serta temannya yaitu Pamela sudah selesai makan siang di kantin rumah sakit itu, Sinta begitu terkejut ketika melihat kakaknya itu kembali lagi ke tempat ini padahal tadi sudah membawa Aurel pergi dalam keadaan marah-marah tidak jelas dan juga terus saja menyalahkan dirinya.

__ADS_1


" Wow itu siapa sih yang lagi gendong anak kecil sepertinya tidak asing deh, Oh iya dia kan yang biasanya kalau ada rapat pemilik kampus kan selalu ikut? " Pamela jelas saja terlihat begitu antusias saat melihat Kenzo berbeda dengan Sinta dan juga Naura yang responnya biasa saja soalnya tadi mereka masih mengingat dengan jelas Bagaimana kata-kata pedas yang dikeluarkan oleh pria itu untuk memarahi mereka berdua.


" dia kok melihat ke arah sini terus, Apa kalian mengenali dia atau gimana sih? "tanya pamela lagi yang begitu merasa penasaran soalnya memang selama ini kan dirinya tidak terlalu dekat dengan Sinta ya Otomatis ia tidak tahu apapun dan juga siapapun yang termasuk anggota keluarganya sedangkan Naura baru mengetahui tadi ketika pria itu memarahinya tidak jelas.


"Ngapain Abang datang lagi ke sini bukankah tadi sudah memperlakukan kami dengan begitu buruk dan juga mencurigai sesuatu yang bukan bukan, Ayo dijaga saja anaknya sendirian soalnya takut nanti kalau bersama dengan kami bakalan kami perlakukan dengan begitu buruk dan juga tidak masuk akal! " omel Sinta yang tidak terima membuat Pamela merasa heran karena bisa-bisanya gadis yang berada di samping Naura ini memarahi orang yang paling penting.


Naura memilih untuk cuek meskipun ada rasa kasihan ketika melihat Aurel selalu saja menatapnya sambil tersenyum, gadis kecil itu bahkan membuka kedua tangannya lebar-lebar memberi kode agar Naura mau menggendongnya.


" kamu jangan banyak bicara lebih baik jagain Aurel sekarang karena kakak harus kembali ke perusahaan Soalnya ada meeting dadakan, nanti minta tolong sama teman kamu itu untuk menjaga dia ya sampai Kakak kembali untuk menjemput dan juga Tenang saja pokoknya ini semua ada bayaran yang setimpal! " setelah mengatakan hal itu Kenzo pun segera kembali lagi ke parkiran soalnya kasihan juga sih jika sampai harga dirinya jatuh ketika Sinta benar-benar mengeluarkan emosinya.

__ADS_1


Kenzo tidak mungkin harus bertahan di tempat itu jika nantinya akan disalahkan lagi dan juga diperlakukan dengan tidak begitu menyenangkan oleh adiknya, dan satu lagi dirinya bukan tidak bisa melawan hanya saja yang dirinya waspadai bahwa rumah sakit itu merupakan miliknya dan ketika dirinya membuat kehebohan pasti bakalan banyak pembahasan yang tidak menyenangkan yang akan didengarnya di kemudian hari.


" yang tadi itu Kakak kamu dan ini anaknya, Kenapa dia malah menyuruh kalian menjaganya dan kenapa tidak menyuruh istrinya? " tanya Pamela penasaran dan sebenarnya Naura juga merasakan hal yang sama soalnya tidak mungkin juga kan Kenzo yang mapan kaya raya dan juga melebihi segala ekspektasi seorang wanita tidak mempunyai pasangan Bukankah tapi orang seperti itu banyak sekali wanita yang rela mengantri di belakangnya.


shinta menghembuskan nafasnya kasar ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Pamela tadi, semua orang yang baru bertemu pasti bakalan berpikiran ke arah sana namun pertanyaannya Apakah kakaknya itu benar-benar menutup semua berita tentang perceraian dengan istrinya sampai-sampai media pun tidak bisa mengekspos sehingga semua orang tidak tahu sama sekali.


" ya begitulah mungkin jodoh mereka sudah berhenti sampai di sini saja jadinya tidak bisa ada lanjutan lagi, kalian tolong ya bantuin jaga Aurel soalnya aku harus segera kembali dan kamu Naura tadi kamu Ingatkan pesan dari dokter Arjuna kalau kamu sebentar lagi harus menemaninya untuk mengoperasi pasien! " perkataan dari Sinta itu membuat Naura benar-benar kebingungan karena di satu sisi dirinya tidak tega dengan Aurel yang dari tadi menempel kepadanya dan di sisi yang lain dirinya harus menyelesaikan prosesi magang ini dengan nilai yang sempurna karena untuk kedepannya penilaian yang diberikan ini merupakan standar yang akan dipakai menentukan kelulusannya dan juga bisa membuat dirinya itu belajar bertanggung jawab.


" Ya ampun Astaga ini gimana dong Padahal aku juga harus segera kembali karena sebentar lagi pasti dokter Arjuna bakalan muncul, Pamela kamu bisakah menjaga Aurel sebentar Soalnya ini benar-benar darurat dan aku janji setelah selesai langsung bakalan datang ke sini kemudian menjaganya dan kamu boleh kembali lagi! "jelas Naura yang terlihat begitu panik seperti seorang ibu yang benar-benar kebingungan harus memperlakukan anaknya seperti bagaimana.

__ADS_1


pamela tersenyum ketika melihat sahabatnya itu yang begitu peduli terhadap anak kecil yang ada di gendongannya saat ini, Namun balik lagi dirinya memang tidak bisa membantu karena mereka kan sama-sama magang ya kalau misalnya jadwal masuk otomatis semuanya masuk dan dirinya bukanlah seorang penting yang ada pengecualian.


__ADS_2