OM Yuan

OM Yuan
Chapter 16


__ADS_3

Naya merasa takut dengan tatapan Lisa saat ini,namun dia juga merasa kecewa dengan kebohongan yang di buat oleh Yuan.Padahal dalam kenyataanya Yuan memang tidak sedang berbohong.Namun yang di fikirkan Naya bukan hal itu,tapi bagaimana caranya meredam amarah Lisa saat ini.


Aku harus gimana ini...aduuuhhh...sudah mirip seperti pelakor yang ketahuan saja..


"Kok malah bengong mirip orang b#gok sih..!! Kamu tuh siapanya Yuan??"Tanya Lisa yang berjalan mendekati sofa tempat Naya duduk.


"Aku adeknya kak Yuan kak serius."


"Aku itu tahu adeknya Yuan itu seperti apa.Jadi kamu nggak perlu mengarang cerita seperti ini,ngomong saja kalau kamu tuh pelakor..!!! najis banget aku saingan sama cewek buruk rupa seperti kamu..!!"Ucap Lisa kasar sebab tidak percaya dengan ucapan Naya.


Jahat banget sih ngomong gitu ke aku...Aku tahu kok kalau aku nggak cantik,tapi kenapa mesti ngerendahin aku seperti ini,mana ada pelakor sejelek aku..kenapa semua cewek cantik itu pikirannya gitu terus,mentang-mentang cantik terus merendahkan orang seperti itu.


"Aku nggak ngarang cerita kak lisa,aku adek kak Yuan meski memang bukan adek kandung,jadi jangan sebut aku sebagai pelakor."Kata Naya menjelaskan.


"Ya sudah kamu pergi dari sini..!!"


"Maaf kak nggak bisa,"Lirih.


"Aku kasih uang buat bayar taksi,aku nggak mau lihat muka kamu di sini..!! gangu pemandangan saja..!"


"Aku nggak tahu ini daerah mana kak,jadi aku nunggu kak Yuan saja,setelah ini aku janji kok nggak akan mau jadi adek kak Yuan lagi.."


"Jawaban kamu manis banget ya..sok kecakepan banget sih..Kamu pikir aku percaya kalau Yuan yang suruh kamu jadi adeknya..!!!"


Naya melihat ke arah pintu dan terlihat Yuan baru saja masuk,Naya akan berbicara namun Yuan memberi isyarat Naya untuk diam.


"Kamu pasti godain Yuan kan?? mengaku saja kamu..!"


"Logikanya nih kak,kata kak Lisa wajah aku kan jelek ya...emm..terus..apa kak Yuan bakal tergoda sama wajah aku yang seperti ini?"


"Kamu bisa banget kalau suruh ngejawab ya!! anak sekolahan itu harusnya belajar!! bukan jadi pelakor seperti ini..!"


"Siapa yang menyuruh kamu masuk Lisa??"Ucap Yuan serayap berjalan ke arah Lisa.


Lisa tersenyum ke arah Yuan lalu akan memeluk Yuan namun Yuan menyingkirkan tangan Lisa kasar."Kita sudah nggak ada hubungan apa-apa Lisa,jangan sembarangan menyentuhku dan membuat wanitaku cemburu,"Ucap Yuan serayap mengedipkan sebelah matanya ke arah Naya.


Kak Yuan mulai lagi deh bikin aku mikir kemana-mana,,nggak malu apa ngaku seperti itu di depan cewek secantik Lisa?


"Kamu ngomong apaan sih sayang??"


"Ngomong soal kenyataan,,kita sudah putus dua Minggu yang lalu,"Tersenyum.


"Aku nggak terima kamu putusin aku lewat ponsel seperti itu."


"Ya sudah...mulai sekarang kita putus oke...sudah kan.. sekarang kamu pergi dari sini.."Tutur Yuan kasar.


"Kamu serius mutusin aku karna dia,"Menujuk ke arah Naya.


"Hmm ya..Sangat serius."jawab Yuan tenang.


"Gila kamu yuan!!!"


"Bukannya sejak dulu kamu selalu menyebutku gila?"


"Aku menyesel sudah ngomong seperti itu,kamu jangan sampai frustasi karena masalah itu terus kamu pacarin cewek jelek macem dia..!"Menunjuk Naya.


"Keluar....!!!"Ucap Yuan dengan nada kasar.


Mata Naya melebar mendengar suara Yuan yang ternyata bisa marah seperti itu. Aku baru denger kak Yuan marah seperti itu...Aku pikir dia nggak bisa marah...


"Kamu kok bentak aku seperti itu sih demi dia?"


"Itu tandanya dia lebih penting daripada kamu!!! keluar atau aku suruh satpam seret kamu keluar dari sini..!!!"Bentak Yuan lagi.


Lisa menatap tajam ke arah Naya dan berjalan keluar ruangan.Yuan langsung meraih gagang telfon dan menghubungi seseorang."kamu ke sini cepat..!"


Beberapa saat kemudian,Reva terlihat masuk dengan wajah tertunduk."Maaf pak anda memangil saya,"Ucap Reva lirih.

__ADS_1


"Kamu lupa tadi perintah saya apa..!"


"iya maaf pak tapi...nona Lisa yang maksa buat masuk."


"Terus kamu biarin dia masuk?? kamu Tahu..!! karena ulah kamu adek saya jadi di hina seperti tadi.."Menatap tajam Reva.


"Iya pak saya minta maaf,saya janji tidak akan...,"


"Sebaiknya kamu pulang dan Tidak usah datang ke sini besok..!!"Yuan menyela pembicaraan Reva.


Hah... Kak Reva di pecat??what..?


"Jangan pecat saya pak,maafkan saya."Ucap Reva memohon.


"Kok di pecat kak,"Protes Naya berdiri lalu berjalan ke arah Yuan.


"Aku tahu ucapan tadi sudah nyakitin hati kamu kan?"Tanya Yuan menatap ke arah Naya.


"Iya cuma kak Reva kan nggak salah,"


"Kalau dia ikutin perintah aku...Lisa nggak akan masuk ke sini kan,"Yuan mengusap lembut kepala Naya.


"Aku nggak apa-apa kak,nggak usah pecat dia kak..ternyata ucapanku bener ya kak,kamu suka marah seenaknya gini,"


"Semua yang berusaha nyakitin kamu,aku pasti membencinya..."Ucap Yuan tegas.


Sebenernya ini cewek siapa sih...pak Yuan segitunya belain dia..


"Tapi nggak boleh ngerugiiin orang lain kak,"


"Oke..besok pagi kamu saya pindah tugaskan saja,saya nggak mau lihat wajah kamu lagi,nanti surat resminya biar di urus Toni,"


"Baik pak,maaf...saya permisi,"Ucap Reva lirih dan pergi dari hadapan Yuan.


"Maaf dedek, karena keteledoran karyawanku kamu jadi di hina seperti itu.."


"Hmm ya..."Tersenyum.


Ada benernya juga ucapan kak Lisa..kak Yuan aneh banget,,,Cewek secantik itu di usir malah pilih belain aku,ini orang memang sudah aneh dari awal ketemu dulu...


"Tuh kan gara-gara tadi kamu jadi ngelamun gini..Dia mantan aku dedek,dia nggak terima aku putusin..Aku nggak tahu kalau dia sudah kembali dari luar kota."Ucap Yuan menjelaskan.


"Aku yang ngerasa nggak enak kak,sepertinya kak Lisa masih suka banget sama kak Yuan,"


"Itu bukan urusanku sayang,,aku sudah mencintai orang lain dan itu semua sudah tidak penting buat aku,"Mengusap lembut kepala Naya.


"Berarti pacar kamu bukan dia kak,"Tanya Naya.


"Hmm bukan.."Tersenyum.


Pasti pacar kak Yuan cantiknya 11 12 seperti Lisa ya..Ahhhh...Gara-gara tadi pikiranku jadi nggak enak semua..


"Jangan melamun gitulah lah sayang."Mengusap lembut puncak kepala Naya.


"Kapan-kapan kenalin pacar kamu ya kak,"Ucap Naya memperlihatkan giginya.


Astaga..Dia masih saja menggangap aku punya pacar haha..lucu sekali..


"Memangnya kamu nggak cemburu kalau aku kenalin dia haha,"


"Enggak kak,"Ucap Naya berjalan lalu duduk di sofa dan melanjutkan makan cemilannya.


"Enggak tapi manyun,"Yuan mengikuti Naya dan duduk di samping Naya.


"Yeee enggak tuh,"Menjulurkan lidahnya.


"Hahaha masa sih,"Tersenyum.

__ADS_1


"Hmm..ponsel aku ketinggalan kak,aku takut Rea sama Ines telfon terus ketahuan mama deh,"


"Itu jadi urusanku sayang,jadi kamu tenang saja,mau jalan??"Tanya Yuan yang daritadi memperhatikan Naya.


"Nggak kak,aku takut ketahuan bolos,"Tersenyum.


"Itu jadi urusanku sayang,"Mengusap lembut ujung kepala Naya.


"Seragam aku kak maksudnya,kalau ketahuan guru kan jadi masalah nanti."Tutur Naya menjelaskan.


"Ya sudah kita beli baju dulu baru jalan,yuk..mumpung kak Yuan terlanjur pengen santai hari ini,"Tersenyum.


Akhirnya Naya mengiyakan ajakan Yuan,sebelum berjalan-jalan Yuan sempat mengajak Naya ke toko baju.Setelah itu mereka menuju ke sebuah rumah makan untuk makan siang dahulu.Mereka duduk di salah satu meja sambil menikmati makan siangnya dan berbincang.


"Kalau mama nyariin gimana kak?"


"Sudah tenang saja,itu jadi urusan aku,kenapa tadi nggak ambil lebih tadi bajunya?"


"Aku punya banyak baju di rumah kak,emm kak.."


"Ya kenapa??"


"Kak Yuan merasa aneh nggak sih,"Ucap Naya menatap ke arah Yuan dengan mengerutkan keningnya.


"Aneh bagaimana?"


"Tatapan sekeliling...Rasanya aku semakin terlihat buruk kak,,kamu nggak malu jalan sama aku gini kak,kamu itu cakep loh kak,"Ucap Naya merasa sangat tidak nyaman dengan tatapan sekitar.


"Malu kenapa??aku nggak ngelakuin hal yang salah kok,kamu itu cantik Naya..Sudah tidak perlu memikirkan pendapat orang lain lagi,kamu nggak usah lihat yang lain..,kamu lihat kak Yuan saja kalau kamu memang merasa semua orang menatapmu rendah,"Jawab Yuan tersenyum melihat ke arah Naya.


Sikap kak Yuan yang seperti ini bikin aku..Aduhhh nggak bisa di ungkapkan dengan kata-kata,apa kak Yuan nggak mikir ...kalau selamanya dia nggak akan bisa jadi kakak aku..Uhhggg...Aku jadi mikir gituan lagi...Tapi...kak Yuan yang bikin aku mikir macem-macem,cuma ya itu...aku juga mau banget punya pasangan seperti kak Yuan...dewasa,cakep,tajir...Aduhhh mirip si punuk yang merindukan bulan haha,aku nggak boleh baper..Aku harus ikhlas kalau nantinya kak Yuan bakal nikah sama pacarnya, karena memang seharusnya seperti itu kan,aku doakan yang terbaik saja buat kak Yuan...


***


Skip......


.


.


.


.


Waktu pun berlalu...


Saat ini Naya sudah menginjak kelas 12 SMA,dia tumbuh jadi gadis yang sangat cantik setelah rutin melakukan perawatan yang di sarankan oleh sang mama.Di sekolah setiap hari selalu ada seseorang yang mengirim hadiah untuknya,entah itu coklat atau bunga namun dia menolak itu semua dengan cara yang lembut,hal tersebut membuat para laki-laki semakin ingin berlari ke arahnya.Bukan hanya cantik,Naya juga tumbuh jadi gadis yang baik dan selalu menghargai sesuatu yang kecil sekalipun,seperti yang di lakukan saat ini....


Naya duduk saling berhadapan bersama Aldi adek kelasnya yang beberapa hari lalu menyatakan cinta padanya.Dia sudah menolaknya dengan halus namun Aldi ingin makan berdua bersama Naya meski hanya sekali.Aldi sendiri paham jika dia hanya bisa mengagumi kecantikan Naya tanpa harus memiliki dan Naya pun dengan senang hati mau melakukan hal itu demi menghargai perasaan seseorang.


"Maaf kak nay,,,jadi merepotkan,"Ucap Aldi gugup menatap ke arah Naya.


"Ehh enggak kok hehe,Aku yang harusnya minta maaf sebab nggak bisa terima perasaan kamu."Tersenyum.


"Tidak masalah kak Nay,aku sudah cukup seneng bisa makan berdua seperti ini,cuma ya itu maaf sudah buat kak Nay malu kemarin."Ucap Aldi gugup.


"Aku nggak malu kok,"Tersenyum.


"Kak Nay baik banget ya,mau hargai perasaan Aldi seperti ini,kak nay itu mirip bidadari yang nggak bersayap saja sih,wajar kalau kak Naya jadi idola di sini,hati kak Nay itu baik banget."Tersenyum.


Ternyata seperti itu dia nilai aku?Niat aku cuma satu kok,aku nggak mau ada orang ngerasain seperti yang aku rasain dulu...Ahhh sampai detik ini aku masih saja ingat kak Tae...Gimana kabar dia sekarang?Apa dia masih sama kak Vero?atau mereka sudah putus??Entahlah...-


Silahkan like dan komen di bawah


Vote Author juga biar bisa terus up ya😘😘


makasi♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2