
"Tunggu duluh, aku sama sekali tidak tertarik dengan cowok yang bernama Richard itu".
"HAHAHAHAHAH"
"Ayolah gadis, aku hanya bercanda" ucap Dwi.
Sudah lah berhenti membicarakan kak Richard ,lebih baik kita makan sebelum bel berbunyi".
Kring....kring....kring....
Bel sudah berbunyi, ayok kita kembali ke kelas sebelum Bu Rati datang, bisa - bisa dia tidak akan mengizinkan kita masuk ke kelas jika dia tiba dari pada kita. Ketika kami menuju kelas, Tiba- tiba aku ingin ke toilet.
"Ada apa gadis?" ucap Rika..
"hmmm, aku inging ke toilet sebentar, kalian pergilah aku nanti akan menyusul".
"Biar kami temani " ucap Novi
"Tidak usah, aku pergi sendiri saja"
"Baiklah kalo begitu , kami pergi Luan sampai jumpa di kelas dis, bye.." Mereka pun pergi meninggalkan aku dan menuju ke ruang kelas.
Aku pun pergi menuju ke toilet dan ya tepat sekali aku bingung di mana letak toilet , aku baru menyadari bahwa ini bukanlah sekolah ku yang lama .
Aku memutuskan untuk menyusuri setiap lorong yang ku lalui. Sampai akhirnya aku melewati sebuah lorong dan aku menyadari itu adalah lorong ruangan kelas 3. Dari jauh aku melihat banyak anak- anak kelas 3 yang masi berada di luar kelas, mungkin karena guru mereka Juga belum ada sehingga mereka belum masuk kedalam kelas.
Semua melihat ke arahku , sorotan mata itu seakan ingin menerkam diriku..
"Ya Tuhan , apa yang harus aku lakukan ??" aku bingung apakah aku harus terus melangkah melewati kakak- kakak kelas itu atau aku kembali saja".
Aku memutuskan untuk kembali keruangan ku, tanpa ragu aku mulai menggerakkan kaki ku selangka demi selangkah mundur secara perlahan.
Tiba - tiba aku merasakan punggungku berbenturan dengan sesuatu.....
Apa ini......
Yah, aku menabrak sesuatu , bukan aku menabrak seseorang ..
Tepat di belakang ku , aku memutar badan dan melihat apa yang aku tabrak .
Seorang laki- laki berdiri... yahhh dia berdiri tepat di depan ku .
Aku sangat terkejut sampai seluruh badanku gemetaran." Bahkan aku tidak berani melihat wajahnya..
__ADS_1
"Richard."
Aku mendengar seseoranga memanggil nama itu dari arah belakang.
Tunggu duluh "Richard" apakah laki- laki yang ada di depanku ini Richard .
Sosok kakak kelas yang sangat di idolakan di sekolah baru ku ini..
Entahlah , aku tidak peduli yang aku pikirkan aku harus keluar dari situasi ini dan kembali ke kelas.
Namun, Rasa penasaran ku kembali lagi, aku ingin tau bagaimana wajah kakak kelas yang sangat di idolakan oleh cewek- cewek disekolah baru ku ini .
Tapi jangankan melihat wajahnya mengangkat kepala ku saja aku sudah tidak memiliki kekuata. Kepalaku bahkan seluruh badan ku seketika tidak dapat ku gerakan.Seperti ada yang menimpah kepala ku dari atas sehingga aku tidak bisa mengangkat kepalaku ini.
"Hei, apakah yang kamu lakukan disini?"
Seseorang bertanya kepadaku dari arah belakang ku.
Seketika aku langsung mengangkat kepalaku dan memutar badan ku dan melihat ke arah sumber suara itu..
Seorang laki- laki yang memiliki postur badan yang cukup tinggi menurut ku, memiliki kulit yang putih dan wajah yang lumayan..
"Tunggu duluh apa yang sedang ku pikirkan????"
Apakah ini saat yang tepat untuk menilai seseorang . Ayolah gadissss , kau harus sadar dengar kondisi mu saat ini.
"Maaf kak, sepertinya saya tersesat saya murid baru dan saya tadi sedang mencari toilet " ucapku sambil mengeluarkan senyum yang sangat manis sambil melihat ke arah laki- laki yang tepat berdiri di depan ku .
Tapi entah kenapa wajahku sangat sulit menoleh ke arah Richard . Seakan wajahku ini mendadak jadi kaku. Padahal aku sangat penasaran ingin melihatnya. Tapi satu yang ku tau, cowok bernama Richard ini sangat tinggi , apalagi dia adalah anak pemain basket .
"Toilet tidak ada di arah sini, Pergi ke lorong sebelah ,toilet ada disana" ucap laki- laki tersebut sambil menunjuk ke arah lorong yang dia maksud kepadaku.
Aku pun menganggukan kepala ku dan pergi meninggalkan Meraka . Aku berjalan secepat mungkin , kaki yang tadinya kaku seketika menjadi sangat ringan...
Ya Tuhan perasaan apa ini, jantungku terasa berdetak sangat kencang. Tanganku sangat dingin,kaki ku gemetara. Entahlah aku sangat bingung dengan keadaanku sekarang ,kenapa perasaanku tiba- tiba begini.
Aku , Gadis Wijaya cewek yang sangat di eluh-eluhkan di sekolahku yang lama , bahkan cowok yang sangat populer di sekolahku yang lama begitu menginginkan ku. Sekarang berubah menjadi cewek penakut ,bahkan untuk menatap mata nya saja aku tidak memiliki keberanian.
Dimana.... dimana.. Gadis Wijaya yang duluh!!
Sesampai di dalam kelas..
" Gadis, kenapa kamu lama sekali ?" ucap Rika
__ADS_1
"Aku tadi tersesat, aku masuk ke lorong kelas 3" ucapku sambil mengeluarkan buku catatan matematika ku.
"Lalu ,apa yang terjadi??? ucap Rika sambil menyalin rumus yang ada di papan tulis.
"Tidak ada, semua baik- baik saja" ucapku sambil tersenyum kepada Rika. Tanpa dia tau apa yang barusan saja terjadi.
**Kring.....kring...kring......
Bel** pulang pun berbunyi......
"Baiklah anak- anak sampai jumpa besok" (Sampai jumpa besok Bu)
Aku menyusun semua buku- buku ku sambil memasukan nya ke dalam tas ku.....
"Gadis, kamu pulang dengan siap??" ucap Rika.
"Akh, aku pulang dengan supir ku , sepertinya dia sudah menunggu ku di depan." sambil kami meninggalkan ruangan kelas dan menuju ke parkiran depan sekolah.
"Dimana Dwi dan Novi , aku tidak melihat mereka dari awal aku masuk kelas tadi?" ucapku ke pada rika
"Oh, mereka tadi izin keluar pada saat jam pelajar, mereka sibuk dengan eskul merek" ucap Rika
"
Eskul apa yang mereka ikuti ??? " tanya ku kembali pada Rika
" Cheerleaders" ucap Rika.
Tanpa ku sadari aku tersenyum pada saat mengetahui eskul apa yang di ikuti Dwi dan Novi . Aku teringat, aku juga mengikuti eskul yang sama ketika disekolah lamaku duluh . Bahkan aku terpilih menjadi kapten team cheerleaders di sekolah ku yang duluh.
"Ohh, baik lah gadis , aku kira kamu pulang sendri tadinya aku berniat mengantar mu pulang.Ya sudah aku Luan ya dis,mobil ku di parkir disana soalnya" ucap Rika sambil menunjuk ke arah parkir mobilnya
"Oke, Rika sampai jumpa besok"
"Sampai jumpa besok gadis,bye" ( sambil melambaikan tangannya ke arah ku)
Dari kejauhan , aku sudah melihat pak Toto sedang berdiri menunggu ku. Aku pun berjalan menghampiri pak Toto. Sambil melambaikan tangan kepadanya dan tersenyum.
"Bapak udah lama nunggu gadis ya?"
"Gak kok non" Ucap pak Toto sambil membukakan pintu untuk ku.
Perlahan kami meninggalkan parkiran sekolah dan mobil kami pun melaju untuk kembali kerumah.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan aku menempelkan kepalaku di kaca sambil menutup kedua mataku dan menarik napas ku. Hari pertama di sekolah baru sudah selesai ku lalui hari ini dan aku berharap besok bahkan seterusnya tidak akan ada masalah yang akan aku hadapi kedepannya......
Bersambung ...........