One Night With Mr. Mafia

One Night With Mr. Mafia
Gelang


__ADS_3

Pintu kamar di ketuk dari luar, Gera tersadar dari lamunan nya. Ia menoleh pada pintu yang perlahan terbuka menampak kan Nuers sang kepala pelayan masuk.


"Ada apa?" Tanya Gera lembut


Nuers terlebih dahulu menunduk kan kepala nya, wanita di depan nya ini kini telah menjadi nyonya muda dadakan keluarga Marverigo.


"Nyonya, saya di minta tuan besar untuk memanggil anda kemari" Ucap Nuers sambil menunduk.


"Jangan panggil aku begitu, itu terasa asing bagi ku" ucap Gera.


"Tidak bisa nyonya, ini perintah tuan Axce dan tuan besar. Anda sudah menjadi istri tuan Axce" Jawab Nuers cepat.


Huhh..


Gera menghembus kan nafas berat, sebelum mengangguk.


"Ya ya terserah, baik lah di mana aku harus menemui Tuan Elvart?" Tanya Gera, ia masih memanggil daddy Elvart dengan sebutan tuan karena masih belum terbiasa.


"Mari saya antar" Ujar Nuers.


Lalu mereka ber dua pun keluar dari kamar yang di tempati Gera menuju kamar utama milik daddy Elvart.


Nuers mengantar Gera sampai depan pintu, kemudian mengetukan nya untuk Gera, setelah mendengar jawaban dari dalam barulah Nuers membuka kan pintu dan mempersilah kan Gera masuk


Daddy Elvart tersenyum ke arah Gera ketika wanita itu memasuki kamar. yang di balas Gera sengan senyuman juga.


"Kemari lah" Ujar daddy Elvart menepuk sofa di sebelah nya meminta Gera untuk duduk di samping nya, Gera menurut menghempas kan bokong nya di sofa empuk itu.

__ADS_1


Pria tua itu mengelus lembut surai hitam milik Gera.


"Selamat atas pernikahan mu, dan terima kasih mau menerima putra ku" Ucap nya lembut.


Gera tersenyum kikuk, dia belum sepenuh nya menerima pernikahan ini. Ohhh ayolah dia sedang terjebak di sini.


"Terima kasih tuan" Ujar Gera menunduk


"Panggil aku daddy, sekarang aku juga daddy mu"


"Baik dad"


Ia tersenyum melihat tingkah Gera yang canggung. Ia memaklumi nya, mungkin wanita itu belum membiasa kan diri.


Daddy Elvart bangkit dari duduk nya kemudian berjalan menuju lemari nakas di kamar itu, kemudian membuka nya dan mengeluar kan kotak kecil dari dalam nya.


"Terima lah" Ujar daddy Elvart sembari menyerah kan kotak itu pada Gera.


Gera yang di berikan kotak beludru berwarna biru itu menerima nya dengan raut wajah bingung.


"Apa ini dad?" Tanya Gera pada daddy Elvart


"Buka lah" Titah nya.


Dengan ragu-ragu Gera membuka kotak beludru itu, mata nya terbelalak melihat sebuah gelang emas berada di dalam nya.


"Untuk mu" Ucap daddy Elvart sebelum Gera bertanya.

__ADS_1


Gera menggeleng kan kepala nya. "Ini pasti mahal dad, aku tidak bisa menerima nya" Ia menyodor kan kembali kotak itu pada daddy Elvart.


"Tidak, kau sudah menjadi menantu ku. Istri Axce, itu adalah gelang milik mommy nya Axce dia yang meminta ku memberikan gelang ini pada wanita yang akan menjadi istri Axce kelak. Dan kini kau sudah menikah dengan nya, maka gelang ini menjadi milik mu" Ucap daddy Elvart panjang lebar.


"Tapi.."


"Sudah tidak ada tapi-tapi an, kau harus menerima nya. Tidak ada penolakan!" Putus daddy Elvar tak terbantah.


"Hm baik lah" Pasrah Gera pada akhir nya.


"Pakai lah" Pinta daddy Elvart pada Gera.


Kemudian Gera mengenakan gelang itu di tangan kanan nya.


"Bagus" Puji daddy Elvart


"Sangat cocok dengan mu"


"Terima kasih, dad" Gera tersenyum mendengar pujian dari daddy Elvart.


-


-


-


~Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2