
"rion anak daddy, tolong marahin mommy kamu karena dia tidak berbicara sama sekali dengan daddy" kata hajir berbisik kepada rion dan anak itu pun mengangguk, nazwa hanya fokus ke layar hp.
"Mommy!!! kenapa mommy tidak berbicara satu kata pun kepada daddy???" amarah rion. hajir hanya tertawa kecil dan fokus ke depan karena sedang menyetir.
"Oh anak mom, daddy yang mulai duluan sayang" jawab nazwa mengusap ngusap pipi tembem rion.
"tapi mom, harus berbicara kepada dad?!" kata rion sedikit cemberut.
"yaudah iya anak mom yang paling ganteng" sambung nazwa pasrah asalkan anak nya itu tidak rewel dan tidak cerewet.
'ternyata dia masih kaya yang dulu'gumam hajir dalam hati sambil tersenyum lebar.
"ada apa kau tersenyum senyum hah" kesal nazwa melihat hajir.
"Ouh maaf buk dokter, ampunilah saya" ucap hajir menahn ketawa , "huh dasar!!" kesal nazwa dan dia tidak membesarkan masalah itu,setelah itu nazwa hanya fokus ke layar hp nya.
Lalu setelah sampai ke sekolah rion, rion bersenang hati dan mencium tangan nazwa lalu ke pipi, lalu rion mencium tangan hajir dan mencium pipi hajir.
"sekolah yang rajin ya anak mommy" ujar nazwa berjongkok untuk menyamakan tinggi nya dengan tubuh rion.
"bye anak daddy yang ganteng, jadi fakboi ya seperti dad" kata hajir mengusap puncak kepala rion. "dasar kau kurang ajar, malah ngajarin anak anak kaya gitu!!" sambung nazwa mencubit pinggang hajir. hajir pun akhirnya meringis kesakitan terkena cubitan nazwa.
"mommy, fakboi itu apa mom" tanya rion kebingungan.
"udah ga usah di ladenin tuh daddy kamu, yang penting kamu sekolah yang bener ya" sambung nazwa.
"oke mommy, dadah daddy dadah mommy" teriak rion dan berlari ke arah kelasnya.
*****
"ayo ayah bunda ayoo, aku tidak sabar ke sekolah" ujar meira bahagia.
"baiklah anakku ayo" ucap arham dan nadin, akhirnya mereka pun naik ke mobil, dan sedang dalam perjalanan.
"sayang nanti habis nganter meira kita ke supermaket ya beli stok makanan udah pada habis" kata nadin.
"baiklah istri ku tercinta" jawab arham fokus menyetir.
****
"sayang ayo bangun kita nanti kan mau ke kafe" kata amel membangunkan renaldi.
"ahhh entar dulu ihh masih ngatuk" sambung renaldi yang masih memejmkan mata.
"aduh ayo dong sayang" ujar amel menepuk pelan pipi suaminya itu.
"yaudah kalo mau aku bangun, cium aku duli ya" sambung renaldi.
__ADS_1
"pagi pagi udah minta jatah , yaudah " kata amel tersenyum. dan suami istri itu pun akhirnya berciu*an dengan pan*s.
*****
"lohh kamu Wa, tumben nih yaa sama hajir" tegur nadin yang baru melihat nazwa dan hajir masih di sekolah.
"Ohh, heii beb, apa kabar , iya nih aku ke sini nganter rion sekolah" jawab nazwa tersenyum.
"duh buk dokter nganter anak" sambung nadin tertawa kecil.
"hey bro, apa kabar lu jir, makin sukses aja lu" tegur arham kepada hajir.
"iya lu juga tambah sukses" sambung hajir tersenyum.
"eh meira, kamu sekolah di sini juga ya, berati kamu bisa temenan sama rion ya" ujar nazwa mengusa kepala ank kecil itu.
"iya tante, bunda aku ke kelas dulu ya" kata meira mencium tangan nadin, dan lanjut mencium tangan arham, lalu mencium tangan hajir dan terakhir meira mencium tangan nazwa.
"baiklah aku mau ke rumah sakit dulu" pamit nazwa kepada arham dan nadin.
"baiklah Wa, hati hati ya" ucap nadin.
Arham, dan nadin pun juga akhirnya pulang, Sedangkan hajir dan nazwa pun langsung bekerja.
"apa maksud mu ha ngajarin rion jadi fakboy itu" tanya nazwa masih mempermasalahkan kata hajir tadi. hajir hanya tersenyum sambil fokus menyetir.
"itu anakku bukan anakmu, jadi kau tidak usah mengatur dia" kata nazwa kesal.
"iya itu bukan lah anakku, tapi nanti aku akan segera menajadi ayah sebenarnya" sambung hajir tersenyum. Nazwa pun akhirnya menatap muka hajir dengan dalam.
'gilakk, ni anak masih ganteng juga ya, masih fakboi pula' gumam nazwa dalam hati tersenyum.
"kau kenapa menatapku seperti itu?" tanya hajir kebingungan.
"Ouh itu ada taik mata di matamu" jelas nazwa tertawa kecil, dan hajir pun segera membersihkan matanya.
"tapi bo'ong yhaa" kata nazwa tertawa kecang.
*****
Terlihat seorang anak petempuan yang sedang di bully dengan anak murid perempuan, lalu rion pun akhirnya menolong anak perempuan itu.
"hey, heyy!!! kalian ngapain , kasian dia" teriak rion kesal.
"apa kenapa kamu yang marah" ujar seorang anak laki laki menantang.
"ku bilang daddy ku nanti awas kamu!!" ancam rion, lalu beberapa anak murid laki laki pun takut dan meninggalkan rion dan anak perempuan itu.
__ADS_1
"kamu gak papa" tanya rion tersenyum.
"iya aku gak papa , makasih ya rion" jawab meira tersenyum karena riom sudah membantu dia.
CAST #2
RION PRATAMA👇
-TAMPAN
-GANTENG
-PINTAR MAIN BASKET
-MEMILIKI MAMA YANG BERNAMA NAZWA
-PINTAR DALAM PELAJARAN
-ANAK KESAYANGAN HAJIR DAN NAZWA
-SUKA MENOLONG
-RAMAH
-IMUT.
MEIRA NUR RIZKI👇
-IMUT
-ANAK NADIN DAN ARHAM
-SELALU PATUH KEPADA ORANG TUA
-CANTIK
-MUNGIL
-LUCU
-BAIK HATI
-TIDAK SUKA MEMBANTAH
__ADS_1
Hallo teman teman ku, ini hanya pemeran ya, jangan lupa kalian like , komen, dan kasih vote ya. biar aku semangat nulis nya❣️.