
Setelah meninggalkan restoran,Fadly mengajak orang tua dan adiknya langsung kembali ke hotel.
Setelah mereka sampai di hotel,Fadly dan faa berkumpul di kamar orangtuanya.
Dengan faa yang berusaha menghibur Fadly,yang sedari tadi diam.
”Kak jangan diam saja, ayo berbicara jangan seperti ini” ucap faa tersenyum manis ke pada kakaknya
Fadly tersenyum melihat adiknya, menyentil hidungnya.
”Aku tidak apa-apa, tenanglah semuanya sudah berakhir,kita dan papa,mama akan hidup bahagia selamanya” ucap Fadly menatap adiknya
”Iya kak..jangan pernah berhenti tersenyum padaku Okey” ucap faa lalu memeluk Fadly
Fadly memeluk balik adiknya,lalu mencium pucuk kepalanya.
Terima kasih Tuhan engkau sudah menjawab semua pertanyaan ku, semuanya sudah berakhir, sekarang aku hanya ingin bahagia dengan mama,papa dan adikku selamanya” batin Fadly
Anna melihat jelas kesedihan yang di rasakan oleh putranya itu.
Ya tuhan,ini semua gara-gara diriku..karena masa lalu membuat anakku yang menerima semuanya” batin Anna
Tanpa sadar Anna meneteskan air matanya,tapi dengan cepat dia menghapusnya agar tidak terlihat oleh anak dan suaminya.
Akhirnya Frans membuka suara.
”Fadly papa akan tetap membuka kembali kasus kehilangan mu,dan akan papa pastikan Jons mendekam dalam penjara” ucap Frans menatap serius putra sulungnya
Fadly menghela nafas panjang,dia tidak mau sampai Jons di penjara.
”Pah,mah bolehkah aku meminta sesuatu dari kalian?” tanya Fadly menatap Frans dan Anna bergantian
”Tentu saja sayang,kamu anak mama dan papa, apapun kamu minta akan kami berikan” ucap Anna tersenyum pada putranya
Fadly melihat ke arah Frans.
”Apa yang kau inginkan nak?” tanya frans
Aku tau kau tidak ingin Jons di penjara” batin Frans
”Aku hanya mau kita tidak berurusan dengan tuan Jons lagi,lupakan semuanya dan jangan masukkan tuan Jons ke penjara, anggap saja itu untuk balas Budi padanya karena sudah mau merawat ku dari kecil ” jawab Fadly menatap Anna dan frans
Sudah ku duga,kau akan meminta itu” batin Frans menatap sayang putranya
”Tapi nak,apa kamu serius ?” tanya Anna dia masih belum terima dengan apa yang sudah di lakukan Jons terhadap putranya
Fadly mendekat ke Anna lalu memeluk erat mamanya itu.
”Mama aku mohon hilangkan kebencian yang mama miliki untuk tuan Jons,aku tidak mau mama hidup dengan kebencian pada orang lain,aku hanya ingin mulai sekarang kita lupakan semua yang sudah terjadi,dan memulai hidup baru bersama,hanya itu yang aku inginkan” ucap lembut Fadly mengangkup wajah Anna dengan kedua tangannya
Anna seketika meneteskan air matanya,tapi dengan cepat Fadly mengusap air mata mamanya.
”Jangan menangis lagi,Fadly tidak akan membiarkan air mata mama menetes lagi,aku sayang mama” ucap Fadly tulus lalu mencium kening Anna
__ADS_1
Anna tidak tau harus berkata apa lagi, melihat putranya,lalu memeluknya dengan erat seakan dia tidak ingin jika putranya pergi lagi dari hidupnya.
”Jangan pernah pergi lagi dari mama” ucap Anna dengan isakan dalam dekapan putranya
”Fadly tidak akan meninggalkan mama lagi” jawab Fadly mengusap lembut punggung mamanya
Setelah Fadly membuat Anna sudah lebih tenang, Fadly menatap papanya yang sedari tadi hanya diam.
”Pah” panggil Fadly
Frans menoleh melihat wajah putranya,lalu tersenyum.
”Papa akan menuruti keinginan mu nak” ucap Frans membuat Fadly tersenyum
”Terima kasih pah” ucap Fadly pada Frans dan hanya di balas senyuman
Faa yang sedari tadi hanya diam, bersyukur semuanya sudah berakhir,kini mereka semua akan melanjutkan kehidupan barunya dan melupakan semua yang sudah berlalu.
Terima kasih tidak akan pernah bisa berhenti ku ucapkan tuhan,aku bahagia melihat kakakku sekarang,dan mama,papa.. semua penderita yang mereka rasakan selama ini sudah berakhir..terima kasih dan lindungi selalu keluarga ku” batin faa tersenyum melihat papa,mama dan kakaknya
...
3 hari mereka berada di Jerman, sesuai permintaan faa yang minta di ajak jalan-jalan bersama, akhirnya terwujud.
Dan hari ini mereka akan berangkat ke Spanyol.
Pagi tadi Oma Marley melakukan panggilan telepon pada faa,karena faa keasikan mengobrol faa tanpa sadar mengatakan pada Oma Marley bahwa di bahagia karena kakaknya Fadly sudah di temukan,dan saat Oma Marley mendengar ucapan faa dia terkejut mendengar nama cucu pertamanya, langsung mematikan sambungan teleponnya dari faa lalu segera menelepon Frans putranya.
🌼 Flashback 🌼
Dan itu membuat Frans sedikit menjauhkan ponsel dari telinganya
”Astaga mama,kenapa kau selalu saja berteriak saat menelepon ku?” kesal Frans mendengar teriakkan mamanya
Tiba-tiba Frans mendengar isakan Oma Marley,dan itu membuat Frans khawatir.
”Mama ada apa dengan mu,kenapa kau malah menangis?” tanya frans sudah terlihat khawatir dengan mamanya yang berada di Spanyol
”Apa kau tidak mau menceritakan sesuatu pada mama?” tanya Oma Marley
”Apa maksud mu mah, menceritakan apa?” tanya balik Frans bingung apa yang di maksud mamanya itu
”Frans..!!! tadi mama menelpon faa dan mengobrol dengannya,tapi kau tau dia mengatakan apa padaku,faa bilang dia bahagia karena kakaknya Fadly sudah di temukan,bukankah selama ini faa itu tidak mengetahui tentang kakak kandungnya,kenapa sekarang di tiba-tiba bisa mengucapkan nama cucu pertama ku,apa benar Fadly ku sudah kau temukan?” tanya Oma Marley dengan isakan tangisannya
Faa yang baru saja masuk ke dalam kamar papa dan mamanya, langsung mendapat tatapan serius dari Frans,dan faa sudah menduga bahwa itu pasti karena dia keceplosan mengatakan tentang kakaknya pada Oma Marley.
”Maafkan Frans mah,Frans akan ke Spanyol sore ini bersama istri dan anak-anak ku,Frans akan mengatakan semuanya saat tiba” jawab Frans lalu mematikan sambungan telepon Oma Marley lalu menatap serius putrinya itu
Karena kebetulan saat itu Fadly dan Anna sedang keluar,untuk membeli sesuatu, jadilah hanya Frans dan faa.
Faa menunduk saat mendapat tatapan dari papanya.
”Faa..kemari duduk di samping papa” ucap Frans dengan sedikit tegas
__ADS_1
Faa langsung menurut,lalu duduk tepat di samping papanya tapi belum berani mengangkat wajahnya.
”Faa ada yang ingin kau jelaskan pada papa?” tanya frans
”Ma..maaf ,faa tadi ke asik kan di ajak mengobrol dengan Oma, sampai faa keceplosan mengatakan tentang kakak” ucap lirih faa masih belum berani menatap papanya
Dan saat itu juga Fadly dan Anna baru saja kembali,dan melihat Frans dan faa dengan tatapan bingung,Frans yang menyadari istri dan putranya sudah kembali memberikan isyarat agar diam.
”Kau tau faa karena kau mengatakan nama kakakmu pada Oma,dia langsung menelpon papa lalu berteriak pada papa,sungguh itu membuat papa kesal karena Oma mu itu selalu saja berteriak saat menelepon papa” ucap kesal Frans mengingat setiap saat mamanya menelpon dirinya selalu saja di awali dengan teriakkan
Faa hanya diam mendengar papanya itu begitu kesal.
Fadly yang melihat adiknya itu merasa tidak tega,tapi Anna memberikan isyarat agar mengikuti apa maunya frans,karena Anna tau Frans sebenarnya tidak marah hanya saja dia suka menjahili putrinya dengan cara seperti itu.
”Faa..” panggil Frans
”Iya pah” jawab faa belum berani melihat papanya
”Sudah sering papa katakan,saat orang berbicara lihat orang yang sedang berbicara padamu, jangan malah menunduk” ucap Frans
Dengan cepat faa mengangkat wajahnya melihat papanya,dan di juga baru sadar ternyata mama dan kakaknya sudah duduk di sana, melihatnya.
Frans tersenyum lalu menyentil kening putrinya itu,lalu tertawa.
”Haha..kau sangat mengemaskan sayang” ucap Frans pada putrinya itu
Faa melongo,kenapa papanya itu malah tertawa tadi bukannya sedang marah.pikir faa.
Karena melihat reaksi putrinya hanya diam,seakan mengerti apa yang sedang di pikirkan putrinya.
”Kau ini,papa tidak marah sayang,hanya saja rencana papa untuk membuat kejutan pada Oma mu batal,karena dia sudah tau bahwa kakakmu sudah di temukan” ucap Frans
Fadly dan Anna terkekeh melihat Frans dan faa.
”Jangan tertawa ..tidak ada yang lucu !!” ucap kesal faa melihat papa,mama dan kakaknya tertawa melihatnya
Seketika ketiga orang itu menghentikan tawanya,karena melihat mode kesal faa,dan yang ada akan hanya berakhir mogok bicara nantinya.
”Maafkan papa sayang” ucap Frans
Faa diam tidak menjawab ucapan Frans,dia masih kesal pada papanya,karena sudah mengerjainya.
”Faa sayang mama tidak ikutan Okey,Jadi jangan salahkan mama” ucap Anna tidak mau sampai putrinya itu juga mogok bicara padanya
”Faa kakak juga tidak ikutan,kakak tidak tau apa-apa” sambung Fadly tidak mau jika adiknya ikut mendiami dirinya
Frans sendiri sudah kelabakan,karena mode mogok bicara putrinya sudah berlaku lagi padanya.
”Faa sayang jangan bilang kau akan mogok bicara lagi pada papa,papa kan sudah bilang papa hanya bercanda, jadi jangan marah ya,putri papa yang cantik” bujuk Frans pada putrinya
Faa masih saja diam,tidak menggubris semua ucapan frans,dan itu membuat Frans pasrah putrinya benar-benar marah padanya.
Ya ampun,bisakah kebiasaan putriku itu hilang” batin Frans frustasi
__ADS_1
Fadly dan Anna terkekeh melihat Frans ,di diamkan oleh faa,tapi tidak terlihat oleh faa,jika sampai faa melihatnya sudah di pastikan mereka juga ikut menjadi sasaran mogok bicara faa.
🌼 Flashback End 🌼