
Hari ini adalah hari keberangkatan faa dan yang lainnya ke Madrid.
Semuanya kini sudah berada di dalam jet, pribadi Kenzo.
"Ellen,setelah ini aku harap,kau dan kak Kevin juga segera menyusul.
Agar anak-anak kita nantinya bisa saling berteman,dan siapa tau saja anakku dan anakmu nantinya akan berpacaran.
Hahahaha" tawa faa, membayangkan jika anaknya berpacaran dengan anak Ellen
"Dasar,bumil.
Kamu saja belum tau jenis kelamin anakmu.
Dan lagi pula aku juga belum menikah" kata Ellen, mengeleng kepala karena kekonyolan faa,yang sudah berfikir sangat jauh
"Ah iya,aku belum tau jenis kelamin baby" faa baru ingat ,jika dia belum tau jenis kelamin anaknya
"Tapi Ellen,aku berharap jika anakku laki-laki dan anakmu perempuan,aku akan menjodohkan mereka.
Pasti sangat lucu,ah aku sungguh sudah membayangkan semuanya" ucap faa, tersenyum-senyum membayangkan anaknya dan anak Ellen
"Terserah kau saja faa.
Jika memang sudah takdir anak kita nantinya bersatu,aku orang pertama yang akan merestui mereka" balas ellen ,juga sudah terbawa menghayal dengan faa
Lalu kedua wanita itu ,saling tertawa bersama , mengobrol banyak hal.
Tak jauh dari tempat faa dan ellen mengobrol Kenzo dan Kevin memperhatikan kedua wanita itu.
Kenapa dia bisa menjadi sangat mengemaskan seperti itu " batin kenzo, memandangi istrinya
"Ck!! istrimu itu bisa-bisanya sudah menghayal kemana-mana" kata Kevin, mendengar obrolan faa dan kekasihnya
"Ya terpenting dia selalu bahagia" jawab kenzo,tidak memalingkan pandangannya dari faa
....
Setelah menempuh perjalanan selama 17 jam 25 menit, akhirnya mereka semua tiba di Madrid.
Setelah mereka keluar dari jet, beberapa anak buah kenzo dan anak buah fadly sudah menunggu mereka.
Kini mereka semua sudah berada di mobil yang berbeda.
Kenzo dan faa di satu mobil yang sama.
Dan Kevin bersama Ellen di mobil yang sama.
Kini mereka akan langsung menuju rumah utama anderson.
"Sayang, setelah pernikahan Fadly dan olivia.
Kita akan membicarakan kepada orangtua kita tentang keinginan untuk menetap di madrid" kata Kenzo ,dia masih mengingat keinginan istrinya untuk tinggal di madrid untuk menemani oma Marley
"Iya kak,aku juga ingin jika baby lahir di tempat aku di lahirkan" jawab faa,karena memang faa lahir di Madrid sama seperti Fadly
"Kak apa itu tidak membebankan kakak?" tanya faa ,karena pusat perusahaan suaminya berada di Indonesia
"Tidak sayang!
Jangan pernah bertanya seperti itu lagi" jawab kenzo
"Aku akan memindahkan pusat perusahaan Nugraha ke madrid.
Dengan begitu aku tidak akan kesusahan,dan perusahaan di Indonesia akan di urus oleh dion" lanjut Kenzo, dia sudah mempertimbangkan semuanya jika dia dan istrinya jadi pindah ke madrid.
Kenzo akan memindahkan pusat perusahaan Nugraha ke madrid
"Terimakasih kak.
Karena selalu menuruti semua apa yang aku mau!
Aku mencintaimu kak" kata faa, menyandarkan kepalanya di bahu kenzo
"Aku bahkan lebih mencintaimu dari apapun" balas kenzo,mencium puncuk kepala faa
Tak lama kemudian mobil yang di pakai oleh faa,Kenzo sudah memasuki halaman rumah mewah utama anderson.
Tak lama di susul oleh mobil yang di pakai Kevin dan ellen.
"Oma" teriak faa,saat turun dari mobil.
Faa melihat semua orang menunggu kedatangannya di depan pintu utama.
Faa langsung berlari untuk memeluk Omanya itu
__ADS_1
"Faa jangan berlari seperti itu" tegur Kenzo, melihat istrinya lari
Tapi faa hanya cengengesan dan kini sudah berada di dalam dekapan Oma Marley.
"Oma sangat merindukanmu sayang" ucap Oma Marley, memeluk erat cucunya itu
"Faa juga Oma" balas faa mencium kedua pipi Oma Marley
"Bagaimana kandunganmu?" tanya Oma Marley mengelus lembut perut faa
"Baik Oma" jawab faa tersenyum
Lalu faa menyapa semua orang yang ada di sana menyambut kedatangannya.
"Ken,aku bahagia kau sudah pulih" kata fadly, langsung memeluk Kenzo
"Terimakasih" balas Kenzo
"Sayang oma, bagaimana keadaan mu?" tanya oma Marley pada cucu menantunya itu
"Sudah membaik Oma" jawab kenzo, memeluk Oma Marley
"Maafkan Oma,karena tidak bisa datang saat kau masuk ke rumah sakit" kata Oma Marley, mengelus punggung Kenzo
"Tidak apa-apa Oma" jawab kenzo, tersenyum
"Ken" panggil Anna ,pada menantunya itu,lalu memeluknya
"Terimakasih karena rela mengorbankan diri mu sendiri demi putriku" kata anna dengan tulus
"Faa adalah tanggung jawab Ken mah.
Ken tidak akan membiarkan terjadi apa-apa padanya" jawab Kenzo,karena memang seharusnya sudah kewajibannya menjaga faa
"Ken,papa ikut bahagia.
Selamat karena kamu juga akan menjadi seorang ayah" ucap Frans, memeluk manantunya
"Terimakasih pah" balas kenzo
"Mah,pah" panggil Kenzo,kepada kedua orangtuanya
"Bagaimana perjalananmu?" tanya Dian
"Semuanya berjalan lancar mah" jawab kenzo
"Sudah pah,Tidak perlu khawatir" jawab kenzo,karena sebelumnya faa sudah mengajaknya untuk memeriksa lukanya sebelum berangkat ke madrid
Para sahabat Frans juga sudah berada di sana ,mereka sudah berangkat sehari setelah Kenzo sadar.
Kevin dan Ellen juga ikut menyapa semua orang yang ada di sana.
"Kak Ken,sudah baik-baik saja.
Aku bahagia karena kakak ,bisa melihat pernikahan aku dan kak Fadly" kata Olivia pada kenzo
"Aku juga tidak akan melewatkan pernikahan sahabat dan adikku" jawab Kenzo, mengacak-acak rambut olivia
"Faa, Ellen" panggil Olivia pada sahabatnya itu
"Olivia" sahut faa dan Ellen
Lalu ketiga wanita itu saling berpelukan, melepas kerinduan mereka beberapa Minggu tidak bertemu.
"Bagaimana kabar keponakan ku?" tanya Olivia , mengelus perut faa
"Baik aunty" jawab faa tersenyum
"Semuanya masuk,kita mengobrol di dalam saja" ajak Oma Marley pada semuanya
Lalu mereka semua masuk ke dalam,dan berkumpul di ruang keluarga.
Oma Marley sudah meminta pelayan untuk membawa barang-barang ke kamar faa.
Dan barang-barang kevin dan Ellen ke kamar yang sudah di siapkan.
"Oma sangat bahagia ,karena kalian bisa berkumpul di rumah ini.
Sudah lama sekali rumah ini tidak seramai ini" ucap oma Marley, terlihat dari raut wajahnya di sangat bahagia karena semua sahabat putranya berkumpul,bersama dengan anak-anaknya
"Apa mama bahagia?" tanya Frans
"Sangat bahagia, melihat kalian semua berada di rumah ini" jawab Oma Marley
"Kami juga ikut bahagia jika mama bahagia" kata ayu, memeluk Oma Marley
__ADS_1
"Iya mah,kami semua akan sering-sering berkumpul di rumah ini" sambung Bimo
Oma Marley tersenyum, bahagia itulah yang di rasakan oleh Oma Marley.
Karena sudah sangat lama rumah itu ,tidak seramai ini.
"Ommmaaa" celutuk Lily , tersenyum pada Oma Marley
"Ah cucu Oma satu ini.
Iya ini Oma sayang" kata Oma Marley, mengambil Lily dari pangkuan ayu
"Lily ommaa" kata Lily ,cara bicaranya pun sudah jelas
"Iya sayang Oma tau.
Kau adalah Lily ,cucu Oma yang cantik" kata Oma Marley ,mencium seluruh wajah gadis kecil itu dan membuatnya tertawa
Semua orang yang melihat Oma Marley,begitu bahagia karena keberadaan mereka semua.
Aku tidak mau jika Oma merasa kesepian lagi" batin faa
Aku semakin mengerti kenapa faa meminta untuk tinggal di Madrid" batin Kenzo
"Kevin ,kemana ibumu?" tanya Oma Marley,tidak melihat adik dari Wijaya tak lain adalah ibu Kevin
"Mommy kembali ke Amerika untuk mengurus kepindahannya ke Indonesia.
Dan mommy akan menyusul besok Oma" jawab Kevin
"Baguslah jika Ariana sudah kembali, menetap di Indonesia" kata Oma Marley,karena dia tau Ariana meninggalkan rumah Nugraha sudah sangat lama
"Kapan kau akan menyusul Fadly,untuk menikah?" tanya Oma Marley lagi
"Secepatnya Oma,doakan saja" jawab santai kevin
"Calon mu bahkan sangat cantik,jangan lama-lama nanti di ambil orang" kata Oma Marley, melihat Ellen yang duduk bersama dengan faa dan olivia
"Tidak akan Kevin biarkan laki-laki lain memiliki dia selain aku Oma" jawab kevin, tersenyum
Ellen yang di perhatikan oleh semua orang menjadi malu.
"Ck!! Dasar anak jaman sekarang!!" cibir Oma Marley
Lalu mereka semua saling mengobrol satu sama lain.
Tak ketinggalan ketiga wanita bersahabat itu, terlihat mereka sangat asik mengobrol.
Dan juga para suaminya.
"Ken selamat karena kau akan menjadi seorang ayah" kata Fadly,pada Kenzo
"Terimakasih,itu adalah hadiah terbaik setelah semua apa yang terjadi" jawab kenzo
"Semuanya sudah di rencanakan oleh tuhan.
Di balik semua yang kita alami,ada hal yang baik dan membahagiakan yang kita dapatkan" sambung Kevin
"Benar.
Tapi sejak kapan kau menjadi sok bijak seperti itu " cibir Fadly,pada Kevin
"Damm!!
Di antara kita bertiga,aku yang paling tampan dan humor.
Di bandingkan dengan kalian berdua ,yang selalu memasang wajah datar,dan susah sekali tersenyum" jawab asal Kevin,tapi itulah kenyataannya
"Dasar gila!!
Aku bilang dari mana kau bisa sok bijak seperti tadi.
Kenapa kau malah membahas,soal itu bodoh" kesal Fadly,karena Kevin
"Tapi kalian mengakui jika yang aku katakan benar bukan?" kata Kevin, menatap kedua sahabatnya itu
"Terserah!!" jawab Kenzo dan Fadly,karena menurutnya Kevin memang yang paling humor di antara mereka bertiga
....
(Tapi untuk ketampanan mereka bertiga,kalian bisa menilainya sendiri)
Ayo yang paling tampan siapa antara ketiga pria sahabat itu?
Dan yang paling cantik siapa antara ketiga wanita bersahabat itu?
__ADS_1
Jawab di kolom komentar!!😍