Nona Faa

Nona Faa
Mama Kandung Anna Freya Anderson


__ADS_3

Hari ini Anna akan menemui ibu kandungnya setelah 30 tahun lamanya.Anna tidak datang sendiri tapi dia di temani oleh frans dan fadly.Saat mendengar Anna ingin menemui ibunya,Fadly langsung membatalkan semua pekerjaannya,dia ingin ikut menemani mamanya itu,dia tidak ingin jika mamanya di hina,atau apalah itu.pikir Fadly.Anna tidak bisa menolak keinginan putranya,karena Fadly memaksa.


“Sayang tidak apa-apa jika kamu sendiri di rumah?” tanya Anna,tidak tega meninggalkan olivia sendiri di rumah


“Tidak apa-apa mah,lagi pula Olivia tidak sendiri.Ada banyak pelayan di rumah ini” jawab olivia, tersenyum,karena olivia juga sudah tau semuanya,karena dia di beritahu oleh Anna sendiri.Jika ibu mertuanya itu akan menemui ibu kandungnya setelah 30 tahun


“Baiklah,kamu hati-hati di rumah. Jika ada apa-apa langsung hubungi kami!” pesan Anna ,pada olivia


“Siap ibu ratu” ucap Olivia, tersenyum manis


“Kalau begitu mama pergi dulu! Mama akan secepatnya kembali” pamit Anna,pada menantunya itu,dan hanya dia balas anggukan oleh Olivia


Frans dan Fadly sudah lebih dulu berada di mobil, menunggu Anna.


“Ayo kita berangkat!” kata Anna, setelah dia masuk ke dalam mobil,duduk di bangku penumpang, sedangkan Frans duduk di samping Fadly yang akan menyetir


“Mah” panggil Fadly, melihat mamanya dari kaca spion , terlihat gugup dari


“Iya sayang ada apa?” tanya Anna, dengan tenang dia tidak mau terlihat gugup


“Semuanya akan tetap sama mah! Jika memang setelah kita menemui ibu mama,dia masih belum menerima mama lagi.Mama harus ingat jika ada papa,Fadly dan faa yang akan selalu bersama mama! Kami tidak akan membiarkan mama, bersedih hanya untuk orang yang tidak menganggap mama” kata Fadly pada mamanya itu


“Terima kasih sayang” ucap Anna,hanya itu yang bisa dia katakan pada putranya,dia bahagia karena memiliki putra yang begitu menyayangi dirinya


Frans tersenyum mendengar semua yang dia katakan oleh putranya pada istrinya.Semua kata-katanya bahkan sangat mirip dengan apa yang pernah dia katakan pada anna. Frans menoleh ke bangku penumpang dia tersenyum hangat pada istrinya,dan juga di balas senyuman oleh Anna.


Terimakasih tuhan,karena mengirimkan kebahagiaan yang begitu besar kepadaku!” batin Anna


Tuhan aku serahkan semuanya padamu! Aku ingin setelah ini istriku hanya merasakan kebahagiaan.Aku tidak ingin jika dia bersedih lagi” batin Frans


Tak berapa lama akhirnya mobil yang di kemudikan Fadly , berhenti tepat di depan rumah mewah.Yang terlihat asing bagi Frans dan Fadly.Tapi tidak dengan Anna,dia terus menatap rumah itu, setelah 30 tahun dia meninggalkan rumah itu.Hari ini dia akan menginjakkan kakinya lagi di rumah mewah itu.


“Sayang,ayo turun.Kita sudah sampai” ajak Frans,yang sudah membuka pintu mobil untuk istrinya anna


“Eh! Iya,aku bahkan tidak menyadari jika kamu membuka pintu untukku” ucap Anna, keluar dari mobil


“Jangan takut,ada aku dan Fadly putra kita,yang selalu menjagamu” kata frans, mengandeng tangan istrinya


“Setelah ini,aku harap semuanya berakhir dengan kebahagiaan!” ucap Anna, menatap suaminya


Fadly memperhatikan kedua orangtuanya, tersenyum.


Lalu Anna,Frans dan Fadly menekan bell rumah mewah itu.Tak lama kemudian gerbang itu terbuka,dan terlihat satpam rumah mewah itu yang membuka gerbang.


“Maaf,cari siapa?” tanya pria paru baya,yang tidak mengenal anna,Frans dan Fadly


“Saya ingin menemui, Nyonya Andrea.Apa beliau ada?” jawab Anna,lalu bertanya apa mamanya itu ada di rumah saat ini


“Nyonya besar ada. Mohon tunggu sebentar,saya akan memberitahu nyonya besar” kata satpam itu,lalu kembali masuk untuk memberitahu nyonyanya,jika ada yang ingin bertemu


“Anna,apa mamamu bernama Andera,yang kau bilang tadi?” tanya Frans, mengingat jika dia pernah berkenalan dengan wanita paru baya ,yang juga bernama Andrea


“Iya mas,nama mamaku adakah Andrea.Kenapa?” tanya Anna, melihat raut wajah suaminya seperti sedang memikirkan sesuatu


“Sayan apa kau ingat saat kecelakaan Faa,aku pernah berkata jika ada wanita paru baya yang menolong faa ke rumah sakit.Dan nama wanita itu adalah Andrea” ucap Frans, mengingat orang yang menolong putrinya saat kecelakaan


“Apa itu mamamu?” tebak Frans

__ADS_1


“Papa,nama Andrea tidak hanya satu” protes Fadly, melihat papanya


“Bisa saja itu nenekmukan!” ucap frans,tanpa sadar mengatakan nenekmu pada Fadly


“Nenekku hanya satu pah! Hanya Oma Marley” bantah Fadly


Frans baru menyadari,apa yang baru saja dia ucapkan itu.


“Fadly!” tegur Anna,pada putranya


Fadly diam,dia sudah berjanji tidak akan menganggap ibu dari mamanya nenek.Jika orang yang menjadi neneknya itu masih tidak menganggap mamanya.


Sedangkan di dalam rumah, Andrea ibu anna mendapatkan informasi jika ada seorang wanita dan 2 pria yang ingin bertemu dengannya,dan sedang menunggu.


“Siapa yang ingin bertemu denganku?” gumam Andrea


“Suruh mereka masuk,dan tunggu di ruang tamu.Aku akan menemuinya” kata Andrea pada satpam rumahnya


“Baik nyonya” ucap satpam itu, segera kembali menemui Anna dan yang lainnya, untuk menyuruhnya masuk


“Nyonya,tuan silahkan masuk. Nyonya besar akan menemui anda di ruang tamu” kata satpam rumah itu, berkata sopan pada Anna,Frans dan Fadly


“Terimah kasih” jawab Anna,lalu masuk bersama suami dan anaknya


Saat anna masuk ke dalam rumah mewah itu,sudah banyak yang berubah saat melihat sekelilingnya.Tapi Anna sedikit terkejut melihat foto anna yang berada di tengah-tengah mama dan ayahnya saat dia ulang tahun yang ke 5.Foto itu terpajang di ruang tamu dengan ukuran yang cukup besar.


Dulu foto itu di turunkan, setelah kematian ayah! Kenapa itu terpasang lagi” batin anna,dia cukup bingung


Frans dan Fadly,juga melihat sekeliling ruang tamu rumah itu.Mareka juga melihat foto seorang gadis kecil yang sedang berulang tahun,yang berada di tengah-tengah kedua orangtuanya.Tapi Frans dan Fadly tidak tau siapa gadis di foto itu.


“Mama tau siapa gadis kecil di foto itu?” tanya Fadly,dia penasaran dengan gadis kecil di foto itu


Anna diam mematung saat mendengar suara yang sangat dia rindukan selama 30 tahun ini.Anna juga tidak bisa menahan terkejutnya dia mendengar suara itu mengatakan Itu Putriku.Yang mana itu adalah Anna sendiri.


Tidak dengan Frans,saat dia mendengar suara yang sepertinya dia kenal pemilik suara itu.Dia langsung menoleh,dan benar saja dia melihat orang yang dia kenal,orang yang sudah menolong putrinya saat kecelakaan.


“Nyonya Andrea!” panggil Frans,dia begitu terkejut


Anna lagi-lagi terkejut mendengar suaminya, terdengar mengenal mamanya.


Apa dia ibu istriku?” batin Frans, bertanya-tanya


“Tuan Frans,anda di sini” seru Andrea, mendekat ke arah sofa


Fadly memperhatikan mamanya, terlihat jika mamanya kini sangat terlihat takut.Setelah mendengar Andrea.


Andrea berjalan mendekat ke sofa,tapi matanya tak lepas dari wanita yang tidak menoleh sama sekali dari tadi.Dan juga Andrea memperhatikan pria muda yang duduk tepat di samping wanita itu.


“Tuan Frans,apa yang membawa anda kemari?” tanya Andrea, setelah dia duduk tepat di hadapan ketiga orang itu,tapi Anna menundukkan wajahnya jadi Andrea tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas


“Senang bertemu denganmu lagi nyonya,aku tidak menyangka jika ternyata kau pemilik rumah ini” kata frans,tanpa menjawab pertanyaan Andrea


Haha iya tuan Frans.Siapa dia?” tanya Andrea, melihat ke arah Fadly


“Dia adalah putraku Fadly” jawab Frans


“Tampan seperti mu tuan Frans.Dan juga dia sangat mirip dengan nona faa” ucap Andrea, mengingat gadis yang pernah dia tolong ke rumah sakit saat kecelakaan,tak lain adalah anak Frans dan anna

__ADS_1


Fadly hanya diam,dia tidak menggubris apa yang di katakan Andrea.Dia hanya terus menggenggam tangan mamanya.


Andrea menatap wanita yang duduk di tengah Frans dan Fadly.


“Nyonya Andrea, perkenalkan ini istriku,ibu dari anak-anakku!” kata Frans,karena melihat Andrea menatap Anna , seolah bertanya siapa dia?


“Senang bertemu denganmu nyonya” sapa Andrea,tapi Anna belum juga mengangkat wajahnya untuk melihat Andrea ibu kandungnya itu


“Mah! Jangan takut,ingat ada aku dan papa” bisik Fadly , menggenggam erat tangan mamanya


Lalu anna menarik nafas dalam-dalam,lalu mengangkat wajahnya,agar dia bisa melihat ibunya dan juga agar Andrea bisa melihat wajahnya.


“Anna!” Andrea begitu terkejut saat melihat wajah wanita yang dia yakini jika itu adalah putrinya


“Apa kabar nyonya Andrea!” sapa Anna dengan tenang,saat ini Anna mati-matian menahan air matanya agar tidak keluar,saat melihat wanita yang dia rindukan selama 30 tahun ini


“An-na, benarkah itu kamu?” tanya Andrea terbata-bata, setelah 30 tahun lamanya dia melihat kembali anaknya,darah dagingnya sendiri


“Iya nyonya Andrea,saya Anna.Senang bisa bertemu lagi dengan anda,saya bahagia karena anda terlihat baik-baik saja! Setelah 30 tahun kita tidak bertemu” kata Anna


Frans dan fadly merasakan jika Anna, seperti menahan agar tidak menangis saat ini.Anna meremas tangan Fadly yang dia genggam dan juga tangan suaminya.


Andrea sudah tidak bisa menahan air matanya lagi,dia kini sudah mengeluarkan air matanya melihat putrinya kembali ke rumahnya setelah 30 tahun.Ingin sekali Andrea memeluk anna.


“Anna,bagaiman kabar mu?” tanya Andrea, menatap Anna dengan air mata yang mengalir


“Sangat baik nyonya.Bagaimana dengan anda?” tanya Anna,dia sangat ingin memanggil wanita paru baya di hadapannya itu dengan sebutan mama,tapi dia takut jika wanita itu tidak suka


“Maaf,karena tidak bisa menepati janji ku.Untuk tidak memperlihatkan wajah ku lagi di hadapanmu” lanjut Anna, menatap mamanya.Ingin sekali dia mengusap air mata mamanya itu


“Anna”lirih Andrea, mendengar ucapan anaknya.Di mana itu kata-katanya yang pernah dia katakan pada Anna , sebelum Anna pergi dari rumah 30 tahun lalu


“Nyon_”


“Anna mama mohon berhenti memanggilku dengan sebutan itu! Mama minta maaf dengan semua yang pernah mama lakuin padamu. Mama sangat menyesal dengan semua itu.Mama hanya memiliki dirimu,maafkan mama..hiks..hiks!” tangis Andrea, memegang dadanya yang terasa sakit mendengar cara bicara anaknya


Anna diam,dia tidak menjawab sama sekali!


Sedangkan Frans dan Fadly diam memperhatikan anna dan ibu kandungnya.


“Anna maafkan mama nak,mama sangat menyayangi mu.30 tahun mama tidak bertemu denganmu, sepertinya mama ingin sekali menyusul ayahmu!” kata Andrea


“Tapi aku masih memiliki banyak kesalahan padamu,aku tidak ingin meninggal sebelum mendapatkan maaf darimu” lanjut Andrea, menatap anaknya itu


Anna kini sudah tidak bisa menahan lagi air matanya! setelah dia mendengar semua ucapan mamanya,akhirnya air matanya lolos membasahi pipinya.


“Hiks..Hiks mama! “ tangis Anna, beranjak dari tempat duduknya,dan berjalan mendekati Andrea


“Iya nak,aku mamamu” jawab Andrea, bahagia karena Anna memanggilnya mama lagi


“Mama.. hiks..hiks” tangis anna, langsung memeluk wanita yang ingin sekali dia peluk selama 30 tahun ini


“Mama sangat merindukanmu sayang. Maafkan mama nak!” kata Andrea, memeluk erat putrinya itu


“Aku juga sangat merindukan mama! Selama 30 tahun ini,tidak seharipun aku bisa melupakan mama” ucap Anna,menguap air mata Andrea


“Maafkan mama, sayang! Maaf semua yang pernah mama lakuin padamu” ucap lagi Andrea,tak hentinya meminta maaf pada anna

__ADS_1


"Sudahlah mah! semuanya sudah berlalu" kata Anna, mengusap air mata mamanya


__ADS_2