
Lengan kekar itu semakin memeluk pinggang nya posesive, seakan tak membiar kan Gera kabur dari nya.
"Lepas, A. Nanti ada yang melihat kita" Gera berusaha melepas lengan Axce yang membelit pinggang nya. Bukan nya melepas kan belitan nya Axce malah dengan mudah mengangkat tubuh wanita itu, hingga kini berada dalam gendongan nya.
Aaaa...
Gera terpekik karena terkejut atas kelakuan Axce yang dengan mudah nya mengangkat tubuh nya.
"Turun kan aku A," Gera melotot menatap Axce yang tersenyum penuh arti pada nya.
"Shuuut tenang lah, baby" Axce membawa tubuh ramping Gera masuk ke dalam mansion. Spontan Gera mengalung kan lengan nya di leher Axce.
Axce mendudukan Gera di sofa ruang keluarga, kemudian menyusul duduk di samping istri nya itu. Ya istri' sekarang wanita itu telah resmi dan sah menjadi milik nya. Memikirkan hal itu membuat hati Axce tergelitik mengingat bagaimana cara nya mengikat wanita itu menjadi milik nya.
Gera mengedar kan pandangan nya ke seluruh ruangan. Kemudian kembali menatap wajah Axce.
"Di mana anak-anak, A?" Tanya Gera pada Axce.
Axce tersenyum, sebelum mencubit gemas hidung Gera.
"Terus panggil aku seperti itu, aku menyukai panggilan itu baby" Bukan nya menjawab pertanyaan Gera, Axce malah membahas tentang panggilan Gera pada nya.
"huhh, jawab dulu pertanyaan ku, di mana anak-anak?" tanya Gera mengulang pertanyaan nya lagi pada Axce.
"Mereka di kamar nya, mungkin sedang bermain dengan hadiah baru mereka" Jawab Axce sambil mengedik kan bahu nya, ia lebih fokus pada bibir tipis milik Gera yang sedang cemberut di depan nya itu.
Gera hanya manggut-manggut, mengiyakan ucapan Axce.
Tatapan Axce beralih pada lengan kanan Gera yang terpasang gelang di sana, dia begitu mengenal gelang itu milk siapa sebelum nya. Kemudian ia mengangkat lengan Gera menaruh nya di atas pangkuan nya dan mengelus lembut tangan wanita ini.
__ADS_1
"Cantik" Puji Axce yang membuat pipi Gera merona.
"Mommy pasti senang, karna kini permintaan nya sudah terpenuhi" Ujar Axce menatap wajah memerah Gera yang terlihat menggemas kan.
Apakah ia terlihat murahan karna mudah sekali luluh dengan kata-kata pujian kecil seperti itu. Entah lah ia hanya ingin menjalani kehidupan nya dulu untuk saat ini.
Cup..
Gera tersadar dari lamunan nya ketika merasakan bibir Axce mendarat di pipi nya, spontan ia memegang pipi nya yang di kecup oleh Axce. Wajah Gera semakin memerah bahkan sampai menjalar ke daun telinga nya.
"I love you" bisik Axce tepat di telinga Gera.
πππ
"Ohhh Ayolah Ellse, kita bisa gantian memakai nya mengapa kau pelit sekali" Sungut Ellton pada kakak nya yang tak mau meminjam kan sebuah mobil remot kontrol milik Ellson pada nya.
"Kau kan sudah punya kenapa masih mau minjam punya ku" Heran Ellson pada adik nya itu.
"Ck ck, kau ini" Ucap Ellson mengalah akhir bya menyerah kan remot itu pada adik nya.
"Terima kasih, Ellse" Ellton dengan senang hati menerima remot itu dari tangan Ellton.
"Ellse.. Ellse... panggil aku kakak. jika kau lupa, aku lebih dulu keluar dari mu" Ujar Ellson pada Ellton. Yang hanya di balas cengiran dari adik nya itu.
"Hanya beda beberapa menit, bukan hari. Jadi sama saja" Kilah nya.
Ellson hanya memutar bola mata nya malas, adik nya itu selalu punya banyak alibi.
"Up to you!" .
__ADS_1
πΎπΎπΎ
Tik tik tik.....
Bunyi keyboard di layar Ipad, menanda kan sang empu nya sedang mengetik sesuatu di sana.
Sebentar jari mungil itu berhenti mengetik, sambil menatap layar Ipad yang menyala di depan nya. Menampil kan berbagai informasi di dalam nya.
Tangan mungil itu membuka salah satu link di sana, membaca nya dengan mata yang sesekali berkedip-kedip. Saking fokus nya sampai ia tak mendengar suara ketukan pintu oleh seseorang di depan kamar nya.
"Nona muda kecil, anda di dalam?" Seseorang di luar yang tak lain adalah Nuers, masih mengetuk sambil memanggil orang yang berada di dalam kamar yang di kunci itu.
Sampai akhir nya makhluk kecil itu sadar ada seseorang yang memanggil dan mengetuk pintu dari luar.
Ia turun dari ranjang kemudian melangkah untuk membuka pintu.
Ceklek...
"Kau menggangguku!"
Nyesss...
-
-
--
~Bersambung...
__ADS_1
-typo bertebaran....