
Naya langsung menarik kedua temannya untuk turun setelah melihat pemandangan yang sangat membuat perasaannya sakit.Air mata terlihat mengalir lembut meski Naya mencoba menahan semuanya agar tidak menangis.Perasaan kecewa yang sering di rasakannya akhir-akhir ini membuat perasaan Naya semakin rapuh.Kedua temannya pun ikut bersedih dengan apa yang terjadi saat ini,ketiganya tidak jadi makan siang dan memutuskan untuk pergi keluar mall.
"Naya...."Sapaan tersebut sontak membuat Naya dan kedua temannya menghentikan langkahnya.
"Kak Tae..."Tutur Rea lirih.
"Apa yang terjadi?Kenapa kau menangis seperti ini?"Ucap Taendra yang langsung berjalan menghampiri Naya.
Naya tidak menjawab hal tersebut sebab dia sudah tidak sanggup untuk berbicara lagi.
"Mobilku berada di sana,mari kuantarkan kalian pulang."Kata Taendra menawarkan.
"Emm tapi kak apa tidak merepotkan?"Tanya Ines yang merasa tidak enak.
"Sudahlah mari ikuti aku daripada kalian menjadi tontonan di sini."Jawab Taendra serayap tersenyum membuat Ines dan Rea segera menuruti ucapannya.
🍽️Restoran🍽️
Dua orang laki-laki berjas rapi berjalan menuju ke arah Yuan dan Lisa yang sejak tadi memang sedang menunggu kedatangan mereka.Hari ini Yuan memang ada meeting di luar kantor bersama clien,sebenarnya dia tidak menyukai meeting di luar seperti sekarang,namun karena clien Yuan begitu sibuk jadi Yuan terpaksa harus mengalah untuk mau bertemu di tempat yang sudah di janjikan.
"Bukannya anda Lisa model yang terkenal itu?"
"Hmm iya pak,"Jawab Lisa tersenyum manis.
"Saya dengar pak Yuan dan nona Lisa sempat dekat ya atau sekarang masih dekat?"
"Sudah tidak bapak,saya hanya membantu dia sebab dia mengemis perkerjaan kepada saya."Jawab Yuan tegas.
Sial..!! Yuan sengaja ya bikin aku malu..!!
"Sebaiknya kita tidak membicarakan hal pribadi seperti itu,sebab ini sangat tidak penting bukan."Imbuh Yuan yang masih mencoba bersikap ramah pada cliennya.
"Maaf pak jika saya berbicara seperti tadi,emm saya hanya mencoba akrab saja agar meetingnya tidak terasa kaku."
"Hmm tidak masalah,mari kita lanjutkan."Jawab Yuan Ramah.
Setelah meeting ini selesai aku akan segera pulang sayang,aku tidak ingin membuat kamu merasa kesepian lagi..
🚗Mobil Taendra🚗
__ADS_1
Taendra membelokkan mobilnya di sebuah restoran yang tidak jauh dari mall,tujuannya agar dia tahu apa yang sudah membuat Naya menangis seperti sekarang.Rea dan Ines juga tidak berani menolak sebab mereka sendiri binggung harus berbuat apa.
"Makanlah dulu,nanti di lanjutkan lagi menangisnya."Ujar Taendra serayap tersenyum menatap ke arah Naya.
Kenapa kak Tae jadi selembut sutra gini? Batin Ines.
"Sudahlah makan dulu saja Nay."Imbuh Rea.
Perlahan Naya mengerakan tangannya dan segera memakan hidangan di depannya.
Kak Yuan tega banget ya sama aku,kenapa nggak ngomong jujur saja sama aku? Ternyata selama ini memang perasaanku yang salah,aku terlalu berharap pada seseorang yang tidak pernah menghargai Perasaanku.
"Sebenarnya tadi kenapa kamu menangis."Tanya Taendra membuka pembicaraan.
"Nggak ada kak."Jawab Naya singkat.
Rasanya kisah cintaku selalu menyedihkan, dulu aku sakit hati karena kak Tae sekarang kak Yuan,ya Tuhan nasip aku sial banget ya,selalu berlabuh pada hati yang salah.Setelah ini aku berjanji tidak akan berharap lagi padamu kak dan mungkin aku akan menerima tawaran kedua temanku untuk study di Amsterdam,tapi aku tetep nggak rela lihat kak Yuan sama yang lain..
"Hmm ya sudah jika tidak ingin bercerita,setelah ini ku antarkan kau pulang."Tutur Taendra lembut.
"Aku ke rumahmu saja Re,boleh kan?"Kata Naya melihat ke arah Rea.
"Ya sudahlah nggak apa-apa,aku anterin kesana oke."
Kamu semakin cantik saja Nay,aku sungguh tidak menyangka jika gadis yang dulu sangat buruk rupa berubah jadi secantik ini..Apa aku masih bisa untuk memiliki hatimu Naya,sejak pertemuan kita dulu,aku langsung hilang selera pada Vero,aku merasa Vero semakin terlihat tidak menarik,apalagi melihat sifat dia yang posesif,Ahhhh itu membuatku bosan..!!
Naya tidak banyak bicara dan hanya tersenyum sebentar.Saat ini perasaannya terasa sangat tidak baik,dia ingin menangis kencang namun dia menahan semua itu karena malu dengan Taendra.
***
🏠Rumah Naya🏠
Pukul 12:30 tepat mobil Yuan terlihat terparkir di halaman rumahnya,seperti biasanya dia tidak langsung masuk rumah dan lebih mementingkan melihat keadaan Naya dahulu.Namun beberapa kali Yuan menolmbol bel pintu,tidak ada pergerakan apapun yang terjadi.Rumah Naya bahkan terlihat sepi dan tidak berpenghuni.Yuan memeriksa GPS dan terlihat jelas jika Naya sedang ada di rumah sekarang,dia pun menghubungi nomer tersebut namun tetap tidak ada balasan.
"Apa dia ketiduran?Biasanya jam segini dia tidak pernah tidur."Gumah Yuan serayap mengambil kunci serep rumah yang di titipkan padanya.
Yuan segera membuka pintu tersebut sambil memanggil-manggil nama Naya namun tetap tidak ada jawaban.Yuan menaiki tangga berjalan menuju kamar Naya dan mendapati kamar Naya yang kosong dengan ponsel yang tergeletak pada tempat tidurnya.Raut wajah Yuan cemas dan segera mencari kontak milik Ines di ponsel milik Naya namun panggilan tersebut seolah di abaikan.
"Aaaggghhh..!!! Sial..!! Kemana dia..!!"Runtuk Yuan serayap berjalan turun dan berniat akan mencari Naya di rumah kedua temannya.
__ADS_1
.
.
.
.
Sementara di rumah Rea,Naya terlihat hanya berdiam diri sejak tadi,matanya terlihat bengkak dan kedua temannya hanya ikut diam sebab mereka tidak tahu harus berbuat apa.Ines memperlihatkan ponselnya pada Rea namun Rea mengelengkan kepalanya dan meminta Ines untuk mengabaikan panggilan dari Yuan itu.
"Kau jangan seperti ini Nay.."
"Hmm tunjukkan pada kak Yuan jika kamu tidak masalah atas perlakuannya,jika kau bersedih seperti ini nanti kak Yuan malah besar kepala."Kata Rea memberi saran.
"Iya Nay,kamu itu cantik,masak nangis gara-gara orang tua seperti kak Yuan."
"Kalian nggak paham rasanya seperti apa?Di baperin setiap hari tapi cuma di anggep adek saja."
"Kan sudah aku bilang Nay,perjalanan kita itu Masih panjang,mendingan kamu ikut daftar kuliah ke Amsterdam sama kita daripada mikirin cinta-cintaan."Ujar Ines memberi saran.
"Hmm ya biar tahu rasa tuh si Yuan,kalau iya besok daftar mumpung masih di buka,nanti tesnya lewat online kok jadi kalau sudah positif lulus tes,kita berangkat deh bertiga,Gimana?"
"Hmm iya nanti aku ngomong sama mama."
"Nah gitu donk."
Ini sudah keputusanku kak,aku sudah menunggumu sejak lama,berharap kamu suatu saat datang dan berkata bahwa kamu mencintaiku tapi rasanya itu tidak mungkin.Setelah ini terserah jika kamu memutuskan menikah dengan Lisa.Aku akan pergi sesuai dengan keinginanmu..-
Holla🙋
silahkan like 👍
Komentar 💬
Klik♥️
Vote juga 😉
Terimakasih 😘
__ADS_1
Salam.. Om Yuan ♥️