NAURA BE MINE

NAURA BE MINE
Mami Naura


__ADS_3

Kenzo benar-benar tidak terima mendengar perkataan yang dilontarkan oleh Arjuna tadi bahwa Naura tidak ada niatan untuk pergi meninggalkan Aurel sendirian, padahal dirinya juga tidak pernah berniat meminta tolong kepada Gadis itu untuk tetap tinggal dan juga menjaga serta mengurus anaknya mereka dirinya juga bisa melakukannya sendiri merepotkan orang lain yang nantinya hanya akan membuat mereka itu merasa percaya diri.


bukan karena ingin menjadi orang yang sombong karena mungkin merasa bahwa hartanya paling banyak jadi otomatis segala sesuatu yang bisa didapatkan,padahal orang itu hanyalah orang luar yang tidak pantas untuk ikut campur di dalamnya dan Bukankah lebih baik mereka itu melakukan pekerjaan yang menguntungkan diri sendiri daripada sibuk dengan urusan orang lain?


padahal Naura tidak pernah berpikiran ke arah sana sebab dirinya tulus menyayangi Aurel sebab kasihan sih anak kecil itu selalu saja meminta perhatiannya dan selalu saja menyebut namaNya, ia tidak pernah meminta untuk berhubungan dengan yang namanya Kenzo atau apapun itu karena baginya dirinya murni datang ke kota ini untuk mengubah nasib untuk menjadi seorang yang berpendidikan kemudian orang yang mempunyai pekerjaan yang layak Dan intinya nanti Ketika suatu saat hidup di luar sana bisa membanggakan dirinya sendiri yang selama ini tidak pernah dianggap oleh mamanya yaitu Melinda.


Arjuna langsung pergi setelah mengatakan semuanya kepada Kenzo karena menurutnya pekerjaannya sudah selesai tinggal memastikan saja bagaimana nantinya perkembangan Aurel ke depannya, lagi yang di dalam ruangan itu juga ada Naura yang jelas-jelas sudah paham tentang prosedur Dan juga bagaimana cara penanganan pasien yang tepat Karena Wanita itu juga tidak lama lagi akan lulus kuliah dan otomatis langsung terjun ke lapangan menjadi seorang dokter muda.


meskipun Sebenarnya ada begitu banyak pertanyaan di dalam benaknya namun balik lagi dirinya menunggu momen yang pas ketika berduaan saja dengan Naura, soalnya Siapa sih yang tidak penasaran ketika seorang gadis yang masih berkuliah begitu dekat dengan seorang anak kecil yang malah selalu memanggilnya dengan sebutan Mami padahal setahunya Naura itu belum menikah.


Shinta langsung mencekal tangan kakaknya ketika hendak masuk ke dalam ruangan dia Bukan maksudnya ingin melarang supaya cancel tidak boleh melihat keadaan anaknya, hanya saja ingin memastikan agar nantinya pria itu tidak boleh menggunakan kekerasan tidak boleh menggunakan kata-kata yang kasar ketika saat berada di dalam ruangan tersebut di mana ada Naura dan juga Aurel yang pasti sewaktu-waktu akan syok ketika melihat ayahnya yang bersikap anarkis.


"kakak aku mau ngomong! nanti saat masuk ke dalam sana Aku mohon dengan sangat dan juga tolong jangan menggunakan kata-kata kasar kakak yang selalu saja dipakai selama ini, aku yang menyuruh Naura datang ke sini dan aku juga yang menyuruh dia untuk memperhatikan Aurel karena tadi Aurel sendiri yang menangis minta dan kita tidak mungkin dong terlalu egois? " ujar Sinta berharap agar Kenzo itu sekali ini saja untuk mengalah dan menekan egonya yang begitu tinggi yang merasa diri paling hebat padahal seharusnya dirinya sadar jika anaknya itu bukan memerlukannya tetapi memerlukan sosok Naura yang ada di dalam kehidupannya nanti dari sekarang sampai ke depannya itu seperti apa dan juga intinya tidak terlalu meminta hal yang susah sebenarnya karena Naura juga kan single.


Kenzo menghela nafasnya kasar Karena sejujurnya ada begitu Perasaan emosi yang mencocol dalam benaknya sekarang, sebab begitu banyak perasaan kecewa yang dirasakannya ketika anaknya lebih memilih menjemput nama orang asing padahal jelas-jelas Ia sudah berusaha memberikan semuanya mulai dari perhatian kasih sayang kemudian harta benda pokoknya intinya sesuatu hal yang membuat Aurel tidak pernah merasa kekurangan.

__ADS_1


"kamu tidak tahu apapun Soal hidup ini dan juga kamu tidak tahu apapun yang harusnya aku lakukan ke depannya nanti bagaimana, harapanku hanya satu yaitu Kamu jangan terlalu ikut campur dengan urusan kehidupanku karena aku sendirian tahu cara menjalaninya Seperti apa," tegas Kenzo membuat Sinta hanya bisa menghela nafasnya secara perlahan karena kakaknya itu memang dari dulu sampai sekarang susah sekali untuk diatur padahal ini semua demi kebaikan anaknya demi kebaikan Kenzo dan juga demi kebaikan semuanya.


Shinta sangat paham dan juga tahu bagaimana dengan jelas jika Kenzo itu akan kesulitan ketika jam pergi ke kantor sebab Aurel tidak akan pernah mau ke sekolah Jika bukan papanya yang mengantar, dan sekarang kalau misalnya Papanya itu pergi keluar kota mereka harus bolak-balik membujuk Naura agar mau maksudnya diantar oleh neneknya atau tantenya Dan intinya tidak terlalu banyak merengek tapi balik lagi anak kecil itu tetap pada pendiriannya.


" Ini semua adalah kedekatan yang kamu lakukan Padahal dari awal aku sudah tidak pernah mengizinkan siapapun yang masuk di dalam kehidupan kami yaitu aku dan juga Aurel hanya kalian saja yang seperti ini mungkin sudah bosan mengurus anakku, lihat saja kan dia malah tergantung dengan orang lain yang sepertinya jelas-jelas tidak pantas berada di kehidupan keluarga karena hanya akan membuatku repot soalnya melihat wajahnya saja mengingatkanku pada seseorang dan kamu tahu kan Apa maksudnya itu! " Kenzo selama ini mencoba untuk bersikap biasa saja ketika bertemu Naura namun tetap saja tidak bisa karena wanita itu wajahnya hampir dipastikan mirip 99% dengan mantan istrinya yang sudah dilupakannya bertahun-tahun lamanya yang tidak pernah bertanggung jawab dengan anaknya Ya setidaknya memberikan kasih sayang bukan untuk menemaninya 100% selama seharian full tetapi intinya beberapa jam saja supaya Aurel tahu kalau sebenarnya dia itu punya mama.


Shinta juga sebenarnya merasakan perasaan yang sama ketika pertama kali bertemu dengan Naura di mana wajah wanita itu mengingatkannya akan mantan kakak iparnya dulu, yang selalu kasar ketika berbicara yang selalu saja memandang rendah orang lain dan juga tidak pernah mau mengalah serta yang paling membuat Shinta benci yaitu tidak mau mengurus anaknya sendiri.


" Ya aku tahu apa yang kakak rasakan tetapi tidak selamanya Orang yang berwajah mirip itu mereka merupakan anggota keluarga, dan Orang yang berwajah mirip itu belum tentu Sikap mereka sama karena terbukti Aurel yang tidak punya ikatan darah sama sekali dengan Naura saja tiba-tiba merasa nyaman dengan anak itu kan? kalau misalnya Kakak terlalu menghubung-hubungkan orang di masa lalu ya itu artinya kalian maunya hidup seperti begini terus tidak ada perubahan sama sekali, sedangkan Siska sekarang malah bersenang-senang dengan para selingkuhannya dan kakak malah hanya berpatokan pada satu kondisi saja dan itu akhirnya membuat siswa berpikir kalau kakak itu sebenarnya gagal move on dari dia, "setelah mengatakan hal itu Shinta memilih untuk masuk ke dalam ruangan di mana ada Naura yang ternyata sudah menggendong Aurel karena tiba-tiba anak kecil itu bangun dan merengek minta digendong soalnya tidak mau tidur di tempat tidur.


" loh kok aurelnya kamu gendong, Kenapa tidak ditidurkan saja nanti kamu capek lho soalnya kan dia pasti berat kan? "tanya Sinta penasaran soalnya kasihan juga kan kalau Naura harus gendong berdiri seharian bisa dipastikan anak orang itu pinggangnya langsung lepas loh setelah duduk nanti.


Naura tersenyum ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Sinta tadi karena memang sih Harusnya seperti itu ketika anak sakit dibiarkan mereka tidur sendirian agar nantinya sirkulasi udaranya bagus, lalu ruang gerak mereka menjadi leluasa karena dengan begitu kan bisa membuat tubuh mereka merasa lebih nyaman karena tidak ada yang mengganggu dan juga mengganjal di sekitarnya.


namun balik lagi dirinya juga tidak tega dong ketika melihat Aurel merengek seperti tadi dengan wajah permohonannya meminta agar Naura untuk menggendongnya, sebab Biar bagaimanapun anak kecil itu mereka akan mengekspresikan apa yang dirasakannya dan juga apa yang diinginkannya secara spontanitas tidak bisa memandangnya tidak bisa menunggunya dan juga tidak pernah menjaga momen yang pas dulu baru menyampaikan permintaan.

__ADS_1


" ya Habis ini mau bagaimana lagi dia tidak mau tidur loh di tempat tidur kalau bukan aku yang gendong terus katanya nanti kalau misalnya udah tidur di tempat tidur nanti aku bakalan pergi, ya daripada nantinya dia tidak tidur seharian Lebih baik aku gendong saja soalnya kasihan juga sih kalau misalnya dia seperti ini Padahal kemarin-kemarin dia tidak rewel loh Nurul banget saat aku kerja saat aku mau minta tolong kepada suster yang lain untuk menjaganya sementara, "jelas Naura yang mengingat dengan jelas Bagaimana kebersamaannya dengan Aurel selama seharian Kenzo menitipkannya kepada dirinya karena saat itu ya dirinya masihlah dokter magang yang otomatis tidak bisa mempunyai kesempatan untuk duduk santai karena segala macam pekerjaan segala macam hal yang baru yang harus dipelajari jika ingin lulus dengan nilai yang paling terbaik dan juga mendapatkan tanda tangan dari para dokter yang ada di tempat itu.


"Kamunya sih Terlalu memanjakannya dan lihatkan sekarang kalau sakit sedikit langsung memanggil kamu bahkan kami saja tidak bisa menyentuhnya sama sekali, ini anak itu keras kepala seperti bapaknya yang tidak bisa mengalah dan juga mengakui kalau sebenarnya tidak bisa ngapa-ngapain selain mengurus kantornya saja, "sindir Sinta membuat Kenzo mendengus kesal ke arah adiknya itu karena selalu saja menjatuhkan harga dirinya tanpa berniat untuk melihat daerah sekitarnya kira-kira ada orang tidak dan kira-kira orang-orang itu bakalan mendengarkan dan bagaimana respon mereka nantinya.


Naura hanya gelengkan kepalanya karena menurutnya itu semua kan urusannya Sinta dan juga kakaknya tidak ada sangkut paut dengan dirinya sama sekali, karena keberadaannya di sini murni hanya untuk menjaga Aurel bukan untuk mencari perkara dengan siapapun apalagi untuk mencoba bertanya ini dan itu yang hasil akhirnya hanya akan Merugikan dirinya sendiri.


" saya bakalan membayar saat kamu mengasuh anak saya 1 jam 10 juta jadi kalau misalnya kamu sampai besok pagi hitung saja nanti tinggal bilang ke saya dan Asisten saya yang bakalan melakukan pembayaran itu, biar nantinya tidak ada namanya hutang Budi di antara kita Karena setelah ini saya bakalan mencari pengasuh untuk anak saya dan juga membiarkan dia yang mengurusnya supaya kamu tidak usah terlalu percaya diri merasa bahwa anak saya itu tidak bisa hidup tanpa kamu, " ujar Kenzo membuat Naura hanya bisa menghilangkan nafasnya kasar karena menurutnya orang-orang seperti cancel itu kebanyakan mengandalkan yang namanya harta Bendanya sampai-sampai pengucapan kata terima kasih di dalam mulutnya itu kayaknya susah untuk dikeluarkan dan seolah-olah kata itu kalau dikeluarkan maka hancur sudah reputasinya karena merasa diri sudah direndahkan.


Shinta menatap tidak suka ke arah kakaknya saat mendengar apa yang dikatakannya tadi karena menurutnya itu sudah sangat keterlaluan, setidaknya jangan saat sekarang berbicara nanti lain kali saja kalau memang sudah menemukan momen yang pas karena kalau misalnya Aurel mendengar bisa panjang urusannya.


" No papa! Aku maunya Mami Naura bukan yang lain apalagi pengasuh kalau Papi mau bayar Mami Naura ya itu sekarang juga biar kami berdua yang pergi tinggal di rumahnya Mami saja, aku tidak mau pulang ke rumah bareng sama Papa karena nanti papa bakalan pergi kerja lagi dan aku bakalan dilupakan, " entah bagaimana ceritanya tiba-tiba Aurel sudah bangun dan mengatakan semua itu membuat Naura mendengus kesal kepada Kenzo sebab menurutnya pria itu memang tidak pernah mengerti dengan keadaan anaknya Masa iya itu anak kecil baru saja tidur dengan tenang malah sudah mengatakan hal konyol yang nanti akhirnya akan mengganggunya dan lihatlah sekarang beneran terganggu kan..


"Aurel Jangan dengarkan ya Apa kata Papa kamu soalnya tadi itu dia lagi berbicara lho sama klien hanya kamunya yang tidur makanya pas saat kamu bangun eh dengarnya salah loh, Ayo kembali tidur lagi karena Mami tidak akan pergi kemanapun Sebab Dia akan menjaga kamu sampai sembuh dan juga menemani kamu tidur seterusnya, " tawar Shinta yang benar-benar tidak bertanya dulu kepada Kenzo dan juga kepada Naura karena ia langsung mengambil keputusan begitu saja.


" Yey akhirnya aku punya Mami lagi kan, apa-apa sih sudah Aurel bujuk kemarin-kemarin supaya menjemput Mami tapi Papanya tidak mau ya jadinya aku sakit kan? kalau seperti begini kan nanti Saat ke sekolah teman-teman tidak ada yang mengejek kalau Aurel itu tidak punya mama hanya punya Papa saja , Terus kalau pergi sekolah yang dilain antar sama mama dan Papanya aku malah hanya diantar sama sopir dan juga nenek, "jelas Aurel sambil memasang wajah cemberutnya membuat Kenzo hanya bisa mengusap wajahnya kasar karena memang seperti begitu kenyataannya dan ia tidak mungkin membantah karena semua yang dikatakan Aurel itu tidak pernah ada yang salah.

__ADS_1


__ADS_2