
Melinda benar-benar menentukan pilihannya dengan tidak akan pernah kembali ke kota sampai kapanpun, karena baginya kehidupan di kota itu lebih nyaman dan membuat dirinya bisa merasa bebas untuk melakukan apapun kalau misalnya ia berada di kampung dengan posisi uang sebanyak itu pasti menimbulkan begitu banyak pertanyaan dan juga tentunya ia akan disuruh lagi untuk menjadi guru cuci sedangkan dirinya tidak punya alasan kalau misalnya sekarang dirinya sudah menjadi orang kaya mendadak.
wanita itu terlihat tidak peduli kalau misalnya saat ini saya benar-benar merasa kecewa padanya, sebab yang ada di dalam pikirannya Melinda hanyalah Bagaimana caranya agar dirinya bisa menikmati uang tersebut tanpa ada yang mengganggu dan juga tanpa ada yang membuat dirinya merasa emosi seperti yang dilakukan oleh Ningsih dari tadi.
Ningsih itu hanya ingin mengingatkan Melinda agar nantinya jangan salah melangkah soalnya hidup itu hanya sekali saja jika dibuat menjadi tidak baik tentu saja orang akan mencap kita sebagai pribadi yang tidak baik pula padahal hanya melakukan kesalahan itu pun tidak disengaja, maka dari itu ia ingin Melinda tidak perlu harus memakan uang yang bukanlah merupakan keringatnya sepertinya bagaimanapun Renata itu lebih berhak Karena Wanita itu merupakan istri sah dari Gunawan dan juga orang yang ada saat pria itu mulai merintis usahanya dari nol.
" sebelumnya terima kasih banyak karena kamu sudah mau menampung ku di tempat ini dan memberikan aku tempat tinggal dan juga makan selama aku menjadi orang susah, yang tapi yang sangat aku sayang kan kenapa kamu tidak mau menerima pemberian dariku Padahal ini bukan uang dari hasil Aku mencuri namun benar-benar 100% uang yang merupakan hasil keringat dari suamiku Dan intinya sebagai seorang istri aku juga berhak mendapatkannya karena sampai sekarang pun tidak ada kata cerai yang diberikan oleh Mas Gunawan untukku! " Melinda tidak ingin berhutang Budi kepada siapapun sebelum menurutmu nanti akan ada pembahasan yang tidak menyenangkan suatu saat nanti.
Nengsih menggelengkan kepalanya sambil tersenyum karena baginya untuk apa juga harus membebankan Melinda yang jelas-jelas harus bersusah payah untuk mendapatkan uang itu apalagi statusnya merupakan seorang janda, sedangkan dirinya mempunyai suami yang jelas-jelas masih bisa menafkahi dirinya jadi lebih baik tidak usah membuat Melinda itu yang kaya sekarang memberikan apapun yang dimilikinya nanti saat susah maka bakalan kesulitan lagi sebuah wanita itu bukan terlahir dari kalangan yang mampu sehingga hartanya tidak bakalan habis meski sudah dipakai sampai tujuh turunan karena apa yang dimiliki Melinda itu hanya secuil doang tentunya bakalan langsung habis ketika dipakai buat foya-foya.
__ADS_1
" aku tidak ingin membebankan kamu dengan segala sesuatunya yang hanya akan membuat kamu bekerja keras suatu saat nanti dengan apa yang sudah kamu miliki sekarang lebih baik kamu jaga dengan begitu baik, Oh iya suatu saat ketika nanti kamu benar-benar memerlukan sesuatu kembalilah ke kampung karena pintu rumahku akan selalu terbuka untuk kamu dan juga maaf soal perkataanku Tadi nanti aku yang bakalan mengurus rumah Kamu di kampung itu sampai kamu berniat untuk kembali nanti! "Ningsih akhirnya berubah pikiran sebab Biar bagaimanapun berada di posisi Melinda yang selama bertahun-tahun harus bekerja keras untuk menghidupi dirinya sendiri yang terkadang pastinya akan merasa bosan ketika setiap hari hidup susah maka dari itu sangat masuk akal kalau misalnya wanita itu akhirnya mencari jalan dengan semuanya.
" Terima kasih banyak karena hanya kamu yang selama ini selalu mengerti dengan keadaanku tidak seperti orang lain yang menatap rendah ke arah janda sepertiku ini, padahal seorang janda itu bukanlah sebuah kesalahan dan juga bukanlah sebuah pilihan melainkan di mana suatu status yang harus aku jalani tanpa bisa aku tolak hadirnya dan juga memilih untuk lebih banyak bersabar karena Biar bagaimanapun ini semua sudah kenyataan dan hanya bisa menerimanya saja! "Melinda selalu berpikiran dewasa Tetapi entah mengapa jika menyinggung soal Naura wanita itu akan tiba-tiba menjadi pribadi yang sangat berbeda daripada biasanya.
naura dan juga Pamela kali ini sudah kembali ke kos-kosan mereka dan terlihat keduanya benar-benar merasa begitu lelah soalnya seharian harus menemani para dokter untuk mengoperasi pasien yang baru habis mengalami kecelakaan dan berbeda dengan Pamela yang harus menjadi dokter dadakan untuk membantu dokter bedah yang tengah mengoperasi pasien yang akan melahirkan caesar karena kebetulan mereka berdua itu sangat menyukai yang namanya menjadi dokter kandungan karena kata mereka sangat bahagia ketika melihat ada kehidupan baru di dunia ini dan itu merupakan hasil dari bantuan yang mereka berikan.
" Aku benar-benar capek dan juga bener-bener merasa bahwa tulangku hari ini sangat tidak berfungsi dengan benar karena mungkin terlalu dipakai seharian, kamu bayangkan saja aku harus membantu mengangkat pasien yang kecelakaan padahal itu bukan pekerjaan kita Namun karena semua orang pada sibuk ya mau tidak mau harus menguatkan diri! "omel Pamela sambil meregangkan semua otot-ototnya sedangkan Naura memilih untuk memasak makan malam untuk mereka berdua Karena Wanita itu yang sudah terbiasa bekerja jadi ketika melakukan sebuah pekerjaan yang sangat berat tidak pernah mengeluh karena baginya Itu semua adalah kebiasaan.
" Naura aku dari tadi itu mengomel terus-menerus masa iya kamu hanya diam saja, memangnya kamu tidak capek ketika seharian disuruh bekerja ini dan itu sedangkan kamu harus mengasuh anak orang lagi padahal itu jelas-jelas bukanlah merupakan pekerjaan kamu kan? " Pamela benar-benar merasa heran dengan apa yang dialami oleh Naura Tetapi wanita itu kebanyakan diamnya tidak pernah mengeluh sedikitpun sebab jika berada di posisinya tentu ia tidak akan pernah melakukan hal yang seperti dilakukan oleh Naura saat ini.
__ADS_1
" aku berada di posisi di mana tidak boleh membantah sedikitpun apapun yang dikatakan oleh semua orang, sebab mereka yang memberikan perintah itu adalah orang-orang yang benar-benar memiliki kekuasaan sedangkan diriku hanyalah sepotong kain kotor yang tidak berguna yang suatu saat ketika tidak diinginkan pasti bakalan langsung dibuang! "dari dulu sampai sekarang Naura itu selalu berpikir positif tidak pernah meninggikan dirinya Apalagi coba untuk mengangkat wajahnya ketika orang kaya sedang berbicara dengannya sebab menurutnya ia merasa benar-benar sangat tidak pantas untuk mengalami semua itu.
ini semua adalah hal yang sangat membingungkan bagi Pamela karena sahabatnya itu benar-benar tidak pernah mengeluh ketika melakukan sebuah pekerjaan yang bisa dibilang sangat melelahkan, bahkan Naura terkesan melakukannya dengan begitu menikmatinya tidak seperti dirinya yang akan marah-marah tidak jelas saat diberikan perintah untuk melakukan hal ini dan itu oleh mamanya ketika mereka masih berada di kamar dulu.
" Ya tetap saja kamu itu manusia biasa bukan Tuhan yang bisa saja menerima yang namanya perbuatan yang tidak menyenangkan dari orang-orang, Aku harap Suatu saat kamu harus mengeluh dong biar nantinya mereka bakalan sadar kalau kamu juga sudah merasa capek dengan semua yang terjadi ini! "jelas Pamela sedangkan Aura hanya menganggukan kepalanya maksudnya biar selesai sudah pembahasan soal itu karena kalau misalnya dirinya juga keras kepala yang ada nantinya bakalan lebih panjang lagi urusan yang terjadi maka dari itu lebih baik yang mewaspadainya dari awal supaya nantinya tidak akan terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan oleh semuanya.
" sudah ah Kamu jangan terlalu banyak mengeluh deh kalau misalnya kamu mengeluh nanti aku pertanyaannya mau taruh di mana, biar seperti begini saja yang penting intinya selalu membuat orang-orang di sekitarku merasa nyaman dengan keberadaanku dan tidak akan membuat mereka itu merasa bosan hanya karena melihat manusia yang tidak berharga seperti diriku keluyuran kesana kemari! " yang sudah tidak ingin mempermasalahkan sesuatu secara berlebihan maka Naura sengaja mengatakan hal itu Sebab semua orang ketika berada di posisinya pasti akan melakukanmu yang sama yaitu ketika ingin mendapatkan sesuatu tentunya mereka tidak bisa diam diri kemudian menikmatinya dengan tenang tanpa Banyak mengeluh.
Pamela sangat menyayangi Naura seperti saudaranya sendiri karena biar bagaimanapun jalan cerita hidup dari Gadis itu dirinya tahu, ketika keberadaan Naura yang begitu dibenci oleh Melinda Dan juga bagaimana wanita paruh baya itu tidak suka melihat Naura mendapatkan prestasi padahal seharusnya sebagai orang tua tentu saja mereka bakalan merasa bangga karena anak mereka bisa mendapatkan nilai yang begitu bagus mengalahkan semua orang-orang kaya yang ada di sekolah itu.
__ADS_1
" Kalau boleh aku tahu apakah selama ini kamu berada di kota sudah bertahun-tahun lamanya pernah tidak dihubungi oleh Mama kamu, karena aku yakin sebagai seorang ibu pasti dia bakalan cemas memikirkan keadaan kamu yang selama ini tidak pernah memberikan kabar sama sekali? " tanya Pamela penasaran membuat Naura ingin sekali tertawa karena jelas saja dirinya merasa Lucu dari mana coba Melinda bakalan memberi kabar kepadanya jika wanita itu saja tidak punya ponsel sama sekali dan dirinya pun hanya memegang ponsel yang hanya bisa SMS sama telepon dan Selain itu tidak ada sama sekali maka dari itu ketika mengetahui ada pertanyaan seperti ini yang membuat dirinya benar-benar merasa bahwa pertanyaan itu sangat konyol dan juga tidak masuk akal ketika ditanyakan kepada orang-orang yang ekonomi sangat rendah seperti dirinya ketika tidak sanggup membeli yang namanya kuota.