Nona Faa

Nona Faa
Kakak Faa yang hilang?


__ADS_3

Sesuai rencana hari ini Al dan faa akan ke kediaman Anderson.


Kini Al dan faa sudah berada di perjalanan menuju kediaman Anderson, setelah 25 menit mobil Al memasuki halaman rumah Anderson.


Al dan faa berjalan beriringan, memasuki rumah,dan di sapa oleh pelayan.


”Selamat datang tuan muda & nona muda” sapa pelayan rumah Anderson


Dan hanya di balas anggukan oleh faa dan Al.


”Di mana papa dan mama?” tanya Al


”Tuan dan nyonya,berada di gazebo tuan muda” jawab pelayan di balas anggukan oleh Al


Faa dan Al berjalan menuju gazebo,dan benar saja Frans dan Anna sedang berada di sana.


”Mama,papa” panggil Al dan faa


Frans dan Anna tersenyum saat melihat putra putrinya,datang berkunjung.


”Ya ampun anak mama” Anna langsung mencium kedua wajah anaknya


”Kalian datang” sambung frans


” Bagaimana kabar mama dan papa?” tanya Al mencium pipi anna


”Mama dan papamu baik sayang” jawab Anna tersenyum melihat putra angkatnya dia sangat menyayangi Al sama seperti faa,mungkin karena dia tidak memiliki anak laki-laki


”Kapan kau akan menikah Al ?” tanya frans melihat pria yang ada dalam pelukan istrinya yang sudah dia anggap seperti putra kandungnya sendiri


”Setelah kelulusan olivia,Al baru berencana ingin melamarnya pah” jawab Al yang sudah mengubah posisinya dengan tidur di pangkuan Anna dengan Anna mengelus kepala putranya


”Jangan lama-lama Al ,papa juga menantikan cucu dari mu dan adikmu” ucap Frans


”Benar sekali,mama juga sudah tidak sabar menantikan cucu dari kedua anak mama” sambung Anna


”Doakan saja mah,pah” jawab Al


Faa yang kini juga sudah merubah posisi,juga ikut tidur di pangkuan frans,jadilah Anna dan Frans berada di tengah dengan kepala faa dan Al saling bertemu di dalam pangkuan orangtuanya.


”Sayang di mana suami mu?” tanya Anna pada putrinya yang asik menarik-narik rambut Al tanpa protes dari kakaknya


”Kak Ken ,sedang ada meeting,jadi tidak bisa ikut” jawab faa


”Sayang bagaimana rumah tangga mu, semuanya baik-baik saja kan?” tanya frans pada putrinya


”Semuanya baik-baik saja pah,Aku dan juga kak Ken selalu terbuka satu sama lain,agar tidak menimbulkan kesalahpahaman” jawab faa


”Syukurlah,papa senang mendengarnya” ucap Frans mengelus kepala putrinya


Frans melihat putrinya itu melamun,dengan tatapan kosong ke depan.


”Faa ada apa?” tanya frans pada putrinya melihat faa melamun


”Ah tidak apa-apa pah,Aku hanya masih merindukan papa dan mama” jawab faa


Frans dan Anna pun tersenyum melihat kedua anaknya yang berada di dalam pangkuan mereka.


Tapi tidak dengan faa,dia kepikiran dengan perkataan papa dan mamanya terngiang-ngiang di kepalanya saat membicarakan soal anak,faa berfikir kenapa sampai sekarang dia belum juga hamil, pernikahannya dengan Kenzo sudah berjalan 5 bulan,apa ada masalah dengan tubuhnya atau apa..itulah yang di pikirkan faa.

__ADS_1


Frans,Anna dan Al saling bercengkrama,hingga Frans sadar faa sudah tertidur lelap dalam pangkuannya.


”Dasar..selalu saja seperti itu,mudah sekali tertidur” ucap Frans tersenyum melihat putrinya tertidur pulas


Al pun mengangkat kepalanya dari pangkuan Anna,dan melihat adiknya.


”Pantas saja,tidak terdengar suaranya” sambung Al melihat gemas ke arah adiknya


”Bangunkan saja,nanti lehernya sakit jika dalam posisi seperti itu” ucap Anna mencoba untuk membangun kan putrinya agar pindah ke dalam kamarnya


Dengan cepat Al menahan Anna agar tidak membangunkan adiknya.


”Jangan bangunkan,Al akan membawa dia masuk ke dalam kamarnya”


”Ya sudah..” balas Anna


Al pun mengangkat faa masuk ke dalam rumah menuju kamar faa.


”Aku bahagia bisa memiliki Al mas,jika saja Fadly kita masih hidup,mungkin dia sudah sebesar Al sekarang” ucap lirih Anna terlihat jelas ada kebahagiaan bisa memiliki Al dalam hidupnya tapi juga ada kesedihan saat mengingat anak pertamanya yang hilang saat berusia 1 bulan


”Kita tidak bisa berbuat apa-apa sayang,mungkin sudah jalan takdir yang harus kita lalui , semoga saja suatu hari kita masih bisa bertemu dengan putra kita Fadly,aku selalu berdoa agar putra kita masih hidup,kita pasti bisa menemukan dia” balas Frans mengingat wajah anak laki-lakinya ya hilang


Frans dan Anna sebenarnya memiliki anak laki-laki Yang bernama Fadly Leonar Anderson dia adalah anak pertama Frans dan Anna kakak dari faa,saat usianya masih 1 bulan, Fadly di culik dengan orang yang tidak bertanggung jawab, bagaikan di telan bumi orang yang membawa Fadly tidak sama sekali bisa di temukan,dan sampai sekarang Frans dan Anna masih melakukan pencarian Fadly sampai ke seluruh penjuru karena Frans dan Anna yakin jika putranya itu masih hidup,selama ini faa tidak tau jika dia memiliki kakak,dia hanya tau jika dia adalah anak tunggal,hanya Oma Marley dan para sahabat Frans yang tau jika faa mempunyai kakak,bukan tanpa alasan mereka menyembunyikan itu dari faa,maka sejak pertama kali Anna melihat Al dia seperti memiliki ikatan batin dengan Al dan itu juga di rasakan oleh Frans.


”Semoga saja,putra kita segera kita temukan” ucap Anna lirih tanpa sadar air matanya sudah mengalir mengingat putranya


Frans menyekat air mata istrinya dengan ibu jarinya lalu menarik anna ke dalam pelukannya.


”Aku berjanji,selama aku masih hidup aku akan selalu mencari keberadaan putra kita” ucap Frans mencium pucuk kepala istrinya


Sementara itu Al baru saja meletakkan faa dengan hati-hati di atas ranjang.


Al keluar dari kamar faa lalu menelpon Kenzo agar menjemput faa sepulang kantor nanti,karena dia harus ke rumah utama Nugraha.


Al menuju ruang keluarga di mana Frans dan juga Anna sudah kembali dari gazebo.


”Mah,Pah Al harus pergi sekarang,Al sudah janji hari ini akan ke rumah papa Wijaya” ucap Al


”Ya sudah,kamu hati-hati di jalan sayang” sahut Anna


”Kabari papa jika ada apa-apa” sambung Frans


”Iya,Al pergi dulu” pamit Al lalu mencium pipi Anna


Lalu Al pergi meninggalkan kediaman Anderson setelah pamit dengan Frans dan Anna menuju ke kediaman Nugraha, bagaimana pun Al banyak hutang Budi terhadap keluarga Nugraha,karena mereka Al bisa bertahan sampai sekarang, menyelesaikan kuliahnya,dan mendapatkan kasih sayang keluarga.


Setelah menempuh perjalanan 45 menit dari kediaman Anderson ke kediaman Nugraha,kini mobil Al sudah memasuki rumah utama Nugraha.


”Selamat datang tuan muda” sapa para pelayan melihat Al


”Di mana mama dan papaku?” tanya Al


”Tuan dan nyonya besar berada di ruang keluarga tuan” jawab salah satu pelayan


”Hemm baiklah..” ucap Al lalu menuju ruang keluarga


”Mah,Pah ” panggil Al saat melihat Dian dan Wijaya


”Sayang kau di sini” balas dian bangkit lalu memeluk putra angkatnya

__ADS_1


”Duduklah dulu nak” sambung Wijaya


”Kau dari mana Al?” tanya Dian


”Al baru saja dari rumah mama Anna mah” jawab Al


”Apa kau sudah makan sayang?” tanya Dian


”Sudah mah, aku kesini hanya ingin menemui mama dan papa,Al hanya merindukan kalian saja” ucap Al


”Bagaimana perusahaan mu nak?” tanya Wijaya


”Semuanya berjalan lancar pak,tanpa ada kendala” jawab Al


Mereka bertiga pun saling bercengkrama di ruang keluarga.


Saat menjelang sore Al pun pamit,karena Olivia sang kekasih tadi sudah mengabari dirinya jika Ellen mengundang untuk ke acara ulang tahun perusahaan keluarganya.


Setelah pamit Al segera meninggalkan rumah utama Nugraha,lalu menuju kediaman kenzo,untuk bersiap-siap karena acaranya akan di mulai jam 08.00 malam.


Sementara itu di kediaman Anderson,Kenzo baru saja tiba untuk menjemput istrinya.


Saat masuk Kenzo di sambut oleh para pelayan,dan Kenzo bertanya di mana kedua mertuanya berada, setelah mengetahui mereka ada di ruang keluarga,Kenzo segera ke sana .


”Mama,papa” panggil Kenzo


”Ken kau di sini” ucap Frans


”Iya Pah ,ken mau menjemput faa,tadi Al mengabari aku kalau dia tertidur” jawab Kenzo


”Ya sudah,kamu langsung ke kamarnya saja,mungkin istrimu itu masih tidur” ucap Anna


”Ya sudah mah,Pah ken Naik ke atas dulu” ucap Kenzo dan di balas anggukan oleh Frans dan anna


Saat ini Kenzo sudah berada di dalam kamar istrinya,dia melihat istrinya itu masih tertidur pulas.


Kenzo memandangi wajah mungil istrinya,lalu mengecup bibir istrinya.


Faa merasa ada yang menggangu tidurnya pun membuka matanya,dan melihat suaminya memandangi dirinya.



”Kak kamu di sini,sejak kapan,kenapa tidak membangunkan aku?” begitu banyak pertanyaan dari faa


Kenzo tersenyum lalu mengecup lagi bibir istrinya.


”Baru saja aku di sini,ayo kita pulang ,jam 08.00 nanti kita harus memenuhi undangan Ellen bukan” ucap Kenzo pada istrinya


”Hemmm iya..aku mau cuci muka dulu” ucap faa lalu bangun dari tempat tidur menuju ke kamar mandi


Kenzo menunggu istrinya,dengan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur faa.


Tak lama kemudian faa sudah keluar dari kamar mandi, melihat suaminya memejamkan mata di atas tempat tidur.


”Kak pasti kamu lelah sekali” gumam faa mengelus wajah suaminya


Kenzo membuka matanya, merasakan tangan istrinya menyentuh wajahnya.


”Sudah selesai?” tanya Kenzo dan di balas anggukan faa

__ADS_1


Kenzo dan faa pun keluar dari kamar,lalu menuju ke ruang keluarga untuk pamit pada Frans dan Anna,dan mereka akan bertemu nanti di pesta perusahaan keluarga Ellen.


__ADS_2