
Sudah 3 hari ini faa sama sekali tidak keluar rumah.
Sampai saat ini kenzo maupun frans, belum mengetahui siapa wanita itu.
Kemarin fadly mengabarinya jika dia frans, dan anna akan datang ke rumah orang tua olivia untuk menetapkan tanggal pernikahan.
Karena fadly dan olivia sudah sepakat jika mereka akan langsung menikah saja.
Tapi faa berkata tidak bisa menemani kakaknya itu untuk datang ke rumah olivia,karena informasi wanita misterius itu belum diketahui suaminya.
Fadly juga tidak memaksakan adiknya itu bisa datang,Fadly juga sudah tau jika ada yang berniat jahat pada adiknya, karena frans sudah memberitahunya.
Kenzo ke kantor pagi-pagi sekali hari ini,faa tidak tau ada apa dengan suaminya,karena tumben sekali kenzo ke kantor pagi-pagi sekali.
Siang harinya faa merasa bosan berada di kamarnya seharian.
Faa keluar dari kamarnya menuju lantai bawah.
"Bibi ann" panggil faa mencari bibi ann
"Iya non" jawab bibi ann muncul dari arah dapur
"Bibi tolong buatkan aku salad buah ya bi,jika sudah selesai,aku ada di gazebo" pinta faa pada bibi ann,tidak tau kenapa dia sangat ingin makan salad buah
"Baik non,bibi akan buatkan" ucap bibi ann lalu kembali ke dapur membuatkan salad buah untuk majikannya
Sedangkan faa sendiri sudah berjalan menuju gazebo.
Tak lama kemudian bibi ann datang dengan membawa satu mangkuk salad buah.
"Ini salad buah yang nona minta" ucap bibi ann meletakkan di meja
"Terima kasih bibi ann" balas dengan senyuman faa
"Sama-sama nona.
Kalau begitu kembali ke dapur non" pamit bibi ann
"Bibi ann,temani aku di sini ya.
Aku bosan tidak ada yang bisa aku ajak bicara" pinta faa pada bibi ann untuk menemaninya di gazebo
Lalu bibi ann dengan senang hati mengiyakan permintaan faa,dia ikut duduk di hadapan faa,mereka berdua saling mengobrol tentang banyak hal.
Tiba-tiba satpam rumah faa datang mendekat dengan membawa 1 buah kotak di tangannya.
"Permisi nona,ada kiriman untuk anda" ucap satpam rumah faa dengan sopan
Faa pun menerima kiriman dengan bentuk kotak sedang,dari satpam rumahnya.
Tidak ada nama pengirimnya,siapa yang kirim paket ini?" batin faa bertanya-tanya siapa yang mengirimkan paket itu padanya
"Apa bapak yakin kalau ini buat saya?" tanya faa setelah melihat paket itu tanpa ada nama pengirimnya
"Iya nona,orang yang memberikan itu pada saya mengatakan jika itu untuk anda" jawab pak andi satpam rumah faa
"Baiklah pak,terima kasih" jawab faa
Faa lalu membukanya, saat faa membuka kotak itu dengan refleks faa membuang kotak itu.
"Nona baik-baik saja?" tanya bibi ann khawatir melihat wajah pucat faa setelah membuka kotak kiriman itu
"Bibi to..to..tolong telpon kak Ken sekarang,bi..bilang padanya agar secepatnya pulang" pinta faa yang kini sudah ketakutan setelah membuka kotak kiriman untuknya
Dengan segera bibi ann berlari masuk ke dalam rumah,untuk menelpon kenzo.
Pak andi yang masih berada di dekat faa, mengambil kotak itu dan melihat isinya.
"Isi suratnya apa pak?" tanya faa yang sudah pucat
"KAMU AKAN MATI DI TANGANKU"
Itulah yang tertulis di dalam kotak itu,dengan kain yang sudah berlumuran warna merah seperti darah.
Siapa yang mengirimkan itu padaku?" batin faa
"Nona apa yang akan saya lakukan dengan kotak ini?" tanya pak andi yang melihat majikannya itu ketakutan
"Bawah kotak itu masuk ke dalam rumah,saya ingin kak ken melihatnya.
Dan pak andi jangan buka gerbang untuk siapapun itu,jangan menerima apapun lagi"perintah faa lalu masuk ke dalam rumah, menunggu kenzo di ruang tamu
__ADS_1
Kini faa benar-benar takut,dia sama sekali tidak tau siapa yang mengirimkan itu padanya.
Faa mencoba mengingat apa dia pernah membuat masalah dengan orang?
Tapi yang dia ingat tidak pernah sama sekali faa mencari masalah dengan seseorang.
Tak lama kemudian terdengar suara mobil yang baru saja masuk,dan tak lama kenzo muncul dari pintu masuk bersama dengan kevin.
"Kakak" faa berlari memeluk kenzo dia sungguh ketakutan
Lalu kenzo membawa faa untuk duduk di sofa, memintanya untuk menjelaskan semuanya.
"Bibi ann menelpon dan menceritakan semuanya,apa kamu tau siapa pengirimnya?" tanya kenzo
"Aku sama sekali tidak tau itu dari siapa, orang itu ingin membunuhku kak..hiks..hiks.." tangis faa pecah dalam dekapan suaminya
"Tidak akan ada seorangpun yang bisa mencelakai mu,aku akan segera menangkap orang itu" ucap kenzo dengan raut wajah memancarkan kemarahan
Kevin membuka kotak yang ada di atas meja,dia membaca tulisan itu yang berisi ancaman untuk faa.
"Kenzo aku yakin jika orang ini pasti akan datang lagi untuk meneror faa.
Apa sebaiknya faa ke rumah anderson saja,ini juga demi keselamatannya" saran kevin takut jika orang yang meneror faa berbuat nekat
"Iya kamu benar kevin,baiklah aku akan membawa faa sore ini ke rumah mertuaku" ucap kenzo mengiyakan saran dari kevin
"Sayang untuk sementara kamu akan tinggal bersama papa dan mama,di sana akan lebih aman, sampai aku tau orang yang meneror mu" ucap kenzo pada faa dan di anggukin oleh faa
"Kevin temui aku di ruang cctv" ucap kenzo dan di balas anggukan oleh kevin
"Ayo aku antar ke kamar" ajak kenzo pada istrinya
Lalu kenzo dan faa menaiki tangga menuju lantai 2 ke kamar mereka.
Tiba di dalam kamar,kenzo memeluk faa.
"Jangan pikirkan itu semua,aku janji tidak akan ada yang bisa menyakiti kamu" janji kenzo mencium kening faa
"Apa semuanya akan baik-baik saja?" tanya faa yang masih pucat
"Percaya padaku, semuanya akan baik-baik saja" jawab kenzo meyakinkan faa agar tidak memikirkan teror yang baru saja dia terima
"Kalau begitu siapakah dirimu, setelah ini aku akan mengantarmu ke rumahmu" ucap kenzo dan di balas anggukan faa
Kenzo lalu keluar dari kamarnya,menuju ruang cctv,di mana kevin sudah menunggu dirinya.
"Kenzo kemari coba kamu lihat orang ini" ucap menunjuk ke layar monitor
"Aku seperti pernah melihatnya" ucap kenzo setelah memperhatikan wajah seorang pria yang dia yakini jika dia yang membawa paket untuk istrinya faa
"Aku juga merasa pernah melihatnya,tapi aku lupa dimana" sambung kevin juga merasa pernah melihat pria itu
"Pembunuh bayaran dari meksiko" seru kenzo dan kevin setelah dia mengingat siapa pria itu
"Kenzo apa dia ingin balas dendam pada kita?" tanya kevin
♡ Falsback ♡
5 tahun lalu saat kenzo masih tinggal di Jerman.
Kenzo,Kevin dan Fadly berencana untuk berlibur ke pulau jeju,Korea Selatan.
Semua rencana yang mereka buat berjalan dengan lancar,sore harinya mereka berangkat dengan pesawat umum dengan nama samaran,karena tidak mau jika ada yang mengetahui kepergian mereka ke pulau jeju.
Saat mereka tiba di pulau jeju,mereka langsung di hadapakan dengan 5 orang berbadan besar,mereka semua adalah pembunuh bayaran dari meksiko yang sudah mengikuti mereka sampai ke pulau jeju.
"Siapa kalian?" tanya kenzo pada kelima orang di hadapannya
"Kalian bertiga tidak perlu tau siapa kami" jawab salah satu dari lima orang itu
"Tapi kenapa kalian menghadang jalan kami?" tanya Fadly
"Apa kami mempunyai masalah dengan kalian?" sambung kevin bertanya
"Kalian tidak punya masalah dengan kami,tapi masalah kalian bersama dengan orang yang membayar kami" jawab lagi salah satu kelima orang itu
"Bunuh mereka bertiga" perintah orang itu tanpa basa-basi
Mereka semua lalu bergulat dengan kenzo,fadly dan kevin.
Kenzo, Fadly dan Kevin berusaha dengan sekuat tenaga untuk melawan kelima orang itu,mereka berlima sangat kuat, beberapa kali kenzo, fadly ataupun kevin terkena pukulan dari mereka.
__ADS_1
Kenzo,Fadly dan Kevin memiliki kemampuan bela diri yang cukup hebat,maka dari itu mereka bertiga masih bisa mengatasinya walaupun sedikit sulit,karena lawannya adalah pembunuh bayaran.
Dengan sigap mereka bertiga menjatuhkan lawannya.
Fadly dan Kevin memegang salah satu dari mereka, memaksanya untuk menjawab siapa yang menyuruhnya untuk membunuh mereka bertiga.
"Katakan siapa yang menyuruhmu?" tanya kenzo berjongkok di hadapan pria itu menatapnya dengan dengan tajam
"Aku tidak akan mengatakan apapun"jawab pria itu
Lalu Kenzo melihat tanda tato di tangan pria itu,itu berlambang geng pembunuh bayaran dari meksiko.
"Keluarlah" ucap kenzo lalu tiba-tiba semua anak buahnya sudah mengelilinginya
Kenzo sudah tau jika pasti anak buah yang di perintahkan oleh papanya Wijaya akan selalu mengikuti mereka bertiga kemanapun mereka pergi.
Para anak buahnya akan muncul jika Kenzo, Fadly dan Kevin sudah tidak bisa melawan musuhnya,tapi selama mereka bertiga bisa melawan,anak buahnya tidak akan menampakkan dirinya.
"Bawah mereka ke villa,dan buah mereka mengakui siapa yang menyuruhnya" perintah kenzo pada anak buahnya
"Baik taun muda" jawab para anak buah kenzo yang sekitar ada 15 orang
Lalu kenzo,Fadly dan Kevin menuju villa pribadi milik kenzo,yang ada di pulau jeju.
"Apa mereka mengikuti kita dari Jerman ke sini?" tanya fadly yang sudah berada dalam perjalanan menuju vila
"Mungkin iya,atau mungkin saja dia memang sudah menunggu kedatangan kita kesini" jawab kenzo yang sedang menyetir
"Apa kalian mencurigai seseorang?" tanya kevin pada kenzo dan fadly
"Aku mencurigai satu orang,tapi kita akan membenarkan itu setelah tiba di vila" jawab kenzo
"Jika memang dia dalang semua ini,aku tidak akan melepaskannya untuk yang kedua kalinya" ucap fadly dengan penuh kemarahan
"Jika memang dia,sudah ku pastikan orang itu akan mendekam dalam penjara seumur hidupnya" sambung kevin
Rupanya pemikiran ketiga pria itu sama , mereka mencurigai seseorang yang sudah mencari masalah pada mereka,bahkan orang itu sudah pernah mencoba menghabisi mereka bertiga,tapi untungnya mereka bisa mengatasinya.
Tak lama kemudian mereka sampai di vila,anak buahnya sudah berada di sana menunggunya.
"Mereka tidak mau mengakui siapa yang menyuruhnya tuan muda" ucap salah satu anak buah kenzo
Kenzo,Fadly dan Kevin masuk ke dalam ruang bawah tanah,dimana kelima orang yang menyerangnya tadi di sekap.
"Apa belum mau mengakui siapa yang menyuruh kalian untuk membunuh kami?" tanya kenzo dengan santai
"Kalian tidak akan mendapatkan informasi apapun dari kami" jawab salah satu dari kelima orang itu
"Baiklah.
Aku tidak akan bertanya lagi pada kalian,aku hanya ingin menunjukkan sebuah foto" ucap kenzo lalu mengeluarkan ponselnya membuka galeri lalu menunjukkan foto seseorang
"Apa dia yang menyuruhmu?" tanya kenzo menatap tajam kelima orang itu
Kelima orang itu terdiam,Kenzo menebak dengan benar,foto yang di tunjukkan adalah orang yang menyuruh mereka untuk membunuh Kenzo dan kedua temannya.
"Wah sepertinya tebakanku benar" ucap kenzo tersenyum tapi tak bisa di artikan dari senyumannya itu
"Fadly,Kevin apa kalian masih ingin melatih kemampuan kalian dalam bela diri?" tanya kenzo
Fadly dan Kevin mengerti dengan pertanyaan kenzo,mereka pun mengangguk.
"Kalian bisa berenang-senang dengan mereka berlima,tapi berhati-hatilah aku melihat di tangan sebelah tangan mereka terdapat tato berlambang pembunuh bayaran dari meksiko" ucap Kenzo dengan menekan kata pembunuh bayaran
"Pembunuh bayaran seperti mereka kecil bagi kami ken" cibir Kevin lalu merenggangkan otot-ototnya begitupun dengan Fadly
Kedua pria itu menghajar habis kelima pria itu, hingga terkapar ke lantai, kenzo hanya menjadi penonton dengan aksi kedua sahabatnya.
Lalu kenzo memerintahkan anak buahnya untuk mengirim kelima pria itu ke kantor polisi.
♡Falsback end♡
" Berarti mereka sudah bebas dari penjara?" tanya kevin lagi Itu
"Apa ini ada hubungannya dengan orang itu lagi?" tanya lagi kevin
"Aku rasa ini sama sekali tidak ada urusannya dengan orang itu.
Aku rasa dia pasti di bayar oleh seseorang untuk mencelakai faa" tebak kenzo
"Jika tebakanmu salah tentang pria itu,aku benar-benar akan membunuhnya dengan tanganku sendiri" geram kevin masih menyimpan kebencian pada seorang pria saat dia masih SMA
__ADS_1