
Sudah satu bulan faa belum juga sadar dari komanya.
Dan orang yang menabrak faa belum juga tertangkap,dia benar-benar hebat karena bisa bersembunyi dari pencarian Kenzo dan Frans.
Tapi Kenzo maupun Frans tidak akan menyerah sampai pelakunya tertangkap.
Kini hanya ada Kenzo yang menjaga faa.
Tidak satu haripun terlewatkan oleh Kenzo untuk menjaga faa, walaupun Frans dan Anna juga setiap harinya datang bergantian menjaga faa di rumah sakit,terkadang juga Olivia ikut menjaga faa.
”Sayang,kenapa kamu sangat betah tidur.
Aku merindukan mu!!” ucap lirih Kenzo
”2 bulan lagi kita menikah, cepatlah sadar.
Aku menunggu mu”
”Apa kamu tidak merindukan aku.
Apa kamu marah?”
”Jika benar kamu marah, bangunlah dan pukul aku sesuka hatimu”
”Apa kamu menemukan seseorang di sana yang lebih tampan dari ku?
Tapi memangnya ada yang lebih tampan dariku?”
”Faa kenapa kamu sangat suka membuat aku tidak berdaya seperti ini?
Bertahun-tahun lalu,aku harus menahan diriku agar tidak merindukan mu.
Kamu tau faa,saat aku di sekolah banyak yang tidak menyukai diriku karena aku tidak bisa tersenyum pada mereka,aneh bukan?Karena hanya kamu yang bisa membuat aku tersenyum”
”Bagunlah!!
Dan buat aku tersenyum lagi.
Aku merindukan mu,sangat merindukan mu” setiap harinya Kenzo akan mengajak faa berbicara tanpa mengeluh dan penuh kesabaran
”Hari-hari ku sepi tanpamu” ucap lirih Kenzo mencium punggung tangan faa
Dring..Dring..Dring..
Ponsel Kenzo berdering dan menampilkan sekertaris pribadinya yang menghubunginya.
”Hallo,ada kabar apa?” tanya Kenzo dengan nada dingin
”Aku sudah menemukan pelakunya, sekarang dia sudah berada di kantor polisi”jawab Al ,dari seberang sana
”Bagus.
Aku akan segera kesana” kata kenzo dengan dingin terpancar amarahnya
”Baiklah.
Aku menunggu mu di kantor polisi” kata Al lalu mematikan sambungan telponnya
Alfaro Renaldy, biasanya di panggil Al,adalah sahabat kenzo saat kuliah dan juga menjadi tangan kanan kenzo,dan cara mereka berbicara tidak ada menunjukkan antara atasan dan bawahan,karena Kenzo yang meminta agar Al berbicara padanya seperti sahabat.
”Kak ken” panggil olivia yang sedari tadi berada di balik pintu dan mendengar Kenzo berbicara tentang pelaku penabrakan faa sudah tertangkap
”Olivia” kata kenzo berbalik melihat Olivia
”Kak Ken,apa benar yang aku dengar tadi, pelaku penabrakan faa sudah tertangkap?” tanya Olivia memastikan yang tadi dia dengar
”Iya, pelakunya sudah berada di kantor polisi.
Aku akan ke sana untuk menemui pelakunya” kata Kenzo menjelaskan
”Aku ikut.
Kak Ken aku tidak akan tenang jika pelaku yang menabrak faa belum ku lihat dengan mata kepalaku sendiri” pinta Olivia
”Baiklah.
Kamu boleh ikut,aku akan berbicara pada dokter faa dulu, setelah itu kita berangkat” kata Kenzo pada Olivia dan di balas anggukan
Setelah Kenzo meminta perawat untuk menjaga faa,selama dia berada di luar,dan dia langsung berangkat ke kantor polisi bersama Olivia.
Setelah memakan waktu yang cukup lama,Kenzo dan Olivia sampai di kantor polisi dan saat mereka turun sudah di sambut oleh Al dan beberapa anak buahnya.
”Ayo,kamu bisa melihat pelakunya sekarang ken” kata Al berjalan di samping kiri Kenzo dan Olivia mengikuti di samping kanan Kenzo
”Selamat siang tuan muda, silahkan di sebelah sini” kata seorang polisi menunjukkan jalan dengan Kenzo, olivia dan Al mengikuti nya
Setelah sampai tepat di ruangan tertutup,polisi itu membuka pintu dan mempersilahkan Kenzo dan yang lainnya masuk.
Sesaat kenzo dan Olivia masuk di ikuti Al. betapa terkejutnya Olivia melihat pelakunya orang yang dia kenal.
”Ellen!!” kata olivia dengan kemarahan yang sudah mengisi kepalanya
”Olivia kamu mengenalnya?” tanya Kenzo
”Iya,dia orang yang selalu merendahkan faa,dan selalu berniat jahat pada faa karena yang ada di pikirannya,faa telah merebut orang yang dia cintai” kata olivia berjalan mendekati Ellen
Kenzo nampak begitu geram dengan apa yang dia dengar baru saja.
”Apa dia sudah mati,aku berharap dia mati,agar aku puas!!” kata Ellen tertawa
Plakk..plakk..
Dua tamparan mendarat di pipi Ellen,itu dari tangan Olivia.
”Akan aku pastikan,kau membusuk di penjara!!” kata olivia menahan emosinya
”Aku akan bebas!!
Dia hanya wanita miskin dan tidak akan,bisa melawan aku yang punya segalanya”' kata Ellen merendahkan dan tertawa
__ADS_1
”Dasar gila.
Apa kau tau faa siapa?
Jika kau tau kau akan mati berdiri” balas Olivia
”Memangnya siapa dia?
Dan aku juga tidak peduli siapa dia” balas Ellen menatap tajam ke arah Olivia
Kenzo yang sedari tadi emosinya sudah memenuhi jiwanya,di tahan oleh Al,agar tidak mengotori tangannya sendiri.
”Okey akan aku jelaskan siapa sebenarnya faa!!
Oo tidak lebih tepatnya Oriella Faa Anderson.
Faa adalah putri tunggal dari keluarga Anderson pebisnis dengan urutan kedua sebagai orang terkaya di dalam kerajaan bisnis.
Dan kau tau calon suami dari faa adalah orang yang menduduki urutan pertama sebagai raja bisnis yang sudah terkenal di seluruh dunia.
Yaitu Kenzo Aldy Jaya Nugraha” Kata Olivia membuat Ellen tercengang tidak percaya
”Ellen apa kau lihat dia.
Tentu kau tau siapa dia bukan!!” kata olivia menunjuk Kenzo yang sedari tadi duduk menahan emosinya
”Dan untuk Rivaldi,sangat di sayangkan kau sudah membuat kesalahan besar.
Faa tidak pernah suka pada Rivaldi!!
Bahkan sudah berkali-kali Rivaldi mengajak faa jalan selalu saja di tolak.
Dan faa sama sekali tidak memiliki perasaan apapun pada Rivaldi” kata olivia dengan tegas
"Akan aku pastikan kau menderita dan membusuk di dalam penjara Ellen!!
Tidak ada yang akan bisa melepaskan kamu dari sini” tegas Olivia yang sudah sangat tersulut emosi
”Tidak!!
Tidak mungkin faa anak dari keluarga Anderson,kau pasti berbohong” teriak Ellen dengan penyesalan yang sudah dia perbuat,yang hanya merugikan dirinya sendiri
”Kenapa tidak mungkin,itulah kebenarannya nona Ellen!!” kata seseorang lelaki dengan sorot mata yang sulit di artikan ya dia adalah Kenzo
”Saya tidak akan mengampuni kamu dan keluarga mu.
Jika terjadi sesuatu pada calon istri saya, camkan itu!!” tegas Kenzo berdiri dan berlalu pergi dengan di ikuti Al dan Olivia
”Bodoh kamu Ellen!!
Bagaimana bisa kamu melakukan ini semua hanya karena cintamu pada Rivaldi.
Hiks..hiks...bodoh..ahhhhhhhhhh” teriak Ellen frustasi menyesali perbuatannya setelah kepergian Kenzo dan olivia
...
🌼Rumah sakit🌼
Ceklek..
Pintu kamar faa terbuka,dan terlihat dokter Gustin masuk dengan suster.
Di dalam kamar ada Anna,Frans dan kenzo,olivia yang setia menjaga faa.
”Permisi,ada yang ingin saya katakan pada pihak keluarga” kata dokter Gustin
”Iya dok,ada apa katakanlah” sahut Frans pada dokter Gustin
”Sebelumnya saya minta maaf,tapi ini harus saya katakan.
Pasien hanya bisa bertahan karena alat bantu medis dan selama 2 bulan pasien koma sama sekali tidak menunjukkan perubahan sedikitpun.
Dan kami pihak rumah sakit akan mencabut alatnya dari tubuh pasien” kata dokter Gustin yang mana membuat Kenzo emosi dan juga Frans
Sedangkan Anna dan Olivia hanya bisa menangis, karena alat medis faa akan di cabut.
Belum sempat Frans meluapkan emosinya karena perkataan dokter Gustin,Kenzo lebih dulu menyambar dokter Gustin memegang kedua kerah baju dokter Gustin.
”Tidak ada yang akan melepaskan alat medisnya!!
Jika itu kau lakukan akan ku buat kau dan rumah sakit ini tutup” ancam Kenzo yang sudah tersulut emosi
”Jangan ada yang berani melepaskannya tanpa seizin ku!!” sambung Kenzo mendorong tubuh dokter Gustin yang sudah ketakutan
”Dokter gustin.
Aku tau kau menjalankan prosedur rumah sakit,tapi aku tidak akan membiarkan alat bantu putriku di lepas.
Pergilah dari sini sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan” sahut Frans dengan tegas
”Baik tuan.
Saya__per_misi tuan” gugup dokter gustin meninggalkan ruangan faa
...
”Tante.
kenapa faa masih setia dengan tidurnya,Olivia sangat merindukan dia.
Hiks..hiks..kenapa dia tega membuat kita semua seperti ini” tangisan pilu Olivia dalam dekapan Anna
”Sabar sayang.
Faa anak yang kuat dia akan segera sadar” sahut Anna meneteskan air matanya mencium lembut kening Olivia
”Sayang,sudah 2 bulan kamu tertidur.
1 bulan lagi kita akan menikah,bangunlah” getir Kenzo tanpa sadar meneteskan air matanya
__ADS_1
Papa kangen kamu sayang, cepatlah sadar” batin frans memandangi putrinya
🌼Kampus🌼
”Olivia.” teriak Rivaldi memanggil
Olivia yang namanya di panggil pun menoleh,dan melihat orang penyebabnya faa terbaring di rumah sakit.
”Olivia tunggu!!
Kenapa kau terus saja pergi saat aku memanggil mu?” kejar Rivaldi memegang lengan olivia saat mencoba menghindar darinya
”Ada apa?
Aku tidak ada urusan denganmu!!” ketus Olivia
” Aku hanya ingin tanya,kenapa selama 2 bulan ini aku tidak melihat faa?” tanya Rivaldi
”Oo jadi kamu mencari faa.
Sayangnya faa sekarang tidak ada di sini,dan jangan pernah masuk ke dalam kehidupan faa lagi dan mencarinya” tegas Olivia pada Rivaldi
”Kenapa?
Apa terjadi sesuatu?” tanya Rivaldi karena tidak tau menahu tentang apa yang di alami oleh faa
”Jadi kamu belum tau?
Apa pura-pura tidak tau?” kata olivia yang sudah tersulut emosi, menatap tajam Rivaldi
”Apa maksudmu Olivia?” tanya Rivaldi tidak mengerti
” 2 bulan yang lalu faa kecelakaan.
Dan itu semua gara-gara kamu,andai saja kamu tidak mendekati faa ini semua tidak akan terjadi.
Karena kekerasan kepala mu faa yang harus menerima akibatnya,dan dia sekarang terbaring lemah di rumah sakit selama 2 bulan dia koma dan sampai sekarang belum ada yang tau kapan dia akan sadar.
Sungguh aku sangat membenci dirimu !!!” tunjuk Olivia ke Rivaldi dengan emosi
Rivaldi mematung faa koma,dan itu semua gara-gara dirinya?
”Kenapa kamu bisa bilang kalau itu gara-gara aku?” tanya lirih Rivaldi
”Ellen."
”Tidak perlu ku jelaskan!!
Kamu pasti sudah tau alasannya!! ” tegas Olivia pergi meninggalkan Rivaldi yang mematung dengan apa saja yang baru dia dengar
”Faa,maafkan aku!!
Gara-gara aku,semuanya gara-gara aku.
Aku tidak akan memaafkan diriku sendiri jika terjadi sesuatu padamu!! ” ucap frustasi Rivaldi mengusap wajahnya dengan kasar
...
Kelas.
Olivia yang sedang membaca buku, tiba-tiba seorang wanita yang di ikuti oleh dua temannya menghampiri dirinya.
”Olivia, selama dua bulan ini gue lihat Lo sendiri aja.
kemana teman Lo yang sok kecantikan itu!!
Apa udah di keluarin dari kampus,karena nggk bisa bayar biaya kuliah dia
Apa jangan-jangan dia__ ” ucapan Mila terpotong karena Olivia mengebrak meja
Brakkk ..
”Tutup mulut Lo!!
Lo nggk tau faa siapa,jadi gue saranin untuk tidak melakukan apa yang bakalan Lo sesali nanti!!” kata tegas Olivia menunjuk wajah Mila
Mila dan dua temanya Rani,dan Elsi adalah salah satu yang tidak menyukai faa,karena merasa tersaingi oleh kecantikan alami dari faa.
”Memangnya siapa dia haa?
Yang gue tau dia hanya anak orang miskin yang sok kecantikan,dan lebih jelasnya seorang ******!!” balas Mila dengan senyuman mengejek Olivia
Plak..
Olivia menampar keras wajah mila,dan itu membuat Mila memekik kesakitan bagian wajahnya yang terasa panas.
”Jaga omongan Lo!!
Yang pantas di katai ****** ada Lo bukan faa.
Lo bertiga gue pastikan akan di keluarkan dari kampus ini!!” Olivia yang sudah tersulut emosi sedari tadi berusaha mengontrolnya
Olivia sama sekali tidak akan pernah terima,jika ada yang mengatakan yang tidak-tidak tentang sahabatnya itu,apa lagi itu tidak ada yang benar.
”Lo emangnya siapa?
Lo itu ngancam orang yang salah.
Coba aja Lo buktiin jika memang Lo bisa keluarin kita bertiga dari kampus ini” kata Elsi meremehkan
”Iya,gue tau Lo dari keluarga konglomerat.
Tapi Lo juga jangan lupa kalau kita juga punya kekuasaan yang sama seperti lo” sambung Rani
”Dan Lo udah nampar gue!!
Gue bakalan balas!!” ancam Mila yang masih memegang wajahnya
Olivia hanya diam tidak menanggapi semua ocehan Mila dan temannya,bukan karena dia takut,karena Mila dan temannya akan mendapatkan hadiah sebentar lagi.
__ADS_1
Mila dan temannya pun pergi dari kelas meninggalkan olivia,yang sedang membereskan semua buku-bukunya dan akan segera ke rumah sakit,untuk menjenguk sahabatnya.