Om Ku Suamiku

Om Ku Suamiku
Kedatangan Sarla


__ADS_3

" Hay... sayang " sapa perempuan itu.


Dengan cepat Gabriel melepaskan pelukan wanita tersebut. Kini Gabriel berdiri dan menatap tajam wanita itu.


" Ngapain kamu ke sini? " tanya Gabriel ketus


" Aku kangen kamu,Sayang " ucapnya manja. Tidak lupa tangannya menggandeng tangan Gabriel.


" Kamu ini...,duduklah " ucap Gabriel yang langsung di angguki wanita tersebut.


" Kamu juga duduk,Sayang. Temani aku makan "


" Iya "


" Oh,hey...siapa kamu? " tanya wanita itu di saat dia sadar ada orang lain di depannya.


" Perlu ya... kasih nama ke kamu? " jawab Zihan ketus.


" Jutek banget sih. Siapa sih dia,Sayang? " tanya nya pada Gabriel.


" Ponakan aku " jawab Gabriel acuh.


Hati Zihan seakan teriris mendengar perkataan Gabriel yang mengatakan bahwa dia hanya sekedar " Ponakan " bukan " Istri ".


Apa karena wanita di depannya ini. Sehingga dengan teganya Gabriel mengatakan itu dengan mudah?


Entahlah!!!.


Namun hal itu membuat Zihan semakin kesal dan membenci Gabriel.


" Hanya ponakan toh? " ucapnya tersenyum mengejek.


" Suapin... " pinta manja wanita itu.


Dan dengan cepat Gabriel menyuapi wanita itu


Gabriel hanya diam tak ingin bicara. Biarkan saja drama itu berlansung. Dia juga ingin tahu seberapa jauh Zihan akan bertindak,tetapi hal itu malah sebaliknya. Zihan terlihat biasa saja ketika melihat mereka bermesraan.


Mau manas manasin aku rupanya...


Cih...gak mempan.


ucap Zihan dalam hatinya.


-----


Setelah acara makan malam dengan penuh adegan. Zihan meninggalkan Gabriel dan wanita itu tanpa ekspresi.

__ADS_1


Tatapan yang datar,membuat Gabriel susah membaca jalan fikiran Zihan.


" Kenapa dia biasa aja " gumam Gabriel.


" Sayang... Hey...kok bengong? " tanya wanita genit tadi.


" Hentikan,Sarla. Cukup!!! " bentak Gabriel


" Kamu kenapa sih? " tanya Sarla dengan tatapan aneh.


" Dia istriku, yang ku ceritakan kemarin " ucap Gabriel pelan.


" OMG... kenapa gak bilang dari tadi? " teriak Sarla.


" Gue sengaja kok " jawab Gabriel.


" Aikh... Gue gak bertanggung jawab ya kalau bini lo itu ngamuk " ucap Sarla.


" Mana mungkin. Mungkin sebaliknya. Malah seneng " ucap Gabriel pasrah.


Sarla Gunawan bernama asli Santos Gunawan. Seorang transgender yang suka bermanja pada Gabriel. Selain Peter,Santos juga sahabat lama Gabriel.


Sedari kecil Santos berprilaku layaknya seorang lelaki,namun saat dirinya beranjak remaja,perubahan Santos mulai terlihat. Sejak itu Santos memutuskan merubah bentuk tubuh serta kelamin nya.


Entah kenapa,justru dengan perubahan Santos, Gabriel dan Peter lah yang mampu menerima keinginan Santos.


Sontak membuat Gabriel memandang Sarla dengan rasa jijik. Penuturan Sarla sangat frontal sekali pikir Gabriel. Menjijikan.


" Kalau lo lakuin itu,gue ganti lagi kelamin lu " ucap Gabriel kesal.


Namun perkataan Gabriel membuat Sarla tertawa lepas.


Zihan yang tak sengaja melewati mereka merasa geram sendiri. Bisa bisanya Gabriel membuat wanita di sampingnya itu tertawa.


Lihat saja nanti pembalasanku,Gabriel.


Geram Zihan.


" Aku mau nginep " ucap Sarla tiba tiba.


" Emang di sini hotel? "


" Ayo lah,...hanya malam ini saja " pinta Sarla memelas.


"Terserah deh " pasrah Gabriel. " Minta Koko anterin " lanjutnya .


" Gak perlu,aku tahu kok dimana kamar tamu rumahmu "

__ADS_1


Dengan cepat Sarla berdiri dan berjalan meninggalkan Gabriel yang masih termenung di meja makan.


Dasar cewek jadi jadian " batin Gabriel.


◇◇◇◇


Zihan merasa bahwa Gabriel sengaja mengibarkan bendera perang. Namun bukan alasan Zihan cemburu,akan tetapi Zihan merasa jijik dengan tingkah dua makhluk aneh yang sempat di lihatnya.


" Sayang... " panggil Gabriel di saat Zihan meminum air di dapur.


Dengan tatapan datarnya Zihan hanya berjalan menjauh setelah minuman di gelas habis di tenggaknya.


Gabriel semakin di buat kesal oleh tingkah Zihan. Tiap hari,Zihan bebar benar membuat Gabriel kesal. Bahkan kini hampir tiap menit Gabriel di buat Zihan kesal.


Dari lantai atas terlihat Sarla menuruni tangga. Dia sudah mengganti pakai dengan kimono tidur khas wanita seksi. Kalau saja Gabriel tidak tahu bahwa wanita di depannya adalah wanita jadi jadian. Sudah pasti pistol kecil Gabriel sudah menegang siap melepaskan pelurunya.


" Urus,wanitamu " ucap Zihan datar.


Setelah itu berlalu melewati Sarla yang masih menuruni tangga dengan langkah anggun. Tanpa menoleh dan bertanya.


Sarla yang tak sengaja melihat raut wajah Zihan tertawa terbahak. Lucu rasanya menggoda pasangan Gila di depannya. Apalagi setelah mengetahui jika Zihan di paksa Gabriel untuk menikah dengannya.


Ada ada aja temannya itu.


" Wow... jutek amat bini lo?. Ampe gue yang cantik membahana ini di cuekkin " kata Sarla.


" Lagian,lo ngapain balik ke sini " tanya Gabriel ketus.


" Gue mau minum... " ucapnya.." Eh,Koko? " lanjutnya di saat koko melewati majikannya dan Sarla.


" Iya,Nona " jawab Koko.


" Masih betah aja lu,tinggal di kandang beruang gila " tanya Sarla.


" Sialan lo " bentak Gabriel.


Sarla sangat senang menggoda temannya itu. Karena bagi Sarla,Gabriel itu tipikal cowok penyayang dan humoris. Walau pada dasarnya sifat itu terkalahkan oleh sifat dingin dan cueknya.


Sementara Koko yang menyadari kekonyolan Sarla hanya tersenyum dan berlalu. Tak ingin ikut menjadi aneh dengan sekumpulan orang aneh.


♡♡♡♡


Hallo para Reader semua,untuk hari besok dan hari Minggu,Author gak up dulu ya...


Nanti hari senin,Author akan Up lagi.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2