
Hari ini adalah keberangkatan faa dan juga Kenzo ke negara Spanyol,kini mereka berdua sudah berada di bandara,niat awalnya Kenzo ingin menggunakan jet pribadi miliknya,tapi faa memaksa agar dia menaiki pesawat biasa saja dengan jadwal penerbangan pagi.
Dan terpaksa Kenzo menyetujui keinginan faa,dan Kenzo sudah membeli tiket untuk penumpang First Class.
Saat ini Kenzo hanya turus menatap faa menjaganya,agar tidur gadis 18 tahun itu nyaman.
Setelah melalui dengan memakan waktu yang cukup lama, akhirnya Kenzo dan faa sampai di Spanyol, Madrid.
Perlahan Kenzo mencoba membangun faa yang masih lelap dalam tidurnya.
Kenzo menepuk-nepuk pipi faa dengan lembut” Litty bunny,kita sudah sampai,ayo buka matamu” ucap kenzo membangunkan faa
Faa mulai membuka matanya” Kita sudah sampai” tanya faa yang masih mengumpulkan kesadarannya
Kenzo dan faa sudah berada di lobby bandara, menyetop taksi yang akan membawa mereka ke mansion Oma Marley.
Faa sengaja tidak mengabari Oma Marley jika dia akan datang.
”Pak antar kami ke alamat xxx” ucap faa fasih dalam bahasa Spanyol
”Siap nona” ucap sopir taksi melajukan mobilnya ke alamat yang faa tunjukkan
Kenzo pun memandangi faa” Faa kamu sudah sangat fasih dalam bahasa Spanyol,aku ingat saat kamu kecil sangat suka belajar bahasa asing,jadi berapa bahasa yang sudah kamu kuasai sekarang?” tanya Kenzo pada faa karena dia tau faa sangat suka bahasa asing
Faa pun melihat ke arah kenzo” Jika kakak tau,pasti kakak akan terkejut,berapa yang kakak kuasai?” tanya balik faa pada Kenzo
Kenzo pun membalas tatapan menantang faa” Jadi kamu menantang ku?” tanya Kenzo menaikan turunkan alisnya
”Ayo jawab,ada berapa bahasa yang kakak kuasai,baru aku akan memberitahu mu” ucap faa pada Kenzo tersenyum
” Baiklah,aku hanya menguasai 9 bahasa, termasuk bahasa Spanyol” ucap Kenzo ”Jadi sekarang giliran mu,ayo jawab?” tanya Kenzo penasaran
Faa pun menjawab”Aku hanya bisa 5 bahasa” jawab faa membuat Kenzo bangga karena di usia faa 6 tahun saja sudah menguasai 2 bahasa
”Apa saja?” tanya Kenzo penasaran
”Spanyol,Jerman,Korea, Inggris,dan juga Prancis” jawab faa
”Jerman?why? ” tanya Kenzo tidak tau jika faa juga belajar bahasa Jerman
Faa pun mengalihkan pandangannya dari kenzo” Iya,mengapa apanya?” tanya balik faa
Kenzo pun melihat faa mengalihkan wajahnya dari dia pun semakin di buat penasaran” Kenapa kamu memilih Jerman, sementara itu bukan negara yang ingin kamu kunjungi” tanya Kenzo karena setahunya faa tidak pernah menyebut Jerman sebagai negara impian yang ingin dia kunjungi saat kecil
Faa masih tidak ingin menatap kenzo”Aku belajar untuk orang yang selalu mengirimkan aku hadiah setiap tahunnya” ucap faa ”Karena aku selalu berharap ingin bertemu orang yang mengirimkan aku hadiah di hari ulangtahun ku,makanya aku belajar bahasa itu” ucap faa yang masih menatap ke arah luar jendela
Kenzo yang mendengarnya pun sedih, meninggalkannya bertahun-tahun” Maaf,aku tidak akan meninggalkan kamu lagi faa,aku sudah berjanji kemanapun aku pergi kamu akan selalu ikut bersamaku” ucap Kenzo meraih faa ke dalam pelukannya
Faa pun membalas pelukan orang yang selama ini dia harapkan” Terimakasih,karena kakak kembali demi aku ” kata faa menenggelamkan wajahnya di dada bidang Kenzo
Kenzo mencium pucuk kepala faa” Aku mencintaimu selamanya” ungkapan kenzo dan faa hanya tersenyum dan mengeratkan pelukannya tanpa membalas ungkapan cinta Kenzo
Setalah menempuh perjalanan satu setengah jam dari bandara ke mansion Oma Marley, akhirnya merekapun sampai tepat di depan gerbang mansion mewah berlantai 4 itu.
Faa turun terlebih dahulu,dan kenzo pun membayar ongkos pada supir taksi dan menurunkan dua koper milik faa dan juga dirinya.
Faa begitu bahagia bisa kembali ke tempat ini” Akhirnya aku kembali ke sini,sungguh aku merindukan kamarku,dan juga perpustakaan buku” ucap faa bahagia
Saat umur faa 7 tahun,setelah Kenzo menghilang faa meminta pada Frans agar dirinya tinggal bersama oma Marley di Spanyol,setelah usia faa memasuki 11 tahun ,dia meminta untuk kembali ke Indonesia bersama Frans dan anna,itu berarti sudah 7 tahun faa tidak berkunjung ke sini,karena Oma Marley lah yang sering datang ke Indonesia.
Faa memencet bell gerbang,dan tidak lama kemudian muncul satpam membuka pintu gerbang,dan tampak ke bingunggan.
__ADS_1
”Maaf anda mencari siapa?” ucap satpam rumah Oma Marley yang tampak tidak mengenal faa
Faa pun tersenyum melihat satpam itu masih orang yang sama saat faa tinggal di rumah itu 7 tahun lalu” Pak thomas, apa kabar? tanya faa pada Thomas yang masih kebingungan
”Saya baik nona,tapi siapa tuan dan nona,tapi bagaimana nona bisa tau nama saya?” tanya Thomas masih dengan kebingungan
”Pak,sudah lupa yah,dengan faa ” ucap faa sedih
Thomas pun membulatkan matanya,masih dengan terkejut melihat nona mudanya berkunjung setelah 7 tahun lalu” N__no_na Faa,benarkan ini bapak tidak salah lihat,ini benar nona muda,ya ampun bapak sangat merindukan nona” ucap pak Thomas bahagia
”Hehe..iya pak ini faa,sama faa juga sangat merindukan bapak” kata faa tersenyum ” Pak faa minta tolong bawakan koper faa ke dalam,faa ingin menemui Oma dulu” ucap faa meminta bantuan dengan pak Thomas
Pak Thomas mengangguk” Baik nona muda” ucap pak Thomas ”Mari tuan muda,biarkan saya saja yang membawakan ini ke dalam” ucap pak Thomas sopan pada Kenzo karena tidak tau siapa pemuda yang bersama nona mudanya
Kenzo pun memberikan koper yang dia bawah”Terima kasih pak” ucap Kenzo pada pak Thomas dan di balas anggukan
”Ayo,aku sudah sangat merindukan oma” ucap faa menarik Kenzo masuk ke dalam menelusuri halaman depan mansion untuk menuju ke pintu utama mansion itu
Setelah sampai ke pintu utama,faa langsung saja membuka pintu mansion itu dengan memasukkan kata sandi,dan juga sidik jarinya.
Karena mansion Oma Marley adalah rumah utama Anderson,yang sudah di rancang khusus dan hanya bisa di akses oleh Oma Marley,frans,Anna dan juga faa yang mana sandinya adalah tanggal ulangtahun faa.
Saat faa masuk ke dalam mansion,faa melihat tidak banyak yang berubah,masih sama dengan 7 tahun lalu saat dia tinggal di mansion itu.
Ini pertama kalinya Kenzo ke rumah utama Anderson,dan saat Kenzo masuk yang pertama dia lihat adalah figuran foto keluarga Anderson yang berada di ruangan utama.
Di foto itu terlihat Kakek,Oma,Frans,Anna juga faa yang masih berusia 3 tahun.
Untuk kakek Anderson sudah meninggal sejak faa berusia 9 tahun.
Jadi di rumah utama hanya di huni oleh Oma Marley,karena memang Oma Marley hanya memiliki satu orang putra tak lain Frans ,dan menetap di Indonesia setelah menikah.
”Maaf,siapa kalian dan sedang mencari siapa?” tanya pelayan paru baya itu
”Saya cucu Oma Marley,di mana Oma ku?” tanya faa dengan sopan
Pelayan paru baya itu pun di buat terkejut,tenyata orang yang di hadapannya sekarang adalah nona muda Anderson.
Pelayan paru baya itu pun menundukkan wajahnya”Maaf nona muda,saya benar-benar tidak tau jika anda nona muda di rumah ini” ucap meminta maaf
”Tidak apa-apa,di mana Oma ku?” tanya faa lagi belum mendapatkan jawaban
”Nyoya besar berada di perpustakaan buku nona muda” jawab pelayan itu
Faa pun tersenyum” Baiklah,kalau begitu kembalilah bekerja,aku akan menemui oma” ucap faa
Faa pun berjalan menaiki lift dan di ikuti oleh kenzo,untuk menuju ke lantai 4 di mana perpustakaan buku itu berada.
Di mansion mewah itu memang tersedia lift untuk menuju ke lantai tujuan lebih cepat.
Setelah faa dan kenzo sampai di lantai 4,mereka harus menelusuri lorong-lorong rumah itu untuk ke ruangan perpustakaan.
Saat ini faa dan Kenzo sudah berada di depan pintu perpustakaan itu,tanpa aba-aba faa membuka pintu dan masuk ke dalam dengan kenzo yang hanya mengikutinya.
Oma Marley yang sedang membaca buku,pun mengalihkan pandangannya saat mendengar pintu ruangan itu terbuka,dan betapa terkejutnya saat melihat cucu kesayangannya bersama dengan seorang lelaki muda yang tidak dia ketahui.
Faa yang melihat Oma Marley pun mendekatinya” Omaa” ucap faa
”Cucu Oma,faa kesayangannya Oma kamu di sini sayang” ucap Oma Marley merentangkan
tangannya agar faa memeluk dirinya
__ADS_1
Dan faa pun segera memeluk Omanya itu,dan sangat erat.
Faa yang masih memeluk Oma Marley ” Faa sangat-sangat merindukan oma,I miss you ” ucap faa manja
Oma Marley mencium pucuk kepala cucu kesayangannya itu” Oma juga sangat merindukan mu sayang,tapi kenapa tidak memberi tahu Oma jika kamu datang kemari?” tanya Oma Marley karena tidak mengetahui jika cucunya akan datang
Faa pun melerai pelukannya dari Oma Marley”Sengaja Oma,jika faa memberi tahu Oma,berarti buka kejutan” ucap faa tersenyum
Kenzo pun hanya diam diri sedari tadi melihat Oma dan cucunya itu saling melepas kerinduan,dia pun mendekati Oma Marley dan memberi salam mencium tangan Oma Marley.
”Apa kabar Oma,sudah lama sekali kita tidak bertemu” ucap Kenzo karena terakhir kali melihat Oma Marley saat ulang tahun faa yang ke 7 tahun
Faa yang melihat Omanya itu bingung dengan seakan bertanya siapa pria yang ada di hadapannya”Oma dia kakak” ucap faa menjawab kebingungan Oma Marley
Oma Marley pun terkejut,saat faa menyebutkan kakak,karena setahu dia faa hanya memanggil kakak pada anak dari Wijaya sahabat dari anaknya frans.
Oma Marley yang masih mode terkejut” Kenzo anak Wijaya?” tanya Oma Marley masih belum juga percaya
Kenzo tersenyum”Iya Oma ini Kenzo” jawab Kenzo
Oma Marley pun memeluk Kenzo yang sudah dia anggap sebagai cucunya” Ya ampun kamu sudah sangat dewasa Ken, terlihat sangat tampan dari Wijaya ” ucap Oma Marley bahagia melihat cucunya dari anak sahabat anaknya
Kenzo membalas pelukan Oma Marley.
”Ya sudah,faa pergi ke kamarmu,dan juga ajak Kenzo ke kamar yang berada di samping kamar mu,kalian istirahat dulu,kita akan makan malam bersama,oma akan memasak makanan kesukaan mu” ucap Oma Marley
”Baiklah,Oma faa dan kakak akan istirahat dulu,bye Oma cantik ” ucap faa sebelum pergi mencium pipi Omanya itu
♡__♡
Kini faa sudah berada di dalam kamarnya, setelah mengantar Kenzo ke kamar tepat di samping kamarnya.
Faa melihat kamarnya yang sama sekali tidak pernah berubah,faa melihat foto keluarganya yang terpajang di dinding kamarnya.
”Kakek,faa sekarang di sini andai saja kakek masih ada,faa merindukan kakek” ucap lirih faa memandangi foto keluarganya yang saat kakek Anderson masih hidup
Faa pun beralih melihat foto dengan ukuran yang cukup besar yang tertempel di dinding, seorang laki-laki dengan anak perempuan,ya itu adalah foto faa dan Kenzo saat kecil.
Faa tersenyum melihat foto dirinya dan kenzo” Kakak, terimakasih aku mencintaimu” ucap faa
Faa pun membaringkan tubuhnya di atas ranjang queen size miliknya.
Seketika faa bangun,karena merasakan haus,dan faa pun berjalan ke arah keluar kamarnya turun ke lantai 1 menuju dapur,dan mengambil minuman dari dalam kulkas,dan meneguknya sampai habis.
Tapi tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahunya dari belakang,faa pun berbalik melihat siapa yang melakukan itu.
Ternyata dia adalah salah satu pelayan rumah itu, terlihat dari pakaian yang dia pakai,dan wanita itu juga masih terlihat muda”Hei siapa kamu, berani sekali kamu mengambil minuman dari dalam kulkas!!” ucap marah pelayan wanita muda itu pada faa
Pelayan wanita itu bernama Lena dia sudah bekerja di mansion Anderson selama 2 tahun,dan di juga kurang di sukai oleh pelayan lainnya karena keangkuhan dan juga Sifat penyuluh layaknya nyonya besar.
Faa mengeritkan keningnya”Kenapa kau marah padaku,kenapa jika aku mengambil minuman dari dalam kulkas dan meminumnya?” tanya balik faa sabar
Para pelayan yang melihat Lena menegur faa,hanya diam saja karena mereka semua juga tidak tau jika faa adalah nona muda Anderson.
Lena pun melihat faa dari atas sampai bawah dan tersenyum sinis” Apa kau pelayan baru di rumah ini,dan tidak mengetahui peraturan yang aku buat ”ucap lena sinis melihat penampilan faa yang hanya memakai kaos putih polos dengan bawahan hotpants berwarna jeans
Menyebalkan, peraturan apa yang dia buat? batin faa kesal
Dengan tenang faa menjawab”Siapa kau,aku tidak peduli,dan juga peraturan yang kau buat” ucap faa acuh
Lena pun merasa geram karena baru kali ini ada yang berani melawannya” Kurang ajar sekali kamu,dasar pelayan baru yang tidak tau diri,aku di sini adalah kepala pelayan,jadi kamu harus mengikuti peraturan yang aku buat,tapi jika kamu tidak mau mengikuti peraturan ku,aku pastikan kamu akan di pecat dari sini” ucap lena mengejek
__ADS_1