Nona Faa

Nona Faa
Aku tidak akan menjadi orang yang berbaik hati lagi!!


__ADS_3

Di kawasan perumahan elit, Kevin sudah memantau rumah mewah yang sudah di yakini jika itu tempat di mana Ellen di sekap.


Kevin melihat keamanan di rumah itu tidak terlalu ketat.


"Perintahkan yang lain untuk mengalihkan mereka semua.


Aku akan masuk ke rumah itu mencari ellen" perintah kevin


"Baik tuan " jawab anak buahnya


Lalu anak buahnya mengalihkan semua pengawal di rumah mewah itu.


Setelah Kevin merasa jika anak buahnya berhasil mengalihkan penjagaan di rumah itu.


Kevin segera menyusup masuk ke dalam.


Kevin menelusuri semua sisi rumah mewah itu.


Sampai Kevin menemukan satu ruangan yang ada di lantai dua tapi dengan di jaga 2 orang pengawal di depan ruangan itu.


Kevin memastikan jika kedua pengawal itu tidak membawa senjata.


Lalu dengan begitu Kevin segera muncul di hadapan kedua pengawal itu.


"Hay apa kalian ingin berolahraga?" tanya Kevin mendekat


"Wah ada tamu rupanya!!


Tangkap dia" kata salah satu pengawal itu


Lalu terjadilah perkelahian antara Kevin dan dua orang pengawal itu.


Butuh waktu yang lama untuk Kevin melumpuhkan dua orang itu.


Tak lama kemudian anak buah Kevin sudah menyusul Kevin masuk ke dalam rumah mewah itu.


"Kalian bereskan mereka!!" perintah Kevin,lalu masuk ke dalam ruangan yang di jaga dua pengawal tadi


Dan saat Kevin masuk, matanya menangkap sosok wanita yang sangat di cintainya, dalam keadaan di ikat.


"Ellen sayang" Kevin mencoba membangunkan ellen, sangat terlihat jelas ada bekas tamparan di wajah Ellen dan sudut bibirnya ada darah yang sudah mengering.


Itu membuat Kevin sangat marah, melihat wanita yang sangat di cintainya terluka


Ellen membuka matanya,dan melihat kevin.


Ellen tersenyum lalu sesaat,sudah tidak sadarkan diri.


"Sayang!!


Ellen,kau akan baik-baik saja" kata Kevin panik dengan Ellen tidak sadarkan diri.


Segera Kevin membuka semua ikatan Ellen .


Setelah semuanya terbuka ,Kevin dengan segera mengendong Ellen keluar.


Kevin akan segera membawa Ellen ke rumah sakit.


"Ellen aku mohon bertahanlah!!"


...


"Ternyata kau juga bisa bela diri.


Tapi hanya segitu kemampuan mu!!


Hahaha" tawa Rini mengelar di dalam ruangan itu, melihat faa berkali-kali mendapat serangan


Ah sial,kenapa dengan perutku.


Sakit sekali !!" batin faa mencoba bangkit,tapi rasa sakit di perutnya tidak bisa membuat dirinya bangkit dan melawan


Kini tangan faa sudah di pegang dengan kedua anak buah rini, sehingga faa sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


Dari belakang Rini muncul seseorang dengan memakai topi,dan masker wajah.


Bahkan orang itu merangkul rini, tapi tatapannya mengarah ke faa.


"Kau sudah datang rupanya" kata Rini melihat orang yang merangkulnya


"Ya karena aku tidak akan melewatkan pertunjukan yang menyenangkan!!" jawab orang itu,lalu mendekati faa


"Senang bertemu denganmu lagi faa" kata orang itu,tanpa membuka topi dan maskernya


"Siapa kau?


Apa kau juga memiliki dendam padaku?" tanya to the point faa, karena itu semua sudah membuat faa muak


"Kau bahkan sudah menebaknya!!" kata orang itu,lalu membuka topi dan maskernya


"Apa kau masih mengingatku?" tanya orang itu


"Kak Rivaldi!!" faa di buat terkejut setelah melihat orang di hadapannya adalah rivaldi


"Ternyata kau masih mengingatku rupanya!!


Bagaimana kabarmu faa?


Aku dengar jika kau sudah menikah,dengan seorang tuan muda dari keluarga Nugraha" kata Rivaldi mencoba menyentuh wajah faa,tapi dengan cepat faa menghindarinya


"Ck!! Ternyata kau yang membantu rini untuk memuluskan rencananya" kata faa menatap tajam Rivaldi dan Rini


"Kenapa faa?


Apa nona muda kita ini sudah menyerah!!" kata Rini mendekat ke arah faa dan Rivaldi lalu mencengkeram dagu faa , sehingga faa meringis

__ADS_1


"Aku tidak akan pernah kalah dengan orang-orang seperti kalian!!


Kalian hanya serpihan sampah bagiku" balas faa , menatap tajam Rini


"Kau!!" emosi Rini karena ucapan faa.


Lalu menampar faa 2 kali sehingga membuat di ujung bibir faa mengeluarkan darah


Faa hanya meringis menerima tamparan dari Rini,dan tersenyum menatap Rini dengan tajam.


"Itu balasan karena kau pernah menamparku!!" kata rini, menunjuk wajah faa


"Hanya segitu yang ingin kau balas padaku?" tanya faa menatap sinis Rini


"Kau!!" geram Rini kembali mencengkeram dagu faa,lalu melepaskannya kembali


Lalu Rivaldi, membungkuk sehingga wajahnya dan faa sangat dekat.


"Faa apa di saat seperti ini kau masih mau menolak aku?


Jika kau menerimaku,akan aku buat kau menjadi wanita paling bahagia di dunia ini.


Kita akan hidup bahagia" tanya Rivaldi


"Aku tidak akan pernah memilih pria seperti dirimu!!


Lebih baik aku mati,dari pada harus hidup dengan orang gila seperti mu!!" jawab faa


"Faa,apa kau tau aku sampai saat ini mungkin masih mencintaimu.


Rasa cintaku padamu masih tersimpan rapat di dalam hatiku.


Tapi segala penolakan yang kau berikan padaku, membuat aku membencimu!!


Saat aku melihat kau bersanding dengan pria lain,itu membuat aku semakin sakit hati ,dan bertekad membuat mu menderita.


Aku mungkin pria yang sangat bodoh karena mencintaimu,tanpa adanya balasan.


Tapi aku sudah pernah berkata padamu,jika aku tidak bisa memilikimu.


Maka tidak akan ada pria lain yang bisa memiliki mu!!" kata Rivaldi, menatap faa


"Ck!! cintamu padaku hanya ambisi mu saja!!


Kau benar! adalah pria yang bodoh,bahkan sangat bodoh" balas faa , tersenyum merendahkan


"Baiklah.


Bahkan kau mengatakan jika aku juga bodoh.


Sekarang kita lihat kebodohan apa yang akan aku lakukan!!" Rivaldi menatap faa dengan tersenyum licik


"Kalian, kemarilah!!" panggil Rivaldi pada dua anak buahnya


"Iya tuan" jawab kedua anak buahnya


Aku berikan waktu 1 jam!!" kata Rivaldi


Anak buah Rivaldi mengerti akan yang di ucapkan oleh tuannya.


Dengan segera mereka mendekati faa.


"Apa yang akan kau lakukan!!


Lepaskan aku!!" teriak faa karena kedua anak buah Rivaldi mencoba menyentuhnya


"Hy nona.


Bersenang-senanglah dengan kami!!


Kami akan sangat memuaskan mu nona manis" kata salah satu anak buah Rivaldi dan Rini


"Persetan dengan kalian!!


Lepaskan aku.


Aku tidak akan rela tubuhku di jamah oleh orang seperti kalian" teriak faa,mencoba melepaskan diri,dari kedua anak buah Rini yang sudah memegangnya sedari tadi


Anak buah Rini dan Rivaldo berusaha untuk menyentuh faa,tapi faa terus berusaha untuk memberontak.


Faa lebih baik mati dari pada tubuhnya di jamah oleh orang lain ,selain suaminya.


Kakak tolong aku !! " batin faa


Di saat anak buah Rini dan Rivaldi mencoba untuk mencium faa,di saat itu juga pintu ruangan itu di dobrak.


Muncullah Kenzo, fadly dan polisi yang langsung menodongkan senjata kepada Rini dan Rivaldi beserta anak buahnya.


"Faa" panggil Kenzo ,emosi melihat istrinya di sentuh oleh orang lain


"Kakak" jawab faa, bahagia karena melihat suami dan kakaknya datang tepat waktu


"Angkat tangan kalian ke atas" perintah polisi


"Sial kau menjebakku!!" kata Rini menatap faa, sedangkan Rivaldi tidak mengatakan apa-apa


"Angkat tangan kalian keatas!!


Jangan ada yang bergerak" lalu semua anak buah Rini dan Rivaldi mengangkat tangannya ke atas,bahkan rini dan Rivaldi


Faa yang sudah terbebas dari tangan kedua anak buah Rini dan Rivaldi, langsung berlari ke arah kenzo.


"Faa awas!!" teriak Kenzo


Dor . Dor

__ADS_1


Kenzo terjatuh dengan bersimpuh dengan darah, setelah menjadi penghalang tembakan Rivaldi yang mengarah ke istrinya faa.


"Kakak/ Kenzo " teriak faa dan fadly


Faa langsung memeluk kenzo yang terkena tembakan,darahnya sudah mengalir kemana-mana.


"Sayang bertahanlah!!


Aku mohon.


Hiks..hiks" tangis faa,terus berusaha menekan dada suaminya agar darah tidak terus-menerus keluar


"Aku mencintaimu" dua kata yang di ucapkan kenzo, sebelum tak sadarkan diri


Sedangkan Rivaldi kabur setelah menembak kenzo.


Rini dan anak buahnya di tangkap,dan di bawah ke kantor polisi.


"Ken, bertahanlah!!" lalu fadly dan anak buahnya segera membawa Kenzo ke mobil,menuju rumah sakit agar Kenzo segera mendapatkan pertolongan


Kini Fadly yang mengemudikan mobil menuju ke rumah sakit,dengan kecepatan tinggi.


Sedangkan faa yang berada di kursi penumpang berusaha menekan agar darah Kenzo tidak keluar lebih banyak lagi.


"Sayang bertahanlah!!


Aku mohon demi aku" tangis faa, memandangi wajah suaminya yang sangat pucat


Fadly terus fokus mengemudikan mobilnya,dengan segala kecemasannya.


Tak lama kemudian mereka tiba di rumah sakit.


Fadly segera keluar dari mobil meminta bantuan kepada para dokter.


"Apa kalian keluarga pasien?" tanya dokter, setelah Kenzo sudah dilarikan ke dalam ruang operasi


"Saya istrinya dok" jawab faa dengan cepat


"Segera urus semua data pasien.


Karena kami akan segera melakukan operasi" kata dokter dan faa langsung berlari menuju administrasi untuk mengurus semua data suaminya


Tak lama kemudian faa sudah kembali,lalu menyerahkan semua data-data suaminya pada dokter.


"Dokter tolong selamatkan suami saya.


Saya mohon" ucap faa pada dokter itu


"Kami akan berusaha sebaik mungkin.


Kalian hanya perlu berdoa" kata dokter itu,lalu segera masuk ke dalam ruang operasi


Faa dan Fadly menunggu di depan ruangan operasi.


Faa tidak hentinya menangis,dia sangat khawatir akan keadaan suaminya.


"Faa kita hanya perlu berdoa.


Kakak yakin jika kenzo akan baik-baik saja" kata Fadly menarik faa ke dalam pelukannya, menenangkan adiknya itu


"Semua gara-gara aku kak!!


Bahkan suamiku seperti itu karena aku.


Hiks..hiks..


Aku takut kehilangannya!" tangis faa sangat piluh


"Jangan berpikir macem-macem faa,Kenzo akan baik-baik saja.


Dan akan segera berkumpul dengan kita lagi" kata Fadly,tidak tega melihat adiknya tak berdaya seperti saat ini


Aku mohon bertahanlah sayang!!


Jangan tinggalkan aku.


Baby key bantu mommy.


Katakan pada Daddy jika mommy sangat mencintainya.


Jangan biarkan Daddy meninggalkan mommy" batin faa, menangis dalam pelukan kakaknya Fadly


"Kakak bagaimana dengan Ellen?" tanya faa,bahkan dia lupa dengan sahabatnya setelah apa yang dia alami suaminya


"Tadi Kevin sudah mengabari aku,Ellen sudah di temukan" jawab Fadly


Kevin sudah memberitahunya jika dia sudah menemukan Ellen.


Bahkan Ellen di rawat di rumah sakit yang sama dengan kenzo,tapi Fadly sengaja tidak memberitahu faa jika Ellen di rawat,karena itu bisa saja akan menjadi beban pikir untuk faa.


Fadly juga sudah memberitahu Kevin dan para orangtuanya tentang keadaan Kenzo.


Dan mereka akan segera menyusul ke rumah sakit, setelah mendengar kabar dari fadly.


Ken aku mohon bertahanlah.


Kami semua menunggumu di sini" batin Fadly


"Kakak bagaimana dengan rivaldi dan Rini?" tanya faa , terlihat dari sorot matanya sangat membenci kedua orang itu


"Rini dan semua anak buahnya sudah di bawah ke kantor polisi.


Tapi Rivaldi kabur,tapi sekarang anak buah Kenzo dan para polisi sedang mengejarnya" jawab Fadly


"Aku tidak akan membiarkan mereka lolos.

__ADS_1


Akan aku pastikan jika mereka semua mendekam di dalam penjara selamanya!!" kata faa, memancarkan kemarahannya


Aku tidak akan menjadi orang yang berbaik hati lagi" batin faa , terlihat faa mengepalkan tangannya


__ADS_2