
Kenzo merasa kebingungan Bagaimana caranya agar bisa membawa pulang anaknya ke rumah lagi soalnya tidak mungkin meninggalkan Aurel sendirian di tempat itu, karena Naura dan juga temannya yaitu Pamela merupakan seseorang yang sibuk dan tentu saja tidak punya waktu untuk mengurusinya kalau misalnya terus-menerus berada di tempat itu.
pria itu tentu saja tidak ingin maksudnya berhutang Budi pada orang lain akibat dirinya yang terlalu berharap bahwa nanti bakalan ada yang memperhatikan Aurel di kemudian hari, namun percayalah jika sebenarnya orang itu punya kesibukan sendiri yang tidak bisa terus-menerus harus mementingkan keadaan mereka sedangkan kehidupan orang lain pun mesti ada yang harus diurus.
Kenzo akhirnya memberi kode kepada Liliana maksudnya biar segera membujuk Aurel supaya mereka segera pergi dari tempat itu soalnya kasihan jangan sampai saat ini Naura ingin beristirahat tetapi anaknya itu malah terus-menerus mengganggu wanita tersebut, dan lebih parahnya lagi Sebenarnya kondisi Aurel itu belum sehat betul namun Entah mengapa Bukannya pulang Tetapi memilih untuk tetap berada di tempat itu dan juga tidak ada niatan untuk pergi ke manapun.
"Bima, Tolong kamu masuk ke dalam dan katakan kepada Liliana untuk segera membawa pulang Aurel sekarang juga nanti kalau soal urusan adikku biar aku yang bakalan menghandlenya." perintah Kenzo secara langsung karena memang dirinya tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
Bima menganggukan kepala pertanda paham dengan apa yang dikatakan oleh majikan yaitu karena Biar bagaimanapun dirinya tidak punya kuasa untuk menolak setiap perintah yang diberikan, maka dari itu lebih baik mengiyakan saja Lalu setelah itu tinggal melanjutkan nanti kalau misalnya ada perubahan atau bagaimanapun ia tinggal diurus belakangan tidak perlu harus terlalu cemas berlebihan dan juga melakukan sesuatu yang nantinya hanya akan membuat repot semua orang.
Liliana merasa terkejut saat melihat Bima sudah masuk ke dalam padahal saat ini dirinya Tengah berbincang Santai dengan Pamela dan juga Sinta karena kebetulan Naura sedang meladeni Aurel yang merengek meminta untuk disuapin makan oleh wanita itu, dan alhasil makanan kampung yang disiapkan oleh Naura pun dikunyah begitu baik oleh Aurel tanpa protes bahkan sampai gadis kecil itu pun tanpa berkali-kali karena katanya makanan di rumahnya itu tidak seperti yang di sini dan menurutnya yang di sini itu terasa lebih nikmat apalagi ya Naura yang menyuapinya secara langsung.
" kamu tolong bilang non Aurel untuk segera kita pulang dari sini soalnya Tuan Kenzo ingin istirahat di rumah karena tadi dia mau pulang sendiri tapi tidak tega kalau meninggalkan anaknya di rumah orang lain, maka dari itu kamu tolong ya berbicara secara perlahan Siapa tahu mungkin dengan begitu dia bakalan paham dengan apa yang kita inginkan? "bisik Bima membuat Liliana hanya menganggukkan kepalanya Karena sejatinya Wanita itu juga ragu kira-kira anak sekecil Aurel itu bakalan mendengarkan perintah yang diberikan olehnya atau tidak karena memang semuanya terasa begitu tiba-tiba dan juga tidak jelas.
liliyana terlihat menghela nafasnya kasar lalu segera pergi mendekati Naura dan juga Aurel yang kebetulan melipir sendirian di dalam ruangan itu, dirinya harus bisa mengatakan secara langsung perintah yang diberikan oleh Kenzo tadi Takutnya nanti kalau misalnya semakin Lama Maka kesabaran pria itu bakalan semakin berkurang.
Kenzo memang merupakan orang yang tidak punya kesabaran yang begitu banyak karena kalau misalnya seseorang melakukan sesuatu tanpa sesuai dengan keinginannya pasti akan membuat dirinya benar-benar emosi, maka dari itu sebelum segala sesuatunya menjadi tidak sesuai dengan harapan lebih baik dirinya yang bergerak cepat Soalnya kalau semakin menunggu lebih lama lagi nanti rasa malunya terhadap Naura itu semakin besar.
" semoga saja Aurel mau pulang karena kalau lama-lama berada di tempat ini nanti aku pasti bakalan malu sekali soalnya kan waktu itu aku kan sudah mengusirnya dari rumah sakit tetapi sekarang malah datang dan meminta tolong, Ayah Seperti apa aku ini yang tidak bisa mengurus anak sendiri dan hasil akhir malah mengemis perhatian dari orang lain? "batin Kenzo yang benar-benar sudah seperti seorang yang tidak berguna sama sekali dan juga hidupnya itu jadi berantakan hanya karena semua masalah yang dihadapinya padahal sejatinya masalah itu tidak ada yang rumit cukup dilakukan dengan sepenuh hati dan juga setulus ikhlas ya semua masalah bakalan langsung beres.
__ADS_1
sebenarnya Apapun yang terjadi di depannya tidak peduli apa yang harus dilakukan pokoknya mereka harusnya melakukan itu dengan dipikir lebih dahulu, karena Biar bagaimanapun Ada anak kecil yang ikut terlibat di dalamnya dan sebagai orang tua tentunya saja cancel tidak ingin menjadi pria yang egois dan hasil akhir tidak memikirkan sedikitpun perasaan anaknya.
" aku harap kamu memang bisa diandalkan kali ini karena jika tidak maka jangan harap Liliana jika besok kamu bakalan saya izinkan kamu pergi kembali ke kantor, soalnya asal mau asal-asalan ini kan karena menurut kamu yang tidak bisa dijaga dan kamu yang melakukannya saya yang bakalan kena imbasnya. "protes Kenzo dalam hati karena saat ini ada begitu banyak orang di tempat itu kalau misalnya ia mengatakan semua aku tidak sukanya pastinya semua orang itu bakalan menatap tak percaya ke arahnya.
Naura mengerutkan keningnya ketika melihat kegelisahan yang ditampilkan oleh Liliana saat ini seolah-olah wanita itu ingin mengatakan sesuatu tapi masih ditahannya, padahal Naura itu bukanlah seorang yang jahat yang tidak suka menghargai pendapat orang lain dan juga tidak menghargai apapun yang ingin dikatakan.
" Maaf Mbak kalau boleh tahu mau bicara apa ya, Soalnya dari tadi saya lihat gelisah terus? Kalau memang merasa bingung sesuatu ya sudah bilang saja kalau misalnya saya bisa bantu ya bakalan saya bantu tapi kalau tidak ya saya minta maaf saja, jika intinya tawaran yang saya berikan bisa membuat beban pikiran seseorang menjadi ringan ya malah itu lebih bagus. "saran dari Naura itu masuk akal dan juga memang harus seperti itu namun balik lagi kalau Liliana itu kebingungan harus bersikap Bagaimana soalnya Kenzo di belakang sana itu sudah melototkan matanya terus menerus.
Liliana cengengesan saat melihat sikap Naura yang begitu peka dengan apa yang akan ia lakukan nantinya Padahal dari tadi wanita itu belum berbicara sama sekali loh, namun Lihatlah ternyata Naura itu merupakan orang yang punya rasa perhatian terhadap sesamanya begitu tinggi sampai-sampai tidak pernah mengeluh apalagi mencoba untuk mengabaikan begitu saja.
" anu itu Maaf mbak masalah yang ingin saya bahas itu yaitu masalah menyangkut non Aurel, soalnya sekarang sepertinya dia harus segera pulang tidak baik kalau misalnya orang yang masih dalam keadaan sakit malah begadang dan juga berkeliaran di luar rumah kan? " jelas Liliyana membuat Naura menganggukan kepala pertanda paham karena memang seharusnya ya seperti itu jika seseorang yang sakit itu tidak pantas untuk berkeliaran ke sana kemari seharusnya dirinya bedrest terlebih dahulu Lalu setelah itu ketika merasa ada perubahan bergerak ya sekitar area rumah lah tidak perlu harus keluluran sampai sejauh mungkin karena nantinya penyakit itu bukan sembuh tapi malah tambah parah daripada sebelumnya.
" ya saya tidak masalah karena memang tadi kan sudah saya katakan kalau dia sebaiknya pulang dan beristirahat, namun anaknya yang tidak mau jadi kalau bisa ya silakan dibujuk saja dan juga bahwa dia kembali ke rumah yang penting Intinya jangan lupa untuk selalu dikontrol keadaannya dan juga memberinya minum obat dan juga vitamin. "Naura Tentu saja tidak ada hak untuk menahan anak orang itu karena menurutnya anak orang yang milik orang tuanya bukan dirinya atau siapapun itu.
Liliana menganggukan kepala pertanda paham dengan apa yang dikatakan oleh wanita itu namun balik lagi Bagaimana caranya agar bisa membujuk Aurel biar mau kembali dengan ayahnya, sebab setahunya dari dulu sampai sekarang pria yang bernama Kenzo Delano itu merupakan seseorang yang tidak punya kesabaran sama sekali dalam hidupnya Jadi maksudnya ketika apa yang ingin dilakukan Ya harus dilakukan saat itu juga tidak perlu menunggu lebih lama lagi yang pada akhirnya hanya akan membuat dirinya kebingungan.
" saya juga bingung sih cara membujuknya seperti apa Mungkin Mbak nauranya ada ide yang bisa dilakukan maksudnya biar non Aurel bisa ikut kami pulang, soalnya Tuan Kenzo seperti ini ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan maka dari itu ia yang menyuruh saya secara langsung untuk bergerak biar nantinya sesuai dengan apa yang diinginkan? " tawar Liliana soalnya kalau misalnya bergerak sendiri ya rasanya tidak mungkin maka dari itu tidak ada salahnya kan kalau misalnya meminta tolong kepada orang lain secara langsung.
Naura terlihat menghembuskan nafasnya kasar karena sebenarnya dirinya juga tidak tahu apakah kira-kira nanti permintaan yang dilontarkan olehnya itu bakalan diterima oleh Aurel atau tidak, sebab Biar bagaimanapun anak kecil itu tentu saja mereka tidak akan pernah mengiyakan kemauan orang lain kalau misalnya apa yang mereka inginkan itu memang harus dilakukan saat itu juga.
__ADS_1
"baiklah nanti saya coba membujuk Aurel, kalau misalnya dia mau Ya syukur kalau tidak juga nanti saya akan tetap berusaha karena dia memang harus pulang ke rumah dan istirahat," ujar Naura yang Tentu saja tidak ingin membuat Liliana patah semangat ataupun merasa kecewa karena dirinya yang tidak kooperatif sama sekali dalam membantu mereka untuk membuat Aurel segera kembali.
aurel tadi itu sebenarnya ingin berbaring di pangkuannya Naura Hanya saja karena wanita itu membujuknya untuk makan soalnya kasihan juga sih anak sekecil itu boleh minum obat sampai saat ini, maka dari itu dirinya mau milih untuk mengikuti wanita yang sangat disayanginya seperti seorang Mami baginya.
"aurel, apa Kak Naura bisa bicara sekarang? soalnya ini penting kalau misalnya menunggu beberapa saat lagi juga rasanya tidak mungkin, Jadi maksudnya biar Aurel itu lebih paham dengan masalahnya orang tua ya jadi dari sekarang itu harus terbiasa untuk menjalani semua itu. "ujar Naura secara perlahan membuat Aurel yang tadi sudah selesai makannya dan menikmati permainan di ponselnya Naura langsung menghentikan kegiatannya itu.
anak kecil itu tentu paham dengan semua permasalahan yang ada dan tentu saja tidak ada niatan untuk menolak semuanya, karena Biar bagaimanapun baginya Naura itu sangat penting dan tidak mungkin dong kalau harus terus-menerus menolak keberadaannya di tempat ini yang ada pastinya wanita itu bakalan benar-benar kecewa.
"ya sudah Mami kalau mau ngomong ya sudah ngomong saja aku pasti bakalan mendengarkannya kok, tapi jangan panggil kakak ya panggilnya Mami pokoknya harus seperti itu tidak boleh berubah sama sekali!" tegas Aurel membuat Naura mau tidak mau harus menganggukan kepala karena kalau tidak pasti anak kecil itu bakalan ngotot terus-menerus jika keinginannya tidak dituruti.
" jadi begini maksudnya kan Aurel itu sakit terus dibawa ke rumah sakit Lalu setelah diperiksa dan diberikan obat serta sebenarnya dilarang untuk pergi kemanapun jadi harus tetap istirahat di rumah sakit itu, tapi karena Aurel nya tidak suka di rumah sakit dan memilih untuk pulang tapi pulangnya Bukan ke rumah malah harus ke rumahnya kakak eh maksudnya Mami Naura jadinya sekarang ada di sini tapi harusnya kan pulang ke rumah dan istirahat soalnya nanti kapan sembuhnya kalau keluyuran terus-menerus? " bujuk Naura lagi berharap agar anak kecil itu paham.
Aurel jelas saja menggelengkan kepalanya karena sebenarnya Naura itu hanya salah paham dengan apa yang dilakukan olehnya, dirinya itu bukan pergi ke tempat lain tetapi datang dan juga menetap di rumahnya Naura Yang jelas-jelas sebentar lagi akan menjadi Maminya.
" Ih Mami Naura lupa ya kalau ini kan rumahnya Mami ya pertanda rumahnya Aurel juga dong, Jadi dengan begitu bisa kapan-kapan saja selalu ada di sini tidak boleh ada yang melarang apalagi sampai mengusir kan? "omel Aurel dengan wajah cemberutnya karena dirinya paling tidak suka ketika ada yang secara langsung mengusirnya dari rumah milik Naura itu.
naura terlihat menghembuskan nafasnya kasar karena sepertinya Aurel itu terlahir dari gen yang orang tuanya sama-sama menyebalkan dan juga susah diatur, Bayangkan saja dirinya sudah mengatakan semuanya secara perlahan tapi tetap saja disalah artikan dan Kalau sudah seperti begini pertanyaannya harus dibicarakan pakai cara yang bagaimana lagi coba.
"Aurel tolong ya pokoknya apa yang ingin Mami Katakan sekarang itu bukan seperti yang kamu maksud itu, memangnya kalau misalnya kamu tinggal di sini mau barengan sama siapa coba kalau Saat semua orang pergi ke tempat kerja dan tidak ada yang bakalan bisa menjaga kamu?" Naura Kali ini harus sedikit tegas biar maksudnya Aurel itu menjadi anak yang bisa gampang diatur.
__ADS_1