
Saat ini faa sudah kembali ke rumahnya bersama kenzo,karena sepulang dari rumah sakit tadi,faa minta langsung pulang ke kediamannya bersama sang suami.
Sedangkan Fadly sendiri mulai sekarang sudah tinggal di kediaman Anderson bersama dengan Frans dan Anna.
Kenzo dan faa belum memberi tahu keluarganya kalau saat ini faa sedang mengandung,rencana Kenzo dan faa besok malam dia akan mengadakan acara barbeque di kediamannya,dan mengundang semua keluarga dan para sahabatnya,untuk menyampaikan kabar bahagia kalau faa sedang hamil.
Di dalam kamar faa yang sepulangnya dari rumah sakit,tidak terlalu banyak aktivitas karena semua di larang oleh suaminya,dan itu membuatnya bosan.
”Kakak aku bosan,aku mau ke ruang keluarga saja ya” pinta faa pada suaminya yang sedang serius dengan laptopnya
Ya karena Kenzo sudah memutuskan akan bekerja dari rumah selama istrinya hamil,dia ingin menjadi suami yang siaga,karena Kenzo tidak akan rela jika istrinya dia tinggal sendiri di rumah,maka dari itu dia hanya akan datang ke kantor jika ada Janji temu atau meeting yang penting.
”Sayang aku tidak mau kamu kelelahan,jadi tetap diam saja di samping aku, sebentar lagi pekerjaan aku selesai” jawab Kenzo tanpa mengalihkan matanya dari laptop
Faa mendengus kesal pada suaminya,dia benar-benar bosan.
”Kak, kalau kakak bekerja dari rumah,lalu yang handel perusahaan kakak siapa?” tanya faa memperhatikan suaminya
Kenzo menutup laptopnya,lalu menaruhnya di atas nakas samping tempat tidurnya,lalu menarik istrinya masuk kedalam pelukannya.
”Asisten pribadiku yang akan menghandel semuanya,selama aku tidak ke perusahaan” jawab Kenzo memainkan ujung rambut faa
”Kak Fadly?” tanya faa karena setahunya Fadly akan memimpin perusahaan papanya
”No..sayang Fadly tidak menjadi asisten pribadi aku lagi,dia akan memimpin perusahaan papa bukan” jawab Kenzo
”Hemm iya” ucap faa membenarkan ucapan kenzo
”Jadi aku meminta sahabat ku dari Jerman,namanya Dion dia akan menetap di sini,karena dia yang akan menggantikan Fadly menjadi asisten pribadi ku” jawab Kenzo
”Hemm jadi begitu, bagaimana dengan Sania apa kamu sering meeting bersama dirinya di luar kantor,selama aku di luar negeri?” tanya faa karena memang belum tau jika Sania sudah di pecat oleh Kenzo
”Hanya sekali sayang,itu pun aku meminta pada olivia dan Ellen untuk ikut di tempat aku meeting,karena aku tidak mau ada salah paham antara aku dan kamu,dan satu lagi Sania sudah aku pecat ” jawab Kenzo membuat faa terkejut kalau Sania di pecat oleh suaminya
”Kenapa?” tanya faa bingung
Lalu Kenzo menceritakan saat di mana dia meeting di luar kantor,dan setelah meeting Sania memesan makan untuk dirinya dan ternyata sudah di beri obat sakit perut ke dalam makanannya, untung saja saat itu Olivia dan Ellen melihatnya,dan setelah itu Kenzo langsung kembali ke kantor dan menyuruh Dion yang kebetulan saat itu sudah tiba di Indonesia dan menjadi asisten pribadi Kenzo untuk membuatkan surat pemecatan Sania, setelah itu Kenzo tidak pernah bertemu dengan Sania lagi.
Faa yang mendengarnya sedikit emosi,tapi dia ingat saat ini dia sedang hamil,jadi faa merendam emosinya.
”Kalau aku ada di sana saat itu,sudah ku pastikan mukanya sudah aku acak-acak” ucap kesal faa setelah mendengar cerita suaminya
”Sudahlah yang terpenting orang seperti Sania,sudah tidak ada lagi” balas kenzo
”Hemm iya..” sahut faa
”Sayang aku besok ke kampus ya,aku ingin secepatnya menyelesaikan kuliahku” pinta faa berharap dia perbolehkan kuliah besok
__ADS_1
”Tidak!!” tegas kenzo
”Aku tidak mengizinkan kamu untuk ke kampus,aku sudah mengizinkan kamu mulai sekarang kuliah dari rumah,lagi pula kamu hanya tinggal menunggu untuk wisuda sayang ” jawab kenzo tidak mau istrinya pergi ke kampus
”Ya sudah” ucap acuh faa karena dia tau suaminya tidak suka di bantah,dan lagi 2 Minggu lagi dia akan wisuda kelulusannya
”Apa kamu mau makan sesuatu sayang?” tanya Kenzo menawarkan istrinya
”Aku tidak lapar ” jawab faa karena memang dia tidak merasakan lapar
Kenzo dan faa kembali mengobrol sampai faa tertidur di pelukan suaminya,karena memang sudah pukul 23.00 malam.
Kenzo mengubah posisi tidur istrinya agar nyaman,lalu mengecup kening istrinya.
”Selamat tidur sayang” ucap Kenzo
Lalu Kenzo mengelus perut istrinya yang terlihat masih rata.
”Selamat malam,baby ” ucap Kenzo mengecup perut rata istrinya
Kenzo lalu mematikan lampu kamarnya,dan ikut berbaring di samping istrinya,tak lama Kenzo pun ikut kedalam mimpinya.
...
Pagi hari faa bangun karena merasakan mual,ya faa sekarang akan sering mengalami morning sickness.
Kenzo yang mendengar istrinya mual, langsung bangun menuju ke kamar mandi mengusap tengkuk istrinya,Kenzo tidak tega melihat istrinya.
”Iya,tidak perlu khawatir ini wajar untuk ibu hamil,akan mengalami morning sickness” jawab faa karena tau suaminya itu pasti khawatir padanya
Lalu Kenzo menuntun istrinya ke tempat tidur.
”Tunggu di sini,aku akan membuatkan susu dan sarapan untuk mu” ucap Kenzo
”Kak aku ikut,aku mau sarapan di ruang keluarga saja,aku bosan berada di kamar terus” pinta faa memasang wajah memohon
”Hemm baiklah,ayo ” pasrah kenzo tidak bisa menolak istrinya
Lalu Kenzo dengan posesifnya,membawa faa ke ruang keluarga, setelah itu dia ke pergi ke dapur , membuat susu ibu hamil dan roti untuk dirinya dan istrinya.
”Bi Ann tolong buatkan saya kopi,bawah ke ruang keluarga” ucap Kenzo meminta tolong pada bibi Ann
”Baik tuan” jawab Bibi Ann
Selesai membuat susu dan sarapan,Kenzo membawanya ke ruang keluarga,dan ternyata di sana juga sudah ada kevin,yang baru saja kembali dari jogging.
” Sayang ini makan dulu sarapannya” ucap Kenzo yang baru saja duduk di samping istrinya
__ADS_1
Lalu faa menerimanya,lalu memakan roti yang di buat oleh suaminya.
”Kapan Kau kembali faa?” tanya Kevin karena memang dia tidak tau bahwa faa sudah kembali dari luar negeri
”Kemarin kak” jawab faa tapi matanya menatap lurus ke layar televisi
”Ken aku dengar kau memanggil Dion ke Indonesia,untuk menjadi asisten pribadi mu?” tanya Kevin karena Dion juga adalah sahabatnya
”Hemm iya aku memanggil dirinya..” jawab singkat Kenzo
”Oh ya sudah kalian lanjutkan saja,aku mau ke ke kamarku dulu ” ucap Kevin dan di balas anggukan oleh Kenzo dan faa
Lalu Kevin meninggalkan suami istri itu di ruang keluarga.
Tak lama kemudian bibi Ann datang membawa kopi yang dia minta oleh Kenzo tadi.
”Bibi Ann bisa tolong buatkan aku rujak mangga muda” pinta faa pada bibi Ann
”Bisa non” jawab bibi Ann
Lalu bibi Ann pergi ke dapur, meminta pada supir untuk membeli mangga muda untuk majikannya.
”Sayang kenapa kamu mau makan rujak di pagi hari seperti ini,ingat kamu lagi hamil” tegas Kenzo
”Aku tidak tau,aku tiba-tiba ingin makan rujak mangga muda sayang,mungkin ini bawaan baby nya” jawab santai faa
”Tapi kamu bisa sakit perut nanti sayang” ucap lagi kenzo
”Ayolah kak,ini mungkin bawaan baby nya” bujuk faa mengatakan jika itu keinginan baby
Kenzo pun akhirnya mengalah,jika faa sudah mengatakan itu keinginan baby nya.
”Ya sudah ,tapi jangan makan terlalu banyak” ucap Kenzo dan balas anggukan oleh faa
Tak lama kemudian bibi Ann kembali ke rumah keluarga dengan membawa rujak ya g di minta majikannya.
”Maaf non lama, soalnya harus beli mangga nya dulu ke supermarket” ucap bibi Ann
”Iya bi,Tidak apa-apa dan makasih” ucap faa
Lalu bibi Ann pamit kembali ke belakang.
Faa langsung memakan rujak mangga muda itu,tanpa merasakan asem sama sekali,Kenzo melihat istrinya lahap memakan rujak itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
”Kakak mau ?” tanya faa menawarkan rujaknya pada Kenzo
”Kamu saja,itu asem ” jawab Kenzo hanya melihatnya saja dia sudah tau mangga itu pasti sangat asem
__ADS_1
”*I*ni sama sekali tidak asem” ucap faa melanjutkan memakan rujaknya
Tidak asem katanya,aku saja yang melihatnya sudah tau itu sangat asem,mungkin bawaan hamil makanya dia tidak merasakan mangga itu asem kali ya” batin Kenzo