Nona Faa

Nona Faa
Rini Part I


__ADS_3

Hari ini keluarga anderson akan datang ke kediaman abimanyu,untuk melamar secara keluarga olivia untuk menjadi menantu dari keluarga anderson.


Pagi-pagi sekali anna dan faa sudah sibuk menyiapkan semuanya untuk ke rumah olivia.


Wijaya dan dian juga sudah berada di kediaman anderson,karena frans ingin jika semua sahabatnya ikut dalam acara lamaran fadly dan olivia.


Untuk ayu dan raga sudah berada di kediaman abimanyu.


Sebelumnya faa mengatakan jika tidak bisa ikut menemani kakaknya ke rumah olivia,tapi karena situasinya berubah,dia akhirnya bisa ikut menemani kakaknya.


"Mama apa semuanya sudah siap?" tanya fadly yang baru saja turun dari lantai 2 yang sudah terlihat rapi dengan jas putih yang melekat di tubuhnya


"Sudah sayang.


Putra mama sangat tampan" puji anna mencium pipi putranya itu


"Tentu saja tampan dia adalah putraku" ucap frans yang baru saja bergabung


"Percaya diri sekali kau!!" cibir wijaya melihat sahabatnya itu mulai narsis lagi


"Itu memang kenyataannya" tutur frans dengan acuh


Anna dan dian hanya menggeleng-gelengkan kepalanya,melihat tingkah laku suaminya.


Fadly melihat faa hanya diam sedari tadi, seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Faa apa ada masalah?" tanya fadly lalu keempat orang tua itu menoleh ke arah faa melihat faa terlihat gelisah


"Aku hanya memikirkan kak ken,dia belum juga datang sedari tadi" jawab faa mengkhawatirkan kenzo karena memang kenzo tidak menginap di kediaman anderson,karena dia harus masih memantau orang yang meneror dirinya


"Apa kamu sudah mencoba menghubunginya?" tanya fadly


"Sudah kak,tapi tidak bisa di hubungi.


Tidak biasanya kak ken, seperti itu" jawab faa karena sedari tadi dia sudah mencoba menghubungi kenzo berkali-kali tapi tidak bisa terhubung


"Fadly coba telpon kevin,siapa tau saja kevin bersama kenzo" ucap wijaya pada fadly


"Iya pah" lalu fadly segera menghubungi kevin,tapi ponselnya juga sama tidak bisa di hubungi, fadly terus mencoba tapi tetap tidak bisa


"Kevin juga tidak bisa di hubungi" kata fadly pada mereka semua


Faa mulai khawatir,dengan suaminya dan kevin,karena mereka berdua sama sekali tidak bisa di hubungi.


"Aku akan tanyakan pada anak buahku" kata frans mengeluarkan ponselnya menghubungi salah satu anak buahnya


Frans berbicara panjang lebar dengan anak buahnya di telpon.


"Apa ada informasi?" tanya anna juga khawatir pada menantunya dan juga kevin yang sudah di anggap olehnya seperti putranya sendiri


"Kenzo dan kevin baik-baik saja ,kata anak buahku mereka sedang dalam perjalanan menuju ke sini" jawab frans


"Syukurlah,mereka baik-baik saja" ucap dian takut jika terjadi apa-apa pada putra dan keponakannya


Dari gaya bicara frans, seperti sedang menyembunyikan sesuatu,itu bisa di rasakan oleh anna dan fadly.


Faa mendengar ucapan papanya, langsung bernafas lega,kenzo dan kevin baik-baik saja.


Faa pamit untuk ke kamarnya pada semua orang.


Tak lama faa kembali ke kamarnya, kenzo dan kevin tiba di kediaman anderson.


"Mama,papa" panggil kenzo pada dian dan wijaya


Mereka langsung menoleh ke asal suara, ternyata orang yang mereka tunggu akhirnya datang.


"Kalian berdua dari mana saja,di hubungi sangat susah?" tanya dian sekarang bisa bernafas lega karena putra dan keponakannya tidak kenapa-napa

__ADS_1


"Tadi ada sedikit masalah yang harus kami selesaikan terlebih dahulu" jawab kenzo tapi pandangannya menelusuri ruangan mencari seseorang


"Dia di kamarnya,dia sangat mengkhawatirkan mu" kata fadly mengetahui gerak-gerik sahabatnya itu, sedang mencari faa istrinya


Kenzo langsung pamit pada semuanya,dia ingin segera menemui istrinya, sungguh dia sangat merindukannya.


"Kevin ada masalah apa, sampai kalian tidak bisa di hubungi?" tanya fadly setelah kenzo pergi menyusul faa


"Tadi saat aku dan kenzo sudah siap untuk berangkat ke sini,di dalam perjalanan tidak jauh dari rumah mobil kami di hadang oleh orang yang kita temui 5 tahun lalu" jawab kevin menceritakan kronologi


♡Flasback♡


Pagi-pagi kenzo dan kevin sudah siap untuk berangkat ke kediaman anderson,untuk ikut menemani fadly ke rumah olivia.


Setelah semuanya sudah siap,kenzo dan kevin mengunakan satu mobil untuk menuju kediaman anderson,tapi dalam perjalanan tak jauh dari rumah mereka di hadang oleh mobil hitam.Kenzo dan kevin mengenal siapa orang-orang yang menghadangnya,tak lain adalah orang-orang dia temui 5 tahun lalu.


"Oh jadi target kita kali ini adalah orang yang telah memenjarakan kita 5 tahun lalu" kata salah satu dari mereka,saat melihat Kenzo dan kevin keluar dari mobil


"Dunia ini sangat kecil rupanya,apa masih ingin kami membantu kalian untuk masuk ke dalam penjara!!" cibir kevin menatap kelima pria yang sudah berurusan dengannya 5tahun lalu


"Apa yang kalian inginkan?" tanya kenzo to the point pada kelima pembunuh bayaran itu


"Yang kami inginkan adalah kematian kalian, termasuk istrimu" jawab salah satu pria itu tersenyum licik


"Kalian tidak akan bisa menyentuh istriku,walaupun hanya seujung kuku saja" ucap kenzo menatap tajam kelima orang yang ada di hadapannya


"Jangan banyak bicara,kalian tidak akan lolos untuk yang kedua kalinya dari kami" kata salah satu dari mereka lalu langsung memberikan instruksi untuk langsung menghajar kenzo dan kevin


Kenzo dan kevin berusaha melawan kelima pria itu, sangat susah melumpuhkan mereka,butuh waktu yang lama untuk melumpuhkan kelima orang itu.


"Haha..5 tahun kita tidak bertemu hanya segitu yang kalian pelajari" cibir kevin setelah dia dan kenzo berhasil membuat kelima orang itu tersungkur ke jalan


"Keluarlah" instruksi kenzo dan sesaat semua anak buahnya sudah berada di dekatnya


"Bereskan mereka,jangan sampai ada yang mengikuti ku" perintah kenzo pada anak buahnya


"Apa kalian tidak apa-apa?" tanya dian khawatir setelah mendengar cerita kevin


"Aku dan kenzo tidak apa-apa bibi,tidak perlu khawatir" jawab kevin tidak mau jika bibinya itu khawatir


"Syukurlah" lega dian


"Berarti benar,dia bekerja dengan rini" kata fadly


"Sudah tidak di ragukan lagi,tapi aku yakin di balik itu ada yang membantu rini untuk menjalankan rencananya" sambung kevin


"Semoga saja ini bisa di bereskan secepatnya" ucap anna


"Bibi anna tidak perlu khawatir,kami tidak akan membiarkan mereka menyentuh faa, secepatnya kami akan menangkap orang-orang itu" jawab kevin pada anna


"Terimakasih karena sudah mau membantu faa" balas anna tersenyum pada kevin,pria yang sudah di anggapnya seperti putranya sendiri


"Faa sudah aku anggap sebagai adikku bibi,aku juga kakaknya.


Sebagai kakak tidak akan membiarkan adiknya terancam atau terluka sama sekali" kata kevin membuat semua orang tersenyum mendengarnya, ketulusan kevin menyayangi faa sebagai adiknya


...


Di dalam kamar,faa duduk di sofa yang ada di dalam kamarnya, walaupun dia sudah mendengar jika suaminya baik-baik saja dan sudah dalam perjalanan menuju kediaman anderson,tapi faa tetap mengkhawatirkannya sebelum dia melihat dengan mata kepalanya sendiri jika suaminya baik-baik saja.


"Sayang" panggil kenzo, kedatangan kenzo sama sekali tidak di sadari oleh faa


Faa menoleh ke arah pintu kamarnya, melihat suaminya masuk,faa langsung berlari memeluk suaminya itu.


"Syukurlah kakak baik-baik saja" ucap faa yang sudah memeluk kenzo


"Aku tidak apa-apa, kenapa kamu di dalam kamar saja sendiri?" tanya kenzo

__ADS_1


"Aku hanya mengkhawatirkanmu.


Kenapa tidak bisa di hubungi?" tanya balik faa


Kenzo mengajak faa untuk duduk lebih dulu,baru dia menjelaskan semuanya,kenapa dia bisa sampai telat dan tidak bisa di hubungi.


"Bagaimana dengan kak kevin,apa dia baik-baik saja?" tanya faa juga sangat khawatir pada pria yang sudah seperti kakaknya sendiri


"Dia juga baik-baik saja,tidak perlu khawatir.


Aku ingin mandi lebih dulu, setelah berhadapan dengan orang-orang itu aku menjadi bau keringat" kata kenzo yang kini tubuhnya penuh dengan keringat


"Ya sudah,kakak mandi aku akan siapkan baju " jawab faa


Lalu kenzo masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan faa menyiapkan baju untuk suaminya pakai ke rumah olivia.


Setelah faa menyiapkan pakaian untuk kenzo,faa melihat ke arah balkon kamarnya.


Entah dorongan dari mana faa menuju balkon kamarnya, sambil menunggu kenzo selesai mandi.pikir faa


Saat faa keluar ke balkon,angin langsung berhembus ke kulitnya,itu membuat faa rileks.


Tapi saat faa menikmati hembusan angin dari balkon, ponselnya berdering menunjukan dari nomor yang tidak di kenal.


Awalnya faa mengabaikan telpon itu,tapi nomor tidak di kenal itu berusaha menghubunginya berkali-kali.


Apa aku angkat saja ya,siapa tau penting" batin faa bingung apakah dia harus menjawab telpon itu atau tidak?


Lalu faa mengangkat telpon itu.


"Halo." ucap faa setelah mengangkat telpon dari nomor tidak di kenal


"Apa kabarmu nona Faa?" tanya orang yang menelpon faa


"Anda siapa?" tanya faa


"Lihat ke arah barat" jawab orang itu


Lalu faa melihat ke arah barat,dan betapa dia sangat terkejut melihat orang itu sedang melambaikan tangan padanya,yang berada di luar kawasan rumah anderson.


"Oh jadi mantan staf papaku yang menghubungiku!!" ucap faa dengan tenang


"Sepertinya kamu tidak bisa melupakan aku ternyata" jawab orang itu


"Aku tidak akan melupakan orang sepertimu,Rini" jawab faa dengan santai masih menatap Rini dari balkon


"Apa yang kau inginkan dariku?" lanjut faa to the point


"Yang jelas aku ingin kamu merasakan semua penderita yang sudah aku alami,bahkan aku akan puas jika kamu mati di tanganku" jawab rini tertawa licik


Aku tidak boleh takut,jika aku tidak bisa melawannya,dia akan menganggap aku lemah dan takut padanya" batin faa


"Lakukanlah jika memang kamu bisa melakukannya.


Tapi kamu harus ingat jika semua rencanamu gagal,kamu pasti akan menerima buah kekalahan mu dengan setimpal" ucap faa dengan tenang dia tidak ingin terdengar lemah oleh rini


"Kita lihat saja nanti.


Masih ada kejutan yang akan kau terima dariku" kata rini tertawa


"Aku menantikannya" balas faa, lalu faa mematikan sambungan telepon


Tanpa di sadari faa semua obrolannya dengan rini terekam oleh ponsel kenzo,karena sebelumnya kenzo sudah memprediksi jika Rini akan menghubungi faa,maka dari itu dia menyadap ponsel faa,untuk selalu memantau istrinya.


"Kejutan apa lagi yang wanita gila itu rencanakan?" gumam kenzo setelah mendengar semua obrolan istrinya dengan rini


Lalu kenzo mengirimkan rekaman itu pada fadly dan kevin,agar mereka juga tau.

__ADS_1


Mereka yang menganggu ketenangan keluarga ku,akan menerima semuanya dengan setimpal" batin kenzo memancarkan amarah


__ADS_2