
Sudah satu Minggu ini Kenzo tidak mengunjungi faa di rumah sakit,semenjak dokter mengatakan ingin melepaskan alat medis dari tubuh faa,dia hanya menyibukkan dirinya dengan pekerjaan.
Setiap harinya para sahabat Frans datang bergantian untuk menjenguk faa,kadang juga akan ikut menjaga faa.
Kini hanya ada Anna dan Frans yang menjaga sang putri tercintanya yang entah kapan dia akan sadar.
”Sayang,3 Minggu lagi kamu akan menikah.
Kapan kamu akan sadar faa,mama merindukan mu.
Rumah sangat sepi tanpa adanya kamu” sahut Anna mencium kening putrinya
Ya tuhan.
Kembalikan putriku,aku tidak sanggup lagi melihat kedua malaikat hatiku tak berdaya” batin Frans memandangi Anna dan putrinya
”Sayang kamu istirahatlah.
Biarkan aku yang menjaga faa.
Aku tidak mau kalau kamu juga sakit” pinta Frans pada Anna sedari kemaren tidak tidur karena menjaga faa
”Baiklah” patuh Anna pada suaminya
Cup.
Frans mencium kening istrinya.
”Kita hanya perlu keajaiban tuhan.
Faa kita akan sadar secepatnya” kata frans menguatkan Anna
”Amin” balas Anna
Anna pun membaringkan tubuhnya di sofa panjang yang ada di ruang inap faa,dan tidak lama dia pun terlelap,karena merasa sangat lelah.
Frans mendekati faa,dan duduk tepat di samping brangka tidur faa.
”Faa.
Kamu tidak lihat mama,dia sangat sedih melihat kamu seperti ini”
”3 Minggu lagi kamu akan menikah sayang,kasihan kenzo”
”Sayang kamu akan sedih kan jika papa di marahin sama Oma.
Pasti papa akan di marahin oma karena tidak bisa menjagamu dengan baik.
Selama kamu terbaring lemah disini papa selalu mencari alasan agar oma kamu tidak tau jika kamu sekarang terbaring tidak berdaya disini.
Jika sampai Oma tau,dia pasti sudah sangat murka dengan papa.
Sayang cepatlah sadar,jangan membuat papa dan mama bersedih terus-menerus seperti ini" lirih Frans panjang lebar dengan menggenggam tangga kanan faa dan mencium punggung tangannya
Frans terus menggenggam tangan putrinya.
Tiba-tiba frans merasa tangan faa memberikan respon.
”Sayang" Frans merasakan tangan faa menggenggam tangannya
Frans segera memencet tombol samping tempat tidur faa untuk memanggil dokter.
”Sayang ada apa?” sahut Anna bangun mendengar frans
”Anna,tadi faa menggenggam tangan aku.
Faa memberikan respon” jawab Frans bahagia
Sama seperti Anna terlihat bahagia,jika anaknya itu memberikan respon.
Tak lama kemudian dokter datang,dan memeriksa keadaan faa.
”Bagaimana dok?” tanya frans
” Sungguh keajaiban tuhan.
Pasien sudah melewati masa komanya.
Dan semua alat vitalnya sudah kembali normal,dan kita hanya menunggu pasien sadar” penjelasan dokter kepada Frans dan Anna
”Alhamdullilah.
Terima kasih dok” sahut Frans pada dokter Gustin
”Mas anak kita” ucap Anna bahagia mendengar kondisi faa sekarang, langsung memeluk suaminya
”Baiklah.
Kalau begitu saya permisi,saya akan kembali nanti untuk memeriksa pasien lebih lanjut” pamit dokter Gusti dan di anggukin oleh Frans dan Anna
Anna mendekati faa dan menggenggam tangan putrinya.
”Sayang mama merindukan mu” kata Anna mencium punggung tangan faa
”Mas hubungi kenzo pasti dia akan senang mendengar hal ini” kata Anna pada Frans
”Iya,aku akan menghubungi dia dan juga yang lain” balas Frans mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Kenzo
Tut..tut.tut ...
” Hallo” sahut Kenzo
”Ken kamu harus segera ke rumah sakit.
Sekarang!!” kata frans pada Kenzo
__ADS_1
”Ada apa paman?
Apa terjadi sesuatu pada faa?” tanya Kenzo panik dari seberang sana
”Tidak Ken.
Ini kabar baik,faa tadi sudah memberi respon dan kita hanya menunggu dia sadar” jawab Frans menjelaskan
”Alhamdullilah.
Baiklah Ken akan segera kesana” kata Ken langsung menutup sambungan teleponnya
Frans segera menghubungi semua sahabatnya,kabar baik faa termasuk Olivia.
”Mama” sahut seseorang yang mana membuat Anna terkejut dan mengalihkan pandangannya ke arah putrinya yang sekarang sedang menatapnya
”Faa,sayang kamu sudah sadar.
Mama merindukan mu nak” Anna langsung memeluk tubuh putrinya
Frans yang mendengar suara anaknya pun,sontak mendekat dan melihat jika anaknya itu sudah sadar.
”Papa” sahut faa melihat Frans mendekat
”Putri papa” Frans mencium kening faa lembut,lalu memeluk tubuh putrinya
”Faa apa ada yang masih sakit?” tanya Anna dengan raut wajah yang bahagia
”Sudah tidak ada lagi mah,faa baik-baik saja” jawab faa tersenyum pada mamanya
”Papa,faa mau duduk” pinta faa pada Frans
”Sayang jangan terlalu bergerak" kata frans menahan faa yang berusaha bangun
”Papa, rasanya seluruh badan faa pegel.
Boleh yah pah hanya duduk” pinta faa karena merasa seluruh tubuhnya pegal
”Baiklah” akhirnya Frans membantu faa untuk bangun dan menyandarkan punggungnya dengan bantal
”Makasih pah” kata faa tersenyum
Frans pun memencet tombol untuk memanggil dokter.
Tidak lama kemudian dokter pun datang dan memeriksa keadaan faa.
”Nona faa sudah baik-baik saja.
Dan besok juga sudah bisa kembali ke rumah.
Tapi tetap harus menjaga pola makan,dan perbanyak istirahat” kata dokter Gustin
”Baik dok, terimakasih” sahut Anna
Dokter Gustin pun keluar dari ruangan faa, setelah menjelaskan kondisi faa yang sudah pulih dan baik-baik saja.
"Maaf karena sudah membuat mama khawatir” kata faa tersenyum
Dan faa pun menoleh ke arah Frans yang terus memandangi dirinya.
"Papa,maaf sudah membuat papa sedih” kata faa tersenyum
”Iya sayang,tapi janji jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi” sahut Frans dan di balas anggukan
”Pah apa kakak tidak ke sini?” tanya faa mencari Kenzo
”Kenzo akan segera datang sayang.
Di antara kami mungkin dia yang paling terluka karena melihat kondisi mu” jawab Frans
”Iya,di juga selalu menjaga mu selama koma” sambung Anna
Pintu ruangan faa terbuka dan seseorang masuk dengan tatapan yang bahagia, melihat orang yang di cintai akhirnya sadar.
”Kakak” sapa faa saat melihat Kenzo baru saja datang
Betapa bahagianya kenzo, mendengar suara itu lagi,dia mendekati faa dan langsung membawa gadis itu kedalam dekapannya.
”Akhirnya kau kembali” ucap bahagia Kenzo mengeratkan pelukannya pada faa
"Aku sudah baik-baik saja kak ” ucap faa
Kenzo melepaskan pelukannya dan mengangkup wajah faa dengan kedua tangannya.
"Aku merindukan mu.
Jangan membuat aku seperti ini lagi.
Aku mohon, rasanya aku bisa gila saat melihat mu tidak berdaya” pinta Kenzo
"Aku janji ” ucap faa, tersenyum menatap kenzo
Kenzo mencium kening faa dengan lembut.
Frans dan Anna memilih untuk keluar memberikan waktu untuk Kenzo dan faa,dan Frans mengabari para sahabatnya yang ingin datang ke rumah sakit agar tidak usah datang,karena faa sudah di perbolehkan pulang esok hari.
Kenzo terus saja menatap faa,tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun.
”Kakak kenapa?” tanya faa melihat Kenzo terus saja menatapnya
"Aku hanya takut, kehilangan mu” jawab Kenzo
”Kakak sekarang tidak usah khawatir lagi.
Aku sudah tidak apa-apa,besok juga aku sudah di perbolehkan untuk pulang,jadi jangan bersedih lagi” ucap faa meyakinkan Kenzo bahwa dia benar-benar sudah membaik
__ADS_1
Tuhan terimakasih” batin Kenzo
”Kamu terlihat sangat kurus.
Kamu mau makan apa,biar aku belikan?” tanya Kenzo menawarkan
”Aku tidak merasa lapar kak.
Nanti kalau aku lapar pasti aku bilang” jawab faa karena tidak merasakan lapar sama sekali
Faa beranjak dari kasur mencoba untuk turun.
”Kamu mau kemana?
Jangan banyak bergerak” ucap Kenzo menahan faa untuk turun
”Kak aku mau jalan-jalan keluar.
Aku sudah lama tidak melihat cahaya” pinta faa dengan wajah memohon
Kenzo pun tidak mau ambil resiko,karena faa baru saja sadar.
”Tidak faa,kamu baru saja sadar dah pulih.
Aku tidak mau ambil resiko” ucap Kenzo tegas
”Kak aku mohon,boleh yah.
Aku sudah tidak apa-apa..ya..kakak” ucap faa memohon
Kenzo pun pasrah melihat wajah memohon faa.
”Baiklah,tapi pakai kursi roda” balas Kenzo mengambil kursi roda
Faa menahan tangan Kenzo yang ingin pergi mengambil kursi roda.
”Jalan saja kak.
Aku tidak akan melepaskan tangan ku dari tangan mu..janji” kata faa memohon
Kenzo membuang nafas kasarnya.
”Baiklah ,ayo tapi hati-hati” pasrah Kenzo membantu faa turun dari tempat tidur dan menggenggam tangan faa
Kini kenzo berada di taman rumah sakit,Kenzo membawa faa ke sana dan duduk di salah satu bangku taman.
”Kak berapa lama aku koma?” tanya faa pada Kenzo
”2 bulan 1 minggu ” jawab kenzo yang tetap menggenggam tangan faa
”Kak apa pelakunya,sudah ketemu?” tanya faa lagi
” Dia sudah di tangkap": jawab kenzo
"Ellen,dia bukan?
Dia salah karena membenci ku.
Aku sama sekali tidak ada hubungan dengan kakak senior ku Rivaldi” ucap faa membuat Kenzo terkejut
Kenzo tertegun dengan apa yang baru saja di katakan oleh faa.
Berarti faa tau orang yang menabraknya.
”Faa Berarti kamu tau?” tanya Kenzo
”Iya kak.
Aku melihat Ellen saat dia menabrak ku ” jawab faa,kini faa menatap ke arah Kenzo
”Kak bolehkah Ellen di bebaskan.
Dia sebenarnya orang yang baik,tapi karena cintanya pada kak Rivaldi membuat dia menutup mata hatinya” pinta faa pada Kenzo
”Tidak bisa!
Dia sudah membuat kamu hampir saja kehilangan nyawa,dan aku tidak mau jika sampai dia mengulangi hal yang membahayakan kamu lagi” kata tegas Kenzo tak habis pikir oleh faa,bagaimana bisa orang yang hampir saja menghilangkan nyawanya minta dia bebaskan
”Kakak.
Aku yakin dia tidak akan melakukan itu lagi padaku.
Dia masih muda kak,dan aku tidak mau menghancurkan masa depannya” ucap faa memohon pada Kenzo
”Kak sekali saja,aku tidak akan meminta apapun lagi padamu” dengan menggenggam tangan Kenzo
” I don't understand, it's up to you, I don't care" ucap Kenzo kesal dan melepaskan genggaman tangan dari faa
Faa pun memeluk Kenzo dari samping.
”Jangan marah kak,aku mohon kali ini saja” ucap faa masih membujuk kenzo agar mencabut tuntutannya pada Ellen
Kenzo pun mengusap wajahnya dengan kasar.
”Mintalah pada papamu.
Jika dia mengizinkan akan aku cabut tuntutan terhadap Ellen” ucap Kenzo tanpa melihat faa
”Terimakasih kak,aku menyayangimu” ucap faa mengeratkan pelukannya, tersenyum bahagia
”Aku juga menyayangi mu.
Aku akan melakukan apapun untukmu” balas Kenzo mencium pucuk kepala faa
Papa, bagaimana caraku agar papa mau membebaskan Ellen.
__ADS_1
Tidak mudah membujuk papa, apalagi menyangkut apa yang sudah Ellen lakukan padaku” batin faa mencoba berfikir bagaimana membujuk papanya