
Siska itu kalau berhadapan dengan Adrian entah bagaimana ceritanya sampai otaknya itu sudah tidak berfungsi dengan benar lagi dan juga lebih parah dari itu mungkin sudah tidak bisa dipakai untuk berpikir dan juga menjadi seorang wanita yang lebih cerdas, Bayangkan saja Adrian selalu menyalahkan dirinya katanya tidak bisa memberikannya uang yang banyak padahal sebenarnya definisi sebuah hubungan adalah pria yang harusnya bertanggung jawab melengkapi semua kebutuhan wanitanya kalau memang mereka berdua serius menjalani hubungan.
dari dulu sampai sekarang tidak ada ceritanya seorang wanita yang harus berusaha untuk memenuhi segala macam kebutuhan dalam rumah tangga, karena itu sama saja bohong sebab nantinya yang ada bakalan timbul berbagai macam permasalahan yang tidak ada habisnya dan alhasil membuat semua orang juga jadi bingung harus bersikap bagaimana.
semua itu akan baik apa adanya kalau sesama pasangan saling menghargai satu sama lain saling menerima dan juga tidak pernah memberikan yang namanya kekurangan, karena Biar bagaimanapun segala sesuatunya sudah diatur dan kalaupun tidak sesuai dengan keinginan ya percuma juga nantinya hanya akan membuat orang yang di sekitar'.
Adrian dari kemarin sampai tadi pagi dan akhirnya siang ini mereka bertemu pun tetap saja menyalahkan Siska dan juga mengatakan jika wanita itu tidak becus dalam mencarinya pinjaman atau lebih tepatnya mencari uang Soalnya kalau mau mengembalikan yang sudah dipinjam rasanya susah, maka dari itu ketika semuanya harus terjadi seperti begini pria itu jelas-jelas benar benar bahwa apa yang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari bakalan hancur berantakan hanya karena sikap Siska yang benar-benar sangat tidak masuk akal itu.
Bayangkan saja dirinya hanya menyuruh wanita itu untuk meminta harta warisan peninggalan dari ayahnya saja tidak mau sama sekali dan juga takut nanti mamanya bakalan marah, Padahal di sini Siska itu kan merupakan anak tunggal masa iya mendapatkan yang menjadi hak pilihnya saja tidak boleh sama sekali?
" Kenapa diam saja dari tadi Memangnya kamu tidak ada respon dengan pernyataannya saya katakan tadi, kalau kamu harus bagaimana caranya meminta uang itu untuk kamu tidak banyak juga satu Miliar saja lho?" Adrian yang tidak suka diabaikan seperti itu memilih menaikkan intonasi nada bicaranya.
Siska terlihat menghemat napasnya kasar karena sepertinya Adrian memang tidak mengerti dengan perasaannya kemudian dengan keinginannya serta segalanya, Bayangkan saja masa iya merintis karir harus dirinya yang menjadi pengemis Padahal kalau misalnya orang tua Adrian mendukung anaknya Ya tentu saja mereka tidak akan sungkan untuk mengeluarkan modal karena Biar bagaimanapun dirinya juga tidak mungkin dong tentang Renata?
Akan tetapi karena rasa cintanya dan juga bucin yang minta ampun terhadap Adrian membuat wanita itu sudah seperti orang bodoh yang jalan pikirannya tidak berfungsi sama sekali, sampai-sampai ketika disuruh apapun selalu saja menurutinya tanpa mengeluh tanpa banyak berbicara dan juga meminta pengertian dari pria itu agar maksudnya jangan terlalu memaksa soalnya mereka berdua juga kan posisi sama-sama bingung.
"tapi kamu tahu sendiri kan sikap Mama itu seperti apa kalau misalnya aku mau minta uang, kalau kamu terus memaksaku seperti ini aku jadi bingung harusnya bagaimana sekarang karena memang ini semua tidak bisa aku lakukan? "bujuk Siska lagi berharap agar pria itu paham jika masalahnya tidak semudah seperti yang dipikirkan pastinya ada sesuatu yang harus dilakukan selain daripada mengemis kepada Renata yang jelas-jelas merupakan seorang wanita yang pelit dan juga keras kepala.
__ADS_1
" Kenapa kamu menyuruh aku untuk berpikir Memangnya kamu pikir nanti kalau misalnya usaha aku itu maju berkembang bagus uangnya bakalan aku pakai sendiri gitu, nanti kamu juga bakalan menikmati membeli gaya hidup kamu yang jelas-jelas sangat tinggi itu dan aku ambil uang dari mana Kalau misalnya tidak berusaha dari seperti begini lebih dahulu? "tanya Adrian dengan nada bicaranya yang sedikit meninggi membuat Siska menghela nafasnya kasar.
Siska Bukannya tidak mau hanya saja kalau misalnya disuruh untuk mengemis kepada area mata mamanya jelas aja dirinya berat untuk melakukannya, karena Adrian tidak pernah berada di posisinya saat meminta sesuatu tetapi tidak pernah diindahkan sama sekali oleh orang-orang terdekat dan Percayalah dirinya itu hanya lihat doang keuntungan dari bisnis Papanya tapi tidak bisa untuk mengelolanya secara langsung karena hanya dilakukan menikmatinya saja soalnya ternyata tidak pernah mempercayakan semua miliknya itu kepada putrinya sendiri.
" ya Tapi kamu tahu sendiri kan seperti yang aku bilang selama ini berulang kali masa iya kamu tidak ingat, aku kan mintanya tidak banyak cukup kamu mengerti saja itu sudah lebih dari cukup dan juga mungkin bisa dibilang tidak ada yang bisa aku harapkan lagi selain dari hal itu? " jelas Siska yang sudah tidak bisa lagi menahan rasa emosinya kalau misalnya selalu saja disalahkan saat ada pembahasan seperti ini dan juga selalu saja diperlakukan dengan begitu buruk.
Adrian menatap tajam ke arah wanita itu sebab sudah berani-beraninya menjawab semua perkataan yang di lontarkan dari tadi, Padahal selama ini wanita itu selalu menurut tidak pernah membantah apalagi mencoba untuk mengajak dirinya kompromi kalau misalnya Adrian sedang menginginkan sesuatu dan harus Siska yang memenuhinya.
"kamu berani membantah apa yang saya katakan dan juga kamu berani melawan dengan semua yang saya inginkan, Ya sudah kita tidak usah menikah saja kalau kayak begitu aku bakalan mencari wanita yang benar-benar bisa memenuhi semua keinginanku tanpa menolak apalagi membantah seperti yang kamu lakukan dari tadi ! " ujar Adrian dengan nada bicaranya yang terdengar emosi membuat Siska membulatkan matanya sempurna karena tentu saja dirinya tidak ingin pisah dari pria itu sebab istilahnya kalau sudah cinta ya mati sekali dengan Adrian sampai-sampai tidak ingin berpisah rela diperlakukan dengan begitu buruk karena menerima segala macam cacian yang penting intinya mereka selalu bersama.
adrian sebenarnya tertawa dalam hati saat melihat Siska mulai kelabakan saat dirinya mengatakan semua itu, sebab dirinya masih mengingat dengan jelas Bagaimana wanita itu rela meninggalkan Kenzo yang kaya raya hanya demi bisa bersama dengannya.
nah ini dia yang membuat Adrian senang sekali mempermainkan Siska karena dirinya percaya kalau wanita itu tidak akan pernah meninggalkannya sampai kapanpun meskipun sudah berulang kali disakiti, dan kalau misalnya Adrian marah ya pastinya dirinya akan selalu mengancam kata-kata itu dan Siska pasti akan langsung menuruti semua keinginannya tanpa terkecuali padahal keinginannya itu adalah sesuatu hal yang sangat mustahil dan juga konyol serta tidak masuk akal.
Siska terlihat begitu percaya dengan Adrian sampai-sampai lupa kalau dirinya sekarang itu Tengah dipermainkan oleh pria tersebut, akibat rasa percayanya itu membuat dirinya terlihat begitu bodoh sampai-sampai tidak bisa membedakan mana yang tulus dan mana yang hanya memanfaatkan kebodohannya itu saja.
" ya makanya kalau misalnya kamu tidak ingin aku tinggalkan makanya harus cari uang yang banyak dan datang Lalu berikan kepadaku semuanya tanpa terkecuali, tapi kalau misalnya kamu hanya menangis seperti ini tanpa bertindak ya sama saja bohong kan lebih baik aku mencari seorang wanita yang benar-benar pasti akan memberikan apa yang aku inginkan. "Adrian tidak peduli kalau misalnya tapi kalau misalnya kamu hanya menangis seperti ini tanpa bertindak ya sama saja bohong kan lebih baik aku mencari seorang wanita yang benar-benar pasti akan memberikan apa yang aku inginkan. "Adrian tidak peduli kalau misalnya perkataannya itu akan begitu menyakiti seseorang karena baginya kemauannya itu mutlak harus dituruti tidak peduli dengan Siapa dirinya Berbicara saat ini.
__ADS_1
Siska langsung menganggukkan kepalanya saat mendengar apa yang dikatakan oleh Adrian tadi dan dirinya Tentu saja tidak akan pernah keberatan sampai kapanpun, maka dari itu wanita itu memilih untuk mengambil tasnya dan berniat untuk pergi tetapi Adrian mencegahnya kemudian pria itu pura-pura memasang tatapan bersalahnya karena sudah bersikap kasar kepada wanitanya itu tadi.
" sayang maafkan aku ya! sebab tadi itu aku bingung kita harus bagaimana ke depannya Kalau misalnya tidak berusaha sama sekali, kamu sakit hati dan juga kecewa ya karena aku sudah berkata kasar Tapi percayalah aku tidak akan pernah berniat untuk melakukan semua itu kok Karena bagiku kamu adalah wanita yang paling sempurna Tidak ada orang lain lagi yang bisa melebihi kamu, "ujar Adrian yang pura-pura benar-benar memasang tatapan bersalahnya membuat Siska tersenyum karena dirinya merasa bahwa ia merupakan seorang wanita yang benar-benar dianggap kehadirannya oleh Adrian.
Siska Tentu saja tidak pernah mempermasalahkan apapun yang dilakukan oleh kekasih hatinya itu, karena menurutnya orang kalau lagi stress ya terkadang selalu merasa sensitif maka dari itu selalu saja cepat marah.
" Aku tidak marah kok malah Apa yang kamu katakan itu benar sekali karena aku harus memperjuangkan sesuatu yang benar-benar menjadi hak milikku, selama ini kan mama hanya menjaga saja tapi bukan berarti itu merupakan punyanya dia semuanya tanpa terkecuali. "Siska sudah termakan semua omongan Adrian sampai-sampai tidak sadar dan juga merupakan sebuah hal yang penting yaitu selama ini Renata selalu berusaha keras agar harta peninggalan suaminya itu tidak bisa habis karena tanpa pemasukan maka dari itu wanita itu rela menjalankan semua bisnis kelas atas yang penting intinya dirinya bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk dirinya dan juga Siska.
Adrian benar-benar menang lagi kali ini sebab Siska sepertinya seseorang yang gampang sekali untuk diatur dan juga Gampang sekali untuk dipermainkan, karena Bayangkan saja tanpa banyak berbicara Wanita itu sudah melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya Jadi sepertinya dirinya tidak perlu berusaha keras.
"Ya sudah kamu pergi tapi hati-hati dan juga jangan pernah melupakan kalau aku akan selalu menunggu dan juga merindukan kamu sampai kapanpun, Karena bagiku kamu adalah wanita yang paling sempurna dan juga paling terbaik di dunia ini dan aku akan tetap setia menunggu kamu sampai kapanpun!" ujar Adrian Sambil tertawa.
sepeninggal Siska terlihat Adrian begitu bahagia dan kini dirinya Tengah menelpon seseorang dengan santainya, seolah-olah Apa yang dilakukan oleh Sinta itu memang sebuah keharusan jika dirinya sudah capek selama ini melakukan pengeluaran yang besar-besar untuk wanita tersebut Tapi tidak ada hasilnya sama sekali.
" Halo Papa, Pokoknya tenang saja karena aku sudah berhasil merebut semua milik dari Gunawan Wijaya tanpa tersisa! " ujar Adrian Sambil tertawa antusias membuat pria di seberang ia jelas saja begitu bahagia karena Siapa suruh orang yang bernama Gunawan Wijaya itu sudah membawa pergi istri dan juga anak yang sedang dikandung oleh wanita tersebut dan anda sekarang bagaimana kabarnya dirinya pun tidak tahu sama sekali.
" setelah kita berhasil mendapatkan semuanya aku janji bakalan mencari adikku yang sudah dibawa pergi oleh Gunawan Wijaya itu sampai ketemu, dan aku ingin kita kembali berkumpul seperti dulu lagi adikku yang sudah dibawa pergi oleh Gunawan Wijaya itu sampai ketemu, dan aku ingin kita kembali berkumpul seperti dulu lagi sebagai keluarga yang utuh dan tidak pernah terpisahkan sampai kapanpun. "Adrian sudah tidak sabar ingin bertemu dengan adik kecilnya yang dulu saat dibawa pergi masih berada dalam kandungan jadi otomatis sekarang rupanya Seperti apa jelas saja sebagai seorang kakak dirinya benar-benar merindukannya dan juga benar sangat penasaran.
__ADS_1
pria di seberang sana juga sebenarnya merasakan hal yang sama yaitu merindukan anaknya yang sampai sekarang tidak diketahui jenis kelaminnya apa Dan juga bagaimana kehidupannya di saat mereka semua bersenang-senang, entah anaknya itu dirawat dengan baik atau tidak dirinya juga tidak tahu sama sekali soalnya setahunya Gunawan Wijaya itu sudah meninggal begitu lama ya Jadi otomatis anaknya sekarang di over ke manapun dirinya seperti orang yang tidak tahu apapun dan juga tidak bisa menerka apa yang harus dijalani.
" Ya sudah Pah, aku ingin melihat kira-kira anak Gunawan Wijaya itu berhasil tidak mendapatkan seperti yang kuinginkan? Oleh karena aku yakin jika wanita tua itu merupakan seseorang yang sangat perhitungan makanya suaminya meninggalkannya demi wanita lain, namun balik lagi pokoknya kita harus berjuang dulu kalau misalnya nanti gagal ada Siska yang bakalan kita jadikan sebagai tumbal untuk membuat hati kita lebih lega karena sakit hati kita sudah bisa terbalaskan secara langsung. " Adrian tentu saja sudah menyimpan begitu banyak rencana di dalam hidupnya Dan intinya dirinya tidak akan duduk dan tinggal diam tanpa melakukan apapun jika semuanya sudah seperti begini karena Biar bagaimanapun ia sebagai seorang pria dan juga seorang kakak harus berusaha melakukan yang terbaik agar nantinya bisa diketahui jalan ceritanya itu bakalan seperti apa.