Nona Faa

Nona Faa
Kecelakaan Faa Part ll


__ADS_3

🌼Rumah sakit xxx🌼


”Faa putri papa,kamu harus baik-baik saja,jangan tinggalkan papa dan mama” gumam Frans dengan lirih dirinya kini bagaikan di tusuk jarum berkali-kali sangat sakit melihat putri kesayangannya terbaring lemah di meja operasi


Frans kini menunggu faa di depan ruangan operasi bersama dengan dua orang yang menolong faa.


”Pak dan ibu.


Saya sangat berterimakasih karena sudah menolong anak saya” kata frans tulus pada dua orang yang berjasa itu


”Tuan kami hanya melakukan tugas kami sebagai manusia,yang akan saling menolong” jawab supir taksi yang bernama Adi


” Iya tuan,kami senang bisa membantu anak tuan” jawab wanita paru baya itu


”Taun kalau begitu saya pamit,karena masih ada pekerjaan yang harus saya lakukan,dan semoga anak tua selamat dan baik-baik saja” kata pak Adi supir taksi itu


”Baik pak,bolehkah saya meminta nomor ponsel bapak? ” pinta frans menjulurkan ponsel miliknya


”Baiklah tuan” setelah itu pak Adi mengambil ponsel Frans dan mengetik nomor ponsel memiliknya


"Ini tuan,kalau begitu saya pamit” kata pak Adi sopan pada Frans dan wanita paru baya itu dan di balas anggukan oleh keduanya


Kini frans menatap ke arah wanita paru baya yang tepat berada di sampingnya.


”Maaf apa kita pernah bertemu sebelumnya?” kata frans karena sangat familiar dengan wanita paru baya itu sejak pertama melihatnya


”Mungkin tidak tuan,saya juga baru pertama kali melihat anda” kata wanita itu menatap Frans


”Oo mungkin perasaan saya saja,siapa nama ibu?” tanya frans pada wanita tua itu


”Andera tuan” kata wanita paru baya itu bernama Andera


”Tuan apakah saya boleh tau keadaan selanjutnya nona faa,saya akan sangat berterima kasih jika anda mengizinkan” pinta Andera pada Frans


”Saya akan mengabari anda,saya juga berterima kasih padamu,karena mau menolong faa” sahut frans pada Andera


”Baiklah,tuan kalau begitu saya permisi” pamit Andera pada Frans dan di anggukin oleh Frans


Setelah kepergian dua orang yang menolong faa,kini tinggal frans menunggu kabar baik dari putrinya itu.


Dring..Dring..Dring..


Tiba-tiba ponsel Frans berbunyi


Deg..


Anna” batin Frans khawatir karena belum sempat memberi tahu padanya tentang keadaan faa


”Hallo..mas kamu di mana,tadi aku menelepon ke kantor tapi kata ayu kamu pergi ke rumah sakit,apa semuanya baik-baik saja” tanya Anna yang sudah khawatir saat ayu mengatakan Frans terlihat panik saat keluar dari kantor


"Mas kenapa kamu diam saja?” tanya Anna karena tidak ada sahutan dari Frans


”Anna


Faa putri kita ” ucap Frans menggatung


”Ada apa mas?


Kenapa dengan faa,cepat katakan?” teriak Anna yang sudah sangat ketakutan mendengar suara suaminya begitu sedih


” Faa kecelakaan,dan sekarang lagi dalam penanganan oleh dokter” kata frans itu membuat Anna di seberang sana histeris mendengar putrinya kecelakaan


” Sayang tapi kamu harus tenang,aku akan menelpon Kenzo Agar menjemput mu ke rumah” tidak ada jawab dari Anna hanya suara tangisannya saja yang terdengar dan itu membuat hati Frans semakin sakit karena 2 wanita belahan hidupnya


Frans mematikan telponnya dan menelpon kenzo.


tut.tut.tut..


”Hallo paman ada apa?” tanya Kenzo karena tiba-tiba saja Frans menghubunginya


”Ken faa kecelakaan” kata frans


Duaar..


Seketika Kenzo melemas mendengar orang terkasihnya kecelakaan.


”Paman di mana sekarang? ” tanya Kenzo dengan getir


”Rumah sakit xxx,Ken bisakah kamu menjemput mamanya faa,aku hanya bisa percaya padamu Ken” pinta Frans dengan nada lemah karena sudah membayangkan bagaimana keadaan istrinya itu


”Baiklah paman,Ken akan segera ke sana bersama Tante anna” balas Kenzo terdengar tegar


”Ken paman mohon, hati-hati jangan terkecoh oleh pikiran mu, tetaplah tenang” Frans mengingatkan Kenzo


”Iya paman,pasti” balas Kenzo dan mematikan sambungan teleponnya dari Frans

__ADS_1


...


Kenzo yang sudah berada di rumah sakit bersama anna pun segera mencari keberadaan Frans yang sedang menunggu faa.


Saat dalam perjalanan tadi juga Kenzo sudah mengabari ke papanya jika faa kecelakaan.


Dan juga sudah terdengar di telinga Olivia yang saat ini berada di bali,dan memutuskan untuk segera kembali ke Jakarta karena tidak akan tenang jika dia tidak melihat sendiri keadaan dari sahabatnya itu.


”Mass...” teriak Anna saat mendapati Frans duduk di kursi tunggu tepat di depan ruangan operasi


”Sayang” sahut Frans segera beranjak dari duduknya dan memeluk istrinya


”Bagaimana keadaan faa?” tanya Anna dengan derain air mata yang mengalir di pipinya


”Aku belum tau bagaimana pastinya,dia masih dalam ruangan operasi,kita hanya perlu berdoa agar putri kita baik-baik saja” jawab Frans mengusap air mata Anna


”Paman bagaimana bisa faa kecelakaan?” tanya Kenzo dengan sorot mata tajamnya


”Dari yang di katakan orang yang membawa faa kemari,mobil hitam dengan kecepatan tinggi dengan cepat menabrak faa,dan setelah itu pelaku kabur” jawab frans


"Tapi paman sudah meminta orang-orang paman untuk mencari pelakunya” lanjut Frans pada Kenzo


”Paman serahkan ini pada Ken,Ken yang akan mencari pelaku yang membuat faa seperti ini,aku tidak akan mengampuninya..” pinta Kenzo dengan sorot mata yang memancarkan kemarahan yang sangat besar


”Baiklah,temukan pelakunya” dan di Iyakan oleh Frans


Dan kini Kenzo menghubungi beberapa orangnya untuk mencari pelaku penabrakan faa.


”Hallo Al..aku mau kamu mencari pelaku yang menabrak faa,aku mau informasi secepatnya” kata Kenzo pada sekertaris pribadinya


”Okey, aku akan mengabari mu secepatnya” balas Al dari seberang sana


”Oke aku mengandalkan mu” kata Kenzo lalu mematikan telponnya


Kenzo,Frans dan Anna masih setia menunggu faa,sudah 4 jam tapi operasi faa belum juga ada kabar.


”Mas..apa mama tidak kamu beritahu tentang keadaan faa?” tanya Anna pada Frans


”Tidak dulu,aku tidak mama khawatir,jika keadaan faa sudah membaik aku akan memberi tahunya” jawab Frans dengan tenang


”Baiklah.. bagaimana jika terjadi sesuatu pada putri kita mas,aku sungguh tidak bisa membayangkan jika itu terjadi” kata Anna menangis di dada suaminya itu


”Sayang kamu tidak boleh berpikir yang macem-macem,faa pasti akan baik-baik saja,kamu harus tenang dan kuat..karena faa bukanlah gadis yang lemah” sahut Frans mencoba menguatkan Anna padahal dirinya juga rapuh melihat putrinya terbaring lemah


Kenzo yang sedari tadi menunggu faa,hanya bisa berdoa akan keselamatan faa.


Krekk..


Frans,Kenzo dan Anna langsung berjalan mendekati dokter yang baru saja keluar dari Raung operasi.


”Dokter bagaimana keadaan putriku?” tanya Anna dengan gugup


”Iya dok,bagaimana apa semuanya baik-baik saja?” sambung Frans


”Operasi berhasil,tapi pasien mengalami koma,dan kami tidak bisa memprediksi kapan pasien akan sadar,karena pasien mengalami keretakan di bagian kepalanya,dan pendarahan yang cukup banyak” kata dokter menjelaskan keadaan faa


Deg..


Kenzo jatuh terduduk di lantai dengan lemas.


Faa..jangan membuat aku takut” batin Kenzo begitu sakit rasanya kenzo mengetahui faa koma dan tidak tau kapan dia akan sadar


”Mas..anak kita koma..hiks..hiks” tangisan pilu Anna di dalam dekapan Frans


Frans hanya bisa terdiam,dan menahan air matanya untuk jatuh,sakit rasanya melihat putrinya terbaring koma.


”Ken..” sahut Anna melihat Kenzo duduk di lantai


Sedangkan Frans berbicara dengan dokter.


” Tan,kenapa faa bisa seperti ini?..Ken tidak bisa melihat dia seperti itu” kata Kenzo dalam pelukan Anna


”Ken kita hanya bisa berdoa untuk kesembuhan faa,jangan seperti ini,Tante tidak bisa melihat kamu tidak berdaya seperti ini juga,cukup faa,tapi tidak denganmu..kita sama-sama sedih Ken,tapi kita juga harus tetap tegar dan yakin jika faa akan secepatnya sadar dan baik-baik saja” kata Anna mengelus punggung Kenzo dan saling menguatkan


”Ayo Ken,kita bisa melihat faa sekarang,dia sudah di pindahkan di ruang inap” ajak frans pada Ken dan Anna


”Ayo nak” Ajak Anna membantu Ken berdiri


Dan mereka pun menuju ke ruang inap VVIP faa.


Ceklek..


Frans,Anna dan Kenzo masuk dan melihat faa terbaring lemah dengan bantuan alat-alat medis hampir di seluruh tubuhnya.


”Tuan, nyonya saya harap jaga ketenangan pasien,dan saya sarankan untuk selalu mengajak pasien berbicara,karena hanya itu cara satu-satunya agar pasien bisa meresponnya dan cepat sadar dari komanya” kata dokter pria yang bernama Gustin

__ADS_1


”Baik dok, terimakasih” balas Frans


”Saya akan kembali besok untuk memeriksa keadaan pasien,kalau begitu saya permisi” pamit dokter Gustin


”Iya dok, silahkan” sahut Frans sopan


Setelah kepergian dokter Gustin,kini Kenzo duduk di sisi kanan faa dan menggenggam tangan kanan faa dengan wajah yang terlihat sendu.


”Faa,kenapa kamu bisa seperti ini? ” Kenzo tersenyum getir menggenggam tangan faa dengan gemetar


”Faa,aku merindukan mu”


”Faa bisakah secepatnya,kamu bangun?”


”Faa jangan membuat aku takut,kamu sudah janji akan selalu bersamaku selamanya”


Begitu banyak kata yang di ucapkan oleh Kenzo, memandangi wajah faa yang pucat dengan kepala yang di perbang,dan luka-luka kecil di wajahnya tapi tidak mengurangi kecantikannya.


Frans dan anna,hanya bisa diam sedih?,sangat itu yang di rasakan pasangan itu melihat anak satu-satunya terbaring lemah,dan juga terharu oleh Kenzo yang begitu mencintai putri mereka dengan tulus.


”Anak mama.


Cepatlah sadar sayang,apa kamu tidak kasihan dengan Oma,dia sudah menunggu mu datang,dan membawakan kue buatan cucu kesayangannya” bisik Anna di telinga faa sesekali terdengar isakan Anna


”Sayang bangunlah,mama tidak bisa melihat kamu seperti ini, rasanya mama ingin ikut denganmu, menemani dirimu di sana” lanjut Anna mencium kening faa


”Faa ini papa,apa kamu tidak takut papa marah,papa akan sangat marah padamu jika kamu terus saja menutup matamu, cepatlah buka matamu dan tersenyum untuk papa,agar papa tidak marah padamu” kini Frans mengatakan dengan pilu mencium kedua mata,kening putrinya


”Paman, Tante pulanglah,biarkan Ken yang akan menjaga faa disini..nanti juga mama sama papa akan kesini,dan jika kalian ingin kembali,kembalilah saat malam.


Istirahat dan jangan sampai paman dan Tante juga ikut sakit” kata Ken tanpa menoleh ke arah Frans dan Anna dia hanya menatap lurus ke wajah faa yang pucat


Frans mengerti dengan perasaan kenzo,pun mengiyakan permintaan Kenzo.


”Ayo biarkan ken” kata frans pada Anna dan di anggukan patuh Anna


”Baiklah Ken,jika ada apa-apa segera hubungi kami” kata frans menepuk pundak Kenzo


Frans dan Anna pun pulang ke rumahnya, meninggalkan Kenzo menjaga faa dirumah sakit.


”Sayang apa kamu tidak kasihan dengan mama,papamu, mereka sangat sedih melihat mu seperti ini, cepatlah sadar.


Aku mencintaimu” bisik kenan di telinga faa


...


”Bagaimana,apa kamu sudah menemukan informasi tentang pelakunya?” tanya Wijaya pada Kenzo dan Frans


Ya kini semuanya ada di rumah sakit untuk melihat faa.


”Belum ada kabar dari Al,tapi pasti akan secepatnya ketemu, karena aku tidak akan membiarkan pelakunya lolos begitu saja dengan apa yang sudah dia perbuat oleh faa” kata Kenzo dengan sorot mata tajamnya


”Bagaimana dengan faa,kenapa dia belum sadar?” tanya dian sedari tadi memandangi wajah pucat calon menantunya


”Iya,kenapa begitu banyak alat medis di tubuhnya?” timbung Sarah


”Faa mengalami koma,dan tidak bisa di prediksi kapan dia sadar” jawab Anna getir


Pernyataan Anna pun seketika membuat semua orang terkejut,tapi tidak Kenzo dan Frans.


”Kenapa ada saja orang jahat yang ingin melukai keponakan ku,sungguh akan aku buat menderita yang sudah membuat seperti ini pada faa” geram ayu


”Dimana Olivia Bimo?” tanya frans tidak melihat anak sahabatnya itu sekaligus sahabat anaknya


”Dia sudah dalam perjalanan,mungkin sebentar lagi sampai, setelah dia mendengar jika faa kecelakaan,dia langsung mengambil penerbangan ke Jakarta” jelas Bimo


Tidak lama kemudian pintu terbuka dengan kencang,dan itu membuat semua orang terkejut.


Brakkk...


”Hiks..hiks..


Faa,kenapa kamu bisa seperti ini?” kata olivia yang baru saja tiba langsung memeluk tubuh faa yang terbaring tak berdaya


”Olivia” sahut Sarah melihat anaknya baru saja tiba


”Paman,kenapa faa bisa seperti ini?” tanya Olivia lirih pada Frans


”Semua sudah jalan takdir faa sayang,kita maupun dia tidak bisa menghindari” jawab Frans pada sahabat anaknya itu


”Hiks..hiks..


Faa bangunlah,buka matamu lihat kita semua disini menunggu mu” kata olivia menggenggam tangan faa


Semua orang yang ada di ruangan itu hanya diam menyaksikan Olivia yang begitu sedih dengan apa yang menimpa sahabatnya.

__ADS_1


Faa bangunlah,aku tidak mau jika harus kuliah sendiri,tanpa dirimu” batin Olivia


__ADS_2