
kata orang cinta pertama itu selalu berakhir dengan kekecewaan?hmm mungkin begitulah kata yang cocok untuk gadis bernama "Putri kanaya" atau biasa di panggil "Naya"
Naya terlahir dari keluarga yang cukup berada,Dia harus menelan pil pahit karna cinta pertamanya yang berjalan tidak sesuai dengan keinginan,alasannya sangat sederhana,karna fisik Naya yang kurang menawan,hmm..Orang tua Naya selalu pergi keluar kota untuk masalah perkerjaan,hal itu membuat gadis ini sangat tidak terurus terutama dalam hal merawat wajah.Padahal teman-teman seumuran Naya banyak yang sudah pintar memakai make up atau paling tidak membersihkan wajah.Namun tidak untuk Naya,penampilan Naya sangat Alami,mungkin bisa di bilang terlalu alami sehingga wajah Naya terlihat sangat berminyak dan kusam.
Awalnya hal itu tidak pernah terfikirkan oleh Naya,karna tidak ada yang memprotesnya soal itu dan lagi Naya merasa jika dia masih sekolah jadi untuk apa berdandan?toh memang seharusnya pelajar itu belajar bukan berdandan bukan?Namun pemikiran tersebut berubah saat dia menginjak kelas satu SMA dan bertemu dengan kakak kelasnya yang bernama Taendra.
Taendra merupakan siswa paling populer di sekolah SMAnya,parasnya sangat tampan di padu dengan hidung mancung dan mata tajamnya yang mampu menundukkan siapapun yang melihat ke arahnya.Taendra terkenal ramah dan murah senyum,hal itu membuat Taendra makin terlihat perfect.Namun dalam kenyataannya, sifat Taendra sangat berbanding terbalik dengan apa yang terlihat,karna Taendra hanya seorang anak laki-laki yang hobi mencaci apapun hal yang menurutnya kurang indah,Taendra sangat pintar menyembunyikan hal itu di balik senyum palsunya.
***
Seperti si punuk yang merindukan bulan,Naya jatuh hati pada Taendra si idola di sekolahannya.Naya langsung menjatuhkan hatinya saat dia melihat Taendra di acara MOS yang di gelar di sekolahannya.Naya pikir itu hanya perasaan kagum saja,namun perasaan itu sangat menganggu fikirannya sampai dia sering sulit memejamkan mata di saat malam.
__ADS_1
Kedua sahabat Naya berkali-kali meminta Naya untuk melupakan perasaannya dan segera sadar akan perbedaan keduanya.Namun...apa cinta bisa di paksa untuk memilih di mana kita harus melabuhkan hati?tentu hal tersebut tidak dapat di lakukan,Naya tetap mencintai Taendra dengan caranya.Mencintainya...dan mencintainya tanpa harus mengungkapkannya.
Waktu terus berjalan,perasaan Naya untuk Taendra menimbulkan pengaruh besar pada fisiknya,Naya semakin kurus di sebabkan sulitnya untuk tidur dan seringnya tidak nafsu makan.Hingga kedua sahabatnya merencanakan sesuatu agar perasaan Naya bisa tersampaikan.Apa rencana mereka untuk ini??.
Ide itupun di laksanakan,namun semua tidak berjalan sesuai dengan harapan,sebab ide tersebut makin membuat masalah Naya semakin bertambah buruk.Naya jadi bahan tertawaan semua orang,Taendra menolak dengan cara yang menjijikan.Setelah hal itu terjadi Naya sering mendapatkan Bullyan dan sindiran dari teman-teman Taendra,hal tersebut membuat Naya semakin merasa sangat menyedihkan.Dia selalu mengutuk dirinya sendiri saat dia menatap wajahnya di cermin.seharusnya aku berkaca terlebih dahulu,mereka benar...aku bahkan tidak pantas untuk sekedar memikirkan Taendra...
Sejak kejadian itu,Naya berjanji untuk tidak membahas masalah Taendra pada teman-temannya,meski dalam kenyataan di hatinya nama Taendra masih tetap ada.Naya selalu berharap jika suatu saat nanti akan ada keajaiban yang membuat Taendra bisa melihat ke arahnya dan bisa menerima perasaannya.Apa ada keajaiban seperti itu??
Kehilangan Tiara menimbulkan pukulan hebat dalam hidup Yuan,rasanya Tiara sudah merenggut semua kebahagiaan yang Yuan punya.Berkali-kali Yuan menjalin hubungan dengan seorang wanita berharap jika dia dapat menepis kesedihannya tapi hal itu tetap tidak membuat dia bangkit.Semua persepsi tersebut hilang seketika saat Yuan melihat Naya sore itu,sinar yang hampir saja redup kini perlahan muncul kembali.Dia merasa jika Naya memang di ciptakan untuk mengantikan posisi Tiara yang sudah tiada.Yuan jadi egois saat itu,dia mengingikan Naya melebihi segalanya.Aturan demi aturan Yuan buat karna berniat ingin menjaga Naya dari segala sesuatu yang nantinya akan membuatnya sakit.Hal tersebut membuat Naya sangat senang namun juga tersiksa, Perasaan Naya sudah berpindah pada Yuan,dia sangat merasa nyaman berada di samping lelaki dewasa tersebut.Namun lama-lama Naya merasa ada yang salah di sini,Yuan sering kali menganggap jika Naya itu tiara.Awalnya itu bukan masalah besar untuk Naya namun semakin hari hal itu membuat Naya semakin sesak bernafas.Naya beranggapan jika selamanya dia akan menjadi adik kecil untuk Yuan padahal di hati kecil Naya dia menginginkan Yuan lebih dari itu.Perasaan kesal karna tidak berbalas membuat Naya sangat kecewa terhadap Yuan,dan di tengah rasa kecewa yang timbul, Taendra hadir kembali di hidup Naya,bukan dengan hinaan,namun dengan kedua tangan yang terbuka lebar..-
bagaimana kelanjutan kisah Naya??
__ADS_1
apa dia akan memilih Taendra cinta pertamanya yang sempat menghilang??atau Yuan pria dewasa yang membuatnya sangat nyaman??
ikuti terus ceritanya ๐๐
jangan lupa like๐
dan klikโฅ๏ธ
minta Votenya donk๐
terimakasih ๐
__ADS_1