
Andrea dan Anna mengobrol banyak,selama 30 tahun tidak bertemu membuat ibu dan anak itu salin menjadi pendengar yang baik.Andrea juga benar-benar tidak percaya ternyata anak gadis yang dia tolong saat kecelakaan, ternyata adalah cucunya sendiri,dan laki-laki yang ada di hadapannya adalah menantunya.Selama ini Andrea hanya mendengar jika anaknya menikah dengan pria berpengaruh di negara ini,dia tidak pernah tau bagaimana wajah laki-laki yang menikahi anaknya.Andrea juga sangat bahagia karena ternyata dia tidak memiliki satu cucu saja,dia juga memiliki cucu laki-laki yang saat ini sedang ikut duduk di hadapannya.
“Anna mama benar-benar minta maaf,untuk semua yang mama pernah lakukan padamu.Mama sangat menyesal,karena tidak menjadi ibu yang baik untukmu.Ibu yakin sekali jika alm.ayahmu pasti sangat kecewa pada mama.Mama ingin menebus semua kesalahan yang mama lakukan padamu,sejak kecil kamu tidak pernah mendapatkan kebahagiaan,mama menelantarkan kamu, meminta kepada pelayan untuk mengurusmu tanpa mama tidak mau tau apapun.Mama selalu memberikan kamu kata-kata yang kasar! Mama sangat tidak pantas di sebut seorang ibu!” kata Andrea,wanita tua itu benar-benar menyesali semua perbuatannya pada Anna
“Mama! Berhentilah. Semuanya sudah berlalu,Anna hanya ingin kebahagiaan dalam akhir cerita yang ada di antara kita mah.Anna hanya ingin hidup bahagia,bersama dengan mama dan keluarga kecil Anna, cucu-cucu mama” ucap Anna , menatap lembut wanita yang sudah melahirkan dirinya
“Anna tidak pernah menaruh kebencian pada mama,karena mama adalah wanita yang sudah rela melahirkan Anna, mempertaruhkan nyawanya demi Anna.Anna benar-benar sudah memaafkan mama sebelum mama memintanya pada Anna” lanjut Anna,pada mama kandungnya itu
“Terimah kasih.Mama sangat bersyukur bisa memiliki anak seperti mu” kata Andrea, tangannya terulur ke wajah anna,tangan itu benar-benar bergetar ingin menyentuh wajah anaknya
“Aku sangat merindukan mama! Hanya itu yang aku rasakan selama ini.Hanya ada kerinduan pada mama” ucap Anna, memegang kedua tangan mamanya yang ada di wajahnya
“Mama juga sangat merindukanmu nak” tangis bahagia Andrea karena bisa bertemu dengan putrinya lagi itu kembali pecah,dia memeluk Anna putri yang selama ini dia sia-siakan
Setelah drama yang ada antara Anna dan Andrea selesai,Andrea menatap pria yang kini menjadi suami anaknya,pria yang berstatus sebagai menantunya.
“Tuan Frans,terima kasih karena menjaga anna selama ini” ucap tulus Andrea pada Frans
“Panggil Frans saja,aku adalah suami Anna, menantu mu” ucap Frans,pada Andrea
“Aku yang seharusnya berterima kasih kepada mu,karena melahirkan wanita yang sangat spesial seperti Anna.Dia adalah wanita paling berharga dalam hidupku,wanita yang selama ini menemani aku,wanita yang selalu mengurus semua keperluan aku dan juga wanita yang sudah merelakan nyawanya menjadi taruhannya untuk melahirkan anak-anakku” lanjut Frans, menatap istrinya ibu dari kedua anaknya
Andrea terharu mendengar semua ucapan pria yang menjadi menantunya.Andrea bersyukur karena putrinya Anna mendapatkan pria yang sangat baik,dan juga membahagiakan Anna.
“Aku tidak tau harus mengatakan apa pada kalian,tapi mama sangat bahagia karena Anna kembali padaku,dan juga aku mendapatkan menantu dan cucu yang sangat tampan dan cantik”:ucap Andrea,dia hanya bisa mengutarakan hal itu pada anak, menantu dan cucunya
Frans dan anna, tersenyum tulus pada Andrea.Tapi tidak dengan Fadly anak muda satu itu tidak menampilkan senyuman sama sekali,dia hanya terus menatap mamanya,Fadly hanya takut jika mamanya bersedih lagi!
“Fadly sayang kemari,sapa nenekmu nak” panggil Anna ,pada putranya
Fadly tidak bergerak dari tempatnya,dan hanya diam saja.
“Fadly sayang” panggil Anna ,kedua kalinya
Fadly tanpa berkata apa-apa mendekat ke arah Anna.
__ADS_1
“Sayang sapa nenekmu” pinta Anna,pada putranya setelah berdiri di hadapannya
“Senang bisa bertemu dengan nyonya,saya hanya bisa berterima kasih karena anda sudah melahirkan mama saya” ucap Fadly,tanpa adanya senyuman sama sekali
Andrea tersenyum miris karena cucunya, anak dari putrinya itu bahkan tidak memanggil dirinya dengan sebutan nenek. Andrea sadar jika cucunya itu pasti tau apa yang terjadi pada mamanya,pantas jika cucunya itu marah padanya.
Aku ingin sekali marah pada wanita yang menjadi ibu mertuaku! Karena penderitaan yang selama ini Anna alami.Tapi aku masih bisa melihat kebaikan mertuaku itu,jika saja dia tidak menolong putriku tepat waktu saat itu? Aku tidak akan melupakan satu kebaikan yang pernah dia lakukan pada putriku” batin Frans, mengingat Andrea menjadi malaikat penolong putrinya
“Fadly panggil dia dengan sebutan nenek,dia adalah ibu mamamu!” kata Frans,dia tau pasti anaknya itu masih tidak terima dengan semua penderitaan yang di alami Anna
Fadly diam setelah mendengar itu dari papanya.Anna menatap Fadly dengan mata yang sudah kembali berkaca-kaca.Tidak! Fadly tidak ingin ibunya menangis lagi,sudah cukup! Fadly ingin melihat mamanya itu terus tersenyum.
“Nenek” ucap Fadly, melihat Andrea
Hanya demi mama,aku tidak akan pernah membiarkan mama bersedih lagi!” batin Fadly
Andre,Anna dan frans tersenyum mendengar Fadly, memanggil Andrea dengan sebutan nenek.
“Cucuku.Bolehkah nenek memelukmu?” tanya Andrea,dia ingin sekali memeluk pria yang menjadi cucunya itu
“Tidak apa,jika tidak bisa.Nenek sudah cukup bahagia karena kamu mau memanggil nenek padaku” lanjut Andrea, menyimpulkan diamnya Fadly karena dia tidak mengizinkan dirinya memeluk Fadly
Tapi Fadly lah yang langsung memeluk wanita tua yang menjadi neneknya itu,dia melakukan itu karena tidak ingin membuat mamanya sedih.Dan ya juga Fadly sudah berjanji pada mamanya jika neneknya itu meminta maaf dengan tulus pada mamanya ,dia akan menganggap neneknya bukan hanya Oma Marley.Dan Fadly sudah melihat ketulusan permintaan maaf neneknya itu pada mamanya.
Andrea langsung membalas pelukan Fadly dengan sangat erat,ini pertama kalinya dia memeluk cucunya sendiri.Andrea tersenyum bahagia.
“Nenek” panggil Fadly
“Iya nak, terimakasih karena sudah mengizinkan nenek untuk bisa memelukmu” kata Andrea, tersenyum bahagia pada Fadly
“Nenek bisa memeluk aku kapan saja,tapi berjanjilah nenek akan kembali menyayangi mamaku.Karena aku sama sekali tidak suka melihat mamaku bersedih” kata Fadly ,pada Andrea
“Iya nenek janji,terima kasih nak” ucap Andrea
Frans dan anna tersenyum bahagia melihat Fadly ,sudah mulai menerima Andrea sebagai neneknya.
__ADS_1
“Mama, putriku faa akan mengadakan 7bulanan 1 Minggu lagi.Anna mau mama datang ke 7bulanan putriku” pinta Anna,pada mamanya itu
“Apa nona faa akan menerima mama, sebagai neneknya?” tanya ragu Andrea
“Faa anak yang baik,dia pasti menerimamu sebagai neneknya.Terlebih jika dia tau kau adalah ibu mamanya” ucap Frans,yang kini menjawab pertanyaan Andrea
“Iya nek! Adikku anak yang sangat baik.Fadly yakin jika nenek akan disambut dengan hangat olehnya”sambung Fadly
Tapi aku tidak bisa menjamin,jika faa tau masa lalu mama” batin fadly
“Baiklah nenek akan datang, semoga saja nona faa benar-benar bisa menerima aku sebagai neneknya” kata Andrea, akhirnya setuju untuk datang ke 7bulanan cucunya
....
“Halo kakak,kenapa kalian tidak bisa di hubungi? Aku menelpon ke rumah tapi tidak ada yang menjawab sama sekali,mama,papa juga aku hubungi tapi tidak ada yang menjawab” cerocos faa ,saat panggilan video callnya di terima oleh kakaknya
“Hey! Kenapa kau terlihat sangat kesal sekali sayang?” tanya fadly, melihat mimik wajah faa yang sangat kesal
“Bagaimana aku tidak kesal,kaliang semua sibuk saat aku menghubungi” jawab faa, membuang muka
“Maaf faa,tadi kakak dan mama,papa sedang ada urusan di luar rumah” kata Fadly,ya kini Fadly sudah berada di rumah 3 jam yang lalu dia baru kembali dari rumah Andrea neneknya
“Ah ya sudahlah,aku hanya ingin tanya kalian semua akan berangkat ke Madrid kapan?” tanya faa, kembali pada tujuannya menghubungi kakaknya
“Kami akan berangkat 1 hari sebelum acar little girls” jawab Fadly
“Baiklah,jangan lupa untuk memberitahu pada kak Kevin dan Ellen,aku juga tidak bisa menghubungi kedua sepasang pengantin baru itu!” ucap faa,juga kesal pada sahabatnya Ellen karena tidak bisa di hubungi
“Iya, kakak akan memberitahu mereka” jawab Fadly, terkekeh melihat wajah adiknya sangat kesal
“Baiklah kakak,aku tutup dulu telponnya” kata faa mengakhiri teleponnya dengan Fadly
“Kak,apa faa sudah mengetahui tentang ibu kandungnya mama?” tanya olivia,ya sedari tadi Olivia ada di dekat suaminya itu,Olivia sengaja tidak mengangkat telpon dari faa,karena dia takut nantinya salah jawab jika faa bertanya kemana anna
“Faa belum tau,tapi semoga saja dia bisa menerima kenyataan yang pernah terjadi pada mama.Semoga faa bisa menerima nenek Andrea sebagai neneknya” ucap fadly
__ADS_1
“Semoga saja” sambung Olivia